Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Upaya Aparatur Desa dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Desa Tombulilato, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara Tangahu, Moh. Fajar; Rahmatiah; Ibrahim, Ridwan; Bumulo, Sahrain
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v2i2.215

Abstract

Peningkatan ekonomi di Desa Tombulilato sangat bergantung pada partisipasi aktif aparatur desa, yang menunjukkan komitmen kuat terhadap pelaksanaan program pembangunan desa. Pendekatan ini selaras dengan prinsip fungsionalisme Talcott Parsons, yang menekankan pentingnya peran individu dalam mencapai tujuan kolektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya aparatur desa dalam meningkatkan ekonomi masyarakat di Desa Tombulilato, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara. Kepala desa menerapkan berbagai program yang bersifat inklusif dan partisipatif guna mengatasi kesenjangan sosial dan ekonomi, dengan tujuan menciptakan stabilitas sosial yang merata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, karena selaras dengan fokus kajian tentang penguatan peran aparatur desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam aspek teknis, finansial, dan partisipatif, aparatur desa berperan efektif sebagai fasilitator pembangunan ekonomi. Meskipun masih terdapat tantangan, kerja sama antara pemerintah desa, masyarakat, dan pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan program, sesuai dengan tujuan menciptakan masyarakat yang sejahtera dan harmonis.
Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Kawasan Wisata Pantai Minanga di Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara Paludai, Moh. Sahrul; Hatu, Rauf A.; Latare, Sainudin; Bumulo, Sahrain
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v2i2.220

Abstract

Industri pariwisata telah berkembang pesat dan menjadi salah satu sumber devisa utama bagi banyak negara, termasuk Indonesia yang dikenal sebagai negara kepulauan dengan potensi wisata bahari yang melimpah. Salah satu destinasi yang tengah berkembang adalah Kawasan Wisata Pantai Minanga di Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara, yang dibuka pada tahun 2020. Pantai ini menarik wisatawan tidak hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga karena berbagai fasilitas pendukung seperti ayunan, gazebo, dan cottage. Pengelolaan yang optimal diharapkan dapat meningkatkan perekonomian lokal dan membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat dalam pengembangan kawasan wisata Pantai Minanga. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, guna menggali secara mendalam makna partisipasi masyarakat dalam konteks pembangunan pariwisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat mencakup tiga bentuk utama: partisipasi pikiran, tenaga, dan materi. Masyarakat terlibat dalam pemberian ide dan saran, pelaksanaan pembangunan infrastruktur, serta penyediaan sumber daya melalui usaha kecil dan fasilitas wisata. Dukungan pemerintah daerah berupa pelatihan dan bantuan pendanaan menjadi faktor pendukung utama. Kendala yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman masyarakat terhadap manfaat jangka panjang dari sektor pariwisata. Secara keseluruhan, keterlibatan aktif masyarakat berkontribusi terhadap keberlanjutan pengembangan kawasan wisata dan peningkatan kesejahteraan lokal.
Strategi Petani Sawah dalam Menghadapi Musim Kering di Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo Wungguli, Nuraisyah Ramadani; Hatu, Rauf A.; Tamu, Yowan; Bumulo, Sahrain
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v2i2.271

Abstract

Indonesia, sebagai negara agraris, menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin signifikan, khususnya kekeringan selama musim kemarau. Kekeringan berdampak langsung pada produktivitas pertanian, terutama pada sawah yang bergantung pada pasokan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang digunakan oleh petani sawah di Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, dalam menghadapi musim kering. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa strategi yang digunakan petani dalam menghadapi musim kering, di antaranya: 1) Strategi Pemilihan Jenis Padi, yaitu petani memilih jenis padi yang tahan terhadap kondisi air terbatas selama musim kering untuk menghindari kerugian akibat gagal panen; 2) Diversifikasi Pendapatan di Luar Pertanian, di mana petani mencari pekerjaan di luar pertanian, seperti transportasi (bentor) dan usaha jasa (warung), untuk menutupi kerugian hasil panen selama musim kering; 3) Strategi Pemanfaatan Sumber Air, yaitu petani menggunakan pompa air untuk mengangkat air dari sungai ke areal persawahan yang mengalami kekeringan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami adaptasi petani terhadap tantangan ekosistem serta merekomendasikan kebijakan pendukung untuk meningkatkan ketahanan petani terhadap musim kering.
Analisis Dampak Sosial dan Ekonomi Pada Masyarakat Sekitar PT. Pani Gold Project Damalante, Gina; Hatu, Rauf A.; Tamu, Yowan; Bumulo, Sahrain
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v2i4.284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan oleh kehadiran PT. Pani Gold Project terhadap masyarakat di Desa Hulawa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran perusahaan memberikan dampak positif maupun negatif. Dari sisi sosial, perusahaan berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur seperti renovasi sekolah dan puskesmas, serta peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan. Namun, dampak negatifnya mencakup perubahan struktur sosial, ketimpangan akses terhadap pekerjaan, dan kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan. Dari aspek ekonomi, perusahaan membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal dan mendorong pertumbuhan usaha kecil di sekitar wilayah tambang. Meski demikian, sebagian masyarakat yang sebelumnya bekerja sebagai petani dan penambang rakyat mengalami kesulitan mengakses lahan akibat ekspansi perusahaan.
Pergeseran Nilai Budaya Motiayo Pada Masyarakat Petani di Desa Biluhu Tengah Kabupaten Gorontalo Ismail, Yahya Ismail; Ibrahim, Ridwan; Tanipu, Funco; Bumulo, Sahrain
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v1i1.1

Abstract

The Gorontalo ethnic community has long been familiar with the mutual cooperation system, commonly known as "Motiayo" especially in the field of agriculture. This research aims to understand how social exchanges operate within the Motiayo culture of the farming community in Biluhu Tengah Village, Gorontalo Regency. The research employs a qualitative research method with a descriptive approach. Data collection involves techniques such as observation, interviews, and documentation. The research findings indicate that social exchanges within the Motiayo culture of the farming community in Biluhu Tengah Village, Gorontalo Regency, have undergone changes. In the past, mutual assistance in agricultural activities did not involve wages or salaries. Instead, it was based on the spirit of helping one another, and landowners would provide food as a gesture of gratitude to those who helped ease the workload. Moreover, landowners would willingly assist others without expecting any payment in return. However, this practice has faded away. Today, the Motiayo culture has experienced significant transformation, with all activities in the agricultural sector now adhering to standardized wages or salaries that farmers must provide to those who assist with farming tasks, from planting to harvesting. The current wage rate is approximately Rp. 50,000 per person for half a day's work (from 6 AM to 12 PM) and Rp. 100,000 for a full day's work (from 6 AM to 5 PM).
Sosialisasi Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah di Desa Posso dan Desa Bubode Kabupaten Gorontalo Utara Hanasi, Raihan A.; Kadir, Muhamad Khairun K.; Malae, Andris K.; Kasim, Mamang; Suleman, Delvi; Pulogu, Siska Irhamnawati; Bumulo, Sahrain
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v1i1.2

Abstract

This activity is carried out as part of a community service program with the primary focus on providing socialization related to the development strategies of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Posso Village and Bubode Village. The research aims to provide understanding to the community, especially those involved in MSME groups, about the importance of a strategy in MSME development, particularly strategies related to Strengthening Access to Capital, Marketing and Branding, and Improving Product Quality. The target of this activity is the MSME groups in the two villages, namely Bubode Village and Posso Village. The socialization activities span over 3 days, starting with gathering information related to the challenges faced by MSME groups in both villages, followed by designing effective development strategies applicable to these groups. Through a participatory approach, the activity involves various stakeholders from both villages to create sustainable solutions collaboratively. The expected outcome of this activity is to make a positive contribution to local economic development and community welfare, as well as to enhance practical understanding and implementation of strategies that can improve the competitiveness of MSMEs in both villages
Pemasaran Produk Perikanan Berbasis Digital pada Masyarakat Nelayan di Desa Oluhuta Kabupaten Bone Bolango Rahmatiah, Rahmatiah; Ibrahim, Ridwan; Adam , Yundrawaty; Rumanbi , Wira Pratama; Bumulo, Sahrain
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v2i3.380

Abstract

Desa Oluhuta, yang terletak di Kabupaten Bone Bolango, menghadapi tantangan dalam pemasaran produk perikanan akibat keterbatasan akses pasar dan ketergantungan pada tengkulak, yang menyebabkan rendahnya margin keuntungan bagi nelayan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat nelayan, khususnya pelaku UMKM, dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran produk olahan hasil tangkapan laut seperti acar ikan dan abon ikan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini meliputi pemberian materi dan praktek langsung dalam pembuatan platform digital berbasis media sosial seperti TikTok dan Facebook. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan keterampilan digital masyarakat dalam merancang dan mengelola akun bisnis, serta mempromosikan produk secara mandiri melalui platform digital. Kegiatan ini juga menghasilkan platform digital berbasis media sosial yang dapat digunakan berkelanjutan oleh masyarakat desa, dengan Facebook digunakan sebagai alat informasi dan katalog produk, serta TikTok untuk promosi visual berbasis video. Keberhasilan program ini juga tercermin dalam terbentuknya pemahaman yang lebih dalam mengenai pemasaran digital di kalangan pelaku UMKM desa, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan daya saing produk mereka di pasar lebih luas. Meskipun terdapat kendala terkait kehadiran sebagian peserta karena musim bertani, solusi yang diusulkan, seperti penjadwalan yang lebih fleksibel dan penggunaan materi pelatihan dalam bentuk video, dapat memperluas jangkauan program di masa depan. Kesimpulannya, program ini tidak hanya memberikan dampak jangka panjang dengan keberlanjutan platform digital yang telah dibangun, tetapi juga memberikan model pemberdayaan yang dapat diterapkan di desa pesisir lainnya sebagai bagian dari transformasi digital yang lebih luas.
Mewujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Tingkat Lokal melalui Pelatihan Pembibitan Cabai di Desa Botutonuo Sainudin Latare; Sahrain Bumulo
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2504

Abstract

Salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh masyarakat Desa Botutonuo, khususnya petani, adalah ketergantungan yang tinggi pada pasokan cabai dari luar desa, yang sering mengalami fluktuasi harga, serta kurangnya keterampilan masyarakat dalam pembibitan cabai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang sedang dihadapi oleh masyarakat Desa Botutonuo di sektor pertanian, khususnya tanaman cabai, serta memperkuat ketahanan pangan lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada 1 Mei 2025 dengan menggunakan metode pendekatan partisipatif, yang melibatkan peserta dalam setiap tahapan pelatihan, mulai dari observasi awal, perencanaan kegiatan, pelaksanaan pelatihan, hingga pendampingan pasca-kegiatan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam teknik pembibitan cabai secara mandiri. Program ini memberikan dampak positif dalam memperkuat ketahanan pangan lokal dan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Botutonuo.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pendampingan Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah Latare, Sainudin; Bumulo, Sahrain
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): Edisi November 2023
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v5i1.154

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatan kapasitas kelompok usaha UMKM melalui pendampingan pengelolaan dan pengembangan usaha UMKM untuk memecahkan berbagai masalah yakni: 1) masalah pemasaran yang belum maksimal; 2) ketersediaan alat-alat penunjang yang masih belum lengkap. Metode pelaksanaan yang dalam kegiatan ini yaitu observasi lapangan, identifikasi masalah, penyusunan rencana kegiatan, pelaksaan, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan pendampingan meliputi beberapa kegiatan diantaranya: 1) melaksanakan seminar terkait strategi pengembangan UMKM, guna memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada kelompok usaha tentang langkah-langkah dalam mengembangkan usaha UMKM; 2) membantu kelompok usaha dalam proses produksi UMKM minyak kelapa kampung; 3) membantu kelompok usaha dalam mendesain kemasan dan logo untuk produk; 4) membantu kelompok usaha untuk mempromosikan produk minyak kelapa baik online maupun offline; 5) menyusun proposal permohonan untuk pengadaan alat-alat penunjang UMKM. Output kegiatan pendampingan telah berdampak signifikan pada pengembangan UMKM, dimana pengetahuan kelompok usaha terkait strategi pemasaran baik online maupun offline sudah cukup baik dibandingkan dengan sebelum dilakukan pendampingan, serta pendapatan ekonomi kelompok usaha yang masih rendah sebelum dilakukan pendampingan, kini telah meningkat 2 kali lipat, dan tentunya UMKM ini semakin berkembang dan berkelanjutan.
Dinamika Kelompok Tani Mandiri di Desa Lakeya (Studi Pada Kelompok Tani Mandiri di Desa Lakeya Kecamatan Tolangohula) Hatu, Rauf A.; Latare, Sainudin; Bumulo, Sahrain; Duto, Mawar Anggraini
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v1i3.38

Abstract

Hasil pengamatan tentang Tani Rakyat Mandiri dalam meningkatkan pendapatan kelompok tani menunjukkan banyak permasalahan di bidang pembagian upah kerja yang menjadi penghambat kemajuan “Kelompok Tani” dalam memproduksi hasil pertanian. Hal ini menunjukkan bahwa tujuan Kelompok “Tani Rakyat Mandiri” masih menghadapi berbagai kendala dalam upaya meningkatkan hasil pertanian. Peneliti memilih lokasi penelitian di Desa Lakeya dengan alasan bahwa desa ini memiliki potensi yang baik dalam hasil pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem kelompok tani dalam dinamika kelompok tani mandiri, di mana penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan kelompok tani terhadap kehidupan sosial dan ekonominya dinilai baik, mengingat interaksi sosial yang terjalin antara sesama buruh, antara buruh dengan petani pemilik lahan, dan dengan masyarakat sekitar. Meskipun demikian, aspek ekonomi dari segi pendapatan masih dianggap kurang memadai karena pendapatan yang diterima oleh petani belum mencukupi kebutuhan hidup mereka secara menyeluruh. Petani melakukan berbagai upaya untuk bertahan hidup, baik melalui strategi sosial seperti memanfaatkan relasi dan jaringan untuk mencari informasi tentang pekerjaan sampingan serta bantuan sosial dari pemerintah, maupun strategi ekonomi.