Claim Missing Document
Check
Articles

KARAKTERISASI IKAN TERI ASIN (Stolephorus sp.) YANG DIPRODUKSI DI DESA WABURENSE, KECAMATAN MAWASANGKA, KABUPATEN BUTON TENGAH Taufik, Taufik; Isamu, Kobajashi Togo; Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno
Jurnal Fish Protech Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Fish Protech Vol. 4 No. 1 April 2021
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfp.v4i1.18146

Abstract

ABSTRACT         The aims of this study were to determine the proximate content (water content, ash, fat, protein), and salt content. Data analysis was used descriptive analysis to provide a general description of the data. Proximate Test Results on Salted anchovy water content ranged from 18.61% -19.68%, salted anchovy ash content from 12.69% -14.26%, protein content 37.37% -41.25% , fat content from 1.05% -1.18% and salt content from 12.62% -13.42%. Keywords: Salted anchovy, proximate, and salinityABSTRAKPeneletian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan proksimat (kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein), dan kadar garam. analisis data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif untuk memberikan gambaran umum tentang data. Hasil uji proksimat pada kadar air ikan teri asin berkisar 18,61%-19,68% ,kadar abu ikan teri asin berkisar 12,69%-14,26%, kadar protein ikan teri asin 37,37%-41,25%, kadar lemak ikan teri asin berkisar 1,05%-1,18% dan kadar garam berkisar antara 12,62%-13,42%.Kata kunci: Ikan teri asin, proksimat, kadar garam
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG BUAH LINDUR (Bruguiera Gymnorrhiza) TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK, NILAI GIZI DAN AKTVITAS ANTIOKSIDAN BROWNIES Fahlani, Wd Wd Sitti Aisyah Nurul; Tamrin, Tamrin; Isamu, Kobajashi Togo
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.638 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v6i3.18919

Abstract

ABSTRACT                     This study aimed to analyze the effect of lindur fruit flour substitution on organoleptic characteristics, nutritional value, and antioxidant activity of lindur fruit flour brownies. This research was conducted using a completely randomized design (CRD) with various percentages of formulation of substitution of lindur fruit flour:wheat flour, namely M1 = (100%:0%), M2 = (90%:10%), M3 = (80%:20 %), M4 = (70%:30%), and M5 = (60%:40%). The research data were analyzed using analysis of variance, with further testing using Duncan's Multiple Range Test (DMRT) at a 95% confidence level. The results show that the HCN content of lindur fruit flour reached 21.81 mg/kg. The M3 treatment was the most preferred treatment by the panelists with hedonic rating scores of color, texture, aroma, and taste reached 4.14 (like), 4.13 (like), 3.79 (like), and 4.30 (like), respectively. The nutritional values of selected M3 brownies show that it contained 30.57% water, 1.20% ash, 3.70% fat, 5.63% protein, and 58.90% carbohydrate. Analysis of antioxidant activity in selected M3 brownies was 465.58 ppm which is categorized as very weak. It can be concluded that the substitution of lindur fruit flour in making brownies had a very significant effect on color, texture, and taste. However, the effect was not significant on the aroma and the analysis of the nutritional value of the selected treatment. The brownie product substituted with lindur fruit flour met the national standards for water, ash, and fat contents.Keyword: Brownies, Lindur Fruit ABSTRAK    Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh substitusi tepung buah lindur terhadap karakteristik organoleptik, nilai gizi, dan aktivitas antioksidan brownies tepung buah lindur. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak  Lengkap  (RAL) dengan berbagai presentase formulasi, substitusi tepung buah lindur: tepung terigu yaitu M1 =  (100% : 0%), M2 = (90% : 10%), M3 = 80% : 20%), M4 = (70% : 30%), dan M5 = (60% : 40%). Data hasil penelitian dianalisis menggunakan sidik ragam (Analysis of Varian), dengan uji lanjut menggunakan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan analisis kadar HCN tepung buah lindur yaitu 21,81 mg/kg. Perlakuan M3 merupakan perlakuan yang paling disukai oleh panelis dengan skor penilain hedonik warna 4,14 (suka), tekstur  4,13 (suka), aroma 3,79 (suka) dan rasa 4,30 (suka). Analisis Nilai gizi produk browies tepilih M3 meliputi kadar air (30,57%), kadar abu (1,20), Kadar lemak (3,70%), kadar protein (5,63%) dan kadar karbohidrat (58,90%). Analisis aktivitas antioksidan pada brownies terplih M3 yaitu 465,58 ppm dengan kategori sangat lemah. Dapat disimpulkan bahwa substiusi tepung buah lindur pada pembuatan brownies berpengaruh sangat nyata terhadap warna, tekstur, dan rasa. Tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap aroma. dan analisis nilai gizi perlakuan terpilih. Berdasarkan standar mutu SNI brownies, bahwa produk brownies substitusi tepung buah lindur sudah memenuhi standar mutu SNI untuk kadar air dan kadar abu serta kadar lemak.Kata kunci:   Brownies, tepung, Buah Lindur
KARAKTERISTIK MUTU SENSORI, KIMIA DAN SENYAWA POLYCYCLIC AROMATIC HYDROCARBON (PAH) IKAN MARLIN HITAM (Istiompax indica) ASAP MENGGUNAKAN METODE PENGASAPAN YANG BERBEDA DI DESA TOOLAWAWO, KABUPATEN KONAWE Pangerang, Annisah Bulu; Isamu, Kobajashi Togo; Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno
Jurnal Fish Protech Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Fish Protech Vol. 4 No. 2 Oktober 2021
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfp.v4i2.21755

Abstract

ABSTRACT          The aims of this study was to determine the quality characteristics of sensory, chemical and PAH (Polycyclic Aromatic Hydrocarbon) compounds of smoked black marlin fish using the smoking house and smoking cabinet methods in Toolawawo Village. This study used descriptive data analysis with three times replication. The parameters analyzed were sensory (appearance, aroma, taste, and texture), chemical (moisture, ash, protein, fat, and carbohydrate content), and PAH compound analysis. The best result of sensory analysis of appearance was found from the  house smoking methods with value 8,9, while for the aroma, texture, and taste was found from the smoking cabinet method were 8,5; 7,3 and 8,5 respectively. The best result of Chemical analysis (moisture, ash, and protein content) was found from smoking cabinet method were 63,1%; 2,4% and 30,1%, while for the fat and carbohydrate content was found from house smoking method were 3,7% and 2,3%. The best result of  PAH benzo(a)phyrene was found from house smoking method with value 6,18 ppm. The result of the sensory and chemical analysis (ash, protein, fat, and carbohydrate) from the two smoking methods have suitable of quality standard SNI.2725:2009 and 2013, while the value of moisture and PAH banzo(a)phyrene have not suitable of quality standard SNI.2725:2013.Keywords: Black marlin (Istiompax indica), chemical composition, Toolawawo village, smoking, PAH compoundsABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mutu sensorik, kimia dan senyawa PAH ikan marlin hitam asap menggunakan metode rumah pengasapan dan lemari pengasapan di Desa Toolawawo. Penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif dengan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati yaitu analisis sensori (kenampakan, aroma, rasa dan tekstur), kimia (kadar air, abu, protein, lemak dan karbohidrat) dan senyawa PAH. Hasil penelitian terbaik dari nilai analisis sensori parameter kenampakan diperoleh dari metode rumah pengasapan dengan nilai 8,9, sedangkan untuk analisis sensori aroma, tekstur dan rasa yang terbaik diperoleh dari metode lemari pengasapan dengan nilai masing-masing yaitu 8,5; 7,3 dan 8,5. Perlakuan terbaik pada analisis kimia (kadar air, abu dan protein) diperoleh menggunakan metode lemari pengasapan dengan nilai masing-masing yaitu 63,1%; 2,4% dan 30,1%, sedangkan untuk nilai analisis kimia (kadar lemak dan karbohidrat) terbaik diperoleh menggunakan metode rumah pengasapan dengan nilai masing-masing 3,7% dan 2,3%. Hasil analisis senyawa PAH jenis benzo(a)phyrene terbaik diperoleh menggunakan metode lemari pengasapan dengan nilai 6,18 ppm. Hasil analisis mutu sensori, kimia (abu, protein, lemak dan karbohidrat) dari kedua metode pengasapan masih memenuhi persyaratan mutu SNI.2725:2009 dan 2013, sedangkan nilai kadar air dan senyawa PAH jenis benzo(a)phyrene belum memenuhi standar mutu SNI.2725:2013.Kata kunci: Desa Toolawawo, ikan marlin hitam (Istiompax indica), kandungan kimia, pengasapan, senyawa PAH.
KARAKTERISTIK MUTU IKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis) ASAP YANG DIPERDAGANGKAN DI PASAR TRADISIONAL WOLASI KABUPATEN KONAWE SELATAN Azzis, Muhammad Abdul; Isamu, Kobajashi Togo; Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno
Jurnal Fish Protech Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Fish Protech Vol. 4 No. 2 Oktober 2021
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfp.v4i2.21756

Abstract

ABSTRACT          This study aims to determine the effect of quality characteristics of smoked skipjack tuna (Katsuwonus pelamis) traded in the Wolasi traditional market, South Konawe Regency. This study used a completely randomized design (CRD) consisting of three treatments (P1 = trader/manufacturer 1, P2 = trader/producer 2, and P3 = trader/manufacturer 3) and each treatment was carried out with three times replications. The data obtained were analyzed using analysis of variance (ANOVA), if the results of the analysis showed a significant difference, the Duncan's Multiple Range Test (DMRT) test was carried out with a 95% confidence level (α = 0.05). The results showed that the sensory values based on panelist data showed no significant effect on appearance, mold, and mucus had a significant effect on smell, taste and texture. The value of the proximate test results tended with value to be varied, based on the order of treatment, the protein content 38.28%, 34.34%, and 43.85% respectively, water content of P1, P2, and P3 52.35%, 58.11%, and 43.85% respectively, Fat of P1, P2, and P3 4.24%, 3.91%, and 5.63% respectively, ash of P1, P2, and P3 1.78%,  1.72%, and 2.27% respectively, Carbohydrates of P1, P2, and P3 3.35%, 1.92%, and 1.03% respectively. The value of the results of microbiological tests using the TPC (Total Plate Count) is percentagely lower than the maximum limit for total bacteria, based on the order of treatment, (P1) 2.7 x 103; (P2) 2.2 x 103; and (P3) 1.4 x 103.Keywords: Proximate, sensory, skipjack tuna, smoking, smoked skipjack tuna, TPC (Total  Plate Count)ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik mutu ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) asap yang diperdagangkan di pasar tradisional Wolasi Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari tiga perlakuan (P1= pedagang/produsen 1, P2= pedagang/produsen 2, and P3= pedagang/produsen 3) dan masing-masing perlakuan dilakukan dengan 3 kali ulangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), jika hasil analisis menunjukkan beda nyata maka dilakukan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sensori berdasarkan data panelis menunjukkan berpengaruh tidak nyata terhadap kenampakan, jamur, dan lendir berpengaruh nyata terhadap bau, rasa dan tekstur. Nilai hasil uji proksimat secara presentatif cenderung variatif, berdasarkan urutan perlakuan yaitu kandungan Protein P1, P2, dan P3 berturut-turut (P1) 38,28%; (P2) 34,34%; (P3) 43,85%, Kadar air (P1) 52,35%; (P2) 58,11%; (P3) 43,85%, Lemak (P1) 4,24%; (P2) 3,91%; (P3) 5,63%, abu (P1) 1,78%; (P2) 1,72%; (P3) 2,27%, Karbohidrat (P1) 3,35%; (P2) 1,92%; (P3) 1,03%. Nilai hasil uji mikrobiologi dengan menggunakan metode TPC (Total Plate Count) secara presentatif nilai yang diperoleh lebih rendah dari batas maksimal total bakteri, berdasarkan urutan perlakuan yaitu (P1) 2,7 x 103; (P2) 2,2 x 103; dan (P3) 1,4 x 103.Kata kunci: Ikan cakalang, ikan cakalang asap, pengasapan, proksimat, sensori, TPC (Total Plate Count)
PENGARUH PENGGUNAAN KEMASAN VAKUM DAN NON VAKUM PADA PENYIMPANAN IKAN TEMBANG (Sardinella fimbriata) ASAP YANG DIPRODUKSI DI DESA LALIMBUE, KECAMATAN KAPOIALA, KABUPATEN KONAWE Dewi, Yosi Ananda; Isamu, Kobajashi Togo; Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno
Jurnal Fish Protech Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Fish Protech Vol. 4 No. 2 Oktober 2021
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfp.v4i2.21753

Abstract

ABSTRACT          This study aims to determine the effect of using vacuum and non-vacuum packaging on room temperature storage on organoleptic values, chemical values and tpc values of smoked tembang fish produced in Lalimbue Village, Kapoiala District, Konawe Regency. The parameters tested were organoleptic, moisture content, fat content, phenol content, and total bacteria count (TPC) of smoked tembang fish. This study used a non-factorial Completely Randomized Design (CRD) consisting of 3 treatments, vacuum packaging (Polypropylene), non-vacuum packaging (Aluminum foil) and without packaging. Each treatment was repeated 3 times and 1 observation so that the number of experimental units was 9 units. Organoleptic data will be analyzed using analysis of variance (ANOVA) if the results of the analysis show a significant difference, then Duncan's Multiple Range Test (DMRT) is performed to determine the significant difference between treatments with a 95% confidence level (a = 0.05), while the chemical test data and total bacterial test (TPC) were analyzed descriptively. The results showed that the effect of using vacuum and non-vacuum packaging had an insignificant effect on appearance and odor, while the organoleptic values of texture and fungus gave a significant effect. The best results for organoleptic assessment were found in treatment P1 where the value of appearance was 7.1, odor was 5.8, texture was 6.6, and fungus 9. The chemical test results showed the best treatment at P1 with a water content value of 17.33%, fat content 6 ,68, the phenol content was 157.25 mg/kg and the total number of bacteria (TPC) was 1.4 x 105 CFU/ml.Keywords: Smoked tembang fish (Sardinella fimbriata), smoking, vacuum and non-vacuum packaging, storage at room temperature, total plate count (TPC) ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kemasan vakum dan non vakum pada penyimpanan suhu ruang terhadap nilai organoleptik, nilai kimia dan nilai tpc ikan tembang asap yang diproduksi di Desa Lalimbue, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe. Parameter yang diuji yaitu organoleptik, kadar air, kadar lemak, kadar fenol, dan jumlah total bakteri (TPC) ikan tembang asap. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu kemasan vakum (Polyprophylene), kemasan non vakum (Aluminium foil) dan tanpa kemasan. Masing-masing perlakuan dilakukan 3 kali ulangan dan 1 kali pengamatan sehingga diperoleh jumlah satuan percobaan sebanyak 9 unit. Data organoleptik akan dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) jika hasil analisis menunjukan beda nyata maka dilakukan uji Duncan’s Multiple Range Test(DMRT) untuk mengetahui beda nyata antar perlakuan dengan tingkat kepercayaan 95% (a=0,05), sedangkan data uji kimia dan uji total bakteri (TPC) dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh penggunaan kemasan vakum dan non vakum memberikan pengaruh tidak nyata terhadap kenampakan dan bau sedangkan nilai organoleptik tekstur dan jamur memberikan hasil pengaruh nyata. Hasil terbaik untuk penilaian organoleptik terdapat pada perlakuan P1 dimana nilai kenampakan 7,1, bau 5,8, tekstur 6,6, dan jamur 9. Hasil uji kimia menunjukkan perlakuan terbaik pada P1 dengan nilai kadar air 17,33%, kadar lemak 6,68, kadar fenol 157,25 mg/kg dan nilai jumlah total bakteri (TPC) 1,4 x 105 CFU/ml.Kata kunci: Ikan tembang asap (Sardinella fimbriata), pengasapan, pengemasan vakum dan non vakum, penyimpanan suhu ruang, total jumlah bakteri (TPC).
KARAKTERISITK MUTU ORGANOLEPTIK, KIMIA DAN SENYAWA POLYCYCLIC AROMATIC HYDROCARBON (PAH) IKAN PARI (Neotrygon kuhlii) ASAP MENGGUNAKAN METODE PENGASAPAN YANG BERBEDA DI DESA TOOLAWAWO, KABUPATEN KONAWE Rusadi, Ririn; Isamu, Kobajashi Togo; Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno
Jurnal Fish Protech Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Fish Protech Vol. 4 No. 2 Oktober 2021
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfp.v4i2.21754

Abstract

ABSTRACT          The aims of this study was to determine the quality characteristics of organoleptic, chemical and polycyclic aromatic hydrocarbon (PAH) compounds of smoked stingray using traditional smoking method and smoking cabinet. This study used descriptive data analysis with three times replication. The parameters analyzed were organoleptic analysis, chemical and PAH compounds. The best result for organoleptic analysis of appeareance was found in the traditional smoking method with value of 8,70 while for the aroma, taste and texture was found from the smoking cabinet method were 8.66, 8.63 and 7.33 respectively. The best result for chemical analysis such as water content, ash and protein was found from smoking cabinet method were 62.54%, 1.77% and 33.46% respectively, while for the fat content and carbohydrates were 2.03% and 1,14% was found from smoking cabinet method. The best result of PAH benzo(a)phyrene was found from smoking cabinet method with value of 8,21 ppm. Based on SNI 2725:2013, the organoleptic (appearance, aroma, taste and texture) and chemical composition (ash, fat, protein and carbohydrat) have suitable the quality standards, except for the water content, while for the PAH benzo(a)phyrene have not suitable the quality standards from the traditional smoking method and smoking cabinet.Keywords: PAH compounds, toolawawo village, proximate analysis, smoking, stingray (Neotrygon kuhlii)ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mutu organoleptik, kimia dan senyawa Polycyclic Aromatic Hydrocarbon (PAH) ikan pari asap yang diasapi menggunakan metode pengasapan tradisional dan smoking cabinet. Penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif dengan tiga kali ulangan. Parameter yang diuji yaitu uji organoleptik, kimia dan senyawa PAH. Hasil terbaik untuk nilai organoleptik kenampakan diperoleh dari pengasapan tradisional dengan nilai 8.70, sedangkan nilai terbaik untuk aroma, rasa dan tekstur diperoleh dari smoking cabinet dengan nilai masing-masing yaitu 8.66, 8.63 dan 7.33. Hasil terbaik untuk analisis kimia seperti nilai kadar air, abu dan protein diperoleh dari smoking cabinet dengan nilai masing-masing yaitu 62.54%, 1,77%, dan 33.46%, sedangkan hasil terbaik untuk kadar lemak dan karbohidrat diperoleh dari pengasapan tradisional dengan niai masing-masing yaitu 2.03% dan 1.14%. Hasil terbaik untuk nilai senyawa PAH benzo(a)piren diperoleh dari smoking cabinet dengan nilai 8.21 ppm. Berdasarkan SNI 2725:2013, nilai organoleptik (kenampakan, aroma, rasa, tekstur) dan komposisi kimia (kadar abu, lemak, protein, karbohidrat) telah memenuhi standar yang ditetapkan, kecuali untuk nilai kadar air, sedangkan untuk analisis senyawa PAH benzo(a)piren belum memenuhi standar yang ditetapkan dari kedua metode pengasapan yang digunakan.Kata kunci: Desa Toolawawo, ikan pari (Neotrygon kuhlii), pengasapan, proksimat,  senyawa PAH
Pelatihan Penerapan Teknologi Surimi Based Product Pada Masyarakat Bajo Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno; Asnani, Asnani; Isamu, Kobajashi Togo; Inthe, Mita Gebriella; Daniningsih, Tri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2214.153 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v1i1.8791

Abstract

Abstrak Desa Wawatu memiliki hasil tangkapan ikan yang cukup melimpah. Potensi ini kurang termanfaatkan,  dimana ketika musim panen tiba ikan melimpah, tetapi tidak semua ikan hasil tangkapan termanfaatkan dengan baik, bahkan terbuang karena mengalami kerusakan, sedangkan pada musim paceklik, ikan sulit untuk diperoleh, sehingga masyarakat kekurangan bahan pangan. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat Desa Wawatu khususnya wanita suku bajo terhadap penerapan teknologi surimi dan produk turunannya untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode yang dilakukan berupa pemberian materi, pelatihan dan praktek. Hasil data diperoleh bahwa 77,8% peserta pelatihan berprofesi sebagai penjual ikan dan 22,2% sebagai nelayan. Data menunjukkan 56% peserta belum pernah mengikuti pelatihan pengolahan hasil perikanan dan 44% sudah pernah. Data peserta yang mengetahui produk surimi, diketahui 50% peserta tidak tahu, 33,3% pernah mendengar tapi tidak mengetahui produknya dan 16,7% mengetahui produk surimi, sedangkan untuk pembuatan produk surimi, kamaboko, bakso ikan, dan nugget ikan 100% peserta belum pernah membuatnya. Olehnya itu pelatihan ini sangat tepat diberikan kepada wanita suku bajo untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya. Hasil dari pelatihan ini yaitu masyarakat bajo memperoleh peningkatan pengetahuan mengenai penerapan teknologi surimi dan produk turunannya, serta peningkatan keterampilan dengan melakukan praktek pembuatan produk turunan surimi secara langsung.Kata Kunci: Desa Wawatu, surimi, pelatihan, praktek, produk turunan AbstractWawatu village has good potential in fisheries catch products. This potential is not utilized well, when the fish catches are abundant, not all fishes was utilized properly, even wasted due to damage, whereas if fishes was difficult to obtained, so that people lack of protein sources for consumption. The Community Partnership Program (CPP) aims to provide knowledge and skills to the people of Wawatu Village, especially Bajo women, to the application of surimi technology and its derivative products. The program is conducted using action research method consist of giving presentation, training and practice. The results of the data obtained that 77.8% of trainees work as fishmonger and 22.2% as fishermen. Data shows that 56% of participants have never attended a fishery product processing training and 44% ever. The data shows that 50% of participants did not know about surimi, 33.3% had heard but did not know their products and 16.7% knew surimi products, while 100% participant never made surimi, kamaboko, fish meatballs, and fish nuggets. Therefore, this program was very appropriate for bajo women to improve their knowledge and skills. The result of this program is that the Bajo community gets an increased knowledge about surimi technology and derivative products, as well as increased skills by practicing to made of surimi derivative products directly.Keywords: Wawatu Village, surimi, derivate products, training, practice.
Penerapan Teknologi Aplikasi SIPTA Guna Mendukung PKW Minapolitan Swasembada Pangan Ikan di Kabupaten Konawe Utara Fajriah Fajriah; Kobajashi Togo Isamu; Ahmad Mustafa; Hasnia Arami
Celebes Abdimas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2020): April
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IX Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.065 KB) | DOI: 10.37541/celebesabdimas.v2i1.259

Abstract

Penerapan teknologi Aplikasi Sistem Informasi Perikanan Tangkap (SIPTA) bertujuan untuk memberikan informasi Daerah penyebaran ikan di perairan sekitaran Kabupaten Konawe Utara kepada nelayan dan semua pihak yang berkepentingan, selain itu sekaligus memberikan informasi data rata-rata produksi hasil tangkapan beserta jenisnya, juga memberikan informasi harga kepada konsumen. Sehingga dengan demikian secara tidak langsung dapat meningkatkan pendapatan nelayan. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu melalui pelatihan dan diskusi dengan nelayan, berlokasi di Kelurahan Molawe, Kabupaten Konawe Utara pada bulan Juni sampai dengan Juli 2019. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan ini diperoleh kesimpulan bahwa aplikasi ini sangatlah diperlukan khususnya oleh nelayan peserta Pelatihan di Kelurahan Molawe dan masyarakat luas pada umumnya yang membutuhkan informasi tentang perikanan tangkap di Kelurahan Konawe. Analisis yang digunakan berupa kuantitatif atau pengumpulan data-data sebagai dasar informasi yang berasal dari nelayan. Adapun hasil kegiatannya saat ini masyarakat nelayan di Kelurahan Molawe telah memiliki aplikasi SIPTA yang berisi data dan informasi perikanan tangkap.
BAJO TRIBE HOUSEHOLD BUSINESS MODEL IN TOROKEKU VILLAGE TINANGGEA DISTRICT KONAWE SELATAN DISTRICT Fajriah Fajriah; Kobajashi Togo Isamu; Titin Rahmiatin
Mega Aktiva Vol 8, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.358 KB) | DOI: 10.32833/majem.v8i1.80

Abstract

This research aims to know (1) the business type of people in Torokeku Village, Bajo  Regency of South Wawoni Island (2) the available facilities and infrastructure in Torokeku village (3) strategies that can be done to develop household-based businesses in Torokeku village. This research used qualitative descriptive method. Subject of the research were the indigenous people of Torokeku, Bajo regency. Data collection techniques employed three techniques namely observation, interviews and documentation. The data were analyzed using Descriptive and SWOT analysis. The study found that (1) the type of business that were run by the inhabitants of Torokeku were dominated by seafood such as dried seaweed business, the selling dry and wet sea cucumber and fish fresh coral. In addition they also establish some household business such as making cake and drinks as well as grocery sales. Seen in terms of its economic, the dried sea cucumber bring more values rather than the dried seaweed; (2) several facilities and infrastructures have not met the requirements to support the household business run by the indigenous of Torokeku, in Bajo district. For example there is no any production space for processing of seafood. The selling products were only sold to regular buyer and the toilets have not been fulfilled (3) strategies that can be done to develop a household business is by promoting the Bajo neighborhood as a central processing of seaweed and sea cucumber to the public, arrange the environment and create a kiosk or sellers as well as seafood processing in order to be a sales center by traditional Tribal villages of origin Torokeku Bajo.
Penerapan Teknologi Rumah Pengasapan bagi Kelompok Pengolah Kerang Pokea dan Ikan Gabus Asap di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara Kobajashi Togo Isamu
Amaliah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2018): Edisi 2018
Publisher : LP3M, Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (957.05 KB)

Abstract

Kabupaten Konawe Utara Propinsi Sulawesi Tenggara, merupakan salah satu Kabupaten di Sulawesi Tenggara yang memiliki potensi kerang pokea dan ikan gabus yang sangat melimpah, yang didapatkan dengan cara penangkapan langsung dari habitat sungai dan rawa, dimana dua komoditi tersebut merupakan salah satu bahan pangan utama dalam konsumsi makanan masyarakat setempat mapun di Sulawesi Tenggara pada umumnya. Hasil tangkapan kerang pokea dan ikan gabus saat ini masih dijual dalam bentuk segar dan diolah dengan cara pengasapan. Namun usaha pengasapan yang dilakukan masih sangat tradisional, dimana tungku pengasapan masih sangat sederhana, dengan kualitas bahan baku kerang pokea dan ikan gabus yang belum seragam, bahan pengasap (kayu) yang digunakan belum seragam, serta metode pengasapan berupa lama waktu, suhu dan sanitasi pengasapan belum memadai. Selain itu, ruangan proses yang belum tertata, juga rantai pemasaran yang belum optimal, menjadi beberapa kelemahan dalam usaha pengasapan tersebut. Adanya fakta tentang kondisi usaha tersebut, maka tujuan PPPUD usaha pengasapan kerang pokea dan ikan gabus ini adalah untuk meningkatkan mutu produk, menambah nilai jual produk, serta meningkatkan pendapatan masyarakat pengolah yang berdaya saing, serta meningkatkan pendapatan asli daerah yang bersumber dari komoditi hasil perikanan, sebagai produk unggulan daerah Kabupaten Konawe Utara Sulawesi Tenggara. Hasil kegiatan PPPUD di tahun pertama ini yaitu mitra diberikan inovasi teknologi rumah pengasapan yang lebih aman, higienis dan menarik, yang akan berdampak pada kualitas produk kerang pokea dan ikan gabus asap yang lebih bermutu, yang nantinya akan meningkatkan nilai jual produk.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd. Rasyid Syamsuri Adrianti, Yulis Ahmad Mustafa Ahmad Mustafa Ahmad Mustafa Alam, Samsul Anita Komala Sari Ansharullah ansharullah Ari Sartinah Ari Sartinah, Ari Arpin, Iin Caroline Asman Asman Asnani Asnani Asnani Asnani Assidik, Fajrin Astika, Andilla Ayu Azzis, Muhammad Abdul Bramatya, Eko Daniningsih, Tri Dariyani, Dariyani Devi Natalia Dewi, Yosi Ananda Dhian Herdiansyah Endang, Wa Eni, Wa Erma Yunika Fahlani, Wd Wd Sitti Aisyah Nurul Fajriah Fajriah Fajriah Fajriah Fajriah Fajriah Fajriah Fajriah Fajriah Fajriah, Fajriah Farida Farida Fatriana, Yuyun Habil Yatsin Haka, Yogi Hasnia Arami Hermanto Hermanto Herniawan, Herniawan Hestiani, Hestiani Holyness Nurdin Singadimedja Ibrahim, Moh Nuh Ibrahim, Mohamad Nuh Ibrahim, Mohammad Nuh Ibrahim, Mohammad Nuh Idham, Nita Pratiwi Idrus Salam Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Kaudin, Ode Kiro, Muhammad Zul Sudrajat La Anadi La Karimuna La Ode Sahaba Laode Muhamad Hazairin Nadia Lolopayung, Selin Maharani Maharani, Maharani Mariana, Nining Marsuki Iswandi Mentang, Prilya Zhatrawati Mita Gebriella Inthe Muhammad Nur Muhammad Rais Muhammad Yunus Mujiati Mujiati Nabila, Leila Natalia, Tresia Nur Illiyin Akib, Nur Illiyin Nurfila, Nurfila Pangerang, Annisah Bulu Patadjai, Andi Besse Pataran, Immesky Rilla Rahmiatin, Titin Ramadhani, Dwirizqa Tiara RH. Fitri Faradilla Rusadi, Ririn Sahara, Rita Salam Salam Salman, Slamet Aprianto Salmatia, Siti Salmin, Nur Sampunur Sampunur Sari J, Yesti Sarnia Sarnia, Sarnia Setiani Setiani, Setiani Sri Rejeki Sri Wahyuni Sriyani, Wa Ode Sugiantari, Ni Wayan Sulistianti, Wa ODe Nova Sulsia, Sulsia Suriani Suriani Suwarjoyowirayatno Suwarjoyowirayatno Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno Tamrin Tamrin Taufik Taufik Virera, Julian Imelda Wulandari Wulandari Wulang Dari Yoni, Yoni