Claim Missing Document
Check
Articles

UJI SENSORI DAN KEAMANAN IKAN ASIN KATAMBA (Lethrinus lentjan) YANG DIPERDAGANGKAN DI KECAMATAN WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI Salam Salam; Asnani Asnani; Kobajashi Togo Isamu
Jurnal Fish Protech Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Fish Protech Vol. 5 No. 2 Oktober 2022
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jfp.v5i2.28394

Abstract

Produk ikan yang diolah tradisional, seperti ikan asin, keamanannya ditentukan oleh ada tidaknya komponen berbahaya baik secara fisik, kimia, maupun mikroba. Tujuan penelitian untuk mengetahui kemanan ikan asin katamba yang meliputi uji kadar formalin, kadar air, nilai pH, dan nilai total kapang yang diperdagangkan di Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan teknik pengambilan sampel (Purposive sampling). Ada enam (6) sampel yang diperoleh dari tiga (3) pasar di Kecamatan Wangi-Wangi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel P1 dan P3 memenuhi standar SNI dari segi tampilan dengan skor yang diberikan sebesar 8,05 untuk P1 dan 7,20 untuk P3 dari segi aroma juga memenuhi standar SNI khususnya sampel P3 (8 ,00), P1 (7,95) dan P2 (7,50). Nilai tertinggi untuk rasa dicapai oleh sampel P1 dengan nilai yang diberikan sebesar 6,80, uji atribut sensori, tekstur juga memenuhi standar SNI dengan nilai yang diberikan sebesar 8,00, 8,10, dan 7,40 untuk P1 , P3, dan P2 berturut-turut. Kandungan kapang tampak tertinggi ditunjukkan oleh sampel P1 (8,20) dan terendah ditunjukkan oleh sampel P5 (5,40). Kandungan formalin ditemukan pada 4 (empat) sampel yaitu sampel P2, P3, P4, dan P6, dan sisanya pada sampel P1 dan P5 positif. Kadar air tertinggi ditunjukkan oleh sampel P6 (43,31%) dan terendah ditunjukkan oleh sampel P3 (37,79) Nilai rentang pH tertinggi adalah P3 (7,79), dan nilai terendah untuk sampel adalah P4 (7,39). Kadar kapang tertinggi terdapat pada sampel P5 (3,7x103 koloni/g) sedangkan sampel lainnya kurang dari 10 koloni/g.
KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK DAN PROKSIMAT IKAN GABUS (Channa striata) ASAP CAIR MENGGUNAKAN OVEN Anita Komala Sari; Kobajashi Togo Isamu; Ari Sartinah
Jurnal Fish Protech Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Fish Protech Vol. 5 No. 2 Oktober 2022
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jfp.v5i2.28383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui uji organoleptik dan proksimat ikan gabus (Channa striata) asap cair menggunakan oven. Metode penelitian yang digunakan yaitu, Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 3 perlakuan yang meliputi, perendaman dalam asap cair dengan konsentrasi yang berbeda beda P1 (15%), P2 (20%), P3 (25%) dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga diperoleh 9 unit percobaan. Data organoleptik yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), jika hasil analisis menunjukkan beda nyata maka dilakukan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf 95%. Data proksimat yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata pada aroma dan rasa ikan gabus yang dihasilkan. Dimana nilai kenampakan tertinggi 7,51 pada (P3), aroma tertinggi 7,6 pada (P2), rasa tertinggi 7,05 pada (P2), dan tekstur tertinggi 7,14 pada (P2). Hasil analisa proksimat didapatkan nilai yang tertinggi dari kadar air, kadar abu, protein, dan kadar lemak berturut-turut adalah 51,43% pada (P1), 3,45% pada (P3), 34,71% pada (P3), dan 7,56% pada (P3)
PENGARUH LAMA PEREBUSAN TERHADAP NILAI SENSORI DAN KOMPOSISI PROKSIMAT KERANG POKEA (Batissa Violacea Var Celebensis, von Martens 1897) Habil Yatsin; Kobajashi Togo Isamu; Dhian Herdiansyah
Jurnal Fish Protech Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Fish Protech Vol. 5 No. 2 Oktober 2022
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jfp.v5i2.28392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama perebusan terhadap nilai sensori dan komposisi proksimat kerang pokea. Parameter yang diamati yaitu analisis sensori (kenampakan,rasa, bau dan tekstur), dan analisis proksimat (kadar air, abu, protein, lemak dan karbohidrat). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), jika hasil analisis menunjukan berbeda nyata maka dilakukan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan yaitu perebusan selama 5 menit (P1), perebusan selama 10 menit (P2) dan perebusan selama 15 menit (P3), dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian sensori daging kerang pokea rebus berpengaruh nyata terhadap tekstur dan bau, sedangkan nilai proksimat daging kerang pokea berpengaruh nyata terhadap kadar air lemak dan air. Nilai proksimat daging kerang pokea rebus dengan lama perebusan 5,10 dan 15 menit yaitu kadar air 63,08-65,78 %, kadar abu 1,91-4,38%, kadar protein 17,78-21,85%, kadar lemak 8,74-11,59%, dan kadar karbohidrat 1,39-2,91%.
PENGARUH PENAMBAHAN PROPORSI KERANG POKEA (Batissa violacea var. celebensis, von Martens 1897) ASAP YANG BERBEDA TERHADAP NILAI ORGANOLEPTIK DAN PROKSIMAT SAMBAL Wulang Dari; Kobajashi Togo Isamu; Laode Muhamad Hazairin Nadia
Jurnal Fish Protech Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Fish Protech Vol. 5 No. 2 Oktober 2022
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jfp.v5i2.28395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan proporsi kerang pokea (Batissa violacea var. celebensis, von Martens 1897) asap terhadap nilai orhanoleptik dan proksimat pada sambal. Parameter yang diuji yaitu uji organoleptik secara deskriptif dan hedonik dan uji proksimat sambal kerang pokea asap. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan tiga perlakuan (penambahan proporsi kerang pokea asap sebanyak 40 g, 50 g dan 60 g) masing-masing tiga kali ulangan. Data hasil pengujian dianalisis menggunakan ANOVA (Analysis of Varian), apabila berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf kepercayaan 95% (α=0,05). Berdasarkan hasil uji organoleptik secara deskriptif dengan parameter warna, aroma, rasa dan tingkat kepedasan berpengaruh nyata terhadap sambal, sedangkan untuk tekstrur tidak berpengaruh terhadap sambal dan organoleptik secara hedonik atau tingkat kesukaan panelis berpengaruh terhadap penambahan proporsi pokea asap kedalam sambal terhadap parameter warna, aroma, rasa dan tekstur yang dimana semakin banyak penambahan proporsi kerang pokea asap maka semakin rendah tingkat kesukaan panelis. Proksimat  sambal kerang pokea asap dengan penambahn proporsi kerang pokea asap 40 g, 50 g dan 60 g yaitu kadar air 13,84-18,32%, kadar protein 24,46-29,46%, kadar lemak 36,92-45,82%, kadar abu 3,84-6,15% dan kadar karbohidrat 3,77-8,71%
PENERAPAN TEKNOLOGI UFL PLUS (UNDERWATER FISH LAMP PLUS) DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING USAHA PERIKANAN BAGAN PERAHU DI DESA MUARA TINOBU, KABUPATEN KONAWE UTARA Fajriah Fajriah; Kobajashi Togo Isamu; Ahmad Mustafa
Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 4 (2022): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v9i4.763

Abstract

Desa Muara Tinobu adalah salah satu desa pesisir yang terletak di Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe Utara. Melimpahnya sumberdaya perikanan tersebut tidak dibarengi oleh penggunaan teknologi light fishing yang memadai, sehingga jumlah hasil tangkapan yang diperoleh tidak menentu. Tujuan dilakukan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan daya saing usaha bagan dengan meningkatkan jumlah hasil tangkapan melalui penggunaan UFLPlus dengan menarik kedatangan ikan agar mudah dijangkau nelayan bagan skala kecil. Metode kegiatan yang dilakukan antara lain: (1) Analisis situasi, permasalahan dan kebutuhan mitra; (2) Penyusunan materi; (3) Pelaksanaan Pelatihan; (4) Penerapan Teknologi UFLPus di Lapangan; (5) Evaluasi Pengetahuan Mitra. Adapun Metode kegiatan di lapangan adalah dengan menggunakan UFLPlus. Hasilnya terbukti mampu meningkatkan hasil tangkapan sebesar 2 -3 kali dari penggunaan lampu permukaan. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah adanya pengetahuan dan keterampilan baru terkait penggunaan teknologi UFLPlus, cara perakitan dan penerapannya pada lingkungan yang sebenarnya, serta adanya buku panduan penggunaan UFLPlus. Materi pelatihan yang diberikan antara lain : (1) Penyuluhan tentang penggunaan UFLPlus sebagai teknologi light fishing yang dapat membantu nelayan pada operasi penangkapan. Teknologi ini digunakan pada alat tangkap yang beroperasi pada malam hari. Penggunaan cahaya dianggap paling efektif dalam mengumpulkan ikan; (2) Cara Perakitan dan Petunjuk atau tata cara penggunaan UFLPlus, setelah kegiatan penyuluhan dilaksanakan yang materinya dibawakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat dan dibantu oleh tenaga penyuluh dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Konawe Utara, dilanjutkan dengan kegiatan tanya jawab segala hal terkait light fishing dan penggunaan teknologi UFLPLus. kegiatan selanjutnya adalah pelatihan perakitan UFLPLus dan menghasilkan 1 set alat UFLPlus. Program pengabdian masyarakat dapat meningkatkan pendapatan nelayan dan daya saing usaha bagan Desa Muara Tinobu dan daerah lainnya di Kabupaten Konawe Utara. Terjadi peningkatan jumlah hasil tangkapan sebanyak 2 hingga 3 kali lipat dibanding jika nelayan hanya menggunakan lampu permukaan seperti biasa. Kegiatan pelatihan yang meliputi penyuluhan, workshop dan penerapan penggunakan UFLPlus yang dilengkapi dengan buku panduan terkait UFLPlus.
PENGARUH PENGGUNAN BAHAN PENGASAP YANG BERBEDA TERHADAP NILAI ORGANOLEPTIK DAN PAH (POLYCYCLIC AROMATIC HYDROCARBON) IKAN SIDAT (Anguilla sp.) ASAP Erma Yunika; Kobajashi Togo Isamu; suwarjoyowirayatno suwarjoyowirayatno
Jurnal Fish Protech Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Fish Protech Vol. 6 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfp.v6i1.36918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tempurung kelapa, sabut kelapa dan kombinasi sabut kelapa dan tempurung kelapa terhadap nilai organoleptik, proksimat, dan PAH (Polycyclic Aromatic Hydrocarbon) belut asap. Parameter yang diuji adalah organoleptik (kadar air, kadar lemak, kadar protein, kadar abu) dan PAH. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari tiga perlakuan pengasapan (pengasapan tempurung kelapa, pengasapan sabut kelapa, dan kombinasi keduanya), masing-masing perlakuan dilakukan dengan 3 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA, hasil analisis menunjukkan pengaruh yang signifikan maka dilakukan DMRT dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pengasapan tempurung kelapa, sabut kelapa dan kombinasi keduanya berpengaruh nyata terhadap parameter bau, kenampakan, rasa, sedangkan parameter tekstur tidak berpengaruh nyata. Analisis organoleptik perlakuan terbaik pada P1 dengan nilai bau 7,1; penampilan 6,2; rasa 7,4; dan tekstur 5.9. Uji proksimat nilai kadar protein tertinggi ditunjukkan pada perlakuan P3 (kombinasi sabut kelapa dan tempurung kelapa) 19,72% sedangkan untuk hasil tertinggi seperti kadar lemak 17,74%, kadar air 36,68 dan kadar abu 4,26% pada perlakuan P1 ( tempurung kelapa). Kandungan senyawa PAH pada smokedeel yaitu Nephthalene, Acenaphthene, Phenanthrene, Pyrene, Benzo(α)antracene tidak terdeteksi sedangkan kandungan Benzo(α)Pyrene dengan nilai (P1) 9,45 ppm, (P2) 9,40 ppm dan (P3) 9,59 ppm.Kata Kunci: Ikan sidat, PAH (polycyclic aromatic hydrocarbon), pengasapan, sabut kelapa, tempurung kelapa 
UFLPlus: An Underwater Fish Lamp Technology as an Innovation of Fish-Luring Aids on Boat Lift Net Fajriah Fajriah; Ahmad Mustafa; Muhammad Rais; La Anadi; Kobajashi Togo Isamu; Marsuki Iswandi; Idrus Salam; Sampunur Sampunur
Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 14 No. 1 (2022): JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jipk.v14i1.30074

Abstract

Highlight ResearchDipped lamp technology with CCTV (UFLPlus) to catch fish was designed in such a way that the placement of components contained was integrated, water-proof, and having a good light distribution.The existence of a CCTV in new innovated UFLPlus that can record events in the water and greatly assist fishing activities of fishermen on passive fishing gear such as boat charts.UFLPlus worked well to increase the number of hauling every night of fishing (from 20-30 kg to 50-60 kg per hauling).AbstractThe usage of underwater immersion lights outfitted with CCTV is a technological innovation that is expected to solve the inadequacies of the acoustic work system while also improving the existing underwater immersion light work system. Underwater Fish Lamp Plus (UFLPlus) technology can attract attention and directly monitor the condition of fish in the sea from the boat. The purpose of this study was to understand how the UFLPlus was designed and constructed; to test its performance using lamplight, waterproof, and immersion tests; to learn how the light distribution pattern is formed; and to learn the state of the catch. The study was separated into two phases: the design and fabrication of UFLPlus, and numerous laboratory-scale experiments and outdoor trials with boat lift net fishing gear. The results reveal that UFLPlus performed effectively in the field after all of its physical components were tested in the laboratory, and that the values of light intensity and light distribution patterns are still in accordance with the level of adaptation to light reception on the fish retina. During the trial catch, 62 kg of anchovy (Stolephorus sp.), 27 kg of ponyfishes (Leiognathus sp.), 32.5 kg of fringe-scale sardinella (Sardinella fimbriata), and 17.5 kg of yellow-stripe scad (Selaroides leptolepis) were caught. UFLPlus was capable of functioning as an underwater immersion lamp that attracts fish attention and directly monitors the arrival of fish in the water in the fishing area.
Pengaruh Variasi Lama Pengeringan Terhadap Karakteristik Sensori dan Proksimat Pokea (Batissa Violacea Var. Celebensis, Von Martens 1897) Irmayanti, Irmayanti; Isamu, Kobajashi Togo; Tamrin, Tamrin
Jurnal Fish Protech Vol 6, No 2 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfp.v6i2.46079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama pengeringan pada waktu yang berbeda terhadap nilai sensori dan proksimat kerang pokea. Parameter yang diuji yaitu uji sensori secara deskriptif dan uji kandungan proksimat pada pokea kering. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA (Analysis of Varian), apabila berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan menggunakan tiga perlakuan yaitu pengeringan selama 18 jam (P1), 20 jam (P2) dan 22 jam (P3). Hasil penelitian sensori dengan parameter warna, aroma, dan tekstur berpengaruh nyata terhadap pokea kering, dimana semakin lama pengeringan kerang pokea maka semakin diminati oleh panelis. Nilai proksimat daging kerang pokea kering dengan lama pengeringan 18, 20 dan 22 jam yaitu kadar air 13,33%-17,18%, kadar abu 2,05-4,18%, kadar protein 40,41%-45,3%, dan kadar lemak 5,26%-8,36%. Kata kunci: Kerang pokea kering, nilai sensorik, kandungan proksimat
PENGARUH METODE THAWING YANG BERBEDA TERHADAP MUTU SENSORI DAN PROKSIMAT KERANG POKEA (Batissa violacea var. celebensis von. Martens 1897) BEKU Nurfila, Nurfila; Isamu, Kobajashi Togo; Rejeki, Sri
Jurnal Fish Protech Vol 7, No 1 (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jfp.v7i1.48109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode thawing yang berbeda terhadap mutu sensori dan proksimat kerang pokea beku. Parameter yang diamati yaitu analisis sensori (kenampakan, aroma, dan tekstur), dan analisis proksimat (kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak dan karbohidrat). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), jika hasil analisis menunjukan berbeda nyata maka dilakukan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan yaitu thawing menggunakan air hangat (P1), thawing menggunakan perendaman air (P2), dan thawing menggunakan suhu ruang (P3), dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil analisa sensori dari thawing daging kerang pokea beku berpengaruh nyata terhadap kenampakan, aroma, dan tekstur, sedangkan hasil analisa proksimat daging kerang pokea thawing berpengaruh nyata terhadap kadar lemak. Nilai sensori terbaik pada perlakuan (P1) dimana nilai kenampakan, bau dan tekstur masing-masing 7,4, 7,1, dan 6,5. Uji proksimat menunjukan bahwa perlakuan P2 mempunyai nilai kadar protein dan karbohidrat tertinggi yaitu 16,49% dan 0,78%. Selanjutnya pada perlakuan (P3) menunjukan kadar air dan kadar abu tertinggi masing-masng yaitu 71,18% dan 1,66%. Kadar lemak tertinggi pada perlakuan (P1) yaitu 11,90%.
PENGGUNAAN SISTEM DIGITAL AGRIBISNIS (SIDIA) UNTUK MENILAI KELAYAKAN USAHA PERIKANAN TANGKAP Fajriah, Fajriah; Isamu, Kobajashi Togo; Nur, Muhammad
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 8, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v8i1.1391

Abstract

Usaha perikanan tangkap sebagaimana usaha pada umumnya memerlukan peningkatan produktivitas dan efisiensi usaha setiap waktu. Namun dalam operasionalnya usaha perikanan tangkap sering menghadapi banyak kendala dan persoalan, salah satunya resiko kerugian akibat fluktuasi stok ikan, musim penangkapan dan fluktuasi harga pasar. Informasi dini terkait besarnya pendapatan dan layak atau tidaknya usaha perikanan tangkap menjadi hal yang sangat penting untuk diketahui oleh pelaku usaha agar gambaran terkait untung rugi menjalankan usaha telah diperoleh. Dengan memanfaatkan teknologi sistem informasi melalui aplikasi SIDIA (Sistem Digital Agribisnis) maka informasi pendapatan atau keuntungan termasuk layak tidaknya usaha untuk dilanjutkan dapat diperoleh dengan mudah, cepat dan tepat.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut tentang konsep SIDIA dan bagaimana penggunaannya dapat menilai kelayakan usaha perikanan tangkap. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2023. Metode yang digunakan adalah metode survei. Pengambilan data dilakukan dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan pada metode analisis kelayakan dapat diimplementasikan pada aplikasi SIDIA penilaian kelayakan usaha perikanan tangkap bagan perahu dan usaha lainnya, dengan nilai kelayakan usaha antara lain; nilai (R/C) sebesar 21,37, nilai NPV Rp. 1.267.660.121, IRR 111%, BEP Produksi 1.538 kg/bulan, dan BEP Harga Rp. 6.830/kg, maka usaha dinyatakan Layak atau efisien pada sistem kelayakan usaha atau finansial usaha perikanan bagan perahu.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd. Rasyid Syamsuri Adrianti, Yulis Ahmad Mustafa Ahmad Mustafa Ahmad Mustafa Alam, Samsul Anita Komala Sari Ansharullah ansharullah Ari Sartinah Ari Sartinah, Ari Arpin, Iin Caroline Asman Asman Asnani Asnani Asnani Asnani Assidik, Fajrin Astika, Andilla Ayu Azzis, Muhammad Abdul Bramatya, Eko Daniningsih, Tri Dariyani, Dariyani Devi Natalia Dewi, Yosi Ananda Dhian Herdiansyah Endang, Wa Eni, Wa Erma Yunika Fahlani, Wd Wd Sitti Aisyah Nurul Fajriah Fajriah Fajriah Fajriah Fajriah Fajriah Fajriah Fajriah Fajriah Fajriah, Fajriah Farida Farida Fatriana, Yuyun Habil Yatsin Haka, Yogi Hasnia Arami Hermanto Hermanto Herniawan, Herniawan Hestiani, Hestiani Holyness Nurdin Singadimedja Ibrahim, Moh Nuh Ibrahim, Mohamad Nuh Ibrahim, Mohammad Nuh Ibrahim, Mohammad Nuh Idham, Nita Pratiwi Idrus Salam Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Kaudin, Ode Kiro, Muhammad Zul Sudrajat La Anadi La Karimuna La Ode Sahaba Laode Muhamad Hazairin Nadia Lolopayung, Selin Maharani Maharani, Maharani Mariana, Nining Marsuki Iswandi Mentang, Prilya Zhatrawati Mita Gebriella Inthe Muhammad Nur Muhammad Rais Muhammad Yunus Mujiati Mujiati Nabila, Leila Natalia, Tresia Nur Illiyin Akib, Nur Illiyin Nurfila, Nurfila Pangerang, Annisah Bulu Patadjai, Andi Besse Pataran, Immesky Rilla Rahmiatin, Titin Ramadhani, Dwirizqa Tiara RH. Fitri Faradilla Rusadi, Ririn Sahara, Rita Salam Salam Salman, Slamet Aprianto Salmatia, Siti Salmin, Nur Sampunur Sampunur Sari J, Yesti Sarnia Sarnia, Sarnia Setiani Setiani, Setiani Sri Rejeki Sri Wahyuni Sriyani, Wa Ode Sugiantari, Ni Wayan Sulistianti, Wa ODe Nova Sulsia, Sulsia Suriani Suriani Suwarjoyowirayatno Suwarjoyowirayatno Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno Tamrin Tamrin Taufik Taufik Virera, Julian Imelda Wulandari Wulandari Wulang Dari Yoni, Yoni