Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Kajian Jenis Tanah dan Mikoriza Arbuscular Terhadap Pertumbuhan Nilam (Pogostemon cablin Benth) Nazimah, Nazimah; Safrizal, Safrizal; Nurdin, Muhammad Yusuf; Ismadi, Ismadi; Khatami, Muhammad Reza; Nazaruddin, Muhammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 2 No. 2 (2023): Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Juni 202
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimatek.v2i2.12557

Abstract

Nilam (Pogostemon cablin Benth.) merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang memiliki peran penting dalam menghasilkan devisa negara. Minyak nilam berfungsi sebagai bahan baku dan campuran pewangi dalam pembuatan wewangian. Minyak nilam juga digunakan sebagai bahan campuran kosmetik, kebutuhan industri makanan, industri pembuatan cat, industri farmasi, pengawetan barang dan berbagai kebutuhan industri lainnya. Produksi nilam dari tahun ke tahun mengalami penurunan. Untuk meningkatkan produksi nilam dapat dilakukan dengan memperbaiki kesuburan tanah dengan pemberian bahan organik dan mikoriza arbaskular. Mengetahui dampak pertumbuhan tanaman nilam akibat penggunaan berbagai jenis tanah dan mikoriza arbaskular merupakan tujuan utama dari penelitian ini. Penelitian dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2022 di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh. Dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok dua faktor. Jenis tanah sebagai faktor pertama terdiri dari 3 taraf yaitu tanah Inceptisol (T1), tanah Ultisol (T2), tanah Andisol (T3). Faktor kedua adalah konsentrasi mikoriza yang terdiri dari 3 taraf yaitu kontrol (M0), 10 g/polybag (M1), 20 g/polybag (M2). Setiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis perlakuan tanah sangat mempengaruhi volume akar, berat segar tanaman dan berat kering tanaman. Agar pemberian mikoriza dapat mempengaruhi jumlah cabang pada umur 20 HST, perlakuan terbaik pemberian mikoriza adalah 20 g/polybag. Dilihat dari rata-rata perkembangan tanaman nilam, perlakuan yang ideal adalah tanah andisol ditambah 20 g/polybag.
Karakter Fisiologi, Hasil dan Kualitas Beberapa Varietas Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt L.) Akibat Perlakuan Salinitas Nurdin, Muhammad Yusuf; Usnawiyah, Usnawiyah; Erliza, Siti; Fridayanti, Nelly; Lukman, Lukman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 2 No. 2 (2023): Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Juni 202
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimatek.v2i2.12559

Abstract

Jagung manis merupakan salah satu komoditi unggulan bernilai ekonomi tinggi dan sangat disukai masyarakat, sehingga permintaan pasar terhadap komoditi ini sangat tinggi, tetapi produksi jagung manis masih belum optimal. Alih fungsi lahan dan tingkat kesuburan tanah menjadi faktor pembatas produksi jagung manis. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh varietas dan salinitas terhadap hasil dan kualitas jagung manis. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. Faktor pertama adalah varietas jagung manis terdiri dari 3 taraf yaitu Varietas Bonanza, Varietas Golden Boy, dan Varietas Master Sweet. Faktor kedua adalah pemberian NaCl terdiri dari 3 taraf yaitu 0 gram/tanaman (0%), 8 gram/tanaman (0,08%) dan 16 g/tanaman (0,16%). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 27 unit percobaan. Analisis data mengggunakan uji F, jika berbeda nyata pada taraf 5% dilakukan uji lanjut dengan uji jarak berganda Duncan (UJBD) taraf 0.05. Pengujian data statistik menggunakan software SAS V9. 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan varietas berpengaruh nyata terhadap klorofil daun, diameter tongkol, bobot tongkol berkelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, jumlah baris per tongkol dan tidak berpengaruh nyata terhadap kadar gula. Konsentrasi NaCl berpengaruh nyata terhadap klorofil daun dan luas daun, serta terdapat interaksi pada klorofil daun, luas daun, bobot tongkol dengan kelobot dan bobot tongkol tanpa kelobot.
Pengaruh Karakter Pertumbuhan Tanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth.) pada Pemberian Pupuk Fosfat dan Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) Usnawiyah, Usnawiyah; Safrizal, Safrizal; Latifah, Latifah; Nurdin, Muhammad Yusuf; Lukman, Lukman; Khaidir, Khaidir
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 2 No. 3 (2023): Vol 2, No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Septembe
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimatek.v2i3.15456

Abstract

Tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth.) merupakan tanaman atsiri utama di Indonesia. Untuk menghasilkan minyak nilam yang bermutu dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman nilam yaitu dengan pemberian pupuk fosfat dan fungi mikoriza arbuskula (FMA). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pupuk fosfat dan FMA terhadap pertumbuhan tanaman nilam. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan 2 faktor yang diuji dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk fosfat (P0 = 0 g/tanaman, P1 = 0.50 g/tanaman, P2 = 0.75 g/tanaman dan P3 1.0 g/tanaman) sedangkan faktor kedua adalah dosis FMA (M) (M0 = 0 g/tanaman, M1 = 5 g/tanaman, M2 = 10 g/tanaman dan M3 = 15 g/tanaman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk fosfat 0.50 g/tanaman meningkatkan klorofil daun tanaman nilam.  Dosis FMA 15 g/tanaman memberikan pengaruh terhadap klorofil daun, panjang akar terpanjang, berat berangkasan basah, berat berangkasan kering, dan infeksi akar.
Karakteristik Fenotipik Akar Jagung manis (Zea mays Sacharata sturt. L) Akibat Aplikasi Kalium dan Cendawan Mikoriza Arbuskular Nurdin, Muhammad Yusuf; Usnawiyah, Usnawiyah; Aisahniati, Aisahniati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 2 No. 4 (2023): Vol 2, No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Desember
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimatek.v2i4.18312

Abstract

Dalam mengimbangi perkembangan industri yang memanfaatkan jagung manis sebagai bahan baku, maka meningkatkan dan menjaga kestabilan produksi mesti menjadi perhatian. Penggunaan kombinasi kalium dan cendawan mikoriza arbuskula dapat menjadi alternatif untuk uapaya tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenotipik akar jagung manis akibat penggunaan berbagai dosis kalium dan cendawan mikoriza arbuskula, serta untuk mengetahui interaksi antara keduanya. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu aplikasi kalium (K) sebagai faktor pertama yang terdiri dari 4 taraf yaitu K0 (kontrol), K1 (0.50g/polybag), K2 (0.75g/polybag) dan K3 (1.0g/polybag). Faktor kedua yaitu aplikasi cendawan mikoriza arbuskula (M) yang terdiri dari M0 (kontrol), M1 (10g/polybag),M2 (20g/polybag), dan M3 (30g/polybag). Parameter yang diamati meliputi panjang akar, berat basah akar, berat kering akar dan derajat infeksi cendawan mikoriza pada akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kalium dan cendawan mikoriza arbuskula memperlihatkan interaksi nyata terhadap derajat infeksi akar, tetapi pada panjang, berat basah dan berat kering akar tidak menujukkan interaksi antara kedua perlakukan. Pada perlakuan tunggal terlihat bahwa penggunaan kalium berpengaruh nyata pada berat basah akar dan cendawan mikoriza arbuskula berpengaruh nyata terhadap parameter panjang dan berat basah akar.
Laju Assimilasi Bersih dan Laju Tumbuh Relatif Beberapa Varietas Kedelai (Glycine Max (L.) Merr) Akibat Aplikasi Bakteri Rhizobium Simatupang, Nurhayati; Nazirah, Laila; Nurdin, Muhammad Yusuf; Jamidi, Jamidi; Nazaruddin, Muhammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 2 No. 4 (2023): Vol 2, No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Desember
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimatek.v2i4.18315

Abstract

Kedelai adalah salah satu komoditas penting di Indonesia yang memiliki peranan yang sangat penting bagi pemenuhan pangan nasional dalam rangka perbaikan gizi masyarakat karena merupakan sumber protein nabati yang relatif murah bila dibandingkan sumber protein lainnya seperti daging, susu, dan ikan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh varietas dan pemberian rhizobium terhadap pertumbuhan tanaman kedelai. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok terdiri dari 2 faktor yaitu faktor varietas kedelai yang terdiri dari 4 taraf dan faktor pemberian bakteri rhizobium terdiri dari 3 taraf. Peubah yang diamati luas daun, laju asimilasi bersih dan laju tumbuh relatif. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan varietas kedelai memberi pengaruh terhadap luas daun, laju asimilasi bersih dan laju tumbuh relatif pada setiap umur pengamatan.
Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Dua Varietas Kedelai (Glycine max (L.) Merr.) Yusuf, Muhamad; Rafli, Muhammad; Faisal, Faisal; Nurdin, Muhammad Yusuf; Fridayanti, Nelly
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Vol 3, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Maret 20
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimatek.v3i1.18329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair (POC) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Dua Varietas Kedelai (Glycine max (L.) Merr.). Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober sampai Desember 2023 di Desa Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara dengan ketinggian tempat 20 m diatas permukaan laut. Rancangan penelitian mengunakan rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah penggunaan varietas terdiri dari anjasmoro dan varietas kipas merah. Faktor kedua adalah konsentrasi pupuk organik cair (POC) terdiri dari 0 ml, 6 ml, 12 ml dan 18 ml. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan varietas dan konsentrasi POC memberikan pengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah cabang primer, cabang produktif, polong berisi, polong hampa, panjang akar, berangkas basah dan berangkas kering, dan berat 100 biji. Terdapat interaksi antara variaetas dan POC terhadap semua parameter yang diamati.
Respons Pertumbuhan dan Produksi Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Akibat Pemberian Pupuk NPK dan Biochar Sekam Padi Susilo, Dimas; Usnawiyah, Usnawiyah; Nurdin, Muhammad Yusuf; Nazirah, Laila; Ramadhani, Almuna; Fadhliani, Fadhliani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 4 No. 1 (2025): Vol 4, No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Maret 20
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan kacang tanah dari tahun ke tahun terus meningkat sejalan dengan perkembangan industri pakan dan makanan di Indonesia, namun produksi kacang tanah cenderung belum mampu memenuhi kebutuhan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman kacang tanah akibat penggunaan pupuk NPK dan biochar sekam padi. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor pertama yaitu Pupuk NPK (N) terdiri dari 4 taraf yaitu N0: tanpa pemberian pupuk NPK, N1: pemberian 20 g/plot pupuk NPK, N2: pemberian 30 g/plot pupuk NPK dan N3: pemberian 40 g/plot pupuk NPK. Faktor kedua yaitu Biochar Sekam Padi (B) terdiri dari 3 dosis yaitu B0: tanpa pemberian biochar, B1: pemberian 1 kg/plot biochar, dan B2: pemberian 2 kg/plot biochar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik terdapat pada pupuk NPK dengan dosis 40 g/plot (N3) yang memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan tanaman kacang tanah pada peubah jumlah cabang tripodial, jumlah polong per tanaman, jumlah biji per tanaman, dan produksi ton/ha. Kemudian perlakuan biochar sekam padi terbaik terdapat pada B2 dengan dosis 2 kg/plot yang memberikan respon terhadap pertumbuhan tanaman kacang tanah pada peubah jumlah cabang tripodial, jumlah biji pertanaman, jumlah polong per tanaman dan produksi (ton/ha). Pemberian pupuk NPK dan biochar sekam padi belum menunjukkan pengaruh interaksi yang nyata terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah.
Populasi, Serangan, dan Sebaran Hama Hypothenemus hampei pada Kopi Arabika Gayo Hendrival, Hendrival; Nurdin, Muhammad Yusuf; Usnawiyah, Usnawiyah; Margono, Margono; Ahmadika, Hafizh Mulia
Agrotechnology Research Journal Vol 6, No 2 (2022): Agrotechnology Research Journal
Publisher : Perkumpulan Agroteknologi/Agroekoteknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/agrotechresj.v6i2.62282

Abstract

Hypothenemus hampei (Ferrari) (Coleoptera: Scolytidae) or Coffee Berry Borer (CBB) is the most destructive major pest that causes quantitative and qualitative losses in Arabica coffee. The research aimed to calculate population, attack H. hampei, coffee yield losses, the measure distribution pattern of H. hampei on various Gayo arabica coffee varieties, and the analyze estimated decrease in the production of coffee based on population and attack H. hampei in Gayo arabica coffee. The location chosen as a place of observation and sampling is a smallholder coffee plantation with variations in elevation. Each area is determined by two points of observation and sampling locations. At each sampling location, 80 ripe or red coffees were taken, 80 dark or yellow coffees, and 80 young or green coffees (24 pieces per four branches per tree). The results showed that the population and attack of CBB pests on Gayo 3 varieties are relatively high compared to Gayo 1 and Gayo 2 varieties. The distribution pattern of CBB on all varieties of Gayo Arabica coffee showed an aggregated distribution based on population and attack. The decrease in arabica coffee production has the potential to occur on a variety Gayo 3.