Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap Pengangguran, Iklim Investasi, dan Pendapatan Nasional: Penelitian Ceysea Febry Permata; Hendra Riofita
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7388

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran 2024-2029 dengan anggaran Rp 71 triliun per tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kualitatif dampak program MBG terhadap tiga variabel ekonomi makro yaitu pengangguran, iklim investasi, dan pendapatan nasional. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan pendekatan analisis isi terhadap 25 dokumen yang terdiri dari artikel jurnal, laporan lembaga internasional (World Bank, IMF, ADB, ILO), dan dokumen kebijakan nasional periode 2015-2025. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, program MBG berpotensi menyerap 1,5 hingga 2,5 juta tenaga kerja baru melalui tiga jalur yaitu sektor pertanian (petani, peternak), sektor pengolahan dan distribusi (dapur sekolah, logistik), serta sektor jasa pendukung. Kedua, respons investor terhadap program MBG bersifat sektoral; investor di sektor agribisnis, pangan, dan logistik merespon positif, sementara investor di sektor properti dan manufaktur padat karya cenderung wait and see akibat potensi kenaikan suku bunga. Ketiga, program MBG berpotensi meningkatkan pendapatan nasional melalui jalur konsumsi, peningkatan produktivitas tenaga kerja jangka panjang, dan efek multiplier dari belanja pemerintah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan program MBG dalam mencapai ketiga dampak positif tersebut sangat bergantung pada tata kelola yang baik, keterlibatan UMKM dan petani lokal, serta skema pendanaan yang tidak mengganggu stabilitas fiskal.
Dinamika Inflasi Indonesia dalam Perspektif Moneter dan Ekonomi Islam Varisa Afriani Putri; Hendra Riofita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9222

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika inflasi di Indonesia melalui perspektif moneter, struktural, dan ekonomi Islam. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif berdasarkan berbagai buku, jurnal ilmiah, dan publikasi resmi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi di Indonesia tidak hanya dipengaruhi oleh faktor moneter seperti jumlah uang beredar, suku bunga, dan nilai tukar, tetapi juga oleh hambatan struktural yang berasal dari keterbatasan kapasitas produksi, inelastisitas sektor pangan, serta ketergantungan terhadap barang impor yang memicu imported inflation. Kajian ini juga menemukan bahwa hubungan inflasi dan pertumbuhan ekonomi bersifat nonlinear, dimana inflasi yang rendah dan stabil dapat mendorong aktivitas produksi, investasi, dan pertumbuhan ekonomi, sedangkan inflasi yang tinggi menurunkan daya beli, meningkatkan ketidakpastian, dan menghambat pertumbuhan. Selain itu, kebijakan moneter melalui pengaturan suku bunga efektif mengendalikan inflasi dalam jangka pendek, namun berpotensi menekan investasi dan sektor riil apabila diterapkan secara berlebihan. Dalam perspektif ekonomi Islam, uang dipandang sebagai alat tukar yang harus beredar pada sektor riil untuk mendukung distribusi ekonomi yang adil dan stabilitas harga. Oleh karena itu, pengendalian inflasi memerlukan sinergi kebijakan moneter dan penguatan sektor riil guna mewujudkan stabilitas ekonomi yang berkelanjutan. Temuan ini menegaskan pentingnya koordinasi pemerintah dan otoritas moneter dalam menjaga stabilitas harga secara berkelanjutan.
Analisis Dampak Fluktuasi Inflasi terhadap Pendapatan Nasional: Studi Literatur Putri Nabila; Hendra Riofita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak fluktuasi inflasi terhadap pendapatan nasional melalui pendekatan studi literatur. Inflasi merupakan salah satu indikator makroekonomi yang memiliki pengaruh penting terhadap stabilitas dan kinerja perekonomian suatu negara. Perubahan tingkat inflasi dapat memengaruhi berbagai aktivitas ekonomi, seperti konsumsi masyarakat, investasi, produksi, serta distribusi pendapatan yang pada akhirnya berdampak pada pendapatan nasional. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah yang relevan, meliputi jurnal, buku, laporan penelitian, dan publikasi akademik lainnya yang berkaitan dengan inflasi dan pendapatan nasional. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi pola hubungan, faktor yang memengaruhi, serta dampak yang ditimbulkan oleh fluktuasi inflasi terhadap perekonomian. Hasil kajian menunjukkan bahwa inflasi yang berada pada tingkat rendah dan stabil cenderung mendukung pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan konsumsi, investasi, dan aktivitas produksi sehingga berkontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan nasional. Sebaliknya, inflasi yang tinggi dan tidak terkendali dapat menurunkan daya beli masyarakat, meningkatkan biaya produksi, menghambat investasi, serta menciptakan ketidakpastian ekonomi yang berdampak negatif terhadap pendapatan nasional. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pengendalian inflasi yang efektif dan berkelanjutan untuk menjaga stabilitas ekonomi serta mendukung peningkatan pendapatan nasional dalam jangka panjang. Temuan ini menegaskan pentingnya koordinasi kebijakan moneter dan fiskal secara konsisten berkelanjutan nasional.
Analisis Inflasi dan Pengaruhnya terhadap Kinerja Pendapatan Nasional serta Upaya Menjaga Stabilitas Ekonomi di Indonesia Nabilah Fadiah Hapshoh; Hendra Riofita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10053

Abstract

Inflasi merupakan salah satu permasalahan ekonomi makro yang ditandai oleh kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus-menerus dalam jangka waktu tertentu. Fenomena ini berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat dan kinerja perekonomian nasional secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi terhadap kinerja pendapatan nasional serta mengidentifikasi upaya yang dapat dilakukan dalam menjaga stabilitas ekonomi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui pendekatan tinjauan pustaka dengan mengkaji berbagai sumber literatur seperti jurnal ilmiah, buku teks ekonomi, laporan resmi Bank Indonesia, publikasi Badan Pusat Statistik, serta dokumen kebijakan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh signifikan terhadap seluruh komponen utama pendapatan nasional, meliputi konsumsi rumah tangga, investasi swasta, pengeluaran pemerintah, serta neraca ekspor dan impor. Inflasi yang tinggi menyebabkan penurunan daya beli masyarakat, menurunnya minat investasi akibat ketidakpastian ekonomi, serta melemahnya daya saing produk ekspor di pasar internasional. Sebaliknya, inflasi yang rendah dan stabil terbukti mendorong pertumbuhan konsumsi dan investasi sehingga berkontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan nasional. Upaya pengendalian inflasi dilakukan secara terkoordinasi melalui kebijakan moneter oleh Bank Indonesia menggunakan instrumen suku bunga dan operasi pasar terbuka, serta kebijakan fiskal oleh pemerintah yang mencakup subsidi, operasi pasar komoditas, dan penguatan sistem distribusi barang. Koordinasi antara kedua otoritas kebijakan tersebut menjadi kunci efektivitas pengendalian inflasi. Kesimpulannya, stabilitas inflasi merupakan prasyarat utama dalam menjaga kinerja pendapatan nasional dan mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.  
Transformasi Kebijakan Fiskal dalam Menghadapi Ekonomi Digital dan Implikasinya terhadap Penerimaan Negara di Indonesia Jihan Amirah; Hendra Riofita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10057

Abstract

Perkembangan ekonomi digital di Indonesia mendorong perubahan besar dalam sistem ekonomi dan perpajakan sehingga pemerintah perlu melakukan transformasi kebijakan fiskal yang lebih adaptif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh transformasi kebijakan fiskal dalam menghadapi ekonomi digital terhadap peningkatan penerimaan negara di Indonesia. Rumusan masalah dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana kebijakan fiskal beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital serta implikasinya terhadap efektivitas penerimaan pajak negara. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data dari e-jurnal, e-book, buku referensi, dan artikel ilmiah yang relevan. Teknik analisis dilakukan dengan metode analisis isi melalui proses identifikasi, pengelompokan, dan interpretasi data dari berbagai sumber penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi perpajakan melalui e-Filing, e-Billing, dan e-Faktur mampu meningkatkan efisiensi administrasi, transparansi, dan kepatuhan wajib pajak. Selain itu, transformasi kebijakan fiskal juga berperan dalam memperluas basis pajak dan meningkatkan penerimaan negara meskipun masih menghadapi tantangan berupa rendahnya kepatuhan pajak, praktik penghindaran pajak, keterbatasan infrastruktur digital, dan kompleksitas regulasi perpajakan digital. Kesimpulannya, transformasi kebijakan fiskal yang terintegrasi dapat mendukung optimalisasi penerimaan negara serta memperkuat pembangunan ekonomi nasional berkelanjutan. Oleh karena itu, pemerintah perlu meningkatkan pengawasan, memperkuat regulasi perpajakan digital, serta memperluas edukasi perpajakan kepada pelaku usaha digital secara merata dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Analisis Kritis Pengaruh Inflasi terhadap Pendapatan Nasional: Studi Literatur Komprehensip Andi Indah Syafiya; Hendra Riofita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10169

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis secara kritis pengaruh inflasi terhadap pendapatan nasional melalui pendekatan studi literatur. Inflasi merupakan fenomena ekonomi yang ditandai kenaikan harga barang dan jasa secara umum serta berkelanjutan sehingga memengaruhi berbagai aspek perekonomian. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan menelaah jurnal ilmiah, buku, dan publikasi relevan untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai hubungan inflasi dan pendapatan nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nasional, baik secara langsung melalui perubahan daya beli masyarakat maupun secara tidak langsung melalui investasi, tingkat pengangguran, produktivitas, konsumsi, dan stabilitas ekonomi. Inflasi yang rendah serta terkendali cenderung mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan aktivitas produksi, sedangkan inflasi yang tinggi dapat menekan konsumsi, mengurangi investasi, dan menghambat pertumbuhan sehingga berdampak pada penurunan pendapatan nasional. Kajian juga menunjukkan bahwa hubungan keduanya bersifat dinamis dan dipengaruhi kondisi ekonomi, kebijakan pemerintah, serta respons pelaku usaha dan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan moneter dan fiskal yang tepat untuk menjaga stabilitas inflasi pada tingkat optimal guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi akademisi, pembuat kebijakan, dan masyarakat dalam memahami pentingnya pengendalian inflasi sebagai upaya menjaga kestabilan ekonomi, memperkuat daya saing, serta mendorong pembangunan nasional yang inklusif berkelanjutan dan merata.
Analisis Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Keputusan Investasi Masyarakat di Indonesia Nurwahyu Ardelina; Hendra Riofita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10362

Abstract

Perkembangan layanan keuangan digital telah memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap berbagai instrumen investasi, tetapi kemudahan tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan memahami informasi, risiko, dan manfaat finansial. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap keputusan investasi masyarakat di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner kepada responden yang memenuhi kriteria penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian mengukur pemahaman konsep keuangan, pengelolaan keuangan, penilaian risiko, perencanaan tujuan, dan pertimbangan dalam memilih instrumen investasi. Data dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, dan regresi linear sederhana untuk mengetahui arah serta besarnya pengaruh literasi keuangan terhadap keputusan investasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif terhadap kualitas keputusan investasi. Individu dengan pemahaman keuangan yang lebih baik cenderung mampu membandingkan tingkat risiko dan imbal hasil, memeriksa kredibilitas informasi, menyesuaikan pilihan dengan profil risiko, serta menyusun keputusan yang berorientasi pada tujuan jangka panjang. Sebaliknya, keterbatasan literasi meningkatkan kerentanan terhadap keputusan spekulatif, perilaku ikut-ikutan, dan informasi investasi yang menyesatkan. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan edukasi keuangan yang praktis, inklusif, dan berbasis digital melalui kolaborasi pemerintah, lembaga keuangan, institusi pendidikan, serta penyedia platform investasi. Peningkatan literasi diharapkan tidak hanya memperluas partisipasi masyarakat, tetapi juga menghasilkan investor yang lebih rasional, terlindungi, dan mampu mengelola risiko secara bertanggung jawab.
Co-Authors Amalia Sari Amanda Maryuri Amelia Stevani An Reza Cahyani Putri Ananta Christin Andi Indah Syafiya Anggun Melani Annisa Fitri Luthfi Arimbi Asti Meisella Aulia Dyah Prameswari Ayu Dia Puspitasari Azizah Ayu Lestari Azkia Hairun Nisa Ceysea Febry Permata Chici Imelda Sari Dara Bella Delfi Yani Desi irawati Devi Winata Dina Mai Liza Dina Wiranda Jonson Dinda Nurmelita Doni Pratama Putra Dwipa Elsya Zahara Elviani Elviani Elviani Elviani Enisa Wulandari Farhan Hidayat Fitri Anisa Gia Suhanda Putri Gunila Safira Halimatu Syakdiah Ilham Julianda Indra Wijaya Jechika Chitayana Jihan Amirah Khairia Aura Balqis Lala Raudatul Salamah Lily Trikoryanti M. Raghil M.Firdaus Syamsi M.Guntur Rifky Mariati Ritonga Marsya Hasdiani Putri Melsa Rahmanda Miftahul Jannah Muhammad Fajri Mutia Delfitri Mutia Delfitri Mutiara Suhada Tanjung Nabila Aini Nazri Nabilah Fadiah Hapshoh Nor Amalina Nur Fattah Riski Harahap Nurhafizah Putri Nurma Cahnita Nugraheni Nurmaine Nurrizky Suci Ramadani Nurul Daffa Naila Nurwahyu Ardelina Putri Nabila Putri Nursyakira Reza Fahira Riva Aprilia Rofiqoh Rona Asrita Ruth Dominika Panjaitan Sakirah Nayla Sandra Sulistio Wati Saskia Putri Sella Mardiana Silvi Utari Putri Sinta Triana Siti Istikomah Siti Lathifah Siti Lestari Siti Nurhafizah Siti Nurzanah Siti Zahratul Hasanah Solihin Suaibatul Aslamiah Suci Ramadaniati Suriyati Syaiful Ama Tita Deska Sari Umi Latifah Varisa Afriani Putri Wahyu Agung Santoso Widi Hastuti Wirdatul Nikma Yolanda Fardianti Yolanda Fardianti Zahra Najwa Salsabila Zahro Nur Afifah Zahrotul Laili