Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Manuscript Digitization Efforts as a Means of Cultural Heritage Preservation in Serang Regency: A Case Study of the Region VIII Cultural Heritage Preservation Office, Banten Muhammad Fikri Azka Haikal; Tubagus Umar Syarif Hadi Wibowo; Agus Rustamana
Tarikhuna: Journal of History and History Education Vol 8, No 1 (2026): May 2026
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/thje.v8i1.13647

Abstract

This research aims to describe the history and role of the Cultural Preservation Center Region VIII in preserving cultural heritage in Serang Regency, analyze the manuscript digitalization process as a cultural heritage preservation effort, and identify the impact of manuscript digitalization for the community, pupils, and students in Serang Regency. This research uses a qualitative method with a case study approach. Data collection was conducted through observation, in-depth interviews, and documentation studies involving eight informants consisting of three staff members of the Cultural Preservation Center Region VIII/Cultural Experts, the Acting Head of the Library and Archives Office of Serang Regency, two practitioners and academics, and one member of the Cilegon City Cultural Council. Data validity was ensured through source triangulation, including key informant interviews, field observations, and document studies. The research results show that the digitalization of manuscripts in Serang Regency is a crucial step in safeguarding cultural heritage, yet it faces challenges such as the damaged and fragile physical condition of the manuscripts, limited digitalization equipment, and a lack of competent human resources in the field of manuscript conservation. This research concludes that manuscript digitalization is able to minimize the risk of physical damage while ensuring the accessibility of cultural information for future generations; therefore, strengthening human resource capacity and synergy between institutions is required to support the sustainability of regional cultural heritage preservation
Menanamkan kesadaran Akan Jati Diri Bangsa Indonesia dan Upaya Mempertahannya Di Tengah Arus Globalisasi Agus Rustamana; Adinda Ramadhanti; Eva Hudiafa; Khezya Hayyun Praditha; Githa Aryanthi
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Januari 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i1.7820

Abstract

Globalization has significantly impacted Indonesia’s social, cultural, and ideological dynamics. The unrestricted flow of information and foreign culture presents serious challenges to the preservation of national identity. In this context, national integration serves as a key foundation to maintain unity and strengthen the awareness of Indonesia’s identity amid global transformation. This study aims to examine strategies for fostering and preserving the Indonesian national identity through the reinforcement of Pancasila values, preservation of local culture, character education, and ethical use of digital media. The research employs a library research method, referring to Myron Weiner’s theory of national integration and relevant scholarly sources on nationalism and globalization. The findings indicate that national identity awareness does not develop spontaneously but through continuous value-based education, social role models, and equitable public policies. Strengthening national integration in the globalization era is essential for enabling Indonesia to adapt to global progress while remaining rooted in its cultural heritage and national character.
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas X di SMKN 8 Pandeglang Yusup Izza Mahendra; Agus Rustamana; Arif Permana Putra
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8899

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas x pada mata pelajaran sejarah di SMKN 8 Pandeglang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi eksperimen dengan desain Non Equivalent Control Group Design. Penelitian ini dilakukan di kelas X DKV 1 berjumlah 36 siswa sebagai kelas kontrol, dan kelas X AKL 2 berjumlah 36 siswa sebagai kelas eksperimen. Adapun hasil penelitian sebagai berikut; (1) terdapat pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, pengujian hipotesis melalui uji-t dua pihak menggunakan rumus polled varian dengan taraf signifikasi α= 0,05 diperoleh nilai ????ℎ???????????????????? sebesar 2,89 > dari ???????????????????????? sebesar 1,667 dengan jumlah nilai sebesar 1,223, maka Ha diterima dan H0 ditolak, (2) kemampuan berpikir kritis pada peserta didik yang menggunakan model problem based learning lebih tinggi dari pada peserta didik yang menggunakan model discovery learning. Perolehan rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 68,33, dan kelas kontrol sebesar 64,72. Dapat di simpulkan kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata yang lebih besar dibandingkan dengan nilai rata-rata kelas kontrol. Model problem based learning dapat menjadi model alternatif yang digunakan dari banyaknya model yang ada untuk pembelajaran sejarah di SMKN 8 Pandeglang.
Perkembangan Ekonomi Kreatif Di Banten Yang Bersumber Dari Warisan Budaya Banten Agus Rustamana; Dealovah; Aulia Shabila; Putri Pera Shabila; Nani Rosmawati; Sri Bunga Rahmadani
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 3 No 06 (2026): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi, mengidentifikasi potensi, dan merumuskan strategi pengembangan ekonomi kreatif di Banten yang bersumber dari warisan budaya lokal. Fokus penelitian mencakup kondisi perkembangan ekonomi kreatif saat ini, potensi warisan budaya yang belum terekspos, serta strategi pengembangan yang dapat meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Analisis data mengikuti tiga langkah menurut Giriyanti, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor ekonomi kreatif di Banten mengalami pertumbuhan konsisten. Warisan budaya memiliki potensi signifikan sebagai aset ekonomi kreatif, seperti kuliner Rabeg dan kesenian Debus. Tantangan struktural muncul pada aspek literasi digital SDM yang belum merata, keterbatasan akses permodalan, minimnya SDM inovatif, serta infrastruktur dan strategi pemasaran yang belum memadai. Peluang pengembangan terbuka melalui kolaborasi berbasis Triple Helix antara akademisi, pelaku usaha, dan pemerintah untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan mengoptimalkan pemanfaatan warisan budaya Banten.
THE EFFECT OF THE PROBING PROMPTING LEARNING MODEL ON THE CRITICAL THINKING ABILITY OF GRADE X STUDENTS IN HISTORY LEARNING AT SMK INFORMATICA CITY OF SERANG : Pengaruh Model Pembelajaran Probing Prompting terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X Pada Pembelajaran Sejarah di SMK Informatika Kota Serang Irma Wulandari; Arif Permana Putra; Agus Rustamana
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 10 No 2 (2026): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA) 
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v10i2.7142

Abstract

This study aims to examine the effect of the Probing–Prompting learning model on students’ critical thinking skills in history learning. A quantitative approach with a quasi-experimental design was employed. The population consisted of 188 tenth-grade students at a vocational high school in Indonesia. Using purposive sampling, two classes were selected as research samples: one experimental class applying the Probing–Prompting model and one control class applying the Discovery Learning model. Students’ critical thinking skills were measured using a multiple-choice test based on Ennis’s critical thinking indicators. Data were analyzed using descriptive statistics and independent sample t-tests. The results indicate that the experimental class achieved a higher mean post-test score (69,38) compared to the control class (51,36). The t-test results show a significance value of 0,000 (< 0,05), indicating a statistically significant difference between the two groups. These findings demonstrate that the Probing–Prompting learning model has a significant positive effect on students’ critical thinking skills in history learning. This study contributes to the development of student-centered instructional strategies that promote higher-order thinking skills in history education.
Gaya Kepemimpinan Bupati Serang Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat Tahun 1901-1924 Ridwan Nugroho; Tubagus Umar Syarif Hadi Wibowo; Agus Rustamana
KALA MANCA: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH Vol 14 No 2 (2026): Kala Manca: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Setiabudhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69744/kamaca.v14i2.838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat selama menjabat sebagai Bupati Serang pada tahun 1901-1924. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengkaji kepemimpinan tokoh lokal pada masa kolonial sebagai bagian dari sejarah pemerintahan di Banten serta untuk memahami karakter kepemimpinan yang mampu memadukan nilai-nilai lokal dengan sistem administrasi kolonial. Rumusan masalah penelitian meliputi latar belakang Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat, gaya kepemimpinannya sebagai Bupati Serang, serta perkembangan Kabupaten Serang di bawah kepemimpinannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber penelitian diperoleh dari memoar Herinneringen van Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat, arsip kolonial, surat kabar sezaman, dokumen pemerintahan, wawancara, serta berbagai sumber sekunder yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan Teori Sifat (Trait Theory), Teori Perilaku (Behavior Theory), dan Teori Peran Sosial (Role Theory). Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang keluarga bangsawan, pendidikan Barat dan Islam, serta pengalaman birokrasi membentuk karakter kepemimpinan Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat. Selama memimpin Kabupaten Serang, ia menunjukkan kepemimpinan yang adaptif, komunikatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Kepemimpinannya memberikan dampak terhadap perkembangan pemerintahan, pendidikan, ekonomi, dan kehidupan sosial masyarakat Kabupaten Serang. Berdasarkan hasil analisis, gaya kepemimpinan Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat dapat dikategorikan sebagai gaya kepemimpinan paternalistik yang memadukan nilai-nilai lokal Banten dengan prinsip administrasi modern pada masa kolonial. Kata kunci: Gaya Kepemimpinan, Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat, Bupati Serang, Kolonial. ABSTRACT This study aims to analyze the leadership style of Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat during his tenure as Regent of Serang from 1901 to 1924. The research is motivated by the importance of examining the leadership of local figures during the colonial era as part of the history of governance in Banten, as well as understanding a leadership character capable of integrating local values with the colonial administrative system. The research questions address Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat’s background, his leadership style as Regent of Serang, and the development of Serang Regency under his leadership. The study employs historical research methods, encompassing the stages of heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. Research sources include the memoir Herinneringen van Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat, colonial archives, contemporary newspapers, government documents, interviews, and various relevant secondary sources. The analysis utilizes Trait Theory, Behavior Theory, and Role Theory. The findings indicate that his aristocratic family background, Western and Islamic education, and bureaucratic experience shaped Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat’s leadership character. During his leadership of Serang Regency, he demonstrated an adaptive, communicative, and community-welfare-oriented leadership style. His leadership impacted the development of governance, education, the economy, and the social life of the people in Serang Regency. Based on the analysis, Pangeran Aria Achmad Djajadiningrat’s leadership style can be categorized as paternalistic, blending local Banten values with modern administrative principles of the colonial era. Keywords: Leadership Style, Prince Aria Achmad Djajadiningrat, Regent of Serang, Colonial.
THE EFFECT OF IMPLEMENTING A DIFFERENTIATED LEARNING APPROACH ON STUDENTS' CRITICAL THINKING SKILLS IN HISTORY LEARNING FOR GRADE XI HUMANITIES AT SMAN 1 CIKEUSAL: Pengaruh Penerapan Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran Sejarah Kelas XI Humaniora Di SMAN 1 Cikeusal Putri Wahyuningsih; Agus Rustamana; Yuni Maryuni
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 10 No 4 (2026): Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan Dan Humaniora)
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v10i4.7070

Abstract

History learning often remains uniform, ignoring students’ differences in ability and learning style. This study aims to examine the effect of differentiated instruction on students’ critical thinking skills in Grade XI Humanities at SMAN 1 Cikeusal. Conducted from August to September 2025, this quasi-experimental study used a non-equivalent control group design with data collected through observation, tests, and documentation. Class XI-7 used differentiated instruction, while XI-9  used conventional learning. The experimental group’s mean posttest score was 88.85, compared to 76.18 in the control group, with a Sig. value of 0.000 < 0.05, indicating a significant difference. It concludes that differentiated instruction effectively enhances critical thinking skills by adjusting learning processes to individual needs. Students became more active and analytical in understanding historical material.
Co-Authors Adinda Ramadhanti Agus Forensa Ahmad Zulfadhli Fadhlan Alya Qurota Aini Ana Nurhasanah Ana Nurhasanah Ananda Mutiara Anggi Ghefira S Anggun Noviyani Anggun Purnamasari Ardi Sunardi Arif Permana Putra Arif Permana Putra Arif Permana Putra Arik Bassam Asiani Asiani Aulia Shabila Avianti Avianti Aziz, Abdul Bubun Bubun Carmia Annafi Christal Augustine Clarisa Dwi Hanita Dealovah Della Salsabila Syifa Desma Febrianti Devi Kurniati Dian Ayu Sejati Dira Faradita Divino Narendra Dwi Aprilianti Hasnah Ega Nugroho Eva Hudiafa Eva Lestari Figo Azka Ramdhani Fitriyani Fitriyani Githa Aryanthi Halfi Yuda Harun Al Rasyid H.A Hikmal Muhammad Al-Qisti Ibrahim Kurnia Umar Ihya Alfi Azizi Indah Pratiwi Irma Wulandari Jaka Ragiel Mulya Jihan Andini Jihan Nasywa Azahra Kennedy Hasiholan Sianturi Khalida Nazwa Zia Khezya Hayyun Praditha Lailatul Mafulah Lewi Ebenezer Hasugian Maryuni, Yuni Michell Eka Septa Miranda Mai Sari Aruan Mohamad Novriadi Ramadhan Muhamad Fathin Fawwaz Muhamad Ridam Nur Aryadi Muhammad Amir Dzaki Muhammad Arif Wicaksono Muhammad Fikri Azka Haikal Muhammad Rafi Rizki Rahman Muhammad Suandi Muthiyah Irmaliya Yasmin Muzayanah Rifani Sani Nabila Syahla Choerusyifa Nada Adilah Nadizza Muthia Syafina Nani Rosmawati Neelam Fahira Nilam Aprilia Nurul Rohmah Puja Sri Kurnia Putra Ananda Putri Pera Shabila Putri Wahyuningsih Ridwan Nugroho Rio Refki Maulana Royhanafi Royhanafi Serli Saimah Shafa Syawalina Siti Ade Mulyati Sri Bunga Rahmadani Stefanny Datu P Syakilatul Jannah Tedi Prasetya Tubagus Muhammad Damar Ilhami Tubagus Umar Syarif Hadi Wibowo Umah Umah Virli Aurelya Putri Apandi Yusup Izza Mahendra Zahra Maulidya Hanifah Zahra Salsabila Rahma