Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Hyperband‑Optimized LightGBM and Ensemble Learning for Web Phishing Detection with SHAP‑Based Interpretability Wahyudi, Rizki
Journal of Computer Science and Engineering (JCSE) Vol 6, No 2: August (2025)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Sciences and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study evaluates the performance of three tree boosting algorithms, Random Forest (RF), XGBoost (XGB), and LightGBM (LGBM), in detecting phishing websites using a phishing dataset based on HTML, URLs, and network features. Two hyperparameter optimization strategies were tested: Hyperband search (HalvingRandomSearchCV) and stacking ensemble combining all three models. The evaluation was conducted based on five main metrics: accuracy, precision, recall, F1-score, and AUC‑ROC. The results indicate that LightGBM tuned via Hyperband achieved the highest performance (accuracy 0.9724; AUC‑ROC 0.9702), followed by ensemble tuned (accuracy 0.9697; AUC‑ROC 0.9684). SHAP analysis was used to interpret the contribution of key features in predicting phishing websites. The AUC‑ROC difference of 0.0034 points from the XGBoost baseline (0.9668) confirms the effectiveness of Hyperband tuning and stacking ensembles for phishing detection
Implementasi Extreme Programming Pada Sistem Reservasi Tiket Travel Berbasis Android Dan Website Wahyudi, Rizki; Astuti, Tri; Mujahid, Aep Saprul
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 5 No 5: Oktober 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.226 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201855990

Abstract

Sektor transportasi merupakan sektor yang pertumbuhannya cukup menjanjikan, diantaranya Travel dan rental mobil merupakan bisnis layanan penyedia penyewaan mobil dan travel yang mengalami peningkatan jumlah permintaan setiap tahunnya. Untuk meningkatkan layanan kepada konsumen dibutuhkan inovasi agar dapat melakukan reservasi mobil tanpa harus datang langsung ke tempat penyewaan, namun tetap dapat memastikan kualitas dan kenyamanan, Dalam penelitian ini mengambil studi kasus PT. Qyta Trans Group sebuah perusahaan rental mobil, yang melayani rental mobil dan travel di Wilayah Jawa, Sistem yang dibangun memungkin kan konsumen memilih jenis mobil untuk sewa dan posisi tempat duduk untuk travel. Pengembangan sistem menggunakan Metode Extreme Programming, yang cocok dengan desain dan program yang berbasis object oriented yaitu Unified Modeling Langguage dan bahasa pemograman Java, dengan menggunakan Metode Extreme Programming juga dapat dioptimalkan komunikasi dengan user dan dalam proses pengembangan sistem dapat menggunakan tim kecil. Sistem yang dibangun berbasis Android dan Website. Aplikasi Android merupakan Aplikasi yang diperuntukkan bagi konsumen dan Website diperuntukkan bagi admin yang mengelola data user dan pemesanan. Aplikasi reservasi Android dapat dijalankan minimal pada Android versi Ice Cream Sandwich (ICS). Pengujian dilakukan dengan dua metode Alpha Testing dan Beta Testing. Hasil dari pengujian Alpha Testing menggunakan metode Black-box menguji fungsional sistem pada aplikasi Android yang hasilnya semua fungsi yang ada pada aplikasi Android dapat berjalan sesuai yang diharapkan. Sementara hasil pengujian Beta Testing terhadap aplikasi Android yang berhubungan langsung dengan konsumen menggunakan metode kuesioner hasilnya 79,15 % persen responden setuju aplikasi sudah layak di implementasikan. Aplikasi Android Untuk Reservasi dapat di download pada url: https://bit.ly/2NRsitw. AbstractThe transportation sector is a sector that has quite promising growth, including Travel and car rental is a service business for car rental and travel providers who experience an increasing number of requests each year. To improve service to consumers, innovation is needed in order to make a car reservation without having to come directly to the rental place, but still be able to ensure quality and comfort. In this study took a case study of PT. Qyta Trans Group is a car rental company, which serves car rental and travel in the Java Region. The system built allows consumers to choose the type of car for rent and the position of the seat to travel. System development using the Extreme Programming Method, which matches the design and programs that are object oriented based on Unified Modeling Langguage and Java programming languages, using the Extreme Programming Method can also be optimized communication with the user and in the process of developing the system can use a small team. The system is built based on Android and the Website. Android application is an application that is intended for consumers and the Website is intended for administrators who manage user data and orders. Android reservation application can be run at a minimum on the Android version of Ice Cream Sandwich (ICS). Testing is done with two Alpha Testing and Beta Testing approaches. The results of the Alpha Testing test use the Black-box method to test the functional system on the Android application which results in all functions in the Android application can run as expected. While the Beta Testing test results on Android applications that are directly related to consumers using the result questionnaire method 79.15% of respondents agree the application is feasible to implement. The Android Application for Reservations can be downloaded in the url: https://bit.ly/2NRsitw
Recording dan Pencarian Silsilah Kambing Perah Menggunakan Algoritme Depth First Search Wahyudi, Rizki; Iqbal, Muhammad; Oktaviana, Lussy Dwi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 1: Februari 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022913349

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah merata hampir ke semua bidang, salah satunya bidang peternakan. Keuntungan teknologi informasi diantaranya dapat memberikan kemudahan dalam aktifitas. Perkumpulan Peternak Akar Rumput merupakan perkumpulan peternak yang melakukan kegiatan budidaya kambing secara intensif. Kegiatan budidaya kambing perah dilakukan dengan memuliabiakan kambing Saanen, serta melakukan kawin silang/cross breeding dengan kambing lokal. Jumlah total anggota Perkumpulan yang aktif sebanyak 186 Anggota dan jumlah total kambing yang dibudidaya per Desember 2018 adalah 2.214 ekor. Pencatatan data ternak dan pencatatan silsilah hewan ternak merupakan dasar dalam manajemen pemeliharaan ternak, dengan mengetahui catatan ternak dapat menentukan manajemen pemeliharaan yang tepat. Namun dalam aktifitasnya Perkumpulan Peternak Akar Rumput melakukan pencatatan secara manual pada sebuah buku, hal ini mengakibatkan sulitnya untuk mengetahui identitas, ciri khusus, kejadian penting ternak, riwayat penyakit dan silsilah ternak secara cepat. Tujuan penelitian ini adalah mempermudah proses pencatatan data ternak, pencarian silsilah data kambing perah dan pencetakan sertifikat. Pencatatan data ternak dan pencarian silsilah data kambing perah juga dapat dijadikan acuan dalam penentuan ternak unggul. Untuk menyelesaikan permasalahan yang ada maka dibangun sistem Recording untuk pencatatan data ternak berbasis website dan untuk pencarian silsilah akan menggunakan Algoritme Depth first search. Agar penelitian yang dilakukan dapat terarah maka penelitian ini menggunakan metode waterfall dengan tahapan requirement analysis, design, implementation, testing, dan maintenance. Metode waterfall memiliki kelebihan Setiap proses memiliki spesifikasinya sendiri, sehingga sebuah sistem dapat dikembangkan sesuai dengan apa yang dikehendaki. Hasil pengujian black-box sistem recording dan pencarian silsilah data kambing menunjukkan fungsional sistem berjalan sesuai harapan. Sementara pengujian acceptance testing yang bertujuan untuk mendapatkan feedback dari pengguna menggunakan kuesioner dengan jumlah sampel 65 orang responden dari anggota peternak akar rumput, didapatkan prosentase sebesar 95,38 % menyatakan bahwa sistem recording dan pencarian silsilah berfungsi sesuai yang diharapkan, ini tergolong dalam kriteria sangat baik, sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem sudah layak diterapkan. Abstract The development of information technology has been evenly distributed to almost all fields, one of which is the field of livestock. The advantages of information technology can provide ease of activity. Perkumpulan Peternak Akar Rumput is a farmer's association that conducts intensive goat cultivation activities. The cultivation of dairy goats is carried out by breeding Saanen goats, as well as cross breeding with local goats. The total number of active members of the Association is 186 Members and the total number of goats cultivated as of December 2018 is 2,214. Livestock data recording and pedigree recording of farm animals are the basis in livestock maintenance management, knowing that livestock records can determine proper maintenance management. But in his activities, Perkumpulan Peternak Akar Rumput was manually recorded in a book, and this made it difficult to know the identity, special features, important events of livestock, disease history and genealogy of livestock quickly. The purpose of this research is to facilitate the process of recording livestock data, genealogy search of dairy goat data and printing certificates. The recording of livestock data and the search for the genealogy of dairy goat data can also be used as a reference in the determination of superior livestock. To solve the problem, a Recording system is built for website-based livestock data logging and for genealogical search will use the Depth first search algorithm. In order for the research to be directed, this research uses waterfall method with stage requirement analysis, design, implementation, testing, and maintenance. Waterfall method has its own advantages Each process has its own specifications, so that a system can be developed according to what is desired. The results of black-box recording system testing and pedigree search of goat data show the functional system went as expected. While acceptance testing testing, which aims to get feedback from users using questionnaires with a sample of 65 respondents from grassroots farmers, obtained a percentage of 95.38% stated that the genealogy recording and search system functioned as expected, this is classified in the criteria very well, so it can be concluded that the system is worth applying. 
Analisis Penerimaan Sistem Informasi Manajemen BPJS Kesehatan Layanan Primary Care di UPTD Puskesmas Kabupaten Banyumas Nurfaizal, Yusmedi; Wahyudi, Rizki
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 5: Oktober 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022945372

Abstract

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Perawatan Primer menyediakan sebuah sistem informasi berbasis laman daring untuk memberikan pelayanan kepada pasien di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Salah satu manfaat penggunaan sistem informasi adalah untuk mempermudah pelayanan bagi masyarakat di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Untuk memastikan sebuah sistem yang berjalan sesuai kebutuhan pengguna, perlu diadakan evaluasi. Penelitian dilakukan untuk menentukan tingkat penerimaan pengguna sistem informasi Perawatan Primer di Unit Pelaksana Teknis Daerah Puskesmas di Kabupaten Banyumas, menggunakan model penerimaan teknologi (TAM). Survei dipilih sebagai metode penelitian dengan pengambilan sampel sebanyak 55 responden. Setelah data dikumpulkan kemudian diolah menggunakan software SPSS v22. Hasil analisis terhadap data memperlihatkan bahwa variabel kompleksitas dan persepsi kemudahan penggunaan berdampak pada persepsi manfaat dengan nilai konstanta 5,633. Kedua, persepsi manfaat dan persepsi kemudahan penggunaan dapat menentukan tingkat sikap penggunaan dengan nilai konstanta 3.970. Ketiga, kesukarelaan, kebermanfaatan dan sikap penggunaan berpengaruh pada niat perilaku untuk digunakan dengan nilai konstanta 8,467. Keempat, persepsi kegunaan dan niat perilaku penggunaan mempengaruhi tingkat pemberdayaan teknologi riil dengan nilai konstanta -1.682 dan kelima, kompleksitas mempengaruhi kesukarelaan dengan nilai konstanta 8.560.  Hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa kesepuluh hipotesis dan penelitian ini dapat diterima, sehingga kompleksitas, kesukarelaan, persepsi penggunaan, persepsi kemudahan penggunaan, sikap penggunaan, dan niat perilaku untuk menggunakan suatu sistem informasi merupakan faktor yang mempengaruhi pengguna untuk tetap terus menggunakan sistem tersebut. AbstractPrimary Care Social Security Administering Agency is a website-based system provided for patient care at first-level health facilities. Information systems can facilitate services for the community in first-level health facilities. Applying an information system is beneficial to facilitate services for the community in first-level health facilities. To ensure a system running according to user needs, it is necessary to conduct an evaluation. The acceptance level of Primary Care at the Regional Technical Implementation Unit of Puskesmas in Banyumas Regency is measured using Technology Acceptance Model (TAM). A survey is held to take the sample of 55 respondents. Then, the data were processed using SPSS v22 software. The results of the analysis of the data show that the complexity and perceived ease of use variables have an impact on the perception of benefits with a constant value of 5.633. Second, perceived usefulness and perceived ease of use can determine the level of attitude of use with a constant value of 3.970. Third, volunteerism, usefulness, and attitude of use affect the behavioral intention to use with a constant value of 8.467. Fourth, perceived usefulness and intention to use behavior affect the level of real technology empowerment with a constant value of -1,682, and fifth, complexity affects volunteerism with a constant value of 8,560. The results of data analysis can be concluded that the ten hypotheses and research are acceptable, so that complexity, volunteerism, perceived use, perceived ease of use, usage attitudes, and behavioral intentions to use an information system are factors that influence users to continue using the system.
OPTIMIZATION OF CART ALGORITHM BASED ON ANT BE COLONY FEATURE SELECTION FOR STUNTING DIAGNOSIS Subarkah, Pungkas; Ikhsan, Ali Nur; Wahyudi, Rizki; Rofiqoh, Dayana
JURTEKSI (jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol. 11 No. 2 (2025): Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v11i2.3579

Abstract

Abstract: One of the main health problems in children is stunting which is one of the concerns in the Sustainable Development Goals (SDGs). Specifically in Indonesia, the prevalence of stunting in 2024 is 21.6%. This figure is still relatively high, because the target prevalence of stunting is 14%. This study aims to implement machine learning knowledge through the Classification And Regression Trees (CART) algorithm based on Ant Be Colony (ABC) feature selection which aims to determine the increase in accuracy in analyzing stunting datasets. The data used comes from Kaggle which consists of 16500 datasets. The dataset consists of gender, age, birth length, birth weight, body length, body weight, breastfeeding and stunting status. The research methods used are data collection, data preprocessing, classification, and evaluation using K-fold cross validation. The results obtained in this research are the implementation of the CART algorithm obtained a value of 89.86% and the results of CART with Ant Be Colony (ABC) feature selection, which obtained an accuracy value of 93.65%. This shows that there is an increase in the accuracy value in the use of CART algorithm optimization and Ant Be Colony (ABC) feature selection by 3.76%. With the research results that have been obtained, it can be categorized as excellent accuracy value excellent. It is hoped that further research can be carried out by adding other classification algorithms or adding feature selection.            Keywords: classification; feature selection; optimazation; stunting Abstrak: Salah satu masalah kesehatan utama pada anak adalah stunting yang menjadi salah satu perhatian dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Khusus di Indonesia angka Pravelensi stunting pada tahun 2024 di angka 21.6%. Angka ini masih tergolong tinggi, karena target angka pravelensi stunting ialah 14%. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pengetahuan machine learning melalui algoritma Classification And Regression Trees (CART) berbasis seleksi fitur Ant Be Colony (ABC) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan akurasi dalam menganalisis dataset stunting. Data yang digunakan bersumber dari Kaggle yang terdiri dari 16500 dataset. Dataset terdiri dari jenis kelamin, usia, panjang lahir, berat lahir, panjangg badan, berat badan, menyusui dan status stunting.  Metode penelitian yang digunakan adalah pengumpulan data, preprocessing data, klasifikasi, dan evaluasi menggunakan K-fold cross validation. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah Implementasi algoritma CART memperoleh nilai sebesar 89,86% dan hasil seleksi fitur CART dengan Ant Be Colony (ABC) memperoleh nilai akurasi sebesar 93,65%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan nilai akurasi pada penggunaan optimasi algoritma CART dan pemilihan fitur Ant Be Colony (ABC) sebesar 3,76%. Dengan hasil penelitian yang telah diperoleh dapat dikategorikan nilai akurasi yang diperoleh sangat baik. Diharapkan dapat dilakukan penelitian selanjutnya dengan menambahkan algoritma klasifikasi lain atau menambahkan seleksi fitur. Kata kunci: klasifikasi; optimalisasi; seleksi fitur; stunting
Tanggung jawab notaris dalam pembuatan akta take over rumah dalam menjamin kepastian hukum Wahyudi, Rizki
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 10 No. 4 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020243217

Abstract

Masalah hukum mungkin timbul ketika prosedur pengalihan kepemilikan tanah atau rumah berlangsung kadang-kadang tanpa konfirmasi bank. Tanpa persetujuan bank, pengalihan hak tidak memberikan perlindungan hukum kepada pihak-pihak yang tidak termasuk dalam perjanjian bank. Notaris yang mempunyai kuasa untuk membuat akta-akta yang sah diperlukan bagi pihak-pihak yang melakukan pemindahan hak di luar bank. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tanggung jawab notaris dalam pembuatan akta take over rumah dalam menjamin kepastian hukum. Metodologi penelitian yang digunakan adalah Penelitian normatif hukum. Menggunakan pendekatan undang-undang, yang memerlukan melihat undang-undang, peraturan, dan literatur terkait yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika akta otentik yang dibuat oleh Notaris menyebabkan kerugian bagi pihak lain, maka Notaris bisa dimintakan pertanggungjawaban sesuai Pasal 85 Undang-Undang tersebut. Sanksi administratif, termasuk teguran lisan, tertulis, pemberhentian sementara, hormat, atau tidak hormat, bisa dikenakan. Penelitian ini penting karena menyoroti peran notaris dalam memastikan kepastian hukum dalam proses pengambilalihan rumah (take over).
Animasi Motion Graphic untuk Media Edukasi Penyakit Diabetes Melitus Purnawati, Ely; Cahya Pradana, Elfandy; Wahyudi, Rizki
Jurnal Ilmu Komputer dan Multimedia Vol. 1 No. 2 (2024): ILKOMEDIA Edisi Desember 2024
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46510/ilkomedia.v1i2.21

Abstract

Diabetes melitus (DM) atau dikenal juga dengan nama penyakit kencing manis atau penyakit gula merupakan penyakit yang masih tergolong tinggi pengidapnya di Indonesia. Diabetes melitus adalah penyakit kronis yang terjadi ketika tubuh tidak dapat memproduksi atau tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Data tingginya pengidap penyakit tidak menular ini terjadi pula pada wilayah kerja Puskesmas Baturraden 1, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Beberapa penyebab antara lain masih terbilang rendahnya pengetahuan tentang bahaya, penanganan serta pencegahan penyakit diabetes melitus. Di samping itu sebab lainnya adalah kurangnya kesadaran pentingnya pemeriksaan gula darah secara rutin, dan hal-hal lain yang dapat menyebabkan komplikasi yang lain. Minimnya media penyampai informasi penyakit ini juga menjadi kendala tersendiri. Penelitian bertujuan untuk membuat sebuah media edukasi penyakit diabetes melitus agar dapat membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit diabetes melitus. Metode pengembangan yang digunakan ialah Multimedia Development Life Cycle, yang meliputi 6 tahapan yaitu konsep (concept), perancangan (design), pengumpulan bahan (material collecting), pembuatan (assembly), pengujian (testing) dan distribusi (distribution). Berdasarkan hasil penelitian yang telah didapat yaitu berhasil dibuatnya media edukasi pencegahan penyakit diabetes melitus menggunakan animasi motion graphic dalam bentuk video berformat mp4 1080p dengan durasi 1 menit 29 detik. Pada pengujian Alpha Testing menghasilkan perbandingan yang sesuai antara perancagnan dengan hasil yang didadpatkan. Hal ini menunjukkan kesesuaian atau keberhasilan tujuan dari proyek penelitian. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media yang dihasilkan dapat menjadi alternatif referensi media edukasi untuk penyampaian informasi yang dapat membantu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang penyakit diabetes melitus.
THE UTILITIZATION OF VIRAL ENGLISH SONGS THROUGH SPOTIFY TO IMPROVE STUDENTS LISTENING SKILL : STUDENTS’ EXPERIENCE Rezi, Firman Alfa; Destia, Destia; Wahyudi, Rizki; Elentiranda, Chesa; Fikri, Mhd Ahlul
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.42403

Abstract

This research aims to determine the potential benefits of viral English songs on Spotify in improving skills based on students' experiences. Using a quantitative approach, this study used a questionnaire through statements of the advantages and disadvantages of viral English songs on Spotify in improving English listening skills with 5th semester English education students from the University of Muhammadiyah Riau using purposive sampling with a sample size of 30 students. The results of the study showed 20 valid questions and a Cronbach alpha value of 0.889 which showed high reliability and produced positive responses from students who concluded that utilizing viral English songs could improve their English listening skills. Based on the findings of the study, it shows that viral English songs on Spotify are very important in improving students' English listening skills. Because viral English songs on Spotify have  high-level  vocabulary  and  various  pronunciations  that  are equivalent to native English speakers which can help students face exams and the future that require English in a fun way.
Impact of Data Balancing and Feature Selection on Machine Learning-based Network Intrusion Detection Barkah, Azhari Shouni; Selamat, Siti Rahayu; Abidin, Zaheera Zainal; Wahyudi, Rizki
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/joiv.7.1.1041

Abstract

Unbalanced datasets are a common problem in supervised machine learning. It leads to a deeper understanding of the majority of classes in machine learning. Therefore, the machine learning model is more effective at recognizing the majority classes than the minority classes. Naturally, imbalanced data, such as disease data and data networking, has emerged in real life. DDOS is one of the network intrusions found to happen more often than R2L. There is an imbalance in the composition of network attacks in Intrusion Detection System (IDS) public datasets such as NSL-KDD and UNSW-NB15. Besides, researchers propose many techniques to transform it into balanced data by duplicating the minority class and producing synthetic data. Synthetic Minority Oversampling Technique (SMOTE) and Adaptive Synthetic (ADASYN) algorithms duplicate the data and construct synthetic data for the minority classes. Meanwhile, machine learning algorithms can capture the labeled data's pattern by considering the input features. Unfortunately, not all the input features have an equal impact on the output (predicted class or value). Some features are interrelated and misleading. Therefore, the important features should be selected to produce a good model. In this research, we implement the recursive feature elimination (RFE) technique to select important features from the available dataset. According to the experiment, SMOTE provides a better synthetic dataset than ADASYN for the UNSW-B15 dataset with a high level of imbalance. RFE feature selection slightly reduces the model's accuracy but improves the training speed. Then, the Decision Tree classifier consistently achieves a better recognition rate than Random Forest and KNN.