Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Evaluasi Pelaksanaan Program Percepatan Penurunan Stunting melalui Intervensi Pappadeceng Gizi pada Desa Lokus Kota Makassar Nining Ade Ningsih; Fitriyah Amiruddin; Akmal Novrian Syahruddin
An-Nadaa : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12 No 2 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i2.20702

Abstract

Abstrak Stunting adalah masalah kesehatan prioritas di Indonesia karena berpengaruh terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pappadeceng Gizi merupakan program percepatan penurunan Stunting di Sulawesi Selatan. Tujuan penelitian untuk menggambarkan secara mendalam evaluasi intervensi Pappadeceng Gizi khususnya pada lokus (lokasi fokus) di Kota Makassar tahun 2024. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian 8 orang yang terdiri dari Penanggungjawab Program, TPG Puskesmas, Kader, Ibu balita dan Lurah, ditentukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dengan wawancara mendalam dan observasi. Analisis data dengan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan komponen Input yang terdiri dari SDM, Pembiayaan dan Pedoman cukup memadai, namun perlu peningkatan kapasitas kader. Komponen Proses meliputi Penentuan sasaran dengan melakukan verifikasi penerima manfaat terlebih dahulu, pembuatan PMT Lokal dan Pendistibusian PMT oleh kader sesuai kondis lokus masing-masing. Komponen Output menunjukkan adanya perbaikan status gizi dan tingginya tingkat penerimaan (acceptability) sasaran terhadap menu PMT yang disediakan. Saran untuk penelitian selanjutnya agar melakukan penelitian mendalam terkait peningkatan kapasitas kader.Kata Kunci: Evaluasi, Penurunan Stunting, Intervensi, Pappadeceng Gizi, Desa Lokus
Membangun kesadaran kolektif: "penyuluhan anti kekerasan seksual dan anti perundungan di SMA Negeri 13 Maros” Nining Ade Ningsih; Saparuddin Latu; Ummi Kalsum Marwan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29053

Abstract

Abstrak Kekerasan seksual dan perundungan merupakan dua fenomena sosial yang masih menjadi tantangan serius dalam lingkungan pendidikan di Indonesia. KPAI melaporkan sepanjang tahun 2021 terdapat 1.258 kasus kekerasan terhadap anak di lingkungan pendidikan, dengan 229 kasus di antaranya merupakan kekerasan seksual. Intervensi di sekolah telah terbukti sebagai strategi yang efektif dalam mengurangi insiden perundungan dan kekerasan dengan melibatkan semua elemen dan dilakukan secara holistik. Tujuan kegiatan penyuluhan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai kekerasan seksual dan perundungan sebagai bagian dari kesadaran kolektif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang lebih baik. Penyuluhan ini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Maros yang diikuti oleh 32 siswa. Metode yang digunakan dengan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) yang menekankan pada keterlibatan aktif peserta melalui ceramah dan tanya jawab serta evaluasi kegiatan. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah para siswa sangat antusias dengan aktif bertanya dan menjawab pertanyaan serta memahami mengenai kekerasan seksual dan perundungan secara komprehensif. Siswa memahami mengenai bentuk-bentuk kekerasan seksual dan perundungan, jenis dan bentuk kekerasan seksual dan perundungan, pihak yang terlibat, dampak negatifnya, serta strategi pencegahan dan penanganannya. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah menanamkan konsep perubahan yang baru dalam berperilaku dan bersosialisasi pada siswa. Kata kunci: kesadaran kolektif; penyuluhan; anti kekerasan seksual; anti perundungan; siswa SMA. Abstract Sexual violence and bullying are two social phenomena that are still serious challenges in the educational environment in Indonesia. KPAI reported that throughout 2021 there were 1,258 cases of violence against children in the educational environment, with 229 cases of sexual violence. Intervention in schools has proven to be an effective strategy in reducing incidents of bullying and violence by engaging all elements and being carried out holistically. The purpose of this counseling activity is to increase students' understanding of sexual violence and bullying as part of collective awareness in creating a better learning atmosphere. This counseling was held at SMA Negeri 3 Maros which was attended by 32 students. The method used is the Participatory Learning and Action (PLA) approach which emphasizes the active involvement of participants through lectures and questions and answers as well as activity evaluation. The result of the implementation of the activity was that the students were very enthusiastic by actively asking and answering questions and understanding sexual violence and bullying comprehensively. Students understand the forms of sexual violence and bullying, the types and forms of sexual violence and bullying, the parties involved, their negative impacts, and prevention and handling strategies. The conclusion of this activity is to instill a new concept of change in behavior and socialization in students. Keywords: collective consciousness; extension; anti-sexual violence; anti-bullying; senior high school students.