Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENGARUH RELEASE OTOT MENGGUNAKAN FOAM ROLL DAN SPORT MASSAGE TERHADAP PENURUNAN RASA NYERI AKIBAT DELAY EDONSET MUSCLE SORENESS PADA AKTIVITAS EKSENTRIK Anita Rejeki; Rima Mediyana Sari; Harahap, Novita Sari; Muhammad Fahmi; Zulaini
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 9 No. 2: Oktober 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/so.v9i2.70097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh release otot menggunakan foam roll dan sport massage terhadap penurunan delayed onset muscle soreness pada aktivitas eksentrik mahasisswa ilmu keolahragaan. Penelitian ini ada penelitian eksperimen dengan desain two group pretest-posttest. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Ilmu Keolahragaan kelas C UNIMED yang berjumlah 10 orang, yang dibagi menjadi dua kelompok yakni kelompok foam roll dan kelompok sport massage. Instrumen pengumpulan data DOMS menggunakan visual analogue scale (VAS),dan analisis menggunakan uji t pada taraf signifikan 5%. Hasil analisis menunjukkan terjadinya penurunan tingkat nyeri pada kelompok pemberian foam roll dari 6,40 menjadi 3,20. Pemberian sport massage juga menunjukkan penurunan tingkat nyeri yaitu dari 6,80 menadi 1,80. Berdasarkan uji t diketahui ada pengaruh foam roll terhadap penurunan DOMS secara bermakna ( nilai p=0,001<0,05), ada pengaruh sport massage terhadap penurunan DOMS secara bermakna diperoleh nilai p=0,001 (P<0,05). Berdasarkan uji t tidak berpasangan diketahui bahwa foam roll dan sport massage dapat menurunkan DOMS dengan (nilai p=0,001<0,05), dimana nilai post test yaitu pada kelompok foam roll 3,20 dan pada kelompok sport massage 1,80. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemberian sport massage memberikan penurunan yang lebih signifikan dibandingkan foam roll terhadap delayet onset muscle soreness pada mahasiswa Ilmu Keolahragaan kelas C UNIMED. Kata kunci: Delayed Onset Muscle Soreness, Foam Roll, Sport massage
Integrated Aeroponic Technology for Enhancing Community-Based Potato Seed Production in North Sumatra Diningrat, Diky Setya; Harahap, Novita Sari; Prima, Heppy Setya; Febriyossa, Adelia; Maulana, Bagoes; Sibuea, Abdul Muin; Sari, Laela; Jamaludin, Askiah Binti
SPEKTA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Teknologi dan Aplikasi) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/spekta.v6i2.13927

Abstract

Background: Indonesia's potato production faces critical challenges in quality seed provision. Traditional G0 seed propagation methods achieve only 40-60% survival rates due to transplant shock and environmental stress. Contribution: This research contributes to community-based technology transfer literature in agricultural seed systems by implementing integrated aeroponic-micro tuber technologies through participatory partnerships. Method: A participatory action research approach was employed over four months (January-April 2025) involving 25 participants from Gapoktan Nilam farmer group in North Sumatra. The tri-partite partnership included farmers, PT. G10 Agrotech, and Universitas Negeri Medan. Training modules covered aeroponic fundamentals, micro-tuber applications, and integrated system management. post assessments measured survival rates, productivity, knowledge, and skills using paired t-tests. Results: Survival rates improved significantly from 52.3±8.2% to 83.7±4.1% (p<0.001). Monthly seedling production increased by 171% from 2,040±320 to 5,520±280 units. Participant knowledge scores doubled from 4.2±0.8 to 8.5±0.6 (p<0.001). The program achieved 95% participation with 78% satisfaction rates and demonstrated 240% return on investment within 12 months. Conclusion: The integrated approach effectively addresses transplant shock while establishing sustainable community partnerships. This model demonstrates successful scaling of complex agricultural technologies at grassroots level, contributing to enhanced food security through improved seed systems.
EFEKTIVITAS TERAPI LATIHAN MOBILITAS SENDI ISOMETRIK UNTUK PENURUNAN NYERI SENDI LUTUT PADA LANSIA Yolan; Ravsamjani, Faridz; Harahap, Novita Sari; Risfandi, Marsal; Marpaung, Deni Rahman
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 10 No. 1: April 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/pcsvqt39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas terapi latihan isometrik dalam menurunkan tingkat nyeri sendi pada lansia di Desa Saentis, Dusun XV Semar. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-experimental model one group pretest-posttest. Subyek yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 10 orang. Instrumen pengukuran yang digunakan meliputi 30-Second Sit to Stand Test untuk menilai fungsi mobilitas serta Visual Analog Scale (VAS) untuk mengukur intensitas nyeri. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data dari kedua instrumen berdistribusi normal. Uji homogenitas diperoleh nilai sig. 0,619 untuk 30-Second Sit to Stand Test dan 0,223 untuk VAS, keduanya lebih besar dari 0,05 sehingga memenuhi asumsi homogenitas. Hasil uji Paired Sample t-test menunjukkan nilai t-hitung sebesar 24,2 untuk fungsi mobilitas dan 15,9 untuk intensitas nyeri, yang lebih tinggi daripada t-tabel 2,262 pada taraf signifikansi < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terapi latihan mobilitas sendi isometrik efektif dalam menurunkan nyeri sendi lutut pada lansia di Desa Saentis Dusun XV Semar Tahun 2025. Kata kunci: Terapi Latihan Mobilitas Sendi Isometrik, Penurunan Nyeri Sendi Lutut, Lansia
PENGARUH PERBANDINGAN PEMBERIAN KOMPRES ES DAN KOMPRES AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI DELAYED ONSET MUSCLE SORENESS (DOMS) SETELAH AKTIVITAS EKSENTRIK Sinurat, Rosmi Lasmaria; Sinaga, Fajar Apollo; Harahap, Novita Sari; Ginting, Alin Anggreni; Zulaini
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 10 No. 1: April 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/n2nzwd72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan pemberian kompres es dan kompres air hangat terhadap penurunan tingkat nyeri Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) setelah aktivitas eksentrik pada siswa ekstrakurikuler sepak bola SMA Negeri 1 Silimakuta. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan pretest-posttest control group design. Subyek dalam penelitian terdiri dari 24 siswa yang dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok kompres es, kelompok kompres air hangat, dan kelompok kontrol, masing-masing berjumlah delapan orang. Pengukuran tingkat nyeri dilakukan menggunakan Visual Analogue Scale (VAS) sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA satu arah (One Way ANOVA) untuk mengetahui perbedaan antar kelompok.Uji normalitas menggunakan uji Shapiro-Wilk menunjukkan kompres es 0,095, kompres air hangat 0,093, kontrol 0,067. Jika nilai signifikansi kelompok lebih besar dari 0,05 (p > 0,05) maka data tersebut berdistribusi normal. Selanjutnya hasil uji homogenitas menunjukka bahwa ketiga kelompok memiliki varians yang homogeny dimana nilai signifikansi (p = 0,780 > 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian kompres es dan kompres air hangat terhadap penurunan nyeri otot setelah aktivitas eksentrik. Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan nilai F = 32,689 dengan nilai signifikansi (p = < 0,001 < 0,05). Dengan demikian pemberian kompres es memberikan penurunan tingkat nyeri yang lebih besar dibandingkan dengan kompres air hangat maupun kelompok kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kompres es lebih efektif dalam mengurangi nyeri otot akibat DOMS setelah aktivitas eksentrik. Kata Kunci: Kompres Es, Kompres Air Hangat, DOMS, Aktivitas Eksentrik