Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisa Sediment Transport Pada Saluran Terbuka Model Trapesium (Studi Laboratorium) Indra Mulia Lubis; Amran Juniardi; Nurkhasanah Rina Puspita
STATIKA Vol. 5 No. 2 (2022): STATIKA Volume 5 , Nomor 2 , SEPTEMBER 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sedimen merupakan hasil proses erosi, baik berupa erosi permukaan, erosi parit, maupun jenis erosi tanah lainnya. Sedimen umumnya mengendap di bagian bawah kaki bukit, di daerah banjir, di saluran air, sungai, dan waduk. Hasil sedimen adalah jumlah sedimen yang berasal dari erosi yang terjadi di daerah tangkapan air yang diukur pada periode waktu dan tempat tertentu. Penelitian tentang laju sedimentasi telah banyak dilakukan oleh berbagai peneliti, baik secara langsung di lapangan maupun dalam skala laboratorium. Namun secara umum sedimen yang diteliti adalah sedimen secara keseluruhan atau lebih dikenal dengan istilah sedimen suspensi, dimana sedimen tersebut sudah terdiri dari berbagai material seperti : tanah, kayu, pasir, kerikil/batuan dan lain-lain. Pada penelitian ini dilakukan pengujian dengan memisahkan jenis dari sedimen tersebut. Material sedimen yang menjadi sampel uji adalah pasir, kerikil dan tanah. Ketiga jenis sedimen ini diuji dengan bantuan alat uji hidrolis di Laboratorium Teknik Sipil UGN untuk mengetahui laju sedimentasi. Dari data pengujian yang dihasilkan, laju aliran massa sedimen (Qs) jenis kerikil dan tanah pada bukaan pintu air 100 mm berturut-turut adalah 0,065 kg/s dan 0,072 kg/s. Sedangkan material sedimen pasir memiliki debit aliran sedimen sebesar 0,133 kg/s pada bukaan pintu air yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa material sedimen pasir lebih cepat dan lebih banyak terenkapsulasi atau tergusur daripada sedimen kerikil dan tanah.
ANALISIS PENJADWALAN PROYEK GEDUNG PUSKESMAS PADANGMATINGGI KOTA PADANGSIDIMPUAN MENGGUNAKAN METODE CPM (CRITICAL PATH METHOD) Khoirul Isnandar; Mhd. Rahman Rambe; Nurkhasanah Rina Puspita
STATIKA Vol. 6 No. 1 (2023): Statika Vol 6 No 1 April 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam suatu proyek pembangunan, perencanaan merupakan masalah yang sangat penting. Dalam perencanaan manajemen waktu merupakan unsur penting didalamnya, dimana pengelolaan waktu mampu meminimalkan durasi yang mungkin tidak sesuai perkiraan pada saat pelaksanaan yang disebabkan beberapa faktor, seperti cuaca, ketersediaan bahan dan kendala pada saat pelaksanaan. Salah satu cara melakukan manajemen waktu penjadwalan adalah dengan menggunakan CPM (Critical Path Method). Pada penilitian ini pengolahan data yang digunakan pada penjadwalan metode CPM adalah data kuantitatif dengan metode analitis dan deskriptif korelasional. Data proyek yang akan digunakan adalah gambar proyek dan RAB. Data-data tersebut akan dianalisa dengan WBS (Work Breakdown Structure), perhitungan Man Power dan Man Days hingga hubungan logika ketergantungan sehingga diperoleh durasi dan jalur kritis bantuan software Microsoft Project. Proyek Penambahan Gedung / Ruang Baru Puskesmas Padangmatinggi dapat selesai selama 149 hari kerja, Dimana proyek dimulai pada tanggal 17 Juli 2020 dan selesai pada tanggal 12 Desember 2020. Dalam hal ini proyek dapat terselesaikan lebih cepat 1 hari dari waktu pelaksanaan kontrak. Pekerjaan yang berada di jalur kritis, yaitu: Pembongkaran dan Pembersihan, Membongkar Kolom, Pengukuran dan Pemasangan Bowplank, Galian Tanah Pondasi, Cor Lantai Kerja di Bawah Pondasi, Pembesian Pondasi Telapak, Pembesian/Tulangan Beton, Bekisting Balok Struktur Lt.2, Ring Balok B6 dan B5, Rangka Atap Baja Ringan, Atap Genteng Metal, Rabung Genteng Metal, Rangka Plafond Kayu, Plafond Multiplek, List Profil Kayu, List/Lat Kayu Plafon, Pengecatan Plafond Multiplek, Pengecatan 1 m2 tembok baru (1 lapis plamur, 1 lapis cat dasar 2 lapis cat penutup).
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mandopa, Andi Saputra Mandopa; alwendi; Lela Budiarti; Puspita, Nurkhasanah Rina
JURNAL TECHLINK Vol 9 No 1 (2025): Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Satya Negara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59134/jtnk.v9i1.679

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the implementation of cooperative learning models in improving student learning outcomes in certain subjects. This study uses a quantitative method with an experimental design of One-Group Pretest-Posttest Design, where one group of students is given treatment in the form of a cooperative learning model without a control group. The research instrument is a learning outcome test carried out before (pre-test) and after (post-test) the implementation model. The data collected were analyzed using statistical tests to determine the difference in pre-test and post-test scores. The results showed a significant increase in student learning outcomes, with an average pre-test score of 69 and increasing to 89.33 in the post-test after the implementation of the cooperative learning model. This increase indicates that the cooperative learning model not only improves students' understanding of the material, but also increases students' active involvement in the learning process, encourages social interaction, and develops cooperation skills between students. Based on the results of the analysis, it can be concluded that the cooperative learning model is effective in improving student learning outcomes and is feasible to be applied in the learning process in schools. Based on these results, it can be concluded that the cooperative learning model is effective in improving student learning outcomes.
ANALISIS DAMPAK HAMBATAN SAMPING PADA JALANSISINGAMANGARAJA KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN SELATANKOTA PADANGSIDIMPUAN Lubis, Masliana; Ahmad Rafii; Nurkhasanah Rina Puspita
STATIKA Vol. 5 No. 1 (2022): Statika Vol 5 No 1 April 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v5i1.906

Abstract

Jalan Sisingamangarajakecamatan Padangsidimpuan Selatan kota Padangsidimpuan merupakan salah satu ruas jalan yang padat dilalui jeniskendaraan.Pada ruas jalan ini terdapat pertokoan dan perkantoran yaitu Polres Tapsel Padangsidimpuan. Tingkat hambatan samping pada ruas jalan ini sangat berpengaruh pada kelancaran transportasi jalan tersebut karena merupakan salah satu jalan nasional di kota Padangsidimpuan.Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung di lokasi penelitian jalan Sisingamangaraja kecamatan Padangsidimpuan Selatan kota Padangsidimpuan. Data analisa mengacu pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia Tahun 1997.Hasil analisa hambatan samping tertinggi pada hari Senin dengan kategori hambatan samping tinggi (H) yaitu sebesar 312 kejadian/ jam. Kecepatan arus bebas pada ruas jalan Sisingamangaraja kecamatan Padangsidimpuan Selatan kota Padangsidimpuan adalah 49,06 km/ jam dengan kecepatan rata-rata saat terganggu hambatan samping terendah adalah 18,79 km/ jam. Volume lalu lintas maksimum sebesar 1.293 smp/ jam dan kapasitas jalan sebesar 1.389 smp/ jam per lajur, maka hal ini menunjukkan bahwa nilai derajat kejenuhan didapat 0,957. Kapasitas jalan sudah jenuh dan nilai tingkat pelayanan berada pada kelas E dimana bahwa arus lalu lintas tidak stabil karena kondisi yang sering terhenti, kecepatan di pengaruhi oleh lalu lintas dan volume sesuai untuk jalan perkotaan.
ANALISA PERBANDINGAN NILAI HARGA SATUAN PEKERJAAN (AHSP) DENGAN NILAI HARGA STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI) PADA PEKERJAAN PEMBANGUNAN GEDUNG / RUANG BARU PUSKESMAS PADANGMATINGGIKOTA PADANGSIDIMPUAN Siregar, Habibi Khairul Anwar; Harahap, Sahrul; Nurkhasanah Rina Puspita
STATIKA Vol. 5 No. 1 (2022): Statika Vol 5 No 1 April 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v5i1.911

Abstract

Dimasa kini banyak terdapat pekerjaan pembangunan gedung berbagai tipe dan ukuran, begitu juga tidak terlepas dari rencana anggaran biaya yang bervariasi untuk setiap bangunan yang direncankan. Tugas akhir perbandingan ini bertujuan untuk mendapatkan selisih hasil perbandingan nilai pada pekerjaan pembangunan gedung / ruang baru puskesmas padangmatinggi kota Padangsidimpuan, dengan menggunakan metode analisa AHSP dan SNI. Penelitian ini pelaksanaannya diawali dengan mengumpulkan data kualitatif mengambil data dengan carasurvey lapangan, perhitungan, serta mengumpulkan data terkait, kemudian mengumpulkan data dengan cara kuantitatif yaitu mencari sumber data berupa tulisan dan jurnal terkait, setelah data dikumpulkan selanjutnya data diolah dengan cara menghitung volume pekerjaan, selanjutnya dilakukan analisa pada setiap harga dan item pekerjaan. Hasil yang diperoleh dari Tugas Akhir ini ialah selisih rencana anggaranbiaya dengan metode AHSP lebih rendah sebesar Rp.2.700.000.000,00 (Dua Miliar Tujuh ratus juta rupiah) dari rencana anggaran biaya SNI Rp. 2.725.804.000.00 (Dua Miliar Tujuh ratus dua puluh lima juta delapan ratus empat ribu rupiah), dengan persentase selisih 0.96%.
ANALISA PELAYANAN TERMINAL MAHARAJA MULIA HARAHAP (TERMINAL BATUNADUA) KOTA PADANGSIDIMPUAN Rini Fitri Yanti; Ahmad Rafii; Nurkhasanah Rina Puspita
STATIKA Vol. 5 No. 1 (2022): Statika Vol 5 No 1 April 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v5i1.916

Abstract

Transportasi memiliki peran yang penting dan strategis dalam pembangunan. Oleh karena itu, dalam perencanaan dan pengembangannya perlu ditata dalam satu kesatuan sistem yang terpadu. Terminal merupakan suatu sarana fasilitas yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat berkaitan dengan transportasi darat. Berdasarkan PP 74 Tahun 2014 terminal merupakan pangkalan bermotor umum yang digunakan untuk mengatur kedatangan dan keberangkatan, menaikkan atau menurunkan orang atau barang, serta perpindahan moda angkutan. Terminal Batunadua merupakan terminal yang menghubungkan simpul-simpul transportasi sehingga berbagai infrastruktur, sarana dan prasarana bisa ditingkatkan. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode data kuantitatif yaitu pengumpulan data dengan menggunakan survey kuesioner. Pengumpulan data dilakukan selama 14 hari pada waktu kerja. Metode pengolahan data menggunakan metode Important Performance Analysis (IPA) dan menganalisis pelayanan menggunakan metode Checklist. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisa yang dilakukan pada Terminal Maharaja Mulia Harahap, mendapat persentase tingkat kepuasan untuk pelayanan keselamatan sebesar 46,23%, persentase tingkat kepuasan untuk pelayanan keamanan sebesar 49,20%, persentase tingkat kepuasan untuk pelayanan kehandalan dan keteraturan sebesar 47,91%, persentase tingkat kepuasan untuk pelayanan kenyamanan sebesar 43,56% dan untuk persentase tingkat kepuasan untuk pelayanan kemudahan dan keterjangkauan adalah sebesar 51,52%.
ANALISA PEMANFAATAN LIMBAH STYROFOAM PADA CAMPURAN BETON DITINJAU TERHADAP KEKUATAN DAN BIAYA DIBANDINGKAN DENGAN BETON NORMAL Harahap, Dermilasari; Rambe, Mhd Rahman; Nurkhasanah Rina Puspita
STATIKA Vol. 5 No. 2 (2022): Statika Vol 5 No 2 September 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v5i2.941

Abstract

Styrofoam merupakan limbah dari pemakaian aktifitas manusia, dapat dijadikan sebagai bahan alternative bahan campuran beton. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen (pengujian), bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kuat tekan beton akibat penambahan styrofoam sebanyak 5% dan 10% sebagai penggati pasir terhadap beton normal dan untuk mengetahui perbandingan harga bahan material beton normal dan beton campuran styrofoam.hasil penelitian menunjukkan penurunan nilai kuat tekan beton kubus yang menggunakan limbah styrofoam dari nilai kuat tekan beton normal yang menjadi pembandingnya. Kuat tekan rata-rata beton pada umur 14 dan 28 hari dengan menggunakan limbah styrofoam 5% secara berturut-turut sebesar 8,16 MPa dan 8,28 MPa. Kuat tekan rata-rata beton pada umur 14 dan 28 hari dengan menggunakan limbah styrofoam 10% secara berturut-turut sebesar 7,07 MPa dan 9,11 MPa. Kuat tekan rata-rata beton normal pada umur 14 dan 28 hari secara berturut-turut sebesar 8,89 MPa dan 9,39 MPa. Untuk perbandingan harga bahan material beton normal dan beton campuran styrofoam 5%, dan 10%/ 6 sampel secara berturut-turut adalah Rp 22.338,28, Rp 22.134,88 dan Rp 21.931,48. Dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh bahwa hasil kuat tekan beton mengalami penurunan. Untuk biaya styrofoam tidak terlalu berpengaruh untuk harga satuan dikarenakan penggunaannya dalam skala kecil.
Analisa Indikasi Penyebab Pembengkakan Biaya (Cost Overrun) Pada Proyek Pembangunan Bendungan Lau Simeme Iqbal Baitang Lubis; Sahrul Harahap; Nurkhasanah Rina Puspita
STATIKA Vol. 5 No. 2 (2022): Statika Vol 5 No 2 September 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v5i2.1069

Abstract

Pembangunan konstruksi di Indonesia semakin pesat sejalan dengan pemenuhan kebutuhan dasar manusia. Dalam pelaksanaan proyek konstruksi banyak dijumpai proyek yang mengalami pembengkakan biaya (cost overrun) maupun keterlambatan waktu. Pembengkakan biaya (cost overrun) pada tahap pelaksanaan proyek sangat tergantung pada perencanaan, koordinasi, dan pengendalian dari kontraktor, sehingga proses konstruksi berjalan dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab pembengkakan biaya (cost overrun) pada proyek pembangunan bendungan Lau Simeme. Penelitian ini dilakukan dengan cara membagikan kuesioner kepada pekerja pada proyek tersebut. Hasil pengumpulan kuesioner, terkumpul 30 responden. Dari hasil pengumpulan data dilakukan proses pengolahan data dengan bantuan komputer dengan program SPSS (Statistical Package for Social Science) versi 19. Dari analisis data yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa tingkat reabilitas dari 30 kuesioner yang disebar, terdapat tiga kuesioner yang tidak reliable dan 27 kuesioner yang reliable. Juga didapat hasil validitas dari variabel – variabel penyebab pembengkakan biaya (cost overrun) sebesar 46 % sedangkan tingkat variabel yang saling berkorelasi antara variabel bebas dan terikat sebesar 42 %.
Analisa Percepatan Proyek Menggunakan Metode Crashing Dengan Alternatif Penambahan Tenaga Kerja Adinda Permatasari; Sahrul Harahap; Nurkhasanah Rina Puspita
STATIKA Vol. 5 No. 2 (2022): Statika Vol 5 No 2 September 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v5i2.1070

Abstract

Dalam proses pembangunan sebuah proyek konstruksi kerap terjadi sesuatu yang tidak diinginkan seperti keterlambatan pekerjaan pada proyek. Keterlambatan pekerjaan proyek dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti pengaruh cuaca, kurangnya tenaga kerja, suplai material yang terlambat atau terganggu, kurangnya ketersediaan peralatan yang digunakan, maupun dari pihak-pihak yang terlibat dalam proyek. Maka dari itu, diperlukan alternatif yang dapat digunakan untuk mempercepat penyelesaian proyek. Alternatif tersebut dapat berupa penambahan tenaga kerja, penambahan jam lembur, penambahan atau penggunaan alat yang lebih produktif, maupun penggunaan metode konstruksi yang lebih cepat. Dalam penelitian ini akan menganalisa durasi dan biaya penyelesaian proyek pada proyek pembangunan Aula Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, menggunakan metode Crashing dengan alternatif penambahan tenaga kerja dan jam kerja (lembur). Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya proyek yang lebih ekonomis untuk mempercepat durasi proyek. Diketahui total upah tenaga kerja proyek tersebut dalam kondisi normal ialah sebesar Rp. 96.074.700,00 dengan durasi pelaksanaan pekerjaan bangunan proyek selama 66 hari kerja. Dari hasil analisa pada penelitian ini diperoleh total upah tenaga kerja dengan alternatif penambahan tenaga kerja sebesar Rp. 113.632.675,00 dengan durasi pelaksanaan pekerjaan bangunan proyek selama 56 hari kerja atau lebih cepat 15,15% dari durasi normal. Sedangkan total upah tenaga kerja dengan alternatif penambahan jam kerja (lembur) sebesar Rp. 142.723.687,28 dengan durasi pelaksanaan pekerjaan bangunan proyek selama 56 hari kerja atau lebih cepat 15,15% dari durasi normal. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa alternatif yang lebih ekonomis untuk menyelesaikan proyek ialah penambahan tenaga kerja karena lebih hemat Rp. 29.091.012,28 dari penambahan jam kerja (lembur).s.
Analisa Sediment Transport Pada Saluran Terbuka Model Trapesium (Studi Laboratorium) Indra Mulia Lubis; Amran Juniardi; Nurkhasanah Rina Puspita
STATIKA Vol. 5 No. 2 (2022): Statika Vol 5 No 2 September 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v5i2.1073

Abstract

Sedimen merupakan hasil proses erosi, baik berupa erosi permukaan, erosi parit, maupun jenis erosi tanah lainnya. Sedimen umumnya mengendap di bagian bawah kaki bukit, di daerah banjir, di saluran air, sungai, dan waduk. Hasil sedimen adalah jumlah sedimen yang berasal dari erosi yang terjadi di daerah tangkapan air yang diukur pada periode waktu dan tempat tertentu. Penelitian tentang laju sedimentasi telah banyak dilakukan oleh berbagai peneliti, baik secara langsung di lapangan maupun dalam skala laboratorium. Namun secara umum sedimen yang diteliti adalah sedimen secara keseluruhan atau lebih dikenal dengan istilah sedimen suspensi, dimana sedimen tersebut sudah terdiri dari berbagai material seperti : tanah, kayu, pasir, kerikil/batuan dan lain-lain. Pada penelitian ini dilakukan pengujian dengan memisahkan jenis dari sedimen tersebut. Material sedimen yang menjadi sampel uji adalah pasir, kerikil dan tanah. Ketiga jenis sedimen ini diuji dengan bantuan alat uji hidrolis di Laboratorium Teknik Sipil UGN untuk mengetahui laju sedimentasi. Dari data pengujian yang dihasilkan, laju aliran massa sedimen (Qs) jenis kerikil dan tanah pada bukaan pintu air 100 mm berturut-turut adalah 0,065 kg/s dan 0,072 kg/s. Sedangkan material sedimen pasir memiliki debit aliran sedimen sebesar 0,133 kg/s pada bukaan pintu air yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa material sedimen pasir lebih cepat dan lebih banyak terenkapsulasi atau tergusur daripada sedimen kerikil dan tanah.