Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Analisis Risiko Sosial dan Analisis SWOT Rencana Implementasi Sistem Padi Semi Rakit Apung Tangguh Bencana (PASITABE) di Desa Laskap, Luwu Timur Muis, Ichwan; Masluki, Masluki; Jumardi, Andi; Iriansa, Iriansa; Nurfalaq, Aryadi; Sacita, Andi Safitri
Social Landscape Journal Vol 5, No 2 (2024): July
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/slj.v5i2.65652

Abstract

Risiko Sosial merupakan aneka risiko yang menggiring pada rusaknya bangunan dan lingkungan sosial sebagai dampak dari faktor-faktor eksternal. Faktor-faktor penyebab terjadinya risiko sosial pada umumnya disebabkan oleh kondisi alam, teknologi, industri, kecelakaan, hingga bencana. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan faktor-faktor risiko sosial yang terjadi serta menguraikan dampak sosial yang terjadi di lokasi penelitian. Desain penelitian kualitatif dengan 16 responden dari beragam profesi yang terkait dengan masyarakat, pemerintahan hingga perusahaan disekitar lokasi. Kami terfokus pada risiko sosial sebagai objek utama penelitian serta penyelesaian masalah sebagai rekomendasi hasil penelitian yang dilengkapi dengan analisis SWOT (strengths, weaknesses, opportunities dan threats). Data yang dikumpulkan berupa wawancara, observasi, dan diskusi pada kegiatan focus group disscussion (FGD). Selanjutnya, analisis data dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data, hingga penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan perpanjangan pengamatan, ketelitian penelitian, dan melibatkan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko sosial yang terjadi di Desa Laskap disebabkan oleh kondisi hidrologi desa yang terletak diantara aliran Sungai Larona dan Sungai Pongkeru serta adanya kondisi tidak normal volume air Sungai Larona pada kondisi tertentu akibat aktivitas pelimpah (spillway) pembangkit listrik tenaga air (PLTA) milik PT.Vale Indonesia. Analisis penyelesaian masalah merupakan strategi peneliti dalam memberi feedback kepada masyarakat. Sistem padi semi rakit apung tangguh bencana (PASITABE) merupakan rekomendasi yang layak dalam penyelesaian masalah sosial yang terjadi dalam di masyarakat.
Public Speaking Clinic for Tour Guides: A Community Service Program in Matano Iniaku Tourism Village in Collaboration with PT. Dialogika Pesona Indonesia Asrofi, Muhammad Ghufran; Nirsal, Nirsal; Nurfalaq, Aryadi; Naim, Muhammad; Kaswar, Andi Baso; Idkhan, Andi Muhammad
MEKONGGA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Digital Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69616/mekongga.v2i2.252

Abstract

The main problem faced by the partner, namely the Matano Iniaku tourism management group in Matano Tourism Village, is the low communication ability and public speaking skills of tour guides in delivering information about tourist destinations in an engaging and persuasive manner. To address this issue, a Public Speaking Clinic was conducted to improve participants’ speaking abilities, build self-confidence, and enhance their storytelling techniques. The program was implemented using an experiential learning approach through interactive training, hands-on practice, presentation simulations, and mentoring by professional trainers from PT. Dialogika Pesona Indonesia. The two-day activity was attended by 19 participants consisting of tour guides and destination managers. The evaluation results showed a 93% increase in communication skills, particularly in articulation, intonation, message structure, and nonverbal expression. This program has provided a tangible solution for partners in improving tourism service quality and can serve as a model for communication competency development in the local tourism sector.
PENGUATAN DIGITALISASI PROMOSI WISATA MELALUI SOSIAL MEDIA DAN IMPLEMENTASI TEKNOLOGI SMARTANO BERSAMA KELOMPOK WISATA INIAKU DESA MATANO Nirsal, Nirsal; Nurfalaq, Aryadi; Naim, Muhammad; Idkhan, A. Muhammad; Kaswar, Andi Baso; Bantun, Suharsono
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i3.31089

Abstract

Abstrak: Desa Matano merupakan desa wisata yang pengelolaan wisatanya masih bersifat konvensional. Kegiatan ini bertujuan untuk digitalisasi promosi wisata melalui media sosial dan implementasi teknologi smartano, serta memberikan pelatihan pengelolaan sosial media dan website smartano, agar akun sosial media dan website dapat eksis dengan pengelolaan mandiri. Metode yang dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan. Mitra utama adalah kelompok Wisata Iniaku Desa Matano, pelatihan pemasaran digital dan penguatan promosi wisata secara umum diberikan kepada perangkat desa secara umum, terutama untuk Kelompok Wisata Iniaku sebagai pengelola wisata. Kegiatan menghasilkan sebuah pemahaman pemasaran digital, promosi wisata dan implementasi website smartano yang dikemas dengan skema promosi secara digital, dan peningkatan softskill peserta dalam pemasaran digital dan promosi wisata. Melalui kegiatan ini keterampilan peserta dalam hal penggunaan platform digital media sosial dan Sistem Informasi Smart Desa Matano (Smartano) untuk pemasaran produk desa dan promosi wisata meningkat dengan skor rata-rata 41%.Abstract: Matano Village is a tourist village whose tourism management is still conventional.This activity aims to digitize tourism promotion through social media and the implementation of smartano technology, as well as providing training in managing social media and smartano websites, so that social media accounts and websites can exist with independent management. The method used is through training and mentoring. The main partner is the Matano Village Tourism group, digital marketing training and strengthening tourism promotion in general are given to village officials in general, especially for this tourism group as a tourism manager. The activity produces an understanding of digital marketing, tourism promotion and implementation of the smartano website which is packaged with a digital promotion scheme, and improving participants' soft skills in digital marketing and tourism promotion. Through this activity, participants' skills in using digital social media platforms and the Matano Village Smart Information System (Smartano) for marketing village products and promoting tourism increased with an average score of 41%.
BUDIDAYA SAYURAN BERBASIS RAKIT APUNG DALAM SISTEM ROTASI TANAM “PASAR RAKYAT” DI DAERAH RAWAN BANJIR Muis, Ichwan; Suaedi, Suaedi; Nurfalaq, Aryadi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.33793

Abstract

Abstrak: Desa Laskap merupakan salah satu desa yang masuk daerah rawan banjir. Permasalahan yang dihadapi mitra antara lain bencana banjir yang datang membutuhkan waktu berhari-hari untuk surut, rendahnya pendapatan masyarakat akibat siklus tanam yang terbatas pada lahan konvensional, tantangan hama dan penyakit bagi padi dan sayuran yang telah mengimplementasikan pertanian dengan teknologi rakit apung dan tidak adanya alternatif pengganti tanaman padi dilahan terdampak banjir di luar jadwal tanam padi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pemahaman petani terkait dengan sistem rotasi tanam PASAR RAKYAT dan budidaya sayur berbasis rakit apung. Metode pelaksanaan program ini dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan yang meliputi tahap prakegiatan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Kegiatan ini dihadiri 15 peserta anggota kelompok tani Pada Idi. Metode evaluasi menggunakan kuesioner yang berikan sebelum kegiatan (pre test) dan setelah kegiatan (post test). Dari kegiatan sosialisasi dan pelatihan sistem rotasi tanam ini dapat menjadi solusi untuk pertanian pada lahan rawan banjir. Meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra terhadap sistem rotasi tanam “PASAR RAKYAT” dan keterampilan mitra dalam pembuatan demplot serta budidaya sayur berbasis rakit apung dengan rata-rata peningkatan skor sebesar 20,6.Abstract: Laskap Village is one of the villages in a flood-prone area. Problems faced by partners include floods that take days to recede, low community income due to limited planting cycles on conventional land, challenges of pests and diseases for rice and vegetables that have implemented farming with floating raft technology and the lack of alternative rice crops on flood-affected land outside the rice planting schedule. This activity aims to increase farmers' understanding and comprehension regarding the PASAR RAKYAT crop rotation sistem and floating raft-based vegetable cultivation. The program implementation method is in the form of socialization and training that includes pre-activity stages, implementation stages and evaluation stages. This activity was attended by 15 participants from the Pada Idi farmer group. The evaluation method used a questionnaire given before the activity (pre-test) and after the activity (post-test). From the socialization and training activities, this crop rotation sistem can be a solution for agriculture in flood-prone areas. Improving partners' understanding and skills regarding the "PASAR RAKYAT" crop rotation sistem and partners' skills in creating demonstration plots and vegetable cultivation based on floating rafts with an average score increase of 20.6.