Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Membangun kesadaran kolektif: "penyuluhan anti kekerasan seksual dan anti perundungan di SMA Negeri 13 Maros” Ningsih, Nining Ade; Latu, Saparuddin; Marwan, Ummi Kalsum
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29053

Abstract

Abstrak Kekerasan seksual dan perundungan merupakan dua fenomena sosial yang masih menjadi tantangan serius dalam lingkungan pendidikan di Indonesia. KPAI melaporkan sepanjang tahun 2021 terdapat 1.258 kasus kekerasan terhadap anak di lingkungan pendidikan, dengan 229 kasus di antaranya merupakan kekerasan seksual. Intervensi di sekolah telah terbukti sebagai strategi yang efektif dalam mengurangi insiden perundungan dan kekerasan dengan melibatkan semua elemen dan dilakukan secara holistik. Tujuan kegiatan penyuluhan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai kekerasan seksual dan perundungan sebagai bagian dari kesadaran kolektif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang lebih baik. Penyuluhan ini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Maros yang diikuti oleh 32 siswa. Metode yang digunakan dengan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) yang menekankan pada keterlibatan aktif peserta melalui ceramah dan tanya jawab serta evaluasi kegiatan. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah para siswa sangat antusias dengan aktif bertanya dan menjawab pertanyaan serta memahami mengenai kekerasan seksual dan perundungan secara komprehensif. Siswa memahami mengenai bentuk-bentuk kekerasan seksual dan perundungan, jenis dan bentuk kekerasan seksual dan perundungan, pihak yang terlibat, dampak negatifnya, serta strategi pencegahan dan penanganannya. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah menanamkan konsep perubahan yang baru dalam berperilaku dan bersosialisasi pada siswa. Kata kunci: kesadaran kolektif; penyuluhan; anti kekerasan seksual; anti perundungan; siswa SMA. Abstract Sexual violence and bullying are two social phenomena that are still serious challenges in the educational environment in Indonesia. KPAI reported that throughout 2021 there were 1,258 cases of violence against children in the educational environment, with 229 cases of sexual violence. Intervention in schools has proven to be an effective strategy in reducing incidents of bullying and violence by engaging all elements and being carried out holistically. The purpose of this counseling activity is to increase students' understanding of sexual violence and bullying as part of collective awareness in creating a better learning atmosphere. This counseling was held at SMA Negeri 3 Maros which was attended by 32 students. The method used is the Participatory Learning and Action (PLA) approach which emphasizes the active involvement of participants through lectures and questions and answers as well as activity evaluation. The result of the implementation of the activity was that the students were very enthusiastic by actively asking and answering questions and understanding sexual violence and bullying comprehensively. Students understand the forms of sexual violence and bullying, the types and forms of sexual violence and bullying, the parties involved, their negative impacts, and prevention and handling strategies. The conclusion of this activity is to instill a new concept of change in behavior and socialization in students. Keywords: collective consciousness; extension; anti-sexual violence; anti-bullying; senior high school students.
Efektivitas metode penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan HIV/AIDS pada remaja Alwi, M. Akbar; Hamzah, Hadzmawaty; Syarifuddin, Surya; Ningsih, Nining Ade
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 01 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v5i1.1589

Abstract

Latar Belakang: HIV/AIDS sampai saat ini masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Salah satu kelompok yang berisiko tertular virus HIV adalah remaja. Pendidikan kesehatan bagi remaja sangat penting sebagai upaya pencegahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penyuluhan dengan metode ceramah dalam meningkatkan pengetahuan remaja.Metode: Studi ini menggunakan desain pra-eksperimental "The One Group Pre Test-Post Test Design" di SMK 3 Gowa. Sebanyak 22 siswa dipilih secara aksidental sebagai sampel. Intervensi berupa ceramah interaktif diberikan, dan pengetahuan diukur menggunakan kuesioner terstruktur sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis dengan uji Wilcoxon.Hasil: Terdapat 21 responden (95,45%) mengalami peningkatan pengetahuan dengan rata-rata peningkatan tersebut cukup tinggi (Mean Rank = 11,98). Hanya 1 responden (4,55%) yang mengalami penurunan skor, dengan penurunan yang kecil (Mean Rank = 1,50). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p=0,000.Kesimpulan: Metode penyuluhan berupa ceramah efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS.
Mutu Pelayanan Kesehatan Dengan Kepuasan Pasien Di Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar Ningsih, Nining Ade
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol 9, No 1 (2025): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jns.v9i1.672

Abstract

Latar Belakang: Kualitas pelayanan merupakan upaya pemenuhan kebutuhan yang diiringi dengan keinginan konsumen serta ketepatan cara penyampaiannya agar dapat memenuhi harapan dan kepuasan pelanggan tersebut. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan yang terdiri dari bukti fisik (tangible), kehandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), empati (empathy) dengan kepuasan pasien di Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 6.947 pasien dan sampel penelitian sebanyak 98 sampel. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dengan menggunakan uji statistik chi-square, dan multivariat dengan menggunakan regresi logistik.Hasil: Analisis bivariat menunjukkan bahwa semua dimensi mutu pelayanan berhubungan dengan kepuasan pasien dengan p-value (bukti fisik = 0.042, kehandalan = 0.042, daya tanggap = 0.022, jaminan = 0.029, dan empati = 0.014). Berdasarkan uji regresi logistik menunjukkan bahwa variabel yang paling berhubungan dengan kepuasan pasien adalah dimensi bukti fisik. Kekuatan hubungan dari yang terbesar ke yang terkecil adalah bukti fisik (OR=5.426), daya tanggap (OR=0.332), dan empati (OR=0.241).Kesimpulan: Bukti fisik merupakan variabel yang paling berhubungan dengan kepuasan pasien. Saran: Diharapkan kepada puskesmas untuk lebih meningkatkan pemberian pelayanan yang optimal dengan mempertimbangkan semua dimensi dalam mutu pelayanan.
Penyuluhan dan Pemeriksaan Penyakit Kecacingan pada Pemulung di Kelurahan Bangkala Kecamatan Manggala Kota Makassar Jangga, Jangga; Latur, Saparuddin; Idris, Haerawati; Ningsih, Nining Ade; Rosdiana, Rosdiana
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v2i3.10122

Abstract

Penyakit kecacingan masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia.  Nematoda usus adalah sejumlah spesies yang ditularkan melalui tanah yang tercemar oleh cacing. Infeksi cacing menyerang semua golongan umur terutama anak-anak dan balita yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak, sedangkan jika infeksi terjadi pada orang dewasa dapat menurunkan produktivitas kerja. Oleh karena itu, kami mengadakan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya telur nematoda usus pada kuku tangan pemulung sebagai penyebab penyakit kecacingan untuk kemudian melakukan pengobatan; melakukan penyuluhan kepada pemulung mengenai pencegahan dan penularan penyakit kecacingan serta PHBS; dan pemberian obat cacing bagi pemulung di Kelurahan Bangkala Kecamatan Manggala Kota Makassar. Pengambilan sampel kuku tangan pemulung untuk pemeriksaan penyakit kecacingan dan penyuluhan kesehatan serta pembagian obat cacing dilaksanakan  pada tanggal 10-11 Agustus 2020. Kegiatan dimulai dengan pemeriksaan nematoda usus pada kuku tangan pemulung dengan metode sedimentasi, menentukan ada tidaknya telur atau larva nematoda usus dalam kuku pemulung yang diperiksa, kemudian penyuluhan mengenai pencegahan dan penularan penyakit kecacingan, PHBS, serta pembagian obat cacing kepada para pemulung. Pemeriksaan penyakit kecacingan dan penyuluhan serta pembagian obat cacing kepada para pemulung di Kelurahan Bangkala Kecamatan Manggala Kota Makassar telah dilaksanakan dengan baik. Berdasarkan hasil pemeriksaan didapatkan pemulung yang telah terinfeksi telur cacing nematoda usus dengan prosentase 8%. Kata Kunci : Penyakit Kecacingan, Penyuluhan, Pemeriksaan
Hubungan Motivasi Kerja Dengn Kinerja Perawat Di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba Jariyah, Ainun; Hasmah; Ade Ningsih, Nining
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 3 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v19i2.1828

Abstract

Motivasi merupakan dorongan internal yang mendorong seseorang untuk bertindak dengan tujuan mencapai hasil yang diinginkan. Tujuan Umum untuk mengetahui hubungan motivasi kerja dengan kinerja perawat Di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba. Metode penelitian kuantitatif dengan pendektatan cross sectional study, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Instrumen yang digunakan kuesioner, Data di olah mengunggunakan uji  chi square yang diperoleh  dalam bentuk analisis univariat dan analisis bivariat dengan jumlah p Value =(0,05).Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan Kondisi kerja dengan= p value(0,04), Gaji/Insentif= p value (0,03), Hubungan antar pribadi= p value (0,04), Prestasi= p value (0,03), penghargaan= p value (0,03), tanggung jawab= p value (0,03) terdapat ada hubungan dengan kinerja perawat Di Rsud H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba 2024. Kesimpulan hasil penelitian, Menunjukkan kondisi kerja,gaji,hubungan antar pribadi  pribadi,prestasi,penghargaan, tanggung jawab memiliki hubungan dengan kinerja perawat Di Rsud H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba 2024. Saran Untuk meningkatkan kinerja tenaga perawat di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba diharapkan pihak rumah sakit untuk lebih memperhatikan kondisi kerja.
Perilaku Pekerja Seks Komersial Terhadap Potensi Penularan Penyakit (Hiv/Aids) Di Tanjung Bira Kabupaten Bulukumba Hadjar, Siti; Syafar, Muhammad; Yusuf , Andi; Ade Ningsih, Nining
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 3 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v19i2.1830

Abstract

Pekerja seks komersial (PSK)  disebut sebagai pelacur, yaitu perempuan yang menyediakan layanan seksual berdasarkan permintaan dan berusaha memuaskan penggunanya dengan imbalan uang atau barang. Dalam praktiknya, PSK tidak bekerja sendiri, namun juga melibatkan pihak-pihak seperti mucikari, konsumen, dan calo atau perantara. Pada tahun 2021 jumlah kasus HIV sebanyak 732 kasus , pada tahun 2022 sebanyak 834 kasus dan pada tahun 2023 sebanyak 1.477 kasus di Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini menganalisis perilaku pekerja seks komersial (PSK) dalam kaitannya dengan potensi penularan penyakit HIV/AIDS di Tanjung Bira, Kabupaten Bulukumba. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dimana informan keseluruhan berjumlah 7 orang. Pemilihan informan ditentukan dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan PSK tentang HIV/AIDS cukup beragam, namun masih banyak yang belum memahami sepenuhnya risiko dan cara pencegahannya. Sikap PSK terhadap HIV/AIDS cenderung acuh tak acuh karena berbagai alasan, termasuk tekanan ekonomi dan ketergantungan pada pekerjaan mereka. Aktivitas selain menjadi PSK yang dilakukan oleh beberapa informan mencakup pekerjaan informal lainnya, namun tidak sepenuhnya mengurangi risiko penularan. Dalam upaya pencegahan, penggunaan kondom masih rendah dan tidak konsisten.
Analysis of Risk Factors for Acute Respiratory Infections (ARI) in Children Under Five Tangdilian, Roberth; Azis, Rahmawati; Ningsih, Nining Ade
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 Nomor 1 Mei 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/kepo.v6i1.1028

Abstract

Acute Respiratory Infections (ARI) are a leading cause of morbidity and mortality among children under five, particularly in low and middle-income countries. In 2020, the Under-Five Mortality Rate for ARI was 34 per 1.000 children, while the Infant Mortality Rate for ARI was 38 per 1.000 children. This study used a quantitative method with a case-control approach. The subject size in the study was 62, consisting of 31 cases and 31 controls, using the total sampling technique. The results of this study showed that the immunization status variable had an OR value of 41,538; 95% CI: 5,005-344,760 and a p-value of 0,00. The mother's knowledge status had an OR value of 102,857; 95% CI: 11,827-894,522 and a p-value of 0,000. Meanwhile, family smoking behavior showed an OR value of 14,175; 95% CI: 3,893-51,607 and a p-value of 0,000. Therefore, it can be concluded that immunization status, maternal knowledge, and family smoking behavior have a significant influence on the incidence of ARI (Acute Respiratory Infection) in toddlers at Taraweang Health Center.
Contraceptive Methods Selection in Women of Childbearing Age (WUS) in South Sulawesi Province Ningsih, Nining Ade; Latu, Saparuddin; Herawati, Dewi Marhaeni Diah; Syahruddin, Akmal Novrian
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 17 No. 4 (2024): February
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v17i4.3545

Abstract

The primary challenge in the population domain is the presence of a large population with a relatively high growth rate. This study aims to ascertain the distribution of modern contraceptives and identify the variables influencing the selection of contraceptive methods among women of childbearing age. The research employed an analytical cross-sectional study design, utilizing bivariate analysis (chi-square test) and multivariate analysis (logistic regression test) for data analysis. The study used secondary data from the 2019 SKAP. The population and research sample were taken based on the cluster approach as an enumeration area. This study takes all women of childbearing age (15-49 years) based on selected clusters in South Sulawesi Province. Among the participants, 205 (25.6%) chose Long-Term Contraceptive Methods (MKJP), while 599 (74.4%) opted for Non-Long-Term Contraceptive Methods (Non-MKJP). Bivariate analysis revealed three variables significantly associated with the choice of contraceptive method: education level, parity, and husband's support (p-value < 0.05). In the logistic regression test utilizing the backward method, the Odds Ratio (OR) values were obtained: for parity (OR = 1.683), signifying that women with child parity >2 were 1.683 times more likely to use MKJP compared to those with parity 2; for husband's support (OR = 1.733), indicating that women receiving husband's support had 1.733 times the likelihood of using MKJP compared to those without husband's support; and for education level (OR = 2.008), suggesting that those with a higher education level were 2.008 times more likely to use MKJP compared to those with lower education. The sequence of related variables influencing contraceptive choice was education level, followed by husband's support, and then parity percentage.
Pengetahuan dan Sikap Masyarakat dalam Pemerolehan Vaksin sebagai Upaya Pencegahan Covid-19 Ningsih, Nining Ade; Toalu, Apdiyani; Marwan, Ummi Kalsum
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 7 No. 2 (2023): Vol. 7 No.2 - September Tahun 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v7i2.27447

Abstract

Abstrak Penyebaran Covid-19 dari manusia ke manusia menjadi sumber transmisi utama sehingga penyebaran menjadi lebih agresif. Sehingga masyarakat merupakan pihak yang berperan signifikan dalam memutus rantai penularan Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap pemerolehan vaksin sebagai upaya pencegahan Covid-19. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dilaksanakan di Desa Tanete Kecamatan Mappak Kabupaten Tana Toraja. Jumlah sampel sebanyak 241 sampel dengan kriteria berumur diatas 17 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Kemudian dilakukan pengolahan data dan analisis data serta penyajian data dengan tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan responden lebih banyak pada kategori kurang baik sebesar 54.4% sedangkan kategori baik sebesar 45.6%. Sikap responden lebih dominan pada kategori positif sebesar 73.1% dan kategori negatif sebesar 26.9%. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pengetahuan responden dominan pada kategori kurang baik dan sikap responden dominan pada kategori positif.
EDUKASI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Novrian Syahruddin, Akmal; Ade Ningsih, Nining; Amiruddin, Fitriyah; Juhanto, Asrijun; Handayani, Sri; Yasmin Salsabila, Putri; Musvita Rahmadani, Nadya
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.389-394

Abstract

ASI eksklusif sangat penting terhadap pemenuhan gizi bayi untuk mendukung pertumbuhan linear dan perkembangan yang optimal. Desa Toddopulia merupakan salah satu desa di Kecamatan Tanralili yang berada di wilayah Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan. Salah satu permasalahan yang ditemui adalah prevalensi anak stunting masih cukup tinggi dan salah satu penyebab tingginya angka stunting adalah pemberian ASI eksklusif yang kurang optimal. Masih rendahnya pengetahuan dan kesadaran pentingnya pemberian ASI eksklusif pada anak menjadi faktor kurang optimalnya pemberian ASI. Oleh karena itu, perlu dilakukan intervensi edukasi dan promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang ASI Eksklusif di Desa Toddopulia, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan menumbuhkan motivasi ibu hamil dan ibu menyusui tentang pemberian ASI eksklusif dalam pencegahan masalah stunting. Metode kegiatan menggunakan ceramah, dan diskusi. Media yang digunakan berupa leaflet dan poster. Kegiatan diawali dengan pemberian pretest, selanjutnya penyuluhan tentang ASI eksklusif dan dilanjutkan dengan posttest. Kegiatan pengabdian menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan kategori baik dari 47% menjadi 100%. Disarankan perlunya peningkatan kegiatan penyuluhan yang intensif tentang ASI eksklusif oleh tenaga kesehatan dan kader kepada ibu-ibu baik melalui pertemuan kelompok maupun individu berupa konseling ASI.