Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS PENJADWALAN PROYEK GEDUNG PUSKESMAS PADANGMATINGGI KOTA PADANGSIDIMPUAN MENGGUNAKAN METODE CPM (CRITICAL PATH METHOD) Isnandar, Khoirul; Rambe, Mhd. Rahman; Puspita, Nurkhasanah Rina
STATIKA Vol. 6 No. 1 (2023): Statika Vol 6 No 1 April 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v6i1.1090

Abstract

Dalam suatu proyek pembangunan, perencanaan merupakan masalah yang sangat penting. Dalam perencanaan manajemen waktu merupakan unsur penting didalamnya, dimana pengelolaan waktu mampu meminimalkan durasi yang mungkin tidak sesuai perkiraan pada saat pelaksanaan yang disebabkan beberapa faktor, seperti cuaca, ketersediaan bahan dan kendala pada saat pelaksanaan. Salah satu cara melakukan manajemen waktu penjadwalan adalah dengan menggunakan CPM (Critical Path Method). Pada penilitian ini pengolahan data yang digunakan pada penjadwalan metode CPM adalah data kuantitatif dengan metode analitis dan deskriptif korelasional. Data proyek yang akan digunakan adalah gambar proyek dan RAB. Data-data tersebut akan dianalisa dengan WBS (Work Breakdown Structure), perhitungan Man Power dan Man Days hingga hubungan logika ketergantungan sehingga diperoleh durasi dan jalur kritis bantuan software Microsoft Project. Proyek Penambahan Gedung / Ruang Baru Puskesmas Padangmatinggi dapat selesai selama 149 hari kerja, Dimana proyek dimulai pada tanggal 17 Juli 2020 dan selesai pada tanggal 12 Desember 2020. Dalam hal ini proyek dapat terselesaikan lebih cepat 1 hari dari waktu pelaksanaan kontrak. Pekerjaan yang berada di jalur kritis, yaitu: Pembongkaran dan Pembersihan, Membongkar Kolom, Pengukuran dan Pemasangan Bowplank, Galian Tanah Pondasi, Cor Lantai Kerja di Bawah Pondasi, Pembesian Pondasi Telapak, Pembesian/Tulangan Beton, Bekisting Balok Struktur Lt.2, Ring Balok B6 dan B5, Rangka Atap Baja Ringan, Atap Genteng Metal, Rabung Genteng Metal, Rangka Plafond Kayu, Plafond Multiplek, List Profil Kayu, List/Lat Kayu Plafon, Pengecatan Plafond Multiplek, Pengecatan 1 m2 tembok baru (1 lapis plamur, 1 lapis cat dasar 2 lapis cat penutup).
PENERAPAN REHABILITASI GAPURA DALAM RANGKA PERBAIKAN FASILITAS DESA DI KAWASAN LIMAU MANIS, KABUPATEN DELI SERDANG Dirgantara, Rahmat; Nusa, Ahmad Bima; Franchitika, Rizky; Sari, Kartika Indah; Hanova, Yudha; Puspita, Nurkhasanah Rina
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Februari 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v2i2.905

Abstract

Gapura berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu “Gopura“ yang berarti pintu gerbang (Singgih, 2013). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan perbaikan gapura sebagai fasilitas yang terdapat di Desa Limau Manis, Kabupaten Deli Serdang. Hasil analisis dari penelitian menunjukkan bahwa rehabilitas gapura belum berjalan secara maksimal. Dikarenakan kekurangan anggaran dan prosedur yang tidak memadai. Proyek ini dapat menciptakan solusi yang berkelanjutan untuk peningkatan identitas desa yang kuat dan mengetahui batas dari Desa Limau Manis dengan desa lainnya. Dengan semangat bergotong royong, tim pelaksana beserta masyarakat melaksanakan pengabdian dengan merancang dan membangun gapura yang rusak untuk direnovasi.
Analisis Regresi Linier dalam Estimasi Produktivitas Kelapa Sawit (Elaeis guineensis) Di Kabupaten Tapanuli Selatan Aswan, Novita; Fadhillah, Yusra; Siregar, Muhammad Noor Hasan; Rina Puspita, Nurkhasanah; Mahaji, Toga; Harahap, Angelia Utari
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengestimasi faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas kelapa sawit di Kabupaten Tapanuli Selatan melalui penerapan analisis regresi linier berganda. Variabel-variabel yang dipertimbangkan dalam penelitian ini adlah data produksi, luas tanam dan curah hujan.  Data yang digunakan adalah data sekunder yang berasal dari Badan Pusat Statistika (BPS) Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode analisis regresi linier berganda akan digunakan untuk mengidentifikasi dan mengukur sejauh mana pengaruh variabel-variabel tersebut terhadap produktivitas kelapa sawit. Berdasarkan model regresi yang diperoleh, sebesar 90,7% faktor-faktor produktivitas kelapa sawit dapat dijelaskan oleh variabel produksi, luas tanam dan curah hujan. Sedangkan sisanya yakni sebesar 9,3% dapat dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Variabel-variabel yang mempengaruhi peningkatan produktivitas kelapa sawit adalah variabel produksi dan curah hujan. Sedangkan variabel yang mempengaruhi penurunan produktivitas adalah variabel luas tanam. Rata-rata peningkatan produktivitas kelapa sawit di Tapanuli Selatan  dari tahun 2008 sampai dengan 2022 sebesar 11,51% dengan rata-rata produksi sebesar 90,86 ribu ton dan luas tanam 7,57 ribu Ha dan rata- rata curah hujan sebesar 959, 51 mm. Dengan memahami faktor-faktor kunci yang memengaruhi produktivitas kelapa sawit, diharapkan dapat diambil langkah-langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan sektor perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Apakah Tax Planning, Kinerja Perusahaan, dan Leverage Berpengaruh Terhadap Manajemen Laba Riil? Khairiyahtussolihah, Assa’adatul; Rahayu, Ning; Farizal, Nando; Puspita, Nurkhasanah Rina; Sari, Indah Permata
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.18119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara (Perencanaan Pajak) Tax Planning, Kinerja Perusahaan, dan Leverage terhadap Manajemen Laba Riil dengan Ukuran Perusahaan sebagai variabel pemoderasi. Pengumpulan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 144 perusahaan selama periode 2014-2018. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa tidak ada pengaruh Tax Planning terhadap Manajemen Laba Riil. Sebaliknya, Kinerja Perusahaan dan Leverage berpengaruh negatif signifikan terhadap Manajemen Laba Riil. Selain itu, Ukuran Perusahaan tidak mampu memperlemah hubungan (Perencanaan Pajak) Tax Planning, Kinerja Perusahaan, dan Leverage terhadap Manajemen Laba Riil.
Policy Strategy and Challenges of BIM Implementation in National-Scale Public Construction Project Procurement and Implementation Puspita, Nurkhasanah Rina; Sitorus, Henry Baginda Polianus
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): Oktober, Social Issues and Problems in Society
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.50812

Abstract

The rapid digital transformation of the construction sector has positioned Building Information Modeling (BIM) as a key instrument in improving efficiency, transparency, and collaboration in public construction projects. This study explores the policy strategies and challenges of implementing BIM within national-scale public construction procurement and execution in Indonesia. The main objectives are to analyze existing national policy strategies, identify key challenges hindering implementation, and propose strategic policy recommendations. The research employs a qualitative approach using a literature study method, synthesizing findings from academic journals, government regulations, and institutional reports published between 2019 and 2025. Data were analyzed using content and thematic analysis, categorized into three main themes: policy strategy, implementation challenges, and policy recommendations. The results show that Indonesias government has made significant progress in integrating BIM through regulatory enforcement, standardization initiatives, and capacity-building programs. However, implementation remains inconsistent due to uneven technological infrastructure, insufficient human resources, limited interoperability, and financial barriers among contractors. The study recommends developing a National BIM Roadmap, enhancing data management systems, strengthening BIM education and professional certification, and providing fiscal incentives to promote compliance. These findings highlight that effective BIM implementation requires not only regulatory support but also institutional collaboration and long-term investment in digital infrastructure and human capital.