Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Effect of Regular Exercise and Antioxidant on Superoxide Dismutase (SOD) Marsal Rispandi; Zulfahri; Novita Sari Harahap
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 6 No 3 (2022): SEPTEMBER (ACCREDITED SINTA 3)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v6i3.23751

Abstract

The components of phenolic compounds contained in antioxidant function antidote to the free radicals that are inevitably generated by physical exertion.Exercise of a moderate level, on a regular basis will increase the sensitivity of endogenous antioxidants so that it can increase the immune system against influenza virus infection. This study aims to prove that regular exercise and antioxidant supplements can prevent oxidative stress which is characterized by increased levels of Superoxide Dismutase (SOD). This study uses an experimental pre and post-test design. Twenty men participated in the study, aged 20-22 years who had a good level of physical fitness, did not smoke, and did not consume supplements and other antioxidants within 2 weeks before and during the study. Participants in the study were randomly assigned to one of two groups, namely group A: regular exercise without antioxidants; group B: regular exercise and antioxidants. Regular exercise is done with a duration of half an hour,the duration of 4 weeks, and the frequency of 3x/week. Before and after treatment, SOD antioxidant levels were measured in both groups. Then the measurement data are tabulated and analyzed. The results showed that there was an increase in SOD levels in the regular exercise and antioxidant groups.
Determinan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 6-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Titi Papan Sabrina Agustina; Rasita Purba; Esi Emilia; Erli Mutiara; Novita Sari Harahap
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol 3, No 1 (2023): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v3i1.40815

Abstract

Salah satu masalah gizi signifikan yang mempengaruhi balita dan belum terselasaikan hingga kini adalah stunting. Selain menjadi masalah di Indonesia, stunting kini menjadi isu global. Pada tahun 2019, Medan menjadi salah satu daerah lokus pencegahan stunting dengan persentase 17,4%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan kejadian stunting pada balita usia 6-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Titi Papan. Desain penelitian yang digunakan adalah Cross-sectional dan dilakukan pada bulan Juni - Juli 2022 di wilayah kerja Puskesmas Titi Papan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 153 balita. Metode yang digunakan untuk menentukan sampel adalah random sampling dan didapat sampel sebanyak 60 balita. Analisis statistik yang digunakan adalah uji Chi Square dan uji regresi logistik. Berdasarkan hasil uji chi-square dapat diketahui p-value dari masing-masing variabel terhadap kejadian stunting adalah BBLR (p=0,125), pekerjaan ibu (p=0,679), pemberian ASI eksklusif (p=0,333), pendidikan ibu (p=0,004), pendapatan keluarga (p=0,026) dan pola makan (p=0,023). Sedangkan berdasarkan hasil uji regresi logistik dapat diketahui bahwa pendidikan ibu dan pendapatan keluarga memilki risiko 2 kali lipat terhadap kejadian stunting dan pola makan memiliki risiko 6 kali lipat terhadap kejadian stunting. Maka dapat disimpulkan bahwa determinan kejadian stunting pada balita usia 6-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Titi Papan adalah pendidikan ibu, pendapatan keluarga dan pola makan. Faktor yang paling berpengaruh pada kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Titi Papan adalah pola makan balita.Kata kunci: Stunting, Determinan, Pendidikan, Pendapatan, Pola Makan
Regarding the Relationship Knowledge of Mother Nutrition and Parenting for Young Mothers with the Nutritional Status of Children Aged 12-24 Months Nur Mei Sari; Esi Emilia Esi Emilia; Juliarti Juliarti; Erli Mutiara; Novita Sari Harahap
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.102 KB) | DOI: 10.17509/boga.v11i2.58466

Abstract

One way to improve better and quality human resources is  to pay attention to nutritional status starting from the First 1000 Days of Life in children, so that children's growth and development will also be optimal. The purpose of this study was to determine the relationship between maternal nutritional knowledge and parenting style of young mothers with the nutritional status of children under two. This type of research uses a cross-sectional design with a sample of 70 respondents taken by total-sampling technique. Data analysis was performed using descriptive tests, correlation tests, and multiple linear tests. The results showed that 54.2% had poor knowledge, 55.71% had poor parenting, and 35.71% had poor nutritional status.
Cholesterol Levels After Maximum Physical Activity in White Rats (Rattus Norvegicus) Togatorop, Wilson H. S.; Harahap, Novita Sari
Buletin Farmatera Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/bf.v6i1.4630

Abstract

The effect of physical activity on biological functions can be either positive or negative influences. Severe physical activity can increase oxygen consumption by 100-200 times compared to resting conditions. Increased use of oxygen, especially by muscle contracting, causes an increase in the number of free radicals. This study aims to determine the effect of maximum physical activity on cholesterol levels in white rats. The research design was used an experimental study with a post-test and control group design. Subjects were male white rats (Rattus Norvegicus), 20 of them were 3-4 months old, body weight was 180-200 grams. Subjects were divided into 2 groups randomly, each group consisted of 10 white rats, namely the control group: not given maximum physical activity; group treated: given maximum physical activity in the form of swimming until almost submerged. The results showed a significant increase in cholesterol levels (p=0.035; p0.05) in the treatment group, namely the group that was given maximum physical activity in the form of swimming to almost drowning, compared to the control group, namely the group that did not swim. The study concluded that there was an effect of maximum physical activity on blood cholesterol levels in white rats (Rattus Norvegicus).
PENGARUH PEMBERIAN JUS JERUK MANIS (Citrus sinensis) TERHADAP KADAR ASAM LAKTAT SETELAH LATIHAN INTERVAL TRAINING PADA ATLET LARI JARAK PENDEK UNIMED ATHLETIC CLUB (UAC) Silaban, Winner; Siregar, Nurhamida Sari; Harahap, Novita Sari; Ravsamjani, Faridz; Zulaini, Zulaini
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ko.v8i1.57081

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini setelah berolahraga banyak orang akan memilih membeli minuman berenergi siap saji yang mempunyai efek samping jika dikonsumsi terlalu sering dari pada minuman sehat seperti jus dari buah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian jus jeruk manis terhadap kadar asam laktat setelah latihan interval training. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan penelitian quasi eksperimental atau eksperimen semu dengan Purposive sampling dengan desain pre test – post test two group. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 8 orang yang dibagi menjadi dua kelompok secara acak. Penelitian berlangsung selama 7 hari, sampel melakukan latihan interval training, kemudian dilanjutkan dengan pengecekan darah untuk mengetahui kadar asam laktat  pada setiap sampel. Pemberian jus jeruk manis dengan dosis 300 ml kepada kelompok perlakuan, dan 300 ml placebo untuk kelompok kontrol, dikonsumsi saat 30 menit sebelum melakukan latihan interval training. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji deskriptif, uji normalitas, dan Uji T(Uji hipotesis) dengan menggunakan komputer melalui SPSS 21 dengan taraf signifikan 0,05. Hasil uji t tidak berpasangan diperoleh nilai sig = 0,005 atau nilai P < 0,05. Berdasarkan hasil uji tersebut maka dapat diambil kesimpulan bahwa ada pengaruh pemberian jus buah jeruk manis (citrus sinensis) terhadap kadar asam laktat setelah latihan interval training pada atlet lari jarak pendek unimed athletic club (UAC).
Program Kemitraan Masyarakat Digitalisasi Ukm Next Generation Cincau Diningrat, Diky Setya; Maulana, Bagoes; Ginting, Alin Anggreni; Harahap, Novita Sari; Sari, Ayu Nirmala
Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak Vol. 3 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpm.v3i2.20357

Abstract

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) digitalisasi UKM Next Generation Cincau (NGC) ini bertujuan untuk membantu mitra yaitu usaha rumah tangga NGC di Kelurahan Babura Kecamatan Medan Sunggal Kota Medan kembali bangkit setelah terkena dampak langsung pandemik dengan menuntaskan masalah yang dihadapinya yaitu masalah peningkatan penjualan dan merestrukturisasi kembali bidang produksi dan standarisasi produk berupa ijin dari Dinas Kesahatan, BPPOM dan Sertifikasi Halal. Produk yang dihasilkan oleh mitra merupakan produk hilirisasi hasil penelitian yang ada di jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Medan, yang dikembangkan oleh alumni sebagai bentuk wirausaha kuliner sehat berupa minuman cincau untuk kesehatan yang diberi nama Next Generation Cincau (NGC). Dalam upaya normalisasi pasca pandemik program PKM ini berusaha membantu mitra dalam peningkatan produksi dan standarisasi produk serta meluaskan pasar yang sudah terbangun sebelumnya agar bisa recovery dan mendapatkan kepercayaan lebih lagi dari konsumen sehingga berkembang menjadi industri kecil dan menengah bukan hanya usaha rumah tangga. Target khusus dalam kegiatan PKM ini adalah dihasilkannya; 1). Program pendidikan dan pelatihan untuk digitalisasi UKM, peningkatan produksi dan standarisasi produk; 2). Program pendampingan digitalisasi UKM dan standarisasi produk; dan 3). Produk Next Generation Cincau yang terstandarisasi berupa ijin dari Dinas Kesehatan, BPPOM dan sertifikat halal dan Merk; serta 4). Artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal ber ISSN.
Pendampingan Penerapan Teknologi Self Watering System Untuk Budidaya Tanaman Hias Indoor Bagi Petani Tanaman Hias di Kota Medan Diningrat, Diky Setya; Sibuea, Abdul Muin; Asmin, Asmin; Harahap, Novita Sari; Sari, Ayu Nirmala
Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpm.v5i1.33810

Abstract

The purpose of this Community Partnership Program (PKM) activity is to help partners, namely start-ups engaged in the downstream of biotechnology products, namely PT. G10 Agrotech in solving the problems it faces, namely the problem of stagnant marketing of ornamental plants produced by the G10 laboratory. To develop this business, partners want to be assisted in technology that can overcome the stagnant marketing of ornamental plants, and product standardization to expand the market that has been built so far, so that they can gain more trust from consumers and be further developed into superior products from this start-up. Self-watering system technology is believed to be the solution to the problems partners face. This technology allows ornamental plants to be grown indoors, where people no longer have adequate land and yard. This technology is a solution to increase sales turnover so that this business develops and creates jobs. The method used to achieve the objectives of this PKM activity is the method of education and training in the transfer of self-watering system technology and assistance in the production of tools and materials for developing self-watering systems. PKM activity carried out include; Providing direct education and training from related parties, and providing assistance in the production of tools and materials for the development of self-watering systems. It is hoped that this PKM program will produce superior standardized products that can compete globally.
Correlation between Energy and Protein Intake with Stunting Incidence in Toddlers Purba, Nia Feronika; Emilia, Esi; Juliarti, Juliarti; Mutiara, Erli; Harahap, Novita Sari
Sport and Nutrition Journal Vol 5 No 2 (2023): Sport and Nutrition Journal
Publisher : Nutrition Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/spnj.v5i2.65323

Abstract

Stunting is a nutritional problem that occurs in Indonesia. Stunting is a condition of physical growth failure caused by chronic nutritional problems that occur for a long time. This study aimed to determine the relationship between energy and protein intake with the incidence of stunting. This study used a cross-sectional study design with a sample of 41 toddlers. The results obtained were analyzed using the Spearman Rank correlation test and multiple linear regression tests. There is a positive and significant relationship between energy intake and the incidence of stunting, as shown by the correlation coefficient of 0,72 (p-value = 0,00); in other words, the better the nutritional status (not stunting). There is a positive and significant relationship between protein intake and stunting as indicated by a correlation coefficient of 0,79 (p value = 0,00), in other words, the better the nutritional status (not stunting). Based on the results of multiple linear regression tests, a coefficient of determination of R Square = 0,79 was obtained, which means that the variables of energy intake and protein intake affect the incidence of stunting by 79%.
Pengaruh Aktifitas Fisik Aerobik Sesaat terhadap Kadar Glukosa Darah Puasa pada Mahasiswa Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan Harahap, Novita Sari
Jurnal Segar Vol. 5 No. 2 (2017): Jurnal SEGAR, Volume 5 Nomor 2, Mei 2017
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/segar.0502.06

Abstract

PENGARUH AKTIFITAS FISIK AEROBIK SESAAT TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA MAHASISWA ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Novita Sari Harahap1 1Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Medan. Abstrak.Aktifitas fisik memiliki peranan yang sangat penting dalam mengendalikan kadar gula dalam darah, dimana saat melakukan aktifitas fisik terjadi peningkatan pemakaian glukosa oleh otot yang aktif sehingga secara langsung dapat menyebabkan penurunan glukosa darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh aktifitas aerobik sesaat terhadap kadar glukosa darah puasa. Penelitian ini merupakan Kuasi-eksperimental dengan rancangan pre-post-test group design. Subjek penelitian sebanyak 10 orang diambil dengan menggunakan tehnik purposive sampling. Kadar glukosa darah diukur sebelum dan setelah aktifitas fisik aerobik. Analisis data menggunakan uji t- berpasangan untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan setelah aktifitas fisik aerobik sesaat terhadap penurunan kadar glukosa darah puasa (82,5±11,58 vs 70,0±7,05; p=0,023). Kesimpulannya yaitu aktivitas fisik aerobik memiliki pengaruh terhadap penurunan kadar glukosa darah puasa. Kata Kunci : Aktifitas fisik aerobik, Glukosa darah
PKM STANDARISASI PRODUK NEXT GENERATION CINCAU Diningrat, Diky Setya; Harahap, Novita Sari; Maulana, Bagoes; Sari, Ayu Nirmala
Al-Mu'awanah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/almuawanah.v1i2.8050

Abstract

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membantu mitra yaitu usaha rumah tangga Next Generation Cincau (NGC) di Kelurahan Babura Kecamatan Medan Sunggal Kota Medan dalam menuntaskan masalah yang dihadapinya yaitu masalah peningkatan produksi dan standarisasi produk berupa ijin dari Dinas Kesahatan, BPPOM dan Sertifikasi Halal serta Merk. Sementara produk yang dihasilkan oleh mitra merupakan produk hilirisasi hasil penelitian yang ada di jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Medan, yang dikembangkan oleh mahasiswa yang sekarang sudah alumni sebagai bentuk wirausaha kuliner sehat berupa minuman cincau untuk kesehatan yang diberi nama Next Generation Cincau (NGC). Dalam upaya mengembangkan usaha ini mitra dibantu dalam peningkatan produksi dan standarisasi produk untuk memperluas pasar yang sudah terbangun selama ini, sehingga bisa mendapatkan kepercayaan yang lebih lagi dari konsumen dan dikembangkan lebih lanjut menjadi industri kecil dan menengah bukan hanya usaha rumah tangga. Target khusus dalam kegiatan PKM ini adalah dihasilkannya; 1). Program pendidikan dan pelatihan untuk peningkatan produksi dan standarisasi produk; 2). Program pendampingan standarisasi produk; dan 3). Produk Next Generation Cincau yang terstandarisasi berupa ijin dari Dinas Kesehatan, BPPOM dan sertifikat halal dan Merk; serta 4). Artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal ber ISSN. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan kegitan PKM ini adalah metode pendidikan dan pelatihan standarisasi produk, serta pendampingan dalam pengurusan standarisasi produk. Rencana kegiatan PKM yang dilakukan antara lain; 1) Memberikan pendidikan dan pelatihan langsung dari pihak terkait, 2) memberikan pendampingan dalam pengurusan standarisasi produk berupa perijinan dari Dinas Kesehatan dan Ketahanan Pangan, BPPOM dan Sertifikasi Halal dari MUI. Diharapkan dengan adanya program PKM ini terbentuk masyarakat yang berwirausaha yang dapat bersaing secara global karena memiliki produk standar.