Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK DAN PROKSIMAT IKAN GABUS (Channa striata) ASAP CAIR MENGGUNAKAN OVEN Anita Komala Sari; Kobajashi Togo Isamu; Ari Sartinah
Jurnal Fish Protech Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Fish Protech Vol. 5 No. 2 Oktober 2022
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jfp.v5i2.28383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui uji organoleptik dan proksimat ikan gabus (Channa striata) asap cair menggunakan oven. Metode penelitian yang digunakan yaitu, Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 3 perlakuan yang meliputi, perendaman dalam asap cair dengan konsentrasi yang berbeda beda P1 (15%), P2 (20%), P3 (25%) dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga diperoleh 9 unit percobaan. Data organoleptik yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), jika hasil analisis menunjukkan beda nyata maka dilakukan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf 95%. Data proksimat yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata pada aroma dan rasa ikan gabus yang dihasilkan. Dimana nilai kenampakan tertinggi 7,51 pada (P3), aroma tertinggi 7,6 pada (P2), rasa tertinggi 7,05 pada (P2), dan tekstur tertinggi 7,14 pada (P2). Hasil analisa proksimat didapatkan nilai yang tertinggi dari kadar air, kadar abu, protein, dan kadar lemak berturut-turut adalah 51,43% pada (P1), 3,45% pada (P3), 34,71% pada (P3), dan 7,56% pada (P3)
IMPLEMENTASI PROGRAM DAGUSIBU MELALUI PENDEKATAN LEAFLET DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT KELURAHAN WATU-WATU TENTANG AKSES DAN PEROLEHAN OBAT YANG TEPAT Asniar Pascayantri; Adryan Fristiohady; Irnawati Irnawati; Asriullah Jabbar; Sabarudin Sabarudin; Hasnawati Hasnawati; Nur Illyin; Astrid Indalifiany; Fadhliyah Malik; Vica Aspadiah; Rahmat Mualiadi; Dian Munasari Solo; La Ode Muhammad Fitrawan; Nasrudin Nasrudin; Ari sartinah; Muhammad Ilyas Y; Mubarak Mubarak
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 5 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Mei 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i5.2570

Abstract

Low drug literacy can lead to drug misuse, irrational self-medication, and the procurement of medicines from unofficial sources. This community service activity aimed to improve the knowledge of Watu-Watu Village residents on proper drug access and acquisition through the DAGUSIBU program, using educational leaflets, discussions, and interactive question-and-answer sessions. Program effectiveness was measured using pre- and post-tests, as well as Likert-scale evaluations. Results showed an increase in community knowledge from 61% to 100%, and the program received a mean evaluation score of 4.83 out of 5. The leaflet-based DAGUSIBU program, combined with active interaction, effectively improved community drug literacy and can serve as a replicable model for community-based pharmaceutical education.
Analysis of Phenolic, Flavonoid Content, and Antioxidant Activity of Combination of Pumpkin Leaves (Cucurbita moschata Durch.) and Aibika Leaves (Abelmoschus manihot L.) Fractions Ari Sartinah; Yamin Yamin; Hasnawati Hasnawati; Suryani Suryani; Nur Illiyyin Akib; Hikmawati Supu
Jurnal Kartika Kimia Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Kartika Kimia
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Sciences and Informatics, University of Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jkk.v9i1.1058

Abstract

This study aims to determine the total phenolic and flavonoid content of ethyl acetate fractions from pumpkin (Cucurbita moschata Durch.) and aibika (Abelmoschus manihot L.) leaves, and to evaluate the antioxidant activity of their combined fractions. Analysis of total phenolics and flavonoids content was carried out using UV-Vis spectrophotometry with gallic acid (phenolics) and quercetin (flavonoids) as standards. Antioxidant potential testing was carried out using the DPPH method. The results showed that the phenolics content of the ethyl acetate fraction of PLand ALwas 60.81 and 56.47 mgEAG/g, respectively, while the total flavonoids content of the ethyl acetate fraction of PLand ALwas 64.54 and 55.07 mgEK/g, respectively. The IC50 value of the combination of ethyl acetate fractions of PLand ALwith a ratio of 3:2 was 4.686 μg/mL, while the single ethyl acetate fractions of PLand ALwere 7.040 and 7.549 μg/mL, respectively. This indicates that increasing antioxidant activity can be done by combining fractions from two or more types of plants.
Edukasi Anemia sebagai Masalah Kesehatan Masyarakat: Determinan, Dampak, dan Strategi Penanggulangannya Ruslin Ruslin; Nasrudin Nasrudin; Irnawati Irnawati; Hasnawati Hasnawati; Wahyuni Wahyuni; Sahidin Sahidin; Ari Sartinah; Suryani Suryani; Loly Subhiaty Idrus; Rahmat Muliadi; Abdi Nipangeran; Agustina Agustina; Siti Rahmawati Ondjo
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v3i2.115

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, khususnya pada kelompok perempuan usia subur dan remaja putri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi tentang penyebab, dampak, pencegahan, dan penanganan anemia kepada masyarakat Desa Waworaha, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 18 April 2026 di Balai Desa Waworaha dengan melibatkan 17 peserta. Metode yang digunakan berupa penyuluhan interaktif menggunakan media flyer, brosur, dan presentasi lisan, dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya jawab. Pemeriksaan tekanan darah dan kadar hemoglobin (Hb) juga dilakukan sebagai bagian dari skrining kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 17 peserta, 5 orang (29,4%) teridentifikasi mengalami hipertensi dan 1 orang (5,9%) mengalami anemia. Mayoritas peserta adalah perempuan (82,4%) dengan rentang usia 20 hingga lebih dari 60 tahun. Kegiatan berlangsung selama satu jam dan dinilai berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang anemia serta langkah-langkah pencegahannya.
EDUKASI KESEHATAN REMAJA MELALUI KAMPANYE PENCEGAHAN MEROKOK, VAPE, MINUMAN KERAS, DAN PERGAULAN BERESIKO PADA SISWA SMA NEGERI 1 SAWA Hasnawati Hasnawati; Muhammad Arba; La Ode Muhammad Fitrawan; Astrid Indalifiany; Loly Subhiaty Idrus; Asniar Pascayantri; Nurramadhani A. Sida; Dian Munasari Solo; Fadhliah Malik; Irvan Irvan; Ari Sartinah; Ocha Olyvia; Aisah Fitriani Aksan
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, April 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i4.2514

Abstract

Adolescence is a vulnerable period for risky behaviors such as smoking, vaping, alcohol consumption, and unsafe social relationships. Limited health literacy often causes adolescents to perceive these behaviors as normal. This community service program aimed to improve the knowledge and awareness of students at SMA Negeri 1 Sawa regarding the dangers of smoking, vaping, alcohol consumption, and the risks of unsafe social behavior and HIV/AIDS. The activity was conducted on January 2026, at SMA Negeri 1 Sawa, Konawe Utara Regency, involving 40 twelfth-grade students. The methods used included interactive counseling, discussion, question-and-answer sessions, educational games, and simple demonstrations. The results showed an increase in students’ understanding of the dangers of smoking and vaping, the negative effects of alcohol consumption, and the risks associated with unsafe social behavior. Students began to understand that vaping is not a safe alternative to smoking and that risky behaviors may affect their reproductive health and future. The high level of student participation during the discussion indicated that an interactive approach is effective for adolescent health education.