Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

FAKTOR PENGAMBAT PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DI WILAYAH POLRES TOJO UNA-UNA Deswita Dwi Lestari; Syachdin; Saharuddin Djohas
Keadilan : Jurnal Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang Vol 24 No 3 (2026): Keadilan
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/z5yjy189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan penegakan hukum pidana terhadap penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Tojo Una-Una serta mengidentifikasi berbagai faktor yang menjadi hambatan dalam  proses penegakan hukum tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum yuridis empiris dengan pendekatan lapangan. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Tojo Una-Una, sedangkan data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan, buku, jurnal ilmiah, dokumen resmi, dan berbagai literatur yang berkaitan dengan tindak pidana narkotika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum pidana terhadap penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Tojo Una-Una telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Proses penanganan perkara dilakukan melalui tahapan administrasi penyidikan, pemeriksaan tersangka dan saksi, pengujian barang bukti melalui laboratorium forensik, penyusunan berkas perkara, hingga pelimpahan perkara kepada pihak kejaksaan. Dalam pelaksanaannya, penyidik masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain sikap tersangka yang tidak kooperatif, upaya pelaku untuk menghilangkan atau menyembunyikan barang bukti, keterbatasan sarana dan prasarana pendukung penyidikan, rendahnya partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi, serta kondisi geografis wilayah Kabupaten Tojo Una-Una yang luas dan sebagian sulit dijangkau sehingga memengaruhi efektivitas penanganan perkara narkotika.  Kata Kunci: Penegakan Hukum, Penyalahgunaan Narkotika, Polres Tojo Una-Una
FUNGSI SIDIK JARI DALAM MENDUKUNG PROSES PEMBUKTIAN PADA PENYIDIKAN TINDAK PIDANA DI KEPOLISIAN DAERAH SULAWESI TENGAH Ivon Stefhanie Walean Ivon; Syachdin Syachdin; Muh. Fikri
Keadilan : Jurnal Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang Vol 24 No 3 (2026): Keadilan
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/zekbn946

Abstract

Pemanfaatan sidik jari dalam penyidikan tindak pidana penting untuk membantu mengungkap keterkaitan seseorang dengan suatu peristiwa pidana. Penelitian ini membahas fungsi sidik jari dalam mendukung proses pembuktian pada penyidikan tindak pidana di Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis fungsi sidik jari dalam mendukung proses pembuktian pada penyidikan tindak pidana serta kedudukannya sebagai alat bukti berdasarkan KUHAP. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis. Data diperoleh melalui penelitian lapangan, wawancara, serta penelusuran bahan hukum dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan sidik jari digunakan untuk membantu identifikasi, menelusuri hubungan seseorang dengan benda atau tempat tertentu, dan memberikan arah bagi pengembangan penyidikan. Hasil pemeriksaan tersebut tidak berdiri sendiri, tetapi perlu dikaitkan dengan fakta serta alat bukti lain yang diperoleh secara sah. Dalam pembahasan, kedudukan sidik jari menurut KUHAP lama tidak diatur sebagai alat bukti tersendiri sehingga penggunaannya dikaitkan dengan keterangan ahli, surat, petunjuk, atau alat bukti lainnya. Sementara itu, KUHAP baru memberikan ruang yang lebih luas terhadap pemanfaatan barang bukti dan bukti ilmiah sepanjang diperoleh secara sah dan dapat dibuktikan keautentikannya. Dengan demikian, sidik jari memiliki peran penting dalam mendukung penyidikan dan pembuktian tindak pidana.  Kata Kunci: Sidik Jari, Penyidikan, Pembuktian, Alat Bukti, KUHAP     
FAKTOR PENGAMBAT PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DI WILAYAH POLRES TOJO UNA-UNA Deswita Dwi Lestari; Syachdin; Saharuddin Djohas
Keadilan : Jurnal Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang Vol 24 No 3 (2026): Keadilan
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/z5yjy189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan penegakan hukum pidana terhadap penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Tojo Una-Una serta mengidentifikasi berbagai faktor yang menjadi hambatan dalam  proses penegakan hukum tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum yuridis empiris dengan pendekatan lapangan. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Tojo Una-Una, sedangkan data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan, buku, jurnal ilmiah, dokumen resmi, dan berbagai literatur yang berkaitan dengan tindak pidana narkotika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum pidana terhadap penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Tojo Una-Una telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Proses penanganan perkara dilakukan melalui tahapan administrasi penyidikan, pemeriksaan tersangka dan saksi, pengujian barang bukti melalui laboratorium forensik, penyusunan berkas perkara, hingga pelimpahan perkara kepada pihak kejaksaan. Dalam pelaksanaannya, penyidik masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain sikap tersangka yang tidak kooperatif, upaya pelaku untuk menghilangkan atau menyembunyikan barang bukti, keterbatasan sarana dan prasarana pendukung penyidikan, rendahnya partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi, serta kondisi geografis wilayah Kabupaten Tojo Una-Una yang luas dan sebagian sulit dijangkau sehingga memengaruhi efektivitas penanganan perkara narkotika.  Kata Kunci: Penegakan Hukum, Penyalahgunaan Narkotika, Polres Tojo Una-Una
FUNGSI SIDIK JARI DALAM MENDUKUNG PROSES PEMBUKTIAN PADA PENYIDIKAN TINDAK PIDANA DI KEPOLISIAN DAERAH SULAWESI TENGAH Ivon Stefhanie Walean Ivon; Syachdin Syachdin; Muh. Fikri
Keadilan : Jurnal Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang Vol 24 No 3 (2026): Keadilan
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/zekbn946

Abstract

Pemanfaatan sidik jari dalam penyidikan tindak pidana penting untuk membantu mengungkap keterkaitan seseorang dengan suatu peristiwa pidana. Penelitian ini membahas fungsi sidik jari dalam mendukung proses pembuktian pada penyidikan tindak pidana di Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis fungsi sidik jari dalam mendukung proses pembuktian pada penyidikan tindak pidana serta kedudukannya sebagai alat bukti berdasarkan KUHAP. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis. Data diperoleh melalui penelitian lapangan, wawancara, serta penelusuran bahan hukum dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan sidik jari digunakan untuk membantu identifikasi, menelusuri hubungan seseorang dengan benda atau tempat tertentu, dan memberikan arah bagi pengembangan penyidikan. Hasil pemeriksaan tersebut tidak berdiri sendiri, tetapi perlu dikaitkan dengan fakta serta alat bukti lain yang diperoleh secara sah. Dalam pembahasan, kedudukan sidik jari menurut KUHAP lama tidak diatur sebagai alat bukti tersendiri sehingga penggunaannya dikaitkan dengan keterangan ahli, surat, petunjuk, atau alat bukti lainnya. Sementara itu, KUHAP baru memberikan ruang yang lebih luas terhadap pemanfaatan barang bukti dan bukti ilmiah sepanjang diperoleh secara sah dan dapat dibuktikan keautentikannya. Dengan demikian, sidik jari memiliki peran penting dalam mendukung penyidikan dan pembuktian tindak pidana.  Kata Kunci: Sidik Jari, Penyidikan, Pembuktian, Alat Bukti, KUHAP