Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP HASIL BELAJAR RANAH KOGNITIF MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR Jae, Evensiana; Rosmaiyadi, Rosmaiyadi; Marhayani, Dina Anika
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 5 No 1 (2025): MARET
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v5i1.5156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh model pembelajaran contextual teaching and learning(CTL) terhadap hasil belajar ranah kognitif matematika siswa sekolah dasar, untuk menjelaskan seberapa besarpengaruh model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) terhadap hasil belajar ranah kognitifmatematika siswa sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimendengan pendekatan kuantitatif dan desain penelitian posttes only control grup design. Penelitian ini dilakukan di SD 21Singkawang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VA yang berjumlah 25 siswa sebagai kelas eksperimendan kelas VB yang berjumlah 25 siswa sebagi kelas kontrol. Teknik dan instrumen dalam pengumpulan data yangdigunakan dalam penelitian ini yaitu soal tes. hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) berdasarkan perhitungandengan rumus uji normalitas data hasil belajar ranah kognitif siswa pada pembelajaran matematika siswa kelaseksperimen 0,107 > 0,05 maka Ho diterima dan didapatkan hasil dari uji normalitas data hasil belajar ranah kognitifsiswa pada pembelajaran matematika siswa kelas kontrol 0,123 > 0,05 maka Ho diterima; (2) uji homogenitas datahasil belajar ranah kognitif siswa pada pembelajaran matematika 0,738, jadi dapat disimpulkan data yang diperolehbersifat homogen; (3) Uji T thitung = 2,15 dan ttabel = 2,01 diperoleh thitung > ttabel yaitu 2,17 > 2,01 maka Ha diterima dan H0ditolak; (4) Uji effect size 0,615 dengan kriteria sedang. Jadi dapat disumpulkan terdapat pengaruh modelpembelajaran contextual teaching and learning (CTL) terhadap hasil belajar ranah kognitif matematika siswa SDN 21Singkawang.
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATERI EKOSISTEM KELAS V SDN 23 SINGKAWANG Yuanda, Cinta; Sulistri, Emi; Rosmaiyadi, Rosmaiyadi
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 5 No 1 (2025): MARET
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v5i1.5158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efikasi diri siswa kelas V SDN 23 Singkawang pada materiekosistem; mengidentifikasi kemampuan berpikir kreatif IPA siswa kelas V SDN 23 Singkawang pada materi ekosistem;3) menguji terdapat hubungan antara efikasi diri dengan kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi ekosistem kelasV SDN 23 Singkawang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatifdan desain penelitian assosiatif. Penelitian ini dilakukan di SDN 23 Singkawang. Sampel dalam penelitian ini adalah TotalSampling dan populasi yang digunakan dikelas 5A dan 5B yang berjumlah 50 siswa. Teknik dan instrumen pengumpulandata yang digunakan yaitu angket efikasi diri dan tes kemampuan berpikir kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:Berdasarkan hasil perhitungan efikasi diri tergolong tinggi dengan rata-rata keseluruhan 71,04; kemampuan berpikirkreatif siswa tergolong tinggi dengan rata-rata keseluruhan 71; terdapat hubungan antara efikasi diri dengankemampuan berpikir kreatifsiswa kelas V SDN 23 Singkawang dengan koefisien korelasi sebesar 0.636 berada padakategori tinggi.
Pembelajaran Berbasis Lesson Study Dengan Menggunakan Model Project Based Learning (PjBL) Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Baca Tulis Siswa Rosmaiyadi, Rosmaiyadi; Purwanti, Eva; Wibowo, F Mukti; Audityo, Muhammad Shelviano; Triani, Susan Neni; Susanto, Heru; Fitri, Fitri
CAKRAWALA LINGUISTA Vol 7, No 1 (2024): Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 Number 1 July 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/cling.v7i1.4991

Abstract

Tujuan pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mendeksripsikan kemampuan guru dalam merancang dan menerapkan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas VIII SMP Negeri 19 Singkawang. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Kualitatif. Subjek penelitian adalah guru mitra yang terlibat dalam program Lesson Study di SMP Negeri 19 Singkawang yang berjumlah 5 orang dan siswa kelas VIII D SMP Negeri 19 Singkawang. Analisis penelitian berfokus kepada tahapan-tahapan lesson study yang meliputi kegiatan perencanaan (plan), pelaksanaan (do) dan refleksi (see). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan guru sudah mampu dalam merancang dan menerapkan pelaksanaan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) yang berada pada kategori baik dan sangat baik. Proses pembelajaran Bahasa Indonesia dengan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat diikuti oleh siswa secara efektif. Hampir seluruh siswa sudah dapat berpartisipasi aktif di dalam pembelajaran. Hasil tes kemampuan literasi baca tulis siswa mengalami peningkatan dengan perolehan nilai rata-rata kelas sebesar 73,25 pada siklus 1 dan perolehan nilai rata-rata kelas sebesar 80,35 pada siklus 2. Sementara, hasil respon siswa terhadap proses pembelajaran diperoleh skor rata-rata sebesar 3,08 yang berarti respon siswa sangat positif.
Development And Implementation of 5M Activity Based Digital Learning With a Cultural Approach Husna, Nurul; Mariyam, Mariyam; Wahyuni, Rika; Utami, Citra; Prihatiningtyas, Nindy Citroresmi; Rosmaiyadi, Rosmaiyadi; Buyung, Buyung
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 9, No 1 (2024): Volume 9 Number 1 March 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jetl.v9i2.5067

Abstract

Today's educational transformation has led to digital-based learning. STKIP Singkawang is one of the universities implementing digital-based learning. The aim of this research is to determine the results of development, implementation, and student learning outcomes in implementing 5M activity-based digital learning with a cultural approach. The research method uses research and development (R&D) with a 4D development model without dissemination stages, namely the define, design, and develop stages. The research results show that the results of the development and implementation of digital modules for SBM courses can be presented more interactively, where all activities carried out in class are presented in writing in digital modules that contain 5M activities and are carried out synchronously and asynchronously. The majority of students' learning outcomes get very high scores, and student responses to learning are very positive.
KEMAMPUAN NUMERASI SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL BERBASIS ASSESMEN KOMPETENSI MINIMUM (AKM) DITINJAU BERDASARKAN GENDER Febriyanti, Resty; Rosmaiyadi, Rosmaiyadi; Utami, Citra
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.33597

Abstract

Penelitin ini bertujuan 1) mendeskripsikan kemampuan numerasi siswa laki-laki dalam menyelesaiakan soal berbasis Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) ditinjau berdasarkan gender; 2) mendeskripsikan kemampuan numerasi siswa perempuan dalam menyelesaiakan soal berbasis Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) ditinjau berdasarkan gender; 3) mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi siswa dalam menyelesaikan soal berbasis Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) berdasarkan gender. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Singkawang. Instrumen penelitian tes kemampuan numerasi dan pedoman wawancara. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan kemampuan numerasi siswa laki-laki dan juga perempuan, dimana siswa perempuan lebih mampu memenuhi hampir setiap level kognitif pada Asesmen Kompetensi Minimum (AKM); 2. Faktor yang mempenaruhi siswa dalam menyelesaiakan soal tes kemampuan numerasi bebasis Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) siswa laki-laki dan perempuan yaitu faktor internal yang mencakup; 1) faktor keterampilan dan pengetahuan dasar; 2) faktor kognitif; 3) Dan faktor eksternal yaitu fasilitas belajar.