Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA LARANGAN DALAM PRODUKSI SABUN PEMBERSIH MENGGUNAKAN ECO ENZYM Nestri Widyastuti; Wasilatur Rahmah; Puspito Wulandari PPM; Darsih; Venny Dwi Yulianti; Ifadhotur Rohmah,; Siti Asma’ul Khusnah; Okty Parisa; Asmaryanti; Suparti; Milawati; Pismia Sylvi; Tiara Sevi Nurmanita; Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 2 No 2 (2025): sinergi berdaya untuk masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organic waste is one type of garbage that often arises from daily human activities, and currently, households are one of the largest contributors of waste in Indonesia. Therefore, without proper management, it can become an environmental issue. In this community service activity, as a form of environmental concern, a community empowerment program was created for processing Eco Enzyme into derivative products for the PKK group of RT 45, Larangan Village, Sidoarjo, in the form of cleaning soap. The community service activity is carried out by implementing the ABCD (Asset Based Community Development) model, which focuses on Discovery (Potential), Dream (Dreams), Design (Strategies implemented), Define (Short-term activity focus), Do (Work program implementation plan). This approach involves a participatory process where community members actively play a role in identifying resources, skills, and potentials they possess. This activity process involves several stages, including socialization, demonstration, and practice. The outcome of community empowerment is expected to provide positive impacts for the residents of RT 45, where by producing Eco Enzyme derivative products into cleaning soap, family shopping budgets can be saved.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA SUWALUH DALAM MENGEMBANGKAN BATIK TULIS SEBAGAI POTENSI PRODUK LOKAL UNGGULAN Dwi Septi Putri Lembasi; Kholifah Amarasuli; Indra Ratna Quria; Nabilah Atiiqah Rachamadinia; Suparti; Milawati; Pismia Sylvi; Tiara Sevi Nurmanita; Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 2 No 2 (2025): sinergi berdaya untuk masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pemberdayaan masyarakat di Desa Suwaluh, Kecamatan Balongbendo, dilaksanakan untuk mengembangkan potensi UMKM Batik Tulis sebagai identitas budaya lokal sekaligus sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Program ini berfokus pada peningkatan keterampilan teknis pengrajin, pengembangan inovasi motif, memperkuat identitas budaya, serta menciptakan peluang ekonomi baru. Metode yang digunakan adalah pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada penggalian kekuatan dan aset lokal sebagai dasar pemberdayaan. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mengalami peningkatan keterampilan teknis dalam proses membatik, seperti mencanting, pewarnaan, dan pengolahan motif. Selain itu, masyarakat juga menunjukkan minat yang lebih tinggi untuk mengembangkan UMKM batik tulis sebagai sumber penghasilan tambahan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam penguatan UMKM Batik Tulis Suwaluh agar lebih inovatif, adaptif, dan berkelanjutan di masa depan. Dengan demikian, pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan batik tulis terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.
INOVASI PENGEMASAN KOMPOS: PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA JANTI DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK LINGKUNGAN Siti Fatimah; Ika Alfa Indah Sari; Faricha Tri Agustin; Wahyu Alifah Nareswati; Tenny Dwi Novianti; Suparti; Milawati; Pismia Sylvi; Tiara Sevi Nurmanita; Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 2 No 2 (2025): sinergi berdaya untuk masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan lingkungan yang disebabkan oleh meningkatnya volume sampah organik, yang menuntut adanya upaya pengelolaan yang lebih optimal. Sampah organik memiliki potensi yang signifikan untuk diolah menjadi kompos, yakni pupuk organik yang ramah lingkungan dan berfungsi memperbaiki struktur serta meningkatkan kesuburan tanah. Masyarakatnya tidak hanya berfokus pada pengurangan pencemaran lingkungan melalui pengolahan limbah organik, tetapi juga berinovasi dalam meningkatkan nilai tambah produk dengan kemasan yang menarik dan ramah lingkungan. Permasalahan sampah organik yang semakin meningkat  memerlukan solusi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga bernilai jual dan daya saing produk. Di TPST 3R Janti, sebuah inovasi pengolahan sampah organik, yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dalam kegiatan pengolahan sampah organik. Program ini melibatkan pengurus TPS, para pedan mahasiswa, yang bekerja sama dalam kegiatan pemilahan, pencacahan, pengayakan, pengomposan, pengemasan, dan penjualan produk. Metode penelitian yang digunakan dalam kegiatan ini menggunakan pendekatan ABCD (Asset Based Community Development), masyarakat secara langsung berperan aktif dalam setiap tahap pengolahan sampah. Hasil dari proses tersebut adalah produk daur ulang yang memiliki nilai jual, seperti kompos , yang tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal. Selain itu, program ini mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus membuka peluang ekonomi baru dan menghadirkan solusi berkelanjutan dalam pengolahan sampah. Keberhasilan pengolahan kompos yang efektif memerlukan kolaborasi berkelanjutan antara mitra dan berbagai pihak terkait agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENDAMPINGAN PENGELOLAAN SAMPAH BAGI PEKERJA UNTUK PENINGKATAN NILAI TAMBAHAN DAN KEMANDIRIAN EKONOMI DI DESA JANTI KEC. WARU KAB. SIDOARJO Yeti sepligdiati; Vitrotul Umroh; Novita Kristin; Aini Maftukhah; Suparti; Milawati; Pismia Sylvi; Tiara Sevi Nurmanita; Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 2 No 2 (2025): sinergi berdaya untuk masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendampingan pekerja dalam pengelolaan sampah adalah dukungan profesional untuk membantu individu memecahkkan masalah,mengembangkan potensi, dan mencapai kemandirian. Kegiatan ini bisa berupa bimbingan, fasilitas, dan fasilitas untuk meningkatkan akses terhadap berbagai sumber daya seperti layanan sosial, pelatihan, dan lapangan pekerjaan sehingga setiap pekerja dapat meningkatkan kualitas hidupnya. Pendampingan pengelolaan sampah memberikan beragam dampak positif bagi pekerja baik dari aspek ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Dampak ekonomi dapat meningkatkan penghasilan pekerja, biaya oprasional lebih murah, dapat mengembangkan usaha secara mandiri. Untuk dampak sosial peningkatan kesadaran dan tanggung jawab lingkungan dan penguatan solidaritas dan kerjasama antar pekerja.  Untuk dampak lingkungan penurunan volume sampah ke TPST. Lingkungan kerja lebih bersih dan sehat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membentuk kesadaran, ketrampilan, dan kemandirian dalam mengelola sampah secara berkelanjutan serta mengubah paradikma bawasannya sampah merupakan sumberdaya yang bernilai. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan, dan pendekatan partisipatif. Dengan pendekatan partisipatif dan penyusluhan, pekerja didorong untuk memahami potensi ekonomi dari limbah yang dihasilkan, menerapkan prisip reduce, reuce, recycle atau (3), serta mengembangkan produk bernilai jual. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam ketrampilan, kesadaran lingkungan dan pendapatan tambahan bagi pekerja.  Melalui kegiatan ini, diharapkan para pekerja di TPST Janti Kecamatan waru Kabubaten Sidoarjo  mampu menumbuhkan kemandirian ekonomi serata kesadaran dan tanggung jawab terhadap sampah.
BIMBINGAN MANDIRI CALON PENGANTIN DI KUA KECAMATAN ASEMROWO: PONDASI AWAL MENUJU KELUARGA SAKINAH DAN SEJAHTERA Sarwo Waskito; Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi; Budhi Hadi Syah Putra
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 2 No 2 (2025): sinergi berdaya untuk masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bimbingan Mandiri Calon Pengantin (BMCP) di KUA Kecamatan Asemrowo merupakan program pengabdian yang bertujuan untuk mempersiapkan calon pengantin dalam menghadapi kehidupan berkeluarga yang harmonis dan sakinah. Program ini memberikan edukasi tentang hak dan kewajiban suami-istri serta keterampilan dalam menjalani kehidupan rumah tangga, dengan fokus pada kesiapan mental, emosional, dan spiritual. Kegiatan bimbingan ini dilakukan melalui ceramah, diskusi interaktif, dan simulasi yang melibatkan calon pengantin secara aktif untuk memahami peran mereka dalam pernikahan, serta memperdalam nilai-nilai agama yang menjadi dasar kehidupan keluarga dalam Islam. Selain itu, program ini juga menekankan pentingnya komunikasi yang efektif antara pasangan, pengelolaan konflik, serta penerapan prinsip kasih sayang dan saling menghormati dalam rumah tangga. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa calon pengantin lebih siap secara psikologis dan emosional dalam menghadapi kehidupan pernikahan. Mereka juga lebih memahami pentingnya kesiapan spiritual dan nilai-nilai Islam dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah. Diharapkan, program BMCP ini dapat memberikan pondasi yang kuat bagi calon pengantin untuk mewujudkan keluarga yang sejahtera, stabil, dan penuh kedamaian, serta menjadi langkah preventif dalam mengurangi permasalahan dalam kehidupan pernikahan di masa depan.
Bersih-Bersih Musholla untuk Meningkatkan Kenyamanan Beribadah Warga Perum Griya Mutiara 2 Burneh Selama Bulan Ramadan Mochamad Ichsan; Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): NOVEMBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/wqdtet61

Abstract

Kebersihan musholla merupakan faktor penting dalam menciptakan kenyamanan beribadah, terutama selama bulan Ramadan. Program bersih-bersih musholla ini dilakukan di Perum Griya Mutiara 2 Burneh dengan tujuan meningkatkan kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR). Kegiatan ini melibatkan warga secara langsung dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, sehingga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan musholla secara berkelanjutan. Metode yang digunakan mencakup observasi awal, koordinasi dengan pengurus musholla, pembagian tugas kepada warga, serta pelaksanaan kegiatan pada 28 Februari 2025. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa musholla menjadi lebih bersih dan nyaman, yang berdampak positif terhadap suasana ibadah warga. Namun, ditemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan alat kebersihan dan kurangnya sistem perawatan rutin. Sebagai langkah keberlanjutan, disarankan adanya tim kebersihan musholla dari warga setempat yang bertugas secara bergilir serta pengadaan alat kebersihan yang lebih memadai. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, diharapkan kebersihan musholla dapat terjaga sepanjang tahun, sehingga menciptakan lingkungan ibadah yang lebih nyaman dan khusyuk
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH TUTUP BOTOL PLASTIK MENJADI AKSESORIS GANTUNGAN KUNCI UNTUK MENINGKATKAN NILAI JUAL DAN DAYA SAING DI DESA SUKODONO SIDOARJO Yuliyah Risma Wati; Budi Arjo Lakmono; Indriasari Martha Susilo; Ferdinan Billah Utomo; Rega Lestari Putri Dayana; Suparti; Milawati; Pismia Sylvi; Tiara Sevi Nurmanita; Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plastic waste remains a serious environmental issue in Indonesia due to high plastic consumption and low waste management rates. One type of plastic waste commonly found in communities is bottle cap waste, which is often underutilized. This condition also occurs in Sukodono Village, Sidoarjo Regency, where household waste management is generally limited to disposal without recycling efforts. This community empowerment program aimed to improve community skills in transforming plastic bottle caps into keychain accessories with economic value and market competitiveness. The program applied the Participatory Action Research (PAR) method by actively involving the community in planning, implementation, and evaluation processes. The activities included socialization, production training, packaging, branding, and product marketing trials through digital platforms such as Shopee. The results showed that participants were able to understand and practice the recycling process into creative products with economic value. The program also increased environmental awareness and contributed to reducing plastic waste in the village environment.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH MINYAK JELANTAH MENJADI LILIN AROMATERAPI UNTUK MENINGKATKAN NILAI GUNA DAN EKONOMIS UMKM DI DUSUN KWANGSAN SEDATI SIDOARJO Seta Ageng Wicaksono; Syafira Qodriatul Amalia; Nadhilah Hadi Safitri; Zainul Ma’arif; Yusuf Efendi; Suparti; Milawati; Pismia Sylvi; Tiara Sevi Nurmanita; Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga maupun usaha kuliner yang masih sering dibuang secara langsung tanpa pengolahan lebih lanjut. Kondisi tersebut dapat menyebabkan pencemaran lingkungan serta menimbulkan permasalahan kesehatan apabila digunakan kembali secara berulang. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang bernilai guna dan ekonomis. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi masalah, analisis akar masalah, perumusan solusi, penyusunan program, dan implementasi kegiatan. Kegiatan dilaksanakan di Dusun Kwangsan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo dengan melibatkan masyarakat dan pelaku UMKM setempat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mulai memahami pentingnya pengelolaan limbah minyak jelantah serta mampu mempraktikkan pembuatan lilin aromaterapi secara langsung. Selain memberikan manfaat lingkungan, kegiatan ini juga membuka peluang usaha berbasis produk ramah lingkungan bagi masyarakat. Dengan demikian, pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi dapat menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa di Jedongcangkring Prambon M Jusuf Ahcmadi; Hafidah Rachman Azzahro; Maysya Candra Ika Pratiwi; Revin Gilang Anugrah; Suparti; Milawati; Pismia Sylvi; Tiara Sevi Nurmanita; Isa Amalia Oktaviana; Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri pengolahan kelapa di Desa Jedongcangkring, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo selama ini berfokus pada pemanfaat daging buah sebagai produk utamanya, sedangkan limbah sabut kelapa belum diolah secara optimal yang menyebabkan menumpuknya limbah organik. Padahal limbah sabut kelapa jika dimanfaatkan menjadi produk bernilai guna dapat meningkatkan nilai ekonomi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta nilai ekonomi masyarakat melalui pelatihan pengolahan limbah sabut kelapa menjadi produk cocopeat sebagai media tanam. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan Asset-Based Community (ABCD). Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui sosialisasi, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta dapat memahami dan mampu mempraktikkan pembuatan cocopeat sesuai prosedur yang diajarkan. Selain itu peserta juga mampu melakukan pengukuran nilai Electrical Conductivity (EC) sebagai salah satu indikator kualitas produk cocopeat. Program ini memberikan kontribusi pengurangan limbah organik dan membuka peluang usaha baru untuk meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.
Co-Authors Abdul Rokib Abidhatul Khoiroh Ach Afad Elbarkah Aini Maftukhah Al Mursyidi, Busro Muhammad Amir Bandar Abdul Majid Andrian Firdaus Yusuf Annisa Suci Mariana Asmaryanti Asrop Syafi’i Budhi Hadi Syah Putra Budi Arjo Lakmono Darsih Dian Farda Al Hasani Didit Darmawan Dwi Septi Putri Lembasi Eli Masnawati Faricha Tri Agustin Faridatus Shofa Ferdinan Billah Utomo Fidia Novita Sari Habib Muhammad Bahaus Surur Hafidah Rachman Azzahro Hariani, Mila Hidayatus Sholikha Ifadhotur Rohmah, Ika Alfa Indah Sari Ikhwanuddin Ikhwanuddin IM. Hambali Indra Ratna Quria Indriasari Martha Susilo Insyirah, Ilusia Isa Amalia Oktaviana Ismail Ita Amellia, Solehah Jundhana, Aizza Khoirun Niswatin Kholifah Amarasuli Lilis Aliyatuz Zahroh M Jusuf Ahcmadi M Nur Wahid M Sifa Fauzi Yulianis Mardiyah Maulana Muhammad Luqman Abrori Maysya Candra Ika Pratiwi Milawati Moch. Anieq Nafis Mochamad Ichsan Mohammad Rasikhul Islam Muh Ali Ridho Muh Ibnu Sholeh Muh. Habibulloh Muhammad Iqbal Maududi Nabila Rahman Khiorun Nisa’ Nabilah Atiiqah Rachamadinia Nabilah Zakiyah Nadhilah Hadi Safitri Nestri Widyastuti Novita Kristin Nur Aniqa Pernaningtik Nur Fika Indah Sari Nur ‘Azah Nurissyarifah Okty Parisa pengelola, pengelola Pismia Sylvi Puspito Wulandari PPM Rega Lestari Putri Dayana Revin Gilang Anugrah Rikza Rizkia Safira Martania Putri Sahrina, Alfi Sarwo Waskito Seta Ageng Wicaksono Siti Asma’ul Khusnah SITI FATIMAH Siti Mashurriyah Sudarso Sudarso Suparti Syafira Qodriatul Amalia Tenny Dwi Novianti Tiara Sevi Nurmanita Venny Dwi Yulianti Vitrotul Umroh Wahyu Alifah Nareswati Wasilatur Rahmah Yeti sepligdiati Yuliyah Risma Wati Yurid Citra Ayu Putri Yusuf Efendi Zainal Arifin Zainul Ma’arif