Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Ekonomi Moral Ibu Rumah Tangga (Studi Usaha Kue Berbasis Komunitas di Kompleks Perumahan Minasa Upa Kota Makassar) saifuddin saifuddin
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 13, Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.83585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik ekonomi moral yang dijalankan oleh ibu rumah tangga dalam usaha kue berbasis komunitas di Kompleks Perumahan Minasa Upa, Kota Makassar. Kajian ini berangkat dari asumsi bahwa aktivitas ekonomi skala kecil rumah tangga tidak semata-mata didorong oleh rasionalitas ekonomi, tetapi juga dipengaruhi oleh nilai-nilai moral dan relasi sosial yang melekat dalam kehidupan komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, dengan informan yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik ekonomi moral tercermin dalam berbagai bentuk, seperti solidaritas antar pelaku usaha, praktik berbagi sumber daya, sistem kepercayaan dalam transaksi, serta fleksibilitas dalam mekanisme pembayaran. Nilai-nilai tersebut tidak hanya memperkuat hubungan sosial antar anggota komunitas, tetapi juga menjadi strategi adaptif dalam menjaga keberlanjutan usaha di tengah keterbatasan modal dan akses pasar. Selain itu, jaringan sosial berbasis kedekatan geografis dan kekerabatan berfungsi sebagai modal sosial yang signifikan dalam mendukung aktivitas produksi dan distribusi. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa ekonomi moral merupakan elemen penting dalam praktik ekonomi skala mikro, khususnya pada usaha berbasis komunitas yang dijalankan oleh ibu rumah tangga. Oleh karena itu, kebijakan pemberdayaan ekonomi masyarakat perlu mengintegrasikan dimensi sosial dan moral sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi lokal yang berkelanjutan. 
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Potensi Terjadinya Perilaku Menyimpang Remaja di Kelurahan Lette, Kecamatan Mariso, Kota Makassar Tahun 2025 Zainab Magfirah Syamsuddin; Idham Irwansyah Idrus; Saifuddin Saifuddin
PREDESTINATION: Journal of Society and Culture Vol 5, No 1 (2025): Volume 5 No.1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/prd.v8i2.70967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) menggambarkan secara statistic deskriptif pola asuh orang tua yang diterpakan terhadap potensi perilaku menyimpang remaja di Kelurahan Lette. 2) Mengetahui tingkat pengaruh pola asuh orang terhadap potensi terjadinya perilaku menyimpang remaja di Kelurahan Lette. Penelitian ini menggunakan survey sebagai jenis penelitian dengan pendekatan kuantitaif. Data dikumpulkan melalui hasil koesioner yang disebar ke 88 remaja sebagai sampel penelitian. Analisis data dilakukan dengan cara uji normalitas, uji validitas, uji reliabilitas dan uji regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Dari 88 jumlah responden, terdapat 23 remaja (26,13%) yang mengalami pola asuh otoriter, 45 remaja (51,13%) yang mengalami pola asuh demokratis, dan 20 remaja (23,72%) yang mengalami pola asuh permisif. Dan dari keseluruhan jumlah responden, terdapat 47 remaja (53,40%) yang memiliki potensi terjadinya perilaku menyimpang remaja. 2) Hasil uji t menunjukkan bahwa pola asuh otoriter dan permisif berpengaruh positif terhadap potensi perilaku menyimpang remaja dan pola asuh demokratis berpengaruh negatif terhadap potensi perilaku menyimpang remaja, Dan secara simultan nilai R Square memperoleh 0,673 = 67,3%, yang berarti pola asuh orang tua memiliki tingkat pengaruh sebesar 67,3% terhadap potensi terjadinya perilaku menyimpang remaja di Kelurahan Lette. Sedangkan sisanya 32,7% dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti diantaranya seperti pengaruh dari kondisi ekonomi, tingkat pendidikan, teman sebaya, ataupun dari diri sendiri.