Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Metode Image Streaming Terhadap Kemampuan Menulis Cerpen Siswa Kelas X Smk Negeri 5 Palembang Tia Tamera; Dessy Wardiah; Hetilaniar Hetilaniar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3804

Abstract

Metode pembelajaran image streaming dapat membantu dan menambah kreativitas siswa dalam keterampilan menulis. Diharapkan dengan penelitian ini dapat membantu dan mengembangkan serta menambah kemampuan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia khususnya dalam menulis teks cerita pendek (cerpen). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh metode image streaming terhadap kemampuan menulis cerpen pada siswa kelas X SMK Negeri 5 Palembang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X ANS dan kelas X PSPT SMK Negeri 5 Palembang yang berjumlah 40 siswa. Teknik Pengambilan Sampel dalam penelitian ini menggunakan Teknik Purposive Sampling yaitu kelas X ANS sebanyak 20 Siswa dan Kelas X PSPT sebanyak 20 Siswa SMK Negeri 5 Palembang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi. Analisis data yaitu menggunakan uji normalitas uji homogenitas dan uji hipotesis (Uji-T). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara metode image streaming terhadap kemampuan menulis cerpen siswa pada kelas X SMK Negeri 5 Palembang yang diketahui kelas eksperimen 0,719 > 0,05 dan kelas kontrol 0,399 > 0,05, Uji Homogenitas sebesar 0,16 > 0,05 disimpulkan datanya terdistribusi normal. Uji-T diketahui t hitung 4,681 > t tabel 1,734 dengan df 18. Di mana ho ditolak dan ha diterima, sehingga hipotesisnya menyatakan bahwa ada pengaruh metode image streaming terhadap kemampuan menulis cerpen siswa kelas X SMK Negeri 5 Palembang. Kata Kunci: Metode Image Streaming, Kemampuan Menulis Cerpen.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN IPA KELAS V DI SD NEGERI 3 RANTAU BAYUR Yulia Yulia Ernita; Hetilaniar Hetilaniar; Dina Sri Dina Sri Nindiati
EDUTECH Vol 10, No 2 (2024): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v10i2.20499

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi penyebab rendahnya motivasi belajar siswa kelas V dalam proses pembelajaran IPA di SD Negeri 3 Rantau Bayur. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif artinya mendeskripsikan atau mengungkapkan dan menjelaskan. Penelitian kualitatif bersifat deskriptif ditujukan untuk mendeskripsikan dan menggambarkan suatu fenomena. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian rendahnya motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran IPA disebabkan oleh faktor internal yang berasal dari dalam diri yaitu dari kemampuan siswa, siswa tidak sungguh-sungguh didalam proses pembelajaran IPA dan disiplin belajar, siswa malas dan asik dengan kegiatannya sendiri sedangkan faktor eksternal yang berasal dari luar diri yaitu dari faktor kondisi lingkungan sekolah siswa, seperti pengaruh dari teman sepermainan siswa dan juga berasal dari faktor guru sebagai pembina siswa dalam belajar, guru di dalam proses pembelajaran IPA tidak ditunjang dengan media pembelajaran. Upaya pihak sekolah dengan menyediakan media pembelajaran yang menarik, mengatur metode pembelajaran sesuai dengan materi dan memperbaiki fasilitas sekolah.Kata kunci: faktor penyebab, motivasi belajar, motivasi siswaThis research aims to determine the factors that cause the low learning motivation of class V students in the science learning process at SD Negeri 3 Rantau Bayur. This research method uses a descriptive qualitative approach. Descriptive qualitative research means describing or revealing and explaining. Descriptive qualitative research is aimed at describing and illustrating a phenomenon. Data collection techniques use observation, interviews and documentation techniques. Based on research results, the low level of student learning motivation in the science learning process is caused by internal factors originating from within, namely from the students’ abilities, students are not serious in the science learning process and learning discipline, students are lazy and absorbed in their own activities while external factors originate from outside the self, namely from factors in the student’s school environment, such as the influence of the student’s playmates and also originating from the factor of the teacher as a guide for students in learning, teachers in the science learning process are not supported by learning media. The school’s efforts are to provide interesting learning media, organize learning methods according to the material and improve school facilities.Keywords: causative factory, motivation to learn, student motivation
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK SISWA SD NEGERI VI PALEMBANG Syahid Barroh Syahid Barroh Al Hajj; Hetilaniar Hetilaniar; Adrianus Adrianus Dedy
EDUTECH Vol 10, No 2 (2024): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v10i2.20477

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Pengaruh Media Pembelajaran AudioVisual Terhadap Keterampilan Menyimak Siswa SD Negeri VI Palembang. Adapun permasalahan dalam penelitian ini yaitu siswa kurang antusias (pasif) dalam mengikuti pembelajaran menyimak, permasalahan tersebut disebabkan guru kurang kreatif dalam menggunakan keterampilan menyimak dan penggunaan media pembelajaran kurang dioptimalkan oleh guru sehingga siswa tidak tertarik dalam proses pembelajaran. Penelitian dilakukan di SDN VI Palembang, dengan menggunakan dua kelas yaitu kelas VB sebagai kelas eksperimen yang menggunakan Media Audio Visual dan kelas VA sebagai kelas kontrol yang menggunakan metode ceramah. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Teknik Pengumpulan data menggunakan tes tertulis dan dokumentasi. Hasil penelitian kelas eksperimen dengan nilai rata-rata posttest 74,80. Sedangkan kelas kontrol dengan nilai rata-rata posttest 52,69. Hipotesis uji-t diperoleh thitung ttabel (5,488 1,725) artinya H1 diterima. Dapat disimpulkan, Pengaruh Media Pembelajaran AudioVisual Terhadap Keterampilan Menyimak Siswa SD Negeri VI Palembang. Kata kunci: Media Audio Visual, Keterampilan MenyimakAbstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran audio visual terhadap keterampilan menyimak siswa di SD Negeri VI Palembang. Masalah dalam penelitian ini yaitu siswa kurang bersemangat (pasif) dalam mengikuti pembelajaran menyimak, masalah tersebut disebabkan guru kurang kreatif dalam menggunakan keterampilan menyimak dan penggunaan media pembelajaran kurang optimal oleh guru sehingga siswa kurang tertarik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan di SDN VI Palembang dengan menggunakan dua kelas yaitu kelas VB sebagai kelas eksperimen yang menggunakan Media Audio Visual dan kelas VA sebagai kelas kontrol yang menggunakan metode ceramah. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimental dengan pendekatan kuantitatif. Teknik Pengumpulan data menggunakan tes tertulis dan dokumentasi. Hasil penelitian kelas eksperimen dengan skor rata-rata posttest sebesar 74,80. Sedangkan kelas kontrol memiliki rata-rata skor posttest sebesar 52,69. Hipotesis uji-t diperoleh thitung ttabel (5,488 1,725) artinya H1 diterima. Dapat disimpulkan, Pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual terhadap Keterampilan Menyimak Siswa SD Negeri VI Palembang. Kata Kunci: Media Audio Visual, Keterampilan Menyimak. 
The Impact of Storytelling-Based Teaching Material Module Toward Folklore Writing Skills Dessy Wardiah; Hetilaniar Hetilaniar; Dian Nuzulia Armariena; Liza Murniviyanti
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 4 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v14i4.2733

Abstract

The purpose of this study was to see how the storytelling-based teaching material module affected the ability to write folklore. The research method used is a posttest control design, which means that there is treatment in both the control and experimental classes. The study was carried out at the Indonesian Language Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, PGRI Palembang University. To assess students' writing abilities, data was collected using an essay test. A t-test was used to analyze the data. According to the calculations, the Paired Sample t-test = 0.029 Significant Level = 0.05. As a result, it is known that the group of students (control class) who did not receive the learning treatment with the storytelling-based writing teaching materials module had a lower mean value than the group of students who used the storytelling-based writing teaching module during the learning process. Meanwhile, the experimental class had a Paired Sample t-test value of 0.188 Significant Level = 0.05. As a result, it is known that the group of students (control class) who did not receive learning treatment with the storytelling-based writing module scored higher on average than the group of students who did not use the storytelling-based writing module in class.
Pengaruh Model Pembelajaran Index Card Match Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Kelas V SD Negeri 136 Palembang Atika Damayanti; Hetilaniar Hetilaniar; Dina Sri Nindiati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3412

Abstract

Di antara banyak strategi yang digunakan oleh pendidik, Model Pembelajaran Pencocokan Kartu Indeks mendorong siswa untuk menemukan solusi yang sesuai dengan pertanyaan yang telah ditetapkan sebelumnya.  Mengkaji dampak model pembelajaran Pencocokan Kartu Indeks terhadap prestasi akademik siswa kelas lima bahasa Indonesia di SD Negeri 136 Palembang menjadi tujuan utama penelitian ini.  Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan strategi pra dan pasca uji, seperti yang biasa dilakukan dalam penelitian kuantitatif.  Peserta dalam penelitian ini semuanya siswa kelas lima SD Negeri 136 Palembang.  Setengah ratus siswa dari Kelas V. A. dan V. B. menjadi sampel untuk penelitian ini.  Selain itu, pendekatan sampling yang digunakan bersifat Purposive.  Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data untuk penelitian ini antara lain observasi dan pengujian.  Nilai rata-rata yang diperoleh peneliti pada kelas eksperimen posttest issue adalah 84,17, sedangkan kelas kontrol adalah 73,88, menurut penelitian ini.  Data yang diteliti menggunakan uji-t sampel uji Independen dengan kriteria Ha dapat diterima jika nilai signifikan (berekor 2) < 0,05, yang menunjukkan bahwa sampel berdistribusi normal dan homogen.  Hipotesis nol (ha) diterima ketika diperoleh nilai signifikansi berekor dua (Sig. berekor 2) kurang dari 0,05 pada level signifikan 0,05.  Hasil penelitian menemukan bahwa pencocokan Kartu Indeks model pembelajaran berpengaruh besar terhadap hasil pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas V di SD Negeri 136 Palembang.
Pergeseran Bahasa Bali di Desa Sidoharjo Kecamatan Air Salek Kabupaten Banyuasin: Kajian Dialektologi Sosial Ni Wayan Novita Sari; Hetilaniar Hetilaniar; Masnunah Masnunah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pergeseran bahasa Bali di Desa Sidoharjo Kecamatan Air Salek Kabupaten Banyuasin dengan menggunakan kajian dialektologi sosial. Pergeseran bahasa terjadi akibat adanya kontak bahasa antara masyarakat Bali dengan masyarakat dari berbagai etnis yang tinggal di desa tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan dialektologi sosial. Data penelitian diperoleh melalui teknik wawancara, rekam, dan cakap terhadap 14 informan yang dipilih berdasarkan kriteria usia, tingkat pendidikan, kelas sosial (pekerjaan), dan jenis kelamin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Bali di Desa Sidoharjo mengalami penurunan, terutama pada generasi muda. Kelompok usia lanjut masih menggunakan bahasa Bali secara aktif dalam komunikasi sehari-hari, sedangkan anak-anak dan remaja lebih dominan menggunakan bahasa Indonesia. Dari segi ranah penggunaan, bahasa Bali mengalami penyempitan fungsi dan lebih banyak digunakan dalam kegiatan keagamaan serta adat, sementara dalam ranah pendidikan, pekerjaan, dan interaksi sosial lintas etnis bahasa Indonesia lebih dominan digunakan. Pergeseran bahasa ini dipengaruhi oleh faktor sosial seperti pendidikan, pekerjaan, interaksi antaretnis, serta dominasi bahasa Indonesia sebagai bahasa komunikasi utama di masyarakat multietnis. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian bahasa Bali agar tetap terjaga sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Bali di Desa Sidoharjo.
PROBLEMATIKA PENGGUNAAN MEDIA INTERACTIVE FLAT PANEL (IFP) DALAM PEMBELAJARAN DI SD NEGERI 1 ULAK BALAM Sari Agustina; Hetilaniar Hetilaniar; Mega Kusuma Putri
Cerdas Proklamator Vol 14 No 1 (2026): JURNAL CERDAS PROKLAMATOR
Publisher : Study program PGSD FKIP Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/cerdas.v14i1.370

Abstract

This study aims to analyze the problems of using Interactive Flat Panel (IFP) media in learning at SD Negeri 1 Ulak Balam. The increasing integration of digital technology in education has prompted many schools to adopt IFP as an interactive learning tool; however, its implementation is not without challenges. This research employed a qualitative descriptive approach, with data collected through in-depth interviews with the school principal and five teachers who were selected purposively based on their direct involvement with IFP usage. Data were analyzed using thematic analysis techniques encompassing data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal five major problematic themes: (1) limited infrastructure, as the school possesses only one IFP unit that must be shared among all teachers; (2) inadequate storage management, whereby the device is kept in the school office due to classroom security concerns, thereby reducing its frequency of use; (3) gaps in teacher digital competency, particularly among senior teachers who lack formal training in IFP operation; (4) technical constraints, including unstable internet connectivity and frequent power outages that disrupt digital-based lessons; and (5) suboptimal utilization, as IFP usage is limited to video playback, educational games, and YouTube content. Despite these challenges, IFP has demonstrated a positive impact on student motivation and engagement. The study concludes that sustainable optimization of IFP requires systemic support encompassing additional devices, structured training programs, improved infrastructure, and adequate storage facilities.
Analisis Pembelajaran Think Pair Share Untuk Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa sekolah dasar: Analisis Efektivitas Think Pair Share terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Atika Okta Rina; Mega Kusuma Putri; Hetilaniar Hetilaniar
Cerdas Proklamator Vol 14 No 1 (2026): JURNAL CERDAS PROKLAMATOR
Publisher : Study program PGSD FKIP Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/cerdas.v14i1.371

Abstract

The limited critical thinking abilities of elementary school students are frequently caused by the prevalence of traditional teacher-centered teaching approaches and the absence of significant interaction among students. This research seeks to thoroughly and comprehensively examine the role and application methods of the Think Pair Share (TPS) cooperative learning model in enhancing the critical thhinking abilities of elementary school students. The method of research employed is library research utilizing a qualitative approach, wherein data is gathered from diverse reputable academic sources and subsequently analyzed thematically. The conceptual framework employed in examining this phenomenon pertains to Jean Piaget's Cognitve Development Theory and Lev Vygotsky's Social Constructivism Theory. The analysis results indicate that every phase in the TPS syntax can consistently affect children's critical thinking indicators. The think stage successfully cultivates cognitive autonomy and preliminary analysis by allowing for wait time. The pair stage enables the assessment, clarification, and negotiation of arguments through peer tutoring in a controlled and secure environment. Simultaneously, the shared stage enhances students' reflective communication abilities, improved interpretation, and self-management in a public setting. TPS is a strategic and flexible teaching approach aimed at improving children's critical thinking, given that educators can create challenging problems and effectively handle classroom interactions inclusively.
Kajian Sastra Ekologis terhadap Novel Arah Langkah Karya Fiersa Besari Indah Cintia Lestari; Hetilaniar Hetilaniar; Juaidah Agustina
JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Vol 11, No 1 (2022): Jentera: Jurnal Kajian Sastra
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jentera.v11i1.3897

Abstract

 This research uses Fiersa Besari's novel "Arahan Step" as a material object and an ecological study related to local wisdom, the relationship between language and the environment that makes literary works as a formal object. The theories used are ecolinguistics, eco-sastra and eco-culture. Ecolinguistics itself will discuss the study side of the language used in the novel, while ecosastra itself helps, determines and explores and even solves ecological problems in a broad sense. The potential toexpress ideas about the surrounding environment, including the values of environmental wisdom and eco-culture are from real life, developed by the author using imagination. The results of these creatives gave birth to literary works that raised a certain culture as a storyline. Basically ecology, literature and culture are three important things that are closely related, the three complement each other, help each other and inspire each other in creating a work. The research method used is descriptive qualitative method. The focus of this research is the study of literary ecology on the novel Arah Step by FiersaBesari, while the sub-focus of this research is ecolinguistics, eco-sastra and eco-culture on the novel Arah Step by Fiersa Besari. This research was conducted with the aim of identifying and analyzing based on the study of literary ecology in Fiersa Besari's novel Directions of Steps and its relationship to the environment, literature and culture shown in the novel. AbstrakPenelitian.ini.menjadikan novel Arah Langkah karya Fiersa Besari sebagai objek material kajian ekologis yang berhubungan menggunakan kearifan lokal, keterkaitan antara bahasa dan  lingkungan yang mengakibatkan karya sastra sebagai objek formal. Teori yg digunakan artinya ekolinguistik, ekosastra, ekobudaya. Ekolinguistik itu sendiri   akan membahas sisi kajian bahasa yg digunakan dalam novel tadi, sedangkan ekosastra membantu, menentukan, dan  mengeskplorasi bahkan merampungkan dilema ekologi pada artian yang luas. Selain itu, berpotensi mengatakan gagasan wacana lingkungan sekitarnya, termasuk nilai-nilai kearifan lingkungan.Ekobudaya yakni kehidupan konkret yg dikembangkan oleh pengarang memakai daya imajinasi . hasil kreatif tadi melahirkan karya sastra yg mengangkat budaya tertentu sebagai alur cerita. intinya ekologi, sastra,  budaya ialah 3 hal penting yg sangat berkaitan. Ketiganya saling melengkapi, saling membantu, serta saling memberikan inspirasi dalam membangun sebuah karya. Metode penelitian yg dipergunakan metode naratif kualitatif. fokus dalam penelitian ini adalah kajian ekologi sastra terhadap novel Arah Langkah karya Fiersa Besari, sedangkan subfokus penelitian ini adalah ekolinguistik, ekosastra serta ekobudaya terhadap novel Arah Langkah karya Fiersa Besari. Penelitian ini dilakukan menggunakan tujuan buat mengidentifikasi, menganalisis sebuah karya berdasarkan kajian ekologi sastra pada novel Arah Langkah serta hubungannya menggunakan lingkungan, sastra, serta budaya yg diperlihatkan dalam novel tersebut.
PENGEMBANGAN MEDIA GIANT KOMIK BERBANTUAN APLIKASI CANVA PADA MATA PELAJARAN PPKN BAGI SISWA KELAS V SDN 100 PALEMBANG Monalisa Monalisa; Kiki Aryaningrum; Hetilaniar Hetilaniar
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 9, No 1 (2024): VOLUME 9 NUMBER 1 JANUARY 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v9i1.4638

Abstract

Pengembangan Media Giant Komik Berbantuan Aplikasi Canva Pada Mata Pelajaran PPKn Bagi Siswa Kelas V SDN 100 Palembang, tujuan pengembangan ini untuk menghasilkan media Giant komik pembelajaran PPKn yang valid dan praktis. Jenis penelitian dan pengembangan ini mengunakan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu: 1) Analyze, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation, 5) Evaluation. Adapun subjek pada penelitian ini yaitu 4 validator yang terdiri dari 3 dosen Universitas PGRI Palembang dan 1 guru kelas Sekolah Dasar, guru kelas V Sekolah Dasar sebanyak 2 orang, dan siswa kelas V Sekolah Dasar untuk uji coba perorangan yang berjumlah 3 orang, uji coba kelompok kecil sebanyak 9 orang dan uji coba lapangan sebanyak 21 orang. Teknik dan instrument pengumpulan data berupa observasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif yang didapat dari hasil angket dan kualitatif dari hasil tahapan penelitian validasi desain dan uji coba pemakaian. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai presentase validasi media sebesar 74,5%, validasi materi 72% dan validasi bahasa sebesar 75% dengan kategori valid, hasil angket respon guru sebesar 83%, angket respon peserta didik uji coba perorangan 80% dengan kategori praktis, angket respon peserta didik uji coba kelompok kecil sebesar 81% dengan kategori sangat praktis.