Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

STUDI KASUS : PROGRAM FISIOTERAPI PADA KASUS POST ORIF TOTAL HIP REPLACEMENT Kurniawan, Rizky; Siwi, Ken; Waritsu, Cakra; Romadhona, Nurul Faj'ri; Mansyah, Alika
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jar.v3i1.17488

Abstract

Latar belakang : Arthroplasty merupakan prosedur bedah penggantian sendi (joint replacement) untuk mengembalikan fungsi sendi yang telah menurun. Arthroplasty pada regio ekstremitas bawah yang sering dilakukan adalah Total Hip Replacement (THR) dan Total Knee Replacement (TKR), Osteoarthritis merupakan penyebab terbanyak penyakit sendi sehingga sering dilakukan THR dan TKR. Tujuan : Untuk mengetahui penatalaksanaan Fisioterapi pada pasien dengan post op Total Hip Replacement.  Metode : Metode penelitian yang digunakan pada studi kali ini dengan menggunakan case study. Case study dilakukan dikota Jakarta pada seorang pasien yang memperoleh pelayanan fisioterapi mandiri bernama Ny.W, berusia 46 tahun dan berprofesi sebagai ibu rumah tangga dengan kondisi total hip replacement. Hasil : Setelah diberikan intervensi fisioterapi pada didapatkan evaluasi berupa adanya peningkatan kemampuan fungsional pasien antara sebelum dilakukannya operasi dengan setelah dilakukannya operasi. Dan meningkatkan kepercayaan diri pasien untuk mampu berjalan mandiri.
PROGRAM FISIOTERAPI PADA KASUS ISCHIALGIA BILATERAL ET CAUSA SPONDYLOLISTHESIS Kurniawan, Rizky; Siwi, Ken; Abdullah, Khabib; Gerhanawati, Ifa; Arafiq, Mutiara Firdaus
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jar.v3i1.17547

Abstract

Latar belakang : Ischialgia (sciatica) adalah sindrom yang ditandai dengan nyeri yang menyebar dari punggung ke bokong dan anggota gerak bawah. Beberapa nyeri punggung terkait dengan nyeri akar saraf. Pasien umumnya mengeluh nyeri dan mengalami  keterbatasan aktivitas fungsional. Modalitas Microwave diathermy (MWD) dan terapi latihan dapat membantu mengatasi keluhan tersebut. Tujuan : Untuk mengetahui efektivitas Microwave diathermy (MWD) dan terapi latihan dalam pengurangan nyeri serta meningkatkan kemampuan fungsional pasien. Metode : Metode penelitian yang digunakan pada studi kali ini dengan menggunakan case study. Case study dilakukan dengan pelayanan fisioterapi mandiri di kota Jakarta pada seorang pasien bernama Ny. P, 67 tahun dengan diagnosa medis Ischialgia Bilateral et causa Spondylolisthesis. Hasil : Setelah diberikan intervensi fisioterapi didapatkan Microwave Diathermy (MWD) dan terapi latihan William Flexion Exercise dapat mengurangi keluhan pada pasien Ischialgia.
PROGRAM FISIOTERAPI PADA KASUS POST ORIF 1/3 PROKSIMAL HUMERUS Siwi, Ken; Kurniawan, Rizky; Putri, Fadma; Swandari, Atik; Wibisono, Muhammad Rizqi
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jar.v3i1.17617

Abstract

Latar belakang : Fraktur ekstremitas atas sering terjadi dan menyerang semua kelompok umur. Pada orang dewasa muda, fraktur ekstremitas atas biasanya oleh trauma seperti kecelakaan kendaraan bermotor, sedangkan pada orang dewasa yang lebih tua dengan perubahan osteoporosis, fraktur ini biasanya terjadi karena bertahan dari jatuh. Modalitas yang diberikan pada kondisi ini yaitu Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation (TENS), dan Terapi Latihan untuk mengoptimalkan kapasitas fisik dan fungsional pasien. Tujuan : Untuk mengetahui efektivitas TENS dan terapi latihan dalam penanganan fisioterapi pada kasus post orif 1/3 proksimal humerus. Metode : Metode penelitian yang digunakan pada studi kali ini dengan menggunakan studi kasus. Studi kasus dilakukan Studi kasus dilakukan pada pasien pelayanan fisioterapi mandiri di kota Surabaya bernama Tn.R, berusia 27 tahun dengan kondisi post ORIF fraktur 1/3 proksimal humerus Hasil : Setelah dilakukan program fisioterapi didapatkan hasil terdapat penurunan nyeri, peningkatan kekuatan otot, LGS, dan fungsional indeks dari sendi bahu.
PENGARUH LATIHAN PENGUATAN ABDUKTOR HIP TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA WANITA DENGAN OSTEOARTHRITIS LUTUT Wicaksono, Martinus Bagus Eko; Swandari, Atik; Siwi, Ken
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jar.v2i2.19676

Abstract

Latar belakang:  Penderita OA lutut pada umumnya mengalami nyeri dan kekakuan pada sendi lutut. Biomekanik saat berjalan dipercaya menjadi salah satu faktor pencetus nyeri pada penderita OA lutut, dimana modifikasi biomekanika penting untuk dilakukan dan salah satunya memperkuat otot abduktor hip. Tujuan:  Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan penguatan otot abduktor hip terhadap penurunan nyeri pada wanita dengan OA lutut Metode: Penelitian ini menggunakan one group with control design dengan subjek wanita OA berjumlah 10 orang. Subjek dibagi menjadi 2 kelompok, tiap kelompok terdiri dari 5 subjek dan melakukan intervensi selama 15 sesi pertemuan atau 3 kali dalam seminggu selama 5 minggu serta dosis yang telah ditentukan. Kelompok I mendapatkan latihan penguatan otot abduktor dan terapi standar dari tempat praktik fisioterapi surabaya, kelompok II merupakan kelompok kontrol yang mendapatkan terapi standar dari tempat praktik fisioterapi surabaya meliputi latihan penguatan otot quadricep dan TENS. Alat ukur nyeri yang digunakan NPRS (numerical pain rating scale). Hasil uji analisis statistik menggunakan Wilcoxon .Hasil: hasil uji analisis statistik kedua kelompok berbeda bermakna, namun kelompok 1 lebih besar terjadi penurunan nyeri lutut Kesimpulan: Terdapat pengaruh latihan  penguatan otot abduktor hip terhadap penurunan nyeri pada wanita dengan OA Lutut.
KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN ANALISA NYERI OTOT PADA PENYINTAS COVID-19 Siwi, Ken; Sameeh Abu Hilail, Hamzah
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jar.v3i1.21727

Abstract

Latar Belakang : Sejak wabah pandemi Covid-19 telah terjadi ledakan kasus infeksi di seluruh dunia yang signifikan dan memiliki efek sistemik pada berbagai organ-organ tubuh termasuk otot. Kerusakan otot yang dapat terjadi pada pasien Covid-19 mencakup berbagai tingkat keparahan, dari nyeri otot ringan hingga kondisi miopati yang parah. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik individu dan analisa nyeri otot pada penyintas Covid-19. Metode : penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah penyintas Covid-19 yang memiliki keluhan nyeri otot dibeberapa bagian tubuhnya sejak terkonfirmasi Covid-19 hingga sudah sembuh dengan jumlah sampel sebanyak 456 orang yang berada di Indonesia dan Palestina. Pengumpulan data dilakukan dengan pengambilan data primer melalui kuesioner google form yang bisa diakses dan diisi oleh responden. Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan Microsoft Office Excel untuk melihat distribusi penyakit penyerta, gejala, tingkat keparahan dari lokasi isolasi, kelemahan tubuh, timbulnya nyeri dan kebiasaan olahraga. Hasil : Penyintas Covid-19 yang memiliki keluhan nyeri otot pada beberapa bagian tubuhnya sebagian besar masuk dalam kategori berat badan berlebih dan tidak memiliki penyakit penyerta. Pada saat terkonfirmasi positif Covid-19 sebagian besar responden bergejala dan melakukan isolasi mandiri dirumah. Pasca sembuh dari Covid-19 sebagian besar responden merasakan tubuhnya menjadi melemah serta mudah lelah, dan didapati bahwa hampir seluruh responden tidak rajin melakukan olahraga. Kesimpulan : Terdapat berbagai karakteristik penyintas Covid-19 dengan keluhan nyeri otot.
ANALISIS EFEKTIVITAS HUKUM KEWENANGAN FISIOTERAPI DALAM PELAYANAN HOME CARE Handayani, Yuniar; Siwi, Ken
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jar.v3i1.21729

Abstract

Latar Belakang : Kewenangan fisioterapi dalam pelayanan Home Care merupakan fondasi penting untuk memberikan pelayanan yang efektif dan berkelanjutan. Meskipun beberapa regulasi dan undang-undang telah ada, tantangan nyata muncul dalam memastikan bahwa kewenangan fisioterapi dapat diimplementasikan secara efektif di konteks Home Care. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis menyeluruh terhadap efektivitas hukum yang mengatur kewenangan fisioterapi dalam pelayanan Home Care. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode pendekatan yuridis sosiologis. Penelitian ini dilaksanakan di Palembang dan Surabaya dengan jumlah responden sebanyak 25 fisioterapis yang melakukan pelayanan homecare. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuisioner kemudian dianalisa dengan distribusi frekuensi analisis. Hasil : Hasil penelitian ini dapat diinterpresentasikan bahwa sebagian besar responden menyatakan efektivitas hukum pelaksanaan kewenangan fisioterapis adalah efektif. Kesimpulan : Efektivitas hukum pelaksanaan kewenangan fisioterapis dalam pelayanan homecare di Surabaya dan Palembang adalah efektif. Hal ini dapat dibuktikan dengan indikator-indikator sebagai berikut: 1) Efektifnya pelaksanaan assesmen fisioterapi. 2) Efektifnya pelaksanaan diagnosis fisioterapi. 3) Efektifnya pelaksanaan perencanaan intervensi fisioterapi. 4) Efektifnya pelaksanaan intervensi fisioterapi. 5) Efektifnya pelaksanaan evaluasi fisioterapi.
PENGARUH MODALITAS TENS DAN PELVIC TILTING EXERCISE TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG BAWAH Gerhanawati, Ifa; Siwi, Ken
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jar.v3i1.21737

Abstract

Latar Belakang : Low Back Pain dapat menurunkan tingkat produktivitas kerja, 80% dari populasi dunia pernah mengalami Low back pain, terutama usia 30 sampai 50 tahun. Amerika Serikat mengeluarkan dana sebesar 15 juta dolar per tahun untuk mengatasi problematik nyeri akibat Low Back Pain. Penyebab Low back Pain sangat banyak di antaranya adalah trauma. Trauma yang menyebabkan pergeseran tulang vertebra lumbal ke arah depan yang disebut Spondylolithesis akan menyebabkan seseorang mengeluh nyeri dalam menggerakan punggungnya yang mengalami trauma juga dapat menimbulkan spasme otot punggung bawah dan keterbatasan gerak sendi lumbosakral.Dengan mengurangi nyeri dan spasme otot lumbal dapat membuat tubuh lebih mudah dalam melakukan suatu gerakan dengan nyaman dan mencegah cedera serta meningkatkan lingkup gerak sendi.pemberian Tens dan latihan pelvic tilting. Tujuan : Membuktikan pengaruh pemberian TENS dan latihan pelvic tilting terhadap penurunan nyeri otot punggung bawah. nyeri punggung bawah di ukur dengan VAS(visual analog scale). Metode : penelitian eksperimental lapangan subyek wanita usia 30-50 tahun. menggunakan rancangan pre test – post test grup design. Variabel penelitian ini menggunkan variabel bebas dengan latihan knee to chest dan pelvic tilting, sedangkan variabel terikat yaitu nyeri lumbal. Hasil : uji bebas kelompok 1 VAS (p=0,007) MST (p=0,007), Kelompok 2 VAS (p=0,017) MST (p=0,002), Kelompok 3 VAS (p=0,000) MST (p=0,005), uji beda antar kelompok K1-K2 VAS (p=0,516) MST (p=0,600), K1-K3 VAS (p=0,011) MST (p=0,056), K2-K3 VAS (p=0,003) MST (P=0,014). Kesimpulan : Dari ketiga kelompok tersebut hasil yang diperoleh bahwa untuk kelompok dengan aplikasi TENS latihan pelvic tilting sangat berpengaruh dibandingkan dengan melakukan salah satu saja latihan gerakan tersebut.
ANALISA IMPLEMENTASI KEBIJAKAN STANDAR PELAYANAN PRAKTIK FISIOTERAPI MANDIRI BERDASARKAN PERMENKES NOMOR 65 TAHUN 2015 Ali, Yuniar; Siwi, Ken
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jar.v3i2.23650

Abstract

Latar Belakang : Permasalahan kesehatan masyarakat yang terkait dengan mobilitas dan fungsi masih sangat banyak dan belum dapat dituntaskan. Menurut Permenkes Nomor 65 Tahun 2015, praktik mandiri diizinkan untuk memberikan fisioterapi tingkat pertama (primer) atau tingkat lanjutan untuk menyelesaikan masalah gerak dan fungsi. Tujuan penelitian : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang kebijakan yang berlaku untuk praktik fisioterapi mandiri di Palembang berdasarkan Permenkes Nomor 65 Tahun 2015. Metode penelitian : Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan fenomenologi dan dilakukan dari Januari hingga April 2024. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan semua praktisi fisioterapi mandiri di Kota Palembang menggunakan pedoman wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa input seperti kebijakan Permenkes Nomor 65 Tahun telah dikomunikasikan, sarana dan prasarana cukup, tetapi sumber daya masih terbatas. Proses implementasi kebijakan pelayanan praktik fisioterapi mandiri, sudah cukup banyak tenaga fisioterapi yang memahami dan mengimplementasikannya dengan baik. Simpulan : Sesuai dengan output yang diperoleh, Permenkes Nomor 65 Tahun 2015 sudah pernah disosialisasikan oleh organisasi profesi setempat sehingga dalam perencanaan dan penerapannya saat diimplementasikan dalam praktik mandiri telah menyesuaikan dengan kebijakan yang ada.
HUBUNGAN QUADRICEPS ANGLE DENGAN KELUHAN NYERI LUTUT PADA PENDERITA OSTEOARTHRITIS Siwi, Ken; Faj'ri Romadhona, Nurul; Waritsu, Cakra; Fadma Putri
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jar.v4i1.25672

Abstract

Latar Belakang : Osteoarthritis (OA) adalah penyakit sendi degeneratif dan paling sering terjadi pada lutut. Osteoarthritis lutut seringkali disertai keluhan seperti nyeri, kekakuan, kelemahan otot hingga abnormalitas alignment. Terjadinya abnormalitas alignment oleh karena perubahan Q-Angle dari posisi normal. Abnormalitas alignment akibat perubahan Q-Angle akan menyebabkan ketidak stabilan patella dan memicu timbulnya berbagai keluhan pada lutut. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan Q-angle dengan keluhan osteoarthritis. Metode : Penelitian ini termasuk dalam studi cross sectional dimana variabel dependen (faktor risiko) dan variabel independen (efek) dinilai dan diukur secara simulkan (bersamaan) pada satu saat. Pengukuran pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Womac Index untuk mengukur keluhan osteoarthritis, untuk mengukur besar sudut Q-angle diukur dengan goneometer. Hasil : Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan Q-angle dengan keluhan osteoarthritis. Q-Angle dengan Womac Index memiliki nilai Sig. 0,000 yang berarti bernilai signifikansi p<0,05, dengan begitu Q-angle berkorelasi terhadap Womac Index dan memiliki nilai r sebesar 0,640 atau berkorelasi kuat. Simpulan : Penelitian ini membuktikan bahwa ada korelasi yang kuat antara Q-Angle dengan keluhan osteoarthritis.
PENGARUH WORKPLACE EXERCISE DALAM MENURUNKAN KELUHAN LOW BACK PAIN DAN MENINGKATKAN FUNGSIONAL LUMBAL PADA PENJAHIT DI UD. SUMBER REJEKI, DESA KEDENSARI Amalia, Dinda Alif; Putri, Fadma; Siwi, Ken; Romadhona, Nurul Fajri
Physio Journal Vol. 5 No. 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/phy.jou.v5i2.1700

Abstract

Latar belakang: Menjahit merupakan pekerjaan yang dilakukan dengan posisi duduk yang membungkuk selama ± 8 jam, sehingga membebani otot punggung secara statis. Masa kerja juga merupakan faktor yang menyebabkan terjadinya Low back Pain. Workplace exercise merupakan salah satu intervensi yang dapat dilakukan secara mandiri dan fleksibel dalam pelaksanaannya. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas workplace exercise dalam menurunkan keluhan Low Back Pain dan peningkatan fungsional Lumbal pada penjahit di UD. Sumber Rejeki, Kedensari. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen pre-post test one group design, yang melibatkan 11 sampel penjahit di UD. Sumber Rejeki. Dosis Latihan yang diberikan adalah 10 hitungan, 3-5 kali repetisi, serta istirahat selama 30 detik setiap pergantian gerakan. Frekuensi latihan 7 kali perminggu, selama 2 minggu. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu Nordic Body Map (NBM) dan Oswestry Disability Index (ODI). Analisis data diawali dengan analisis deskriptif dan uji normalitas dengan Saphiro Wilk. Uji hipotesis pada data yang terdistribusi normal menggunakan Paired Sample T-Test, sedangkan pada data yang tidak terdistribusi normal menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil: Pada penelitian ini didapatkan hasil signifikan dengan nilai kemaknaan p<0,005, pada data Low Back Pain sebesar 18,6%, dan pada data fungsional Lumbal sebesar 31,2%. Kesimpulan: Workplace Exercise dinilai berpengaruh dalam menurunkan keluhan Low Back Pain dan mampu meningkatkan fungsional lumbal pada Penjahit di UD. Sumber Rejeki, Kedensari.