Claim Missing Document
Check
Articles

MOTIVASI PASIEN DALAM PENCEGAHAN KARIES GIGI DI POLI GIGI PUSKESMAS BARENG KOTA MALANG Imam Sarwo Edi; Firda Amalia Chandra; Siti Fitria Ulfah
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 2, No 3 (2021): NOVEMBER
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v2i3.762

Abstract

Pendahuluan: Masalah penelitian ini adalah tingginya persentase karies gigi pada pasien di poli gigi puskesmas Bareng Kota Malang. Tujuan penelitian ini, adalah untuk mengetahui motivasi pasien tentang pencegahan karies gigi di poli gigi Puskesmas Bareng. Metode: jenis penelitian deskriprif terdiri dari 30 responden yang mengalami kehilangan gigi. Data dikumpulkan dengan lembar kuisioner dan G-form. Diuji menggunakan Uji reliabilitas menggunakan program SPPS for windows dengan r tabel 0,374 dan Cronbach Alpha 0,952.Teknik analisa yang digunakan adalah data di olah kemudian di rata-rata hasilnya lalu dibuat persentase dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil: Penelitian ini didapatkan bahwa 30 responden cukup termotivasi terhadap pencegahan karies gigi.Kesimpulan: Motivasi tentang karies gigi pada pasien puskesmas Bareng Kota Malang tergolong kuat
GAMBARAN PENGETAHUAN ORANG TUA SISWA KELAS V TENTANG KARIES MOLAR SATU PERMANEN Brienda Virdayanti; Sri Hidayati; Siti Fitria Ulfah
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 2, No 1 (2021): Maret
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v2i1.605

Abstract

Karies gigi menjadi salah satu permasalahan kesehatan gigi dan mulut yang serius pada anak usia sekolah, terutama anak sekolah dasar (SD). Gigi molar satu permanen merupakan gigi yang pertama kali erupsi pada umur sekitar 6-7 tahun setelah pertumbuhan dan perkembangan rahang sudah cukup memberi tempat, sehingga menjadi gigi yang paling berisiko terkena karies. Masalah dalam penelitian ini rendahnya prevalensi bebas karies gigi molar satu permanen siswa-siswi SDN Dayurejo II.  Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan orang tua tentang karies gigi molar satu permanen. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 33 orang. Metode Pengumpulan data pengetahuan orang tua tentang karies molar satu diukur dengan menggunakan kuesioner dengan teknik analisa data yaitu menghitung rata-rata jawaban berdasarkan skoring. Hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan orang tua tentang gigi molar satu permanen sebesar 52,5% termasuk dalam kategori kurang, pengetahuan orang tua tentang lubang pada gigi molar satu permanen sebesar 62,5% termasuk dalam kategori sedang, pengetahuan orang tua tentang akibat tidak memelihara gigi molar satu permanen sebesar 64,5% termasuk kategori sedang dan pengetahuan orang tua tentang cara memelihara kesehatan gigi molar satu permanen sebesar 70,7% termasuk dalam kategori sedang. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan orang tua tentang gigi molar satu permanen termasuk dalam kategori sedang.
PENGARUH PENYULUHAN MENGGUNAKAN METODE BERNYANYI TERHADAP KETERAMPILAN CARA MENYIKAT GIGI Alma Dian Widyadhana; Sunomo Hadi; Siti Fitria Ulfah
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 3, No 2 (2022): Juli: In Press
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v3i2.893

Abstract

Anak usia sekolah merupakan kelompok usia yang tergolong tinggi terkena karies, karena pada usia ini merupakan masa pergantian gigi desidui ke gigi permanen, maka dari itu penting untuk menjaga kesehatan gigi hingga gigi permanennya nanti karena sudah tidak ada gigi pengganti. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan melakukan promotif menggunakan metode yang sesuai untuk sasaran yaitu metode bernyanyi dan tindakan preventif yang bertujuan untuk mencegah terjadinya karies gigi yaitu menyikat gigi. Masalah dalam penelitian ini yaitu keterampilan cara menyikat gigi siswa kelas 1 di SDN Pekarungan masih rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakan metode bernyanyi terhadap keterampilan cara menyikat gigi pada siswa kelas 1 SD. Jenis penelitian ini adalah Quasy Exsperiment dengan rancangan pre post test design, dengan populasi 52 siswa kelas 1. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi. Teknik analisa data yang digunakan yaitu uji Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai P (0,000) kurang dari 0,005. Nilai ini menunjukkan H0 ditolak, sehingga ada pengaruh penyuluhan menggunakan metode bernyanyi terhadap keterampilan cara menyikat gigi. Kesimpulan Ada pengaruh penyuluhan menggunakan metode bernyanyi terhadap keterampilan cara menyikat gigi pada siswa kelas 1 SDN Pekarungan kecamatan Sukodono kabupaten Sidoarjo setelah di observasi selama 3 hari. Sehingga metode bernyanyi dapat digunakan sebagai metode penyuluhan yang cocok untuk meningkatkan keterampilan cara menyikat gigi pada anak usia sekolah.
MOTIVASI PENAMBALAN GIGI DENGAN CAPAIAN PERFORMANCE TREATMENT INDEX (PTI) PADA ANAK SEKOLAH DASAR Nur Anisa Galuh Pertiwi; Endang Purwaningsih; Siti Fitria Ulfah
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 3, No 2 (2022): Juli: In Press
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v3i2.912

Abstract

Anak usia sekolah dasar merupakan salah satu kelompok usia yang rentan terhadap karies gigi. Karies gigi pada anak yang dibiarkan dan tidak dilakukan perawatan akan menimbulkan masalah kesehatan seperti adanya rasa nyeri, gangguan tidur, dan penanggalan dini gigi. Masalah dalam penelitian ini adalah nilai PTI siswa di SDN Tambakrejo 1 Kec. Krembung Kab. Sidoarjo termasuk dalam kategori tidak tercapai. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara motivasi penambalan gigi dengan capaian Performance Treatment Index (PTI) pada siswa di SDN Tambakrejo 1 Kec. Krembung Kab. Sidoarjo. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 100 siswa yang diambil dari kelas 4-6 dengan jenis teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar kuesioner dan lembar observasi pemeriksaan gigi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji statistic chi-square dengan tingkat kepercayaan α (0,05). Hasil penelitian menunjukkan 43 siswa memiliki motivasi sedang (43%) dan nilai Performance Treatment Index (PTI) dengan kategori tidak tercapai pada 90 siswa (90%). Hasil uji chi square menunjukkan bahwa nilai p value (0,042) kurang dari α (0,05) sehingga H1 diterima. Kesimpulan ada hubungan antara motivasi penambalan gigi dengan capaian Performance Treatment Index (PTI) pada siswa di SDN Tambakrejo 1 Kec. Krembung Kab. Sidoarjo.
PENGARUH PENYULUHAN MENGGUNAKAN METODE BERNYANYI TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG CARA MEMELIHARA KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT DI TK HILMA SURABAYA Dwi Septiarini; Isnanto Isnanto; Siti Fitria Ulfah
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 2, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v2i2.724

Abstract

Pendahuluan: Anak prasekolah di TK Hilma Surabaya yang mengkonsumsi makan atau minuman manis serta tidakdiiringi perilaku memelihara kebersihan gigi dan mulut dapat menyebabkan karies gigi pada anak. Pengetahuan menjadilandasanterbentuknyaperilaku,sehinggaanakmembutuhkanpengetahuankhususnyatentangcaramemeliharakebersihan gigi dan mulut menggunakan metode yang tepat melalui metode bernyanyi. Rata-rata angka karies di TKHilma Surabaya termasuk tinggi. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakanmetode bernyanyi terhadap pengetahuan tentang cara memelihara kebersihan gigi dan mulut. Metode: Jenis penelitianiniTrueeksperimentaldengandesainpenelitianmenggunakanpretest-postestcontrolgroupdesign.Samplepenelitianini yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol yang masing-masing berjumlah 30 siswa-siswi. Metode pengumpulandata menggunakan lembar kuisioner. Teknik analisis data menggunakan uji Man Whiteney test. Hasil: pengetahuansetelah tentang cara memelihara kebersihan gigi dan mulut pada kelompok intervensi (8,83±1,05) dan kelompok kontrol(5,46±2,11) dengan P Value: 0,000 kurang dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh penyuluhan menggunakan metodebernyanyiterhadappengetahuantentangcaramemeliharakebersihangigidanmulut di TKHilmaSurabaya.
Sikap Ibu Hamil Terhadap Kesehatan Gigi dan Mulut Selama Masa Kehamilan Menggunakan Media Buku Saku Millatun Hasanah; Ida Chairanna Mahirawatie; Siti Fitria Ulfah
SURABAYA DENTAL THERAPIST JOURNAL Vol. 1 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/sdtj.v1i2.8

Abstract

Pendahuluan: Pada masa kehamilan terjadi perubahan fisiologis pada tubuh termasuk perubahan hormonal yang menimbulkan berbagai keluhan seperti ngidam, mual, muntah, keluhan sakit gigi dan mulut akibat kebiasaan mengabaikan kebersihan gigi dan mulut yang mengakibatkan tingginya masalah kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil seperti gingivitis, periodontitis, granuloma kehamilan dan karies gigi. Masalah penelitian ini adalah tingginya masalah kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil di Puskesmas Sooko Mojokerto. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sikap ibu hamil terhadap kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan dengan menggunakan buku saku di Puskesmas Sooko. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasy experiment, dengan rancangan one group pretest-posttest design. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji McNemar dengan tingkat kepercayaan α (0,05). Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan sikap positif ibu hamil terhadap kesehatan gigi dan mulut selama masa kehamilan dengan menggunakan media buku saku. Kesimpulan: Sikap ibu hamil berpengaruh positif terhadap kesehatan gigi dan mulut dengan menggunakan media buku saku.
Pemanfaatan Media Video Animasi Tentang Karies Gigi Pada Pengetahuan Siswa Kelas V dan VI MIS Rodhotus Salafiyah Kota Pasuruan Tahun 2023 Intan Nurul Kusumawati; Sri Hidayati; Siti Fitria Ulfah
SURABAYA DENTAL THERAPIST JOURNAL Vol. 1 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/sdtj.v1i2.10

Abstract

Pendahuluan: Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi yang serius pada anak-anak. Terutama kelompok anak usia (6-12 tahun). Masalah penelitian ini adalah tingginya prevalensi karies gigi pada siswa kelas V dan VI di MI Roudhotus Salafiyah Kota Pasuruan. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan siswa kelas V dan VI MI Roudhotus Salafiyah Kota Pasuruan sebelum dan sesudah menggunakan video animasi tentang karies gigi. Metode: Jenis penelitian ini adalah Deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menghitung rata-rata jawaban dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil: Hasil penelitian tingkat pengetahuan siswa kelas V dan VI MIS Roudhotus Salafiyah sebelum menggunakan video animasi berada pada kategori cukup dan sesudah menggunakan video animasi berada pada kategori baik.
Knowledge Of Dental Caries Before And After Counseling Using Board Game Media For Students At SDN Rangkah 1 Surabaya : Pengetahuan Karies Gigi Sebelum Dann Sesudah Penyuluhan Menggunakan Media Board Game Pada Siswa SDN Rangkah 1 Surabaya Najwa Maulida Manik; Siti Fitria Ulfah Siti Fitria; Bambang Hadi Sugito
SURABAYA DENTAL THERAPIST JOURNAL Vol. 2 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/sdtj.v2i2.33

Abstract

The highness of dental caries score in students of SDN Rangkah 1 Surabaya is 8,4 where according to WHO, the DMF-T index above 6,6 is in the very high category. Dental caries can occur due to several factors, one of which is due to a lack of dental caries knowledge. Therefore, to increase students knowledge about caries, a board game was created to help convey information about dental caries. The purpose of the research was to find out the knowledge of dental caries of students of SDN Rangkah 1 Surabaya before and after counseling using board game media. The descriptive research method with the number of respondents was 48 students of SDN Rangkah 1 Surabaya which was counseling using board game media with data collection techniques using pretest and posttest questionnaires. The data analysis technique is by recapping the data results and then categorizing them according to the research criteria and presented in the form of tables. The results of this study are the knowledge of students of SDN Rangkah 1 Surabaya before counseling using board game media in the medium category and the knowledge of students of SDN Rangkah 1 Surabaya after counseling using board game media in the good category.
LITERATURE REVIEW: PERILAKU MENYIKAT GIGI PADA REMAJA SEBAGAI UPAYA PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT Purwaningsih, Endang; Aini, Aisya Syarifa; Ulfah, Siti Fitria; Hidayati, Sri
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)
Publisher : Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkgm.v4i1.819

Abstract

Background: DMF-T of adolescent grup is 1.9. This number can figure out still does not meet the RAN target for Dental and Oral Health Services in 2020, namely the DMF-T index of 4.1 for all ages and the DMF-T index of 1.26 in the 12 year age group. Objective: This study aims to determine the form of adolescent behavior in brushing teeth. Methods: This study was a literature review using the method of searching for articles that have passed the publication process in 4 academic publications and full text databases, namely Google Scholar, PubMed, Proquest, and DOAJ published in the last 5 years 2016-2020 which can be accessed in full text in pdf and formats. scholarly. Conclusion: Some teenagers brush their teeth twice a day, but there are still teenagers who have not perform brushing behavior with the recommended frequency of brushing teeth. Teens tend to brush their teeth at night. However, there are some teenagers who have not paid attention to the time of brushing their teeth properly. Most adolescents use a combination technique and some use vertical techniques and female adolescents abroad tend to use dental floss as a supporting tool for brushing their teeth.
PENGGUNAAN DISINFEKTAN KIMIA DAN DISINFEKTAN TRADISIONAL TERHADAP PENURUNAN JUMLAH MIKROBA PADA SIKAT GIGI Putri, Andini S.K.; Hidayati, Sri; Ulfah, Siti Fitria
Jurnal Skala Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): JURNAL SKALA KESEHATAN
Publisher : Politeknik Kementerian Kesehatan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jsk.v13i2.365

Abstract

Abstract: An effective preventive measure for dental and oral diseases is brushing teeth, but toothbrushes can be a means of transmitting pathogenic microorganisms that cause systemic diseases and oral diseases. It is recommended to replace a toothbrush every 3 months so that bacteria does not accumulate, but the average Indonesian people replace it at least once every 10 months. Objective: To determine the use of chemical disinfectants and traditional disinfectants to reduce the number of microbes on toothbrushes. Methods: Literature review, articles obtained through the Google Scholar database (2016-2021) using PICOS as a determinant of inclusion criteria and exclusion criteria. Results: The effective chemical disinfectants were 2% NaOCl, listerine, chlorhexidine gluconate, and povidone iodine, while the effective traditional disinfectants were vinegar with 5-8% glacial acetic acid, 1% vinegar, 38% white vinegar mixed with salt solution. 3.5%, 50% white vinegar solution, 38% white vinegar solution, garlic, lime juice, rosella flower decoction, neem, guava leaves, green tea leaves, papaya leaves, baking soda, salt, and black tea leaves. Conclusion: Chemical disinfectants that have been shown to reduce the number of bacteria on toothbrushes are NaOCl 2% and traditional disinfectants that have been shown to reduce the total number of microbes on toothbrushes are vinegar with 5-8% glacial acetic acid, and 1% vinegar and 38 white vinegar solution. % mixed with a 3.5% salt solution has been shown to reduce the total number of bacteria on the toothbrush. Keywords: Toothbrush disinfection; Chemical Disinfectant; Traditional Disinfectants