Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Suami Tentang Pendampingan Persalinan Melalui Pemanfaatan E Modul SUMPING (Support Suami Pendamping) Rahmadona, Rahmadona; Mey Lestanti , Dewi
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 7 No. 2 (2023): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v7i2.6211

Abstract

More than 90% of maternal deaths are caused by complications that often occur during or around childbirth. Childbirth complications are a state of deviation from normal, which directly causes morbidity and death of the mother and baby due to disturbances resulting (directly) from childbirth. Reducing the incidence of birth complications requires the participation of the family (especially husbands), which is in line with government policies and strategies in order to reduce the incidence of birth complications in Indonesia through the Making Pregnancy Safer (MPS) program. The expected result of this strategy is to increase the husband's active role during the pregnancy and birth process. Therefore, the community service implementation team (PKM) of the Midwifery Department, Health Polytechnic of the Ministry of Health, Tanjungpinang, carried out PKM activities with the aim of increasing husbands' knowledge about birth assistance through the use of the E Modul SUMPING (Companion Husband Support). The results of this PKM activity were an increase in husbands' knowledge about birth assistance before and after the SUMPING (Companion Husband Support) e-module was socialized.
UJI HEDONIK PADA DIMSUM ANEMIA DARI BILIS (SIDANIS) SEBAGAI INOVASI PENCEGAHAN STUNTING Aminin, Fidyah; Darwitri, Darwitri; Rahmadona, Rahmadona; Damayanti, Melly; Harianja, Ristina Rosauli; Anggraini, Citra Dewi; Pratiwi, Siska; Herviana, Herviana; Rosyidah, Haqqelni Nur; Rizma, Amalina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.21487

Abstract

Salah satu masalah gizi yang menjadi perhatian utama saat ini adalah masih tingginya anak balita pendek (Stunting). Pencegahan stunting dapat dilakukan melalui pemenuhan kebutuhan zat gizi bagi ibu hamil dengan asupan zat besi yang cukup sehingga dapat mencegah anemia pada ibu hamil. Salah satu jenis bahan makanan yang memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi adalah ikan bilis. Ikan bilis dapat diolah menjadi berbagai macam menu yang sehat dan enak seperti dimsum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya terima produk Dimsum Anemia dari Bilis (Si Danis) dengan komposisi ikan bilis yang berbeda. Penelitian dengan studi desain eksperimental membuat 3 perlakuan eksperimen. Eksperimen dilakukan untuk membuat 3 formula yang kemudian dilakukan uji organoleptik kepada 34 panelis semi terlatih.  Peralatan untuk uji organoleptic yaitu lembar penilaian, piring, dan gelas. Bahan baku yang digunakan untuk mengolah dimsum Si Danis yaitu ikan bilis, kulit pangsit, garam, gula, lada, bawang putih, tepung tapioka, tepung terigu, telur, minyak wijen, dan air. Analisis data yang digunakan dalam penelitian yaitu analisis non parametric dengan menggunakan uji Kruskal Wallis untuk mengetahui perbedaan warna, aroma, rasa, tekstur dan keseluruhan setiap formula produk Si Danis. Penulis paling menyukai formula 1 untuk semua aspek baik dari warna, aroma, rasa, tekstur, dan keseluruhan. Formula 1 memiliki komposisi ikan bilis : daging ayam sebanyak 60:40. Hasil uji Kruskall-Wallis untuk aspek warna, aroma, rasa, tekstur, dan keseluruhan diperoleh bahwa perbandingan ikan bilis tidan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penilaian panelis.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya terima dari produk eskperimen berupa Dimsum Anemia dari Bilis (Si Danis) paling diminati oleh panelis adalah perbandingan yang menggunakan bahan 60% dari bahan utama adalah ikan bilis dan 40% menggunakan daging ayam.
DESIGN OF THE SI-NANING MOBILE APP AS A DIGITAL INTERVENTION FOR ANEMIA AND STUNTING PREVENTION Fidyah Aminin; Rahmadona, Rahmadona
International Journal of Social Science Vol. 5 No. 4 (2025): December 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/ijss.v5i4.11904

Abstract

Stunting is a problem that needs special attention because of its high prevalence in Indonesia. Anemia in pregnant women is one of the factors that causes stunting. Based on preliminary studies, in Tanjungpinang City, there has been no digitization of Health Education about the prevention of anemia and stunting. This research aims to design and build an Android application called "Si-NaNing as an information medium for anemia and stunting prevention. The research methods used include information content planning, data and software needs used as well as application system development using the Rapid Application Development (RAD) method. The results of the development of the Si-Naning application will provide convenience in providing health education related to anemia and stunting, and can be used to improve the knowledge, attitude, motivation, and independence of pregnant women in the prevention of anemia and stunting.
UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA DAN EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA DI KELURAHAN KAMPUNG BUGIS Rahmadona, Rahmadona; Zainul Ikhwan; Darwitri, Darwitri; Kartika Sri Dewi Batubara
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2025): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia remaja seringkali disebabkan rendahnya asupan zat besi,kurangnya pemahaman tentang kesehatan reproduksi dan perilaku tidak sehat seperti merokok. Data WHO tahun 2020 30-40 remaja menderita anemia dan data SKI 2023 menyebutkan bahwa kelompok perokok terbanyak adalah usia 15-19 tahun. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengupayakan pencegahan anemia remaja, meningkatkan pengetahuan melalui edukasi anemia, kesehatan reproduksi dan perilaku merokok remaja. Media yang digunakan adalah Game Edukasi Monopoli Anemia (GEMA), Poster, Leaflet dan Buku Saku “Hidup Sehat Tanpa Rokok”. Kegiatan dilaksanakan dari Mei -November 2025 di SMP N 14 Madong, Kelurahan Kampung Bugis. Hasil kegiatan terjadi peningkatan pengetahuan tentang pencegahan anemia dari 65 (pre test) menjadi 89 (post test), Pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dari dan perilaku merokok remaja, dari 75 (pre test) menjadi 87 (post test). Deteksi anemia dari 16% anemia ringan setelah di edukasi dan diberi tablet Tambah Darah (TTD) menjadi 100% tidak anemia.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM OPTIMALISASI KESEJAHTERAAN JANIN PADA IBU HAMIL DI KELURAHAN KAMPUNG BUGIS Darwitri, Darwitri; Melly Damayanti; Rahmadona, Rahmadona; Metasari Sihaloho; Ristina Rosauli Harianja
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 12 (2026): Mei 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Kehamilan merupakan periode krusial yang memerlukan pemantauan kesehatan ibu dan janin secara berkelanjutan, salah satunya melalui Taksiran Berat Janin (TBJ) sebagai indikator risiko komplikasi persalinan. Data Puskesmas Kampung Bugis tahun 2023 menunjukkan kejadian BBLR sebesar 9,4%, dengan prevalensi KEK 10,55% dan anemia 7,96% pada ibu hamil. Peran kader posyandu dalam pemantauan dan edukasi kesehatan ibu hamil belum optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam konseling serta pemantauan kehamilan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader posyandu dalam mengoptimalkan kesejahteraan janin melalui penyuluhan dan pelatihan deteksi dini KEK, anemia, serta pemantauan kesejahteraan janin menggunakan Aplikasi Si-RAJA Bumil, yang dilaksanakan pada bulan Juni–November 2025. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan kader dari rerata 61 menjadi 81,67. Sebanyak 86,7% kader dinyatakan kompeten dalam pemeriksaan LILA. Seluruh kader mampu melakukan deteksi dini KEK, deteksi dini anemia secara sederhana, serta memberikan penyuluhan kepada ibu hamil dengan baik.
Perbedaan Ekspresi Transforming Growth Factor Beta 1 antara Rinosinusitis Kronis dengan Polip dan Tanpa Polip Rahmadona, Rahmadona; Budiman, Bestari Jaka; Huriyati , Effy; Ali, Hirowati; Bachtiar, Hafni
Jurnal Otorinolaringologi Kepala dan Leher Indonesia Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jokli.v1i1.23

Abstract

Latar belakang: Rinosinusitis kronis (RSK) merupakan inflamasi pada mukosa hidung dan sinus paranasal. Rinosinusitis kronis berdasarkan perbedaan ekspresi sitokin dan pola remodeling inflamasi dibedakan menjadi dua fenotipe, RSK dengan polip dan RSK tanpa polip. Transforming growth factor–?1 (TGF–?1) merupakan salah satu sitokin yang berperan pada remodeling jaringan.       Tujuan: Mengetahui ekspresi gen TGF–?1 pada RSK dengan polip dan RSK tanpa polip. Metode: Penelitian analitik komparatif menggunakan desain potong lintang (cross sectional comparative study) pada 12 responden RSK dengan polip dan 12 responden RSK tanpa polip. Sampel diambil saat operasi Bedah Sinus Endoskopi Fungsional (BSEF) pada jaringan polip dan mukosa sinus etmoid atau maksila. Semua sampel dilakukan pemeriksaan ekspresi gen dengan metode Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). Data dianalisis dengan SPSS, dikatakan bermakna jika p<0,05. Hasil: Ekspresi TGF-?1 pada RSK tanpa polip lebih tinggi (18,63±24,58) dibandingkan RSK dengan polip (2,82±4,02). Secara statistik perbedaan antara RSK polip dan RSK tanpa polip ini bermakna (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat peningkatan ekspresi TGF-?1 pada RSK tanpa polip yang bermakna secara statistik dibandingkan dengan RSK dengan polip.