Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PENGELOLAAN DAN PENGENDALIAN AIR ASAM TAMBANG PADA KEGIATAN PERTAMBANGAN BATUBARA: MANAGEMENT AND CONTROL OF ACID MINE WATER IN COAL MINING ACTIVITIES Saptawartono; Iashania, Yunida; Murati, Ferra; Fidayanti, Neny; Melinda, Sena; Yakub Reba, Isai
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 24 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v24i1.11440

Abstract

Kegiatan pertambangan batubara merupakan salah satu komuditas yang sangat menjanjikan dalam rangka pasokan energi saat ini.  Namun demikian, kegiatan petambangan batubara perlu mendapat perhatian yang serius dalam pengelolaannya, mengingat dampak negatif yang dihasilkan juga sangat besar terhadap keberadaan dan kelestarian lingkungan.  Salah satu dampak negatif yang dihasilkan adalah terbentuknya limbah air asam tambang, yang keberadaannya sangat berpengaruh terhadap: (1) masyarakat sekitar; (2) biota perairan; (3) kualitas air permukaan; dan (4) kualitas air tanah.  Terhadap dampak negatif yang ditimbulkan oleh limbah air asam tambang, diperlukan adanya upaya-upaya pencegahan dan menghambat terbentuknya limbah air asam tambang pada kegiatan pertambangan batubara, yaitu diantaranya melalui tindakan mengurangi terjadinya kontak antara unsur-unsur yang mempengaruhi terbentuknya air asam tambang, seperti mineral sulfida yang berfungsi sebagai pirit yang dihasilkan dari permukaan batuan batu bara, air dan oksigen.  Disamping itu, terdapat beberapa teknologi pengolahan limbah air asam tambang yang bertujuan untuk menetralkan air asam tambang dengan meningkatkan pH airnya.  Teknologi pengolahan limbah air asam tambang yang berkembang saat ini, yaitu menggunakan metode teknologi pengolahan aktif dengan cara menetralisir pH air dengan bahan kimia buatan dan metode teknologi pengolahan pasif dengan cara tanpa menggunakan bahan kimia, tetapi sepenuhnya menggunakan proses kimia dan biologi secara alami. Kata kunci: Air Asam Tambang, Batubara, Pertambangan
PRODUKTIFITAS ALAT RIPPING PADA PEMBERAIAN OVERBURDEN DI PT. ABC: Productivity Of Ripping Tools In Overburden Spreading At PT. ABC Inso, Yos David; Iashania, Yunida
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 24 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v24i1.12424

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada PT. ABC menggunakan dozer tipe Komatsu BDZ 1501 -D155A dengan menggunakan metode ripping untuk proses pemberaian overburden. Tujuan dari pemberaian ini adalah memberaikan material overburden agar produktifitas unit loader dapat mencapai target produksi untuk mempermudah penambangan. Penelitian dilakukan dengan mengikuti kegiatan ripping overburden secara langsung di lapangan dan melakukan pencatatan bagaimana prosedur pelaksanaan kegiatan tersebut serta mengambil data-data yang akan di analisa kemudian. Dari data siklus alat ripping berdasarkan waktu maju, waktu mundur, waktu tetap, penetrasi ripper, jarak ripping dan waktu hambatan diperoleh 292 siklus ripping yang terdiri dari 2 lokasi ripping dengan 7 area ripping. 292 siklus ripping ini dikelompokkan menjadi beberapa data berdasarkan jarak yang didapatkan selama siklus ripping. besaran nilai produktifitas dari alat ripping dozer Komatsu BDZ 1501 – 155A adalah senilai 199,56 bcm/jam. Faktor- faktor yang menyebabkan produktivitas rendah yaitu metode ripping, kondisi material dan waktu hambatan. Kata kunci: overburden, ripping, bulldozer  
Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Kualitas Air Sanitasi Melalui Instalasi Ecosmart Water Filter di DAS Kota Palangka Raya Reni Agustiani; Yunida Iashania; Gabriela Elsandika; Yunita Enzelina Silaban; Valentinus Waruwu; Salsa Ayudhia Pratama; Bryan Faith Situmorang
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7982

Abstract

Masyarakat di Kelurahan Pahandut Seberang, Kota Palangka Raya, memenuhi kebutuhan air sanitasi dengan memanfaatkan air Sungai Kahayan meskipun kualitas airnya menurun dan air sumur bor yang masih keruh. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya anggota Karang Taruna, dalam mengolah air sungai menjadi air bersih yang layak digunakan. Metode pelaksanaan PkM meliputi tahap sosialisasi dan pemetaan awal, dilanjutkan dengan empat kegiatan pelatihan: sosialisasi pentingnya sanitasi air bersih, pelatihan teori Ecosmart Water Filter, praktik pembuatan filter, dan pelatihan pemeliharaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan peserta. Hal ini dibuktikan melalui hasil angket yang diberikan sebelum dan sesudah setiap sesi pelatihan, di mana jawaban peserta beralih dari ragu-ragu menjadi "setuju" dan "sangat setuju" terhadap pentingnya sanitasi air dan kemampuan mereka dalam merakit serta memelihara filter. Program ini berhasil memberdayakan masyarakat dengan memberikan solusi praktis dan berkelanjutan untuk mengatasi permasalahan air bersih.
Perbandingan hasil uji jar test tawas dan kuriflock dalam mengelola total suspended solid (TSS) pada air limbah penambangan batubara Fridtriyanda, Asri; Iashania, Yunida; Andri, Yusias
Jurnal Himasapta Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Himasapta Volume 10 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v10i1.15047

Abstract

PT Telen Orbit Prima merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan batubara yang menghadapi tantangan dalam mengelola air limbah penambangan. Permasalahan yang terjadi adalah, nilai kadar Total Suspended Solids (TSS) yang tinggi. Apabila nilai kadar TSS tinggi, dapat menyebabkan penurunan kualitas air dan dapat memberikan dampak terhadap lingkungan disekitarnya. Sehingga diperlukan pengelolaan dalam menurunkan nilai kadar TSS yaitu dengan cara perlakuan kimia melalui proses koagulasi dan flokulasi. Adapun bahan kimia yang digunakan untuk proses koagulasi-flokulasi adalah tawas dan kuriflock. Untuk mengetahui dosis optimum tawas dan kuriflock dalam mengelola TSS maka diperlukan suatu Uji Jar Test dengan skala laboratorium. Berdasarkan hasil pengujian laboratorium secara Uji Jar Test, didapatkan dosis optimum tawas yang digunakan adalah 20 ppm karena persentasi penurunan TSS nya tiggi, yaitu 97% (TSS akhir = 18mg/l) dalam waktu 7 menit. Sedangkan dosis optimum kuriflock yang dapat digunakan adalah 3 ppm karena persentasi penurunan TSS nya tiggi, yaitu 97% (TSS akhir = 18mg/l) dalam waktu 1 menit. Perlakuan Kuriflock lebih cepat dalam menurunkan nilai kadar TSS karena membentuk flok lebih cepat dan besar, efektif pada dosis yang rendah dan efisiensi waktu yang lebih baik. ABSTRACTPT. Telen Orbit Prima is a company engaged in coal mining that faces challenges in managing mining wastewater. The problem that occurs is the high value of Total Suspended Solids (TSS). If the TSS value is high, it can cause a decrease in water quality and can have an impact on the surrounding environment. So that management is needed to reduce the TSS value, namely by chemical treatment through the coagulation and flocculation process. The chemicals used for the coagulation-flocculation process are alum and kuriflock. To determine the optimum dose of alum and kuriflock in managing TSS, a Jar Test is needed on a laboratory scale. Based on the results of laboratory testing using Jar Test, optimum dose of Alum used is 20 ppm because the percentage of TSS reduction is high, which is 97% (final TSS = 18mg / l) in 7 minutes. While optimum dose of kuriflock that can be used is 3 ppm because the percentage of TSS reduction is high, which is 97% (final TSS = 18mg / l) in 1 minute. Kuriflock treatment is faster in reducing TSS levels because it forms faster and larger flocs, is effective at low doses and has better time efficiency.
Perancangan Mine Sequence untuk Mendukung Target Produksi Bulan April pada Tambang Nikel Laterit Pit Hill16 PT Hillconjaya Sakti Irga loti Rante; I Putu Putrawiyanta; Noveriady Noveriady; Nuansa Mare Apui Ganang; Yunida Iashania
JURAL RISET RUMPUN ILMU TEKNIK Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurritek.v5i2.8903

Abstract

This study is motivated by the discrepancy between production targets and actual field performance caused by dynamic operational conditions, such as equipment productivity and effective working time. The objective of this research is to redesign the production target and develop a more realistic mine sequence using a rolling plan approach at Pit Hill16. The method includes analyzing the productivity of loading and hauling equipment based on cycle time data, calculating effective working time, and determining production targets using the rolling plan method. Furthermore, mine sequence design is developed based on the adjusted production targets. The results indicate that the productivity of loading equipment is 241.98 BCM/hour for the EC480DL excavator and 123.27 BCM/hour for the EC210DL excavator, while hauling equipment productivity is 40.24 BCM/hour. The April production target based on the rolling plan is 275,913 BCM, which can be achieved through mine sequence design with a volume of 277,839 BCM, resulting in a difference of +1,926 BCM, still within acceptable planning tolerance. Therefore, the rolling plan approach is proven to produce a more adaptive and realistic mining plan under actual field conditions.
Analisis Geometri Peledakan Terhadap Hasil Fragmentasi Batuan Pada Pt. XYZ Jobsite ABC Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah Febriani, Nia; Noveriady; Neny Fidayanti; Yunida Iashania; Dody Ariyantho Kusma Wijaya
Jurnal Teknologi Sumberdaya Mineral (JENERAL) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jeneral.v6i2.60002

Abstract

PT. XYZ Jobsite ABC merupakan perusahan tambang batubara di Kalimantan Tengah yang kegiatan penambangannya dilakukan dengan metode Open Pit dan proses peledakan. Namun, hasil fragmentasi belum optimal karena masih di bawah target perusahaan (70-80% berukuran ≤ 50 cm), sehingga berdampak pada efisiensi kegiatan pemuatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis geometri peledakan terhadap hasil fragmentasi aktual dan memberikan rekomendasi geometri peledakan yang sesuai. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan fragmentasi aktual pada claystone, siltstone dan sandstone belum sepenuhnya memenuhi target perusahaan. Fragmentasi peledakan masih terdapat persentase di bawah target yaitu claystone 67,82%, siltstone 61,73% & 67,54%, dan sandstone 47,17% & 62,42%. Perhitungan ICI-Explosives direkomendasikan geometri peledakan sebagai berikut: untuk claystone dan siltstone adalah Burden (B): 6,5 m, Spasi (S): 7,5 m, Kedalaman lubang ledak (L): 7 m, stemming (T): 3,4 m, subdrilling (J): 0,5 m, Kolom isian (PC): 3,6 m, Loading density (de): 27 kg/m, Powder factor (PF): 0,30 kg/m3, prediksi lolos ≤ 50 cm sebesar 70,71% dan 70,00%. Sedangkan sandstone adalah Burden (B): 6 m, Spasi (S): 7 m, Kedalaman lubang ledak (L): 7 m, stemming (T): 3,4 m, subdrilling (J): 0,5 m, Kolom isian (PC): 3,6 m, Loading density (de): 27 kg/m, Powder factor (PF): 0,35 kg/m3, prediksi lolos ≤ 50 cm sebesar 72,83%.
Edukasi dan Praktik Pengukuran pH Air Menggunakan pH Meter Digital dan Kertas Indikator Universal Kepada Siswa/i SMKN 4 Palangka Raya Asri Fridtriyanda; Yunida Iashania; Yusias Andri; Meiry Frid Dwi Yansi; Mutia Ananda; Morgan Matius Ria
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 2 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i2.10168

Abstract

Pengukuran pH air adalah hal yang penting untuk mengetahui kondisi kualitas air khususnya di bidang pertambangan. Namun, keterampilan penggunaan alat ukur pH masih belum banyak diperoleh siswa melalui kegiatan praktikum di sekolah. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan tingkat keyakinan diri siswa Jurusan Geologi Pertambangan SMKN 4 Palangka Raya dalam melakukan pengukuran pH air. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat melalui pelatihan yang meliputi tahap survei awal, tahap persiapan, tahap pelaksanaan kegiatan serta evaluasi melalui pre-survey dan post-survey. Hasil kegiatan menunjukkan 100% siswa memahami konsep dasar pH air, 100% siswa memiliki pengalaman dalam menggunakan alat ukur pH, serta 76,9% siswa memiliki keyakinan untuk melakukan pengukuran pH secara mandiri. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi yang disertai dengan demonstrasi dan praktik langsung efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam melakukan pengukuran kualitas air.
Pengaruh Kapur Tohor dan Zeolite Pada Air Tambang di PT. Marunda Grahamineral Iqramina Sista Dewi; Fahrul Indrajaya; Noveriady Noveriady; Neny Sukmawatie; Yunida Iashania
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v4i4.784

Abstract

Air limbah tambang adalah udara yang berasal dari kegiatan penambangan batubara yang meliputi pengangkutan, pengangkutan dan penimbunan baik pada tambang terbuka maupun tambang bawah tanah yang dapat menyebabkan terbentuknya lumpur atau lumpur pengolahan udara dan udara asam tambang. Di PT. PT. Marunda Grahamineral air limbah tambang berasal dari area tambang termasuk dari ROM dan dialirkan ke kolam pengendapan yang kemudian dialirkan ke sungai yang berada di sekitar area penambangan. Air limbah tambang yang berada di settling pool SP 14 SE pit CTM memiliki pH 5 dan nilai TSS yang tinggi yaitu 9.460 mg/l. Pada penelitian ini dilakukan penambahan kapur tohor dan zeolit dengan dosis 0,1 gr/l, 0,5 gr/l dan 0,8 gr/l yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas air limbah tambang. Setelah dilakukan percobaan dengan menambahkan kapur tohor dan zeolit ??kualitas air limbah tambang telah memenuhi standar baku mutu lingkungan. Namun, reaktivitas kapur tohor lebih besar dibandingkan dengan zeolit ??dalam meningkatkan kualitas air limbah tambang. Hal ini dapat dilihat dari peningkatah pH dan penurunan kadar kandungan Mn. Dimana dengan dosis efektif 0,1gr/l kapur tohor nilai pH yang awalnya 5 meningkat menjadi 7,7 dan kandungan Mn yang awalnya 0,03 mg/l menurun menjadi 0,00 mg/l.
Analisis Pengaruh Inherent Moisture dan Total Moisture terhadap Nilai Kalori Batubara pada Stockpile PT. Berau Coal Kalimantan Timur Rio Rivaldo Tarigan; Deddy, NSP Tanggara; Nuansa Mare Apui Ganang; I Putu Putrawiyanta; Yunida Iashania
Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 11 (2024): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v1i11.114

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh Inherent moisture (IM) dan Total moisture (TM) terhadap nilai kalori batubara pada stockpile PT. Berau coal Kecamatan Sambaliung Kabupaten Berau Kalimantan Timur. Penelitian ini dilakukan dengan menambahkan air sebanyak 10 mL dan 20 mL pada masing-masing sampel. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dan deskriptif, yang jenisnya eskperimental untuk mendeskripsikan hasil dari percobaan secara objektif dan sistemastis. Metode kuantitatif digunakan dalam penyelesaian masalah dengan menggunakan data-data nilai sebagai bahan analisis guna menyelesaikan permasalahan terkait, dan metode deskriptif digunakan untuk menjelaskan secara spesifik hasil pengolahan data atau informasi yang diperoleh dengan menguraikan atau dengan rangkaian kata-kata. Hasil penelitian menunjukkan nilai IM 15,21% pada sampel 1 mempengaruhi nilai kalori sebesar 1.004 Kcal/kg, sampel 2 dengan nilai IM 14.92% mempengaruhi nilai kalori sebesar 982 Kcal/kg dan sampel 3 dengan IM 14,35% mempengaruhi nilai kalori sebesar 937 Kcal/kg. Nilai Tm 20,76% pada sampel 1 mempengaruhi nilai kalori sebesar 1.370 Kcal/kg, sampel 2 dengan nilai TM 21,20% mempengaruhi nili kalori 1.395 Kcal/kg dan pada sampel 3 nilai TM 22,08% mempengaruhi nili kalori 1.445 Kcal/kg. semakin tinggi nilai inherent moisture dan total moisture maka nilai kalori batubara akan semakin rendah, jika nilai inherent moisture dan total moisture rendah maka nilai kalori batubara akan semakin tinggi. Faktor-faktor yang menyebabkan tingginya nilai inherent moisture dan total moisture yaitu proses pencucian batubara dan ukuran butir tidak seragam.