Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Kader Kesehatan Dalam Deteksi Dini Karies Gigi Sebagai Tanda Manifestasi Diabetes Melitus Siti Fitria Ulfah; Sunomo Hadi; Agus Marjianto
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v6i1.733

Abstract

Penyakit diabetes melitus (DM) merupakan masalah kesehatan global yang dapat menimbulkan komplikasi pada berbagai organ, termasuk rongga mulut. Salah satu manifestasi klinis DM adalah meningkatnya risiko karies gigi, sehingga diperlukan upaya deteksi dini dan pencegahan melalui pemberdayaan kader kesehatan di masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan kader kesehatan Desa Klompang Timur dalam melakukan deteksi dini karies gigi sebagai tanda manifestasi diabetes melitus. Mitra kegiatan adalah kader kesehatan desa dan masyarakat yang berisiko diabetes melitus. Metode pengabdian dilakukan melalui edukasi, pelatihan keterampilan deteksi dini karies, serta pendampingan kader kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan kader tentang karies gigi, pencegahan, serta hubungan karies dengan diabetes dari 20% menjadi 74%. Sikap kader berubah dari negatif (65,7%) menjadi positif (71,4%) setelah edukasi. Namun, keterampilan kader dalam deteksi dini karies masih rendah, hanya mencapai 43%. Selain itu, keterampilan orang tua dan guru dalam pencegahan karies meningkat dari 21,7% menjadi 38,8%.  Kesimpulannya, pelatihan kader kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap, namun perlu strategi berkelanjutan untuk meningkatkan keterampilan deteksi dini karies gigi. Penguatan peran kader kesehatan sangat dibutuhkan perannya dalam pencegahan karies gigi dan pengendalian diabetes di tingkat masyarakat.   
Dukungan Keluarga Dengan Kejadian Karies Gigi Pada Anak Prasekolah Di Blega Bangkalan Madura (Studi TK Al-Barokah Kepong Rosep) Nurul Lailatul Muqorinah; Imam Sarwo Edi; Siti Fitria Ulfah; Agus Marjianto
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1514

Abstract

Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering terjadi pada anakprasekolah. Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya karies gigipada anak. Kurangnya dukungan keluarga dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut anak dapatmeningkatkan risiko terjadinya karies gigi. Berdasarkan hasil survei data awal yang dilakukan padaanak prasekolah di Tk Al-Barokah Blega Bangkalan diperoleh rata-rata indeks def-t sebesar 6,3 yangtermasuk dalam kategori sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungankeluarga dengan kejadian karies gigi pada anak yang diduga di Blega Bangkalan Madura. Metodeyang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional serta melibatkanresponden penelitian berjumlah 55 orang tua dan anak-anak di Tk Al-Barokah Blega Bangkalan.Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan lembar pemeriksaan karies gigidengan indeks def-t. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahuihubungan dukungan keluarga dengan kejadian karies gigi pada anak prasekolah. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa sebagian besar dukungan keluarga berada dalam kategori yaitu kurang dari45,5% dan kejadian karies gigi pada anak diprediksi termasuk kategori tinggi. Hasil Chi-SquareP=0,037< 0,05 menunjukkan adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan kejadian karies gigipada anak yang diduga di Tk Al-Barokah Blega Bangkalan Madura. Kesimpulan penelitian ini adalahdukungan keluarga semakin baik maka kejadian karies gigi pada anak cenderung lebih rendah.