Claim Missing Document
Check
Articles

Karakteristik fisik minuman serbuk buah siwalan (Borassus flabellifer L.) kajian konsentrasi tween 80 dan lama pengeringan: Physical characteristics baverage powder of siwalan (Borassus flabellifer L.) study of tween 80 concentration and drying time Rokhania, Atik; Budiandari, Rahmah Utami; Ningrum, Linda Wige; Hudi, Lukman
TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian Vol 16 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Universitas Yudharta, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/tp.v16i1.4860

Abstract

Siwalan (Borassus flabellifer L.) atau lontar adalah tanaman palem yang dipanen di musim kemarau, untuk meningkatkan diversifikasi dan olahan buah siwalan maka diformulasikan minuman serbuk. Penelitian ini bertujuan menentukan karakteristik fiisk minuman serbuk buah siwalan berdasarkan konsentrasi tween 80 dan lama pengeringan. Penelitian ini menggunakan RAK faktorial, faktor pertama konsentrasi tween 80 (0,5%; 1%,1,5%) dan faktor kedua lama pengeringan (6 jam, 8 jam, 10 jam). Data dianalisis ANOVA dilanjutkan uji BNJ taraf signifikansi 5% apabila terdapat perbedaan nyata. Hasil penelitian menunjukkan pada konsentrasi tween 80 1% dan lama pengeringan 8 jam menunjukkan nilai rendemen 20.23±1.85%, nilai kelarutan 46.31±7.79% dan kadar air 5.99±1.53
Inovasi Olahan Belimbing Wuluh Bernilai dari Dapur Komunitas Toga Desa Sumorame Candi Azara, Rima; Hudi, Lukman; WDP, Al Machfud; Wahyuni, Atik; Budiandari, Rahmah Utami; Arvialika, Yesy Dwita; Lesmana, Mochammad Affan
SINAR SANG SURYA Vol 9, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i2.4253

Abstract

Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) buah memiliki rasa asam, tinggi vitamin C, antioksidan, serat dan mineral. selama ini hanya digunaka bumbu masakan, perlu pengembangan turunan produk berbasis bilimbi  di masyarakat. Desa sumorame khususnya RW XI memiliki taman toga dan kelompok asman toga yang mudah di temukan dilingkungan sekitar rumah dan di taman asman toga. Belimbing wuluh mudah ditemukan dan melimpah sehingga perlu dilakukan diversifikasi. Diversifikasi bilimbi bertujuan agar belimbing wuluh memiliki nilai tambah dan dijadikan komoditas unggulan mitra. Hasil dari pengabdian ini adalah peningkatan kemampuan mitra tentang proses rekayasa diversifikasi produk berbasis belimbing wuluh.
MESIN CETAK PELET PAKAN IKAN UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA KEDUNGPANDAN SIDOARJO Anshory, Izza; Fakhrudin, A’rasy; Hudi, Lukman
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v6i2.5519

Abstract

Pelet pakan ikan merupakan komponen penting yang mempengaruhi kelompok petani Gelondoro Desa Kedungpandan dalam melakukan budidaya ikan, karena hampir 65% para kelompok tani ikan modal usahanya  diperuntukkan untuk membeli pakan ikan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan sosialisasi dan praktek pembuatan pelet pakan ikan yang memanfaatkan motor dinamo sebagai penggerak mesin . Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat adalah tahap pertama mensosialisasikan bagaimana membuat formulasi pakan ikan yang mempunyai kandungan protein yang tinggi. Tahap kedua adalah membuatnya dalam bentuk pelet pakan ikan, dan tahap ketiga adalah praktek pembuatan pelet pakan ikan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwasanya kelompok tani ikan Gelondoro Desa Kedungpandan berhasil membuat pelet pakan ikan dengan kandungan formulasi protein yang telah ditentukan dengan memanfaatkan motor dinamo sebagai penggerak mesin pelet pakan ikan.
Ekstraksi Pigmen Betasianin Menggunakan Teknologi Pulsed Electric Fields (PEF) : Review Nurbaya, Syarifa Ramadhani; Budiandari, Rahmah Utami; Hudi, Lukman; Azara, Rima
Journal of Food Safety and Processing Technology (JFSPT) Vol. 1 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jfspt.v1i2.7034

Abstract

PEF (Pulsed Electric Fields) adalah proses non termal yang melibatkan penggunaan pulse pendek (µs-ms) dengan voltase tinggi pada material yang diletakkan di antara dua elektroda. PEF dapat digunakan untuk proses ekstraksi. Hal ini dikarenakan PEF menyebabkan elektroporasi membran sel. Mekanisme elektroporasi yang disebabkan oleh PEF mekanismenya terbagi menjadi tiga fase, yaitu fase 1 (inisiasi pembentukan pori-pori dan destabilisasi sementara struktur membrane), fase 2 (pori-pori mengembang dan teragregasi), dan fase 3 (tahap final elektroporasi). Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa PEF dapat digunakan untuk ekstraksi pigmen betanin dengan kekuatan medan Listrik antara 1-20 kV/cm.
Profil Warna dan Karakterisik Organoleptik Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) Variabel Suhu dan Lama Pengeringan Budiandari, Rahmah Utami; Nurbaya, Syarifa Ramadhani; Hudi, Lukman; Agustini, Ida
Journal of Food Safety and Processing Technology (JFSPT) Vol. 2 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jfspt.v2i2.9439

Abstract

Kelor (Moringa oleifera) dikenal dengan superfood karena kandungan nutrisi yang sangat kaya dan bermanfaat bagi tubuh. Daun kelor mudah rusak setelah dipanen sehingga perlu dilakukan pengolahan untuk memperpanjang umur simpannya salah satunya dengan tepung daun kelor. Penelitian ini bertujuan mengetahuan pengaruh variabel suhu dan lama pengeringan terhadap karakteristik tepung daun kelor. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dua faktor, faktor pertama suhu pengeringan (40°C, 43°C, 46°C) dan lama pengeringan (4,5,6) Jam. Pengamatan yang dilakukan karakteristik fisik dan organoleptik. Data dianalisis dengan analisis ragam dan uji BNJ. Hasil Perlakuan terbaik pada suhu 40°C lama pengeringan 5 jam, Warna lightness 55,51, redness (-0,77) dan yellowness 13,18, dan karakteristik organoleptik aroma 3,53, organoleptik warna 3,63.
Pangan Fungsional berbasis Rumput laut Gracilaria verrucosa dijadikan produk Nori di Masyarakat Pesisir Sidoarjo Hudi, Lukman; Prihatiningrum, Andriani Eko; Mauliana, Metatia Intan; Hilmi, Sectio Bachrul; Nurkhaliza, Aisyah
SINAR SANG SURYA Vol 10, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v10i1.4299

Abstract

Gracilaria verrucosa adalah salah satu jenis rumput laut yang banyak digunakan dalam industri pangan, berkat kandungan gizinya yang kaya dan manfaat kesehatan yang signifikan. Rumput laut ini bisa digunakan dalam pembuatan produk makanan ringan, seperti nori dari rumput laut yang diperkaya dengan ekstrak rumput laut untuk menambah kandungan serat dan mineral. Proses pembuatan melibatkan pengeringan, pemotongan, dan penambahan bahan-bahan lain seperti rempah atau rasa. Nori sebagai camilan ringan sangat cocok untuk konsumen yang mencari alternatif makanan ringan sehat. Mengingat konsumsi makanan ringan sering kali dikaitkan dengan produk tinggi kalori dan rendah gizi. Nori dari rumput laut Gracilaria verrucosa memberikan pilihan yang lebih bergizi, rendah kalori, dan lebih ramah bagi mereka yang menjalani pola makan sehat. Proses pembuatan nori dari rumput laut ini relatif sederhana. Rumput laut dipanen, dicuci, dikeringkan, dan kemudian diproses menjadi lembaran tipis yang siap digunakan sebagai nori.
Kadar klorofil ekstrak daun pepaya pada jenis pelarut dan kadar zat penstabil yang berbeda Sari, Poppy Diana; Hudi, Lukman; Al - Machfud; Nurkhaliza, Aisyah; Sari, Erika Puspita
TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian Vol 17 No 1 (2026)
Publisher : Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Universitas Yudharta, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/rdraga58

Abstract

Chlorophyll is a green coloring agent and antioxidant from plants that is needed in everyday life, both in the food industry, cosmetics and renewable energy. Its abundant presence in nature makes it interesting to research and develop its use. Various methods are used to extract chlorophyll from existing natural materials. One type of plant with the highest chlorophyll content is papaya leaves, but the highest chlorophyll content has not been found from the extraction process used so far. The use of papaya leaves has only been used for animal feed so it is very interesting to develop in order to be used further in other things. This study aims to obtain the highest chlorophyll content with the treatment of solvent types and levels of stabilizers used in the papaya leaf chlorophyll extraction process. The study was conducted with 2 treatment variables, including the type of solvent, namely ethanol and seton and the treatment of the levels of NaHCO3 stabilizers used, namely 1%, 3% and 5%. From the research that has been done, the highest results were obtained in the treatment using acetone as a solvent and the addition of NaHCO3 stabilizer as much as 3%. This treatment resulted in an extract yield of 7.56%, an average total chlorophyll content of 10.597%, an average chlorophyll a content of 5.916% and an average chlorophyll b content of 4.684%.
Co-Authors A. Miftakhurrahmat A. Miftakhurrahmat Miftakhurrahmat Achmad Rendika Putra Agustini, Ida Al - Machfud Al Machfudz Al Machfudz, Al Machfudz Albraham Fitrianto Alfiyanti, Trisca Yuniar Alfrina Nabila Alhaq Alhaq, Alfrina Nabila Amelia K, Paramitha Andriani Eko Prihatiningrum, Andriani Eko Apriliana Sari, Indah Ardiansyah Dwi Wicaksono Ardiansyah Arief Wisaksono Arista, Sintha Wahyu Arvialika, Yesy Dwita As’at Rizal, As’at Rizal Atik Wahyuni Awanda Rizky Amalia Ayu , Hesti A’rasy Fahruddin A’rasy Fahruddin Bastian, Fahmi Yudas Budiandari , Rahma Utami Budiandari, Rahma Utami Deby Irawan Dieo Riezma Elfahira Dwiyan Audi Artantha Elshiva, Danya Mozza Eva Hidayatul Khusnah Fahruddin, A'rasy Fakhrudin, A’rasy Fakhrudin, A’rasy Hadiah Fitriyah Hanik Machfudloh Hanik Machfudloh Hariska Ade Pratama Hikmah, Allysa Rowihatunnufus Hilmi, Sectio Bachrul Ida Agustini Saidi Indah Apriliana Sari Wulandari Indah Sulistiyowati Intan Rohma Nurmalasari Izza Anshory Jian Permani Ningsih Kasih Ayu Wulansari Kiranti, Irma Lesmana, Mochammad Affan Lilin Nur Indah Sari Linda Wige Ningrum M Fadil M.Rizki Firbiono Hardiadana Marina Arta Rahayu Masashoumy Pasparingi Mauliana, Metatia Intan Mega Ari Sovani Miftakhurrahmat, A. Miftakhurrahmat Miranda, Wiji Amelia Misbachul Ulum Muh Arul Romadhon MULYADI Mulyadi Mulyadi Nanag Dwi Prasetiyo Ningrum, Linda Wige Nur Ravita Hanun Nurkhaliza, Aisyah Paramitha Amelia Kusumawardani Pasparingi, Masashoumy Poppy Diana Sari, Poppy Diana Pradiko, Rifky Pramesti Regita Rahma Utami Rahma Utami Budiandari Rahmah Utami Budiandari Ribangun Bamban Jakaria RIMA AZARA Rokhania, Atik Sahara, Zhahlya Amaldha Saiful Anwar Sari, Erika Puspita Shazana Dhiya Ayuni Sigit Hermawan Sriyono Sriyono Surya Ningrum Sutarman . Syaiful Anam Syaiful Anam Syarifa R N Syarifa Ramadhani Nurbaya Trisca Yuniar Alfiyanti Utami, Rahma WDP, Al Machfud Wiji Amelia Miranda Wiwik Sumarmi Wiwit Hariyanto