Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Kepraktisan E-LKPD Berdiferensiasi Gaya Belajar pada Materi Pemanasan Global Fase E Sekolah Menengah Atas Zikra, Ridha Hanifah; Dewi, Wahyuni Satria; Akmam, Akmam; Suherman, Dea Stivani
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i1.2681

Abstract

The Independent Curriculum is the latest curriculum in the world of Indonesian education which has been realized since 2021. The implementation of this independent curriculum demands learning that is tailored to the learning needs of diverse students, or called differentiated learning. The purpose of this study is to determine the level of practicality of E-LKPD with differentiated learning styles in the global warming material phase E of high school. This type of research is Development Research, a 4D development model with development steps, namely, define, design, develop, and disseminate. This research is part of the develop stage where the products made are applied in real life so that the level of practicality can be measured. The data analysis technique is descriptive analysis using descriptive statistics. Data was collected using a test sheet on the practicality of teacher responses and student responses on a Likert scale. The results of the study show that E-LKPD with differentiated learning styles in the global warming material phase E of high school has been practically used, with the average practicality score by teachers is 98.25% in the very practical category and the practicality score by students is obtained an average of 86.88% in the very practical category
PEMBUATAN E-LKPD BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI PENGUKURAN DALAM KERJA ILMIAH FASE E SMA/MA Hayati, Silvina; Yurnetti, Yurnetti; Desnita, Desnita; Suherman, Dea Stivani
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 2 (2025): February
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the independent curriculum, teaching materials are needed that can implement the curriculum dimensions, one of which is by using LKPD. The lack of references in preparing LKPD that are in accordance with the independent curriculum for grade X Phase E and most students have difficulty understanding physics material, especially measurement. The solution provided is the creation of E-LKPD based on a scientific approach. The purpose of this study is to produce an E-LKPD based on a scientific approach on measurement material in Phase E SMA/MA scientific work that is valid and practical. The type of research used is Research and Development (R&D) using the ADDIE model. The results of the data analysis produced two research findings. First, the validation result of the E-LKPD based on a scientific approach is 89.7 in the very valid category. Second, the practicality results of the E-LKPD based on a scientific approach by teachers and students, respectively, with a value of 98 and 85.8 in the very practical category. The conclusion is that the E-LKPD based on a scientific approach on measurement material in Phase E SMA/MA scientific work is valid and practical to use in physics learning.
Practicality E-Module of Fluid Dynamics Based on Dual Space Inquiry to Facilitate Critical Thinking Skills of Senior High School Students Arianti, Sintia; Novitra, Fuja; Festiyed, Festiyed; Suherman, Dea Stivani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36251

Abstract

Pendidikan fisika abad ke-21 membutuhkan pengembangan keterampilan berpikir kritis melalui pengalaman belajar yang aktif dan bermakna. Namun, pendidikan fisika di sekolah menengah masih didominasi oleh pendekatan konvensional yang berfokus pada hafalan dan latihan prosedural, yang tidak optimal untuk memfasilitasi keterampilan berpikir kritis. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kepraktisan e-modul berbasis Inkuiri Ruang Ganda sebagai bahan ajar inovatif dalam pendidikan fisika. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. E-modul dirancang dengan mengintegrasikan inkuiri ruang ganda ke dalam pembelajaran. Hasil uji kepraktisan menunjukkan skor rata-rata 0,84 dari guru dan persentase 85% dari siswa, keduanya berada dalam kategori sangat tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa e-modul praktis digunakan, meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, dan sejalan dengan karakteristik pembelajaran abad ke-21, yang menekankan pembelajaran aktif dan pengembangan keterampilan berpikir kritis. Dengan demikian, e-modul berbasis Inkuiri Ruang Ganda berpotensi menjadi bahan ajar inovatif alternatif dalam pembelajaran fisika.
Practicality of Scientific Higher Order Thinking Assessment Based on Dual Space Inquiry for Static Electricity Material Daulay, Putri Fatika Sari; Novitra, Fuja; Festiyed, Festiyed; Suherman, Dea Stivani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38102

Abstract

Pendidikan fisika abad ke-21 menekankan pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi melalui pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan berbasis inkuiri. Namun, praktik asesmen fisika di sekolah masih didominasi oleh soal-soal rutin dan prosedural yang belum efektif dalam memfasilitasi keterampilan berpikir ilmiah peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat praktikalitas asesmen Scientific Higher Order Thinking berbasis Dual Space Inquiry pada materi listrik statis. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model pengembangan Plomp. Uji praktikalitas dilakukan melalui tahap one-to-one evaluation dan small group evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen yang dikembangkan berada pada kategori sangat praktis berdasarkan respons guru dan peserta didik. Asesmen dinilai mudah digunakan, menarik, efisien, serta membantu peserta didik memahami konsep listrik statis melalui aktivitas analisis dan penyelidikan ilmiah. Oleh karena itu, asesmen yang dikembangkan layak digunakan sebagai alternatif instrumen evaluasi dalam pembelajaran fisika.
Analisis Kebutuhan E-LKPD Berbasis Problem-Based Learning untuk Memfasilitasi Kemampuan Berpikir Kreatif pada Materi Dinamika Wati, Selvi Indri; Suherman, Dea Stivani; Desnita, Desnita; Ulmi, Fauziah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/vfsnc278

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan E-LKPD berbasis Problem-Based Learning (PBL) sebagai dasar untuk memfasilitasi kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada materi dinamika. Penelitian menggunakan desain deskriptif eksploratif pada tahap Define model 4D dengan memadukan empat sumber bukti, yaitu tes berpikir kreatif, analisis dokumen bahan ajar, angket kebutuhan peserta didik, dan wawancara guru. Partisipan terdiri atas 32 peserta didik kelas XI Fase F dan seorang guru fisika di SMAN 1 Lareh Sago Halaban. Hasil tes menunjukkan capaian rata-rata 30,86% dari skor maksimum; fluency mencapai 42,18%, flexibility 30,47%, originality 28,91%, dan elaboration 21,88%. Dokumen yang digunakan sebagai LKPD pada praktik pembelajaran hanya memuat 3 dari 11 komponen yang diperiksa, sehingga temuan tersebut diposisikan sebagai indikator kelengkapan struktural, bukan ukuran mutu buku teks secara keseluruhan. Angket menunjukkan kebutuhan relatif lebih tinggi pada media digital (77,48%), integrasi PBL (76,83%), dan fasilitasi berpikir kreatif (75,05%) dibandingkan karakteristik materi (67,50%). Triangulasi data menunjukkan adanya kesenjangan antara kemampuan awal, karakteristik tugas yang tersedia, preferensi pengguna, dan tuntutan pedagogis. Kontribusi penelitian adalah matriks kebutuhan yang menghubungkan masalah empiris dengan sintaks PBL, empat indikator kreativitas, dan spesifikasi awal E-LKPD. Temuan memberikan dasar kontekstual untuk tahap desain dan pengujian produk, tetapi tidak membuktikan efektivitas E-LKPD dan tidak dapat digeneralisasikan di luar konteks penelitian. This study analysed the need for a Problem-Based Learning (PBL) electronic student worksheet as a foundation for facilitating students’ creative thinking in dynamics. An exploratory descriptive design was conducted within the Define stage of the 4D model by integrating four sources of evidence: a creative-thinking test, instructional-material document analysis, a student-needs questionnaire, and a teacher interview. Participants were 32 Grade XI students and one physics teacher at SMAN 1 Lareh Sago Halaban. The test results showed an average attainment of 30.86% of the maximum score, with fluency at 42.18%, flexibility at 30.47%, originality at 28.91%, and elaboration at 21.88%. The document used as a classroom worksheet contained 3 of the 11 examined components; this finding was treated as an indicator of structural completeness rather than a judgement of the overall quality of the textbooks from which the tasks were selected. The questionnaire indicated relatively greater needs for digital media (77.48%), PBL integration (76.83%), and creative-thinking support (75.05%) than for content characteristics (67.50%). Data triangulation revealed gaps among students’ initial performance, available task characteristics, user preferences, and pedagogical requirements. The main contribution is a needs matrix linking empirical problems to PBL phases, four dimensions of creative thinking, and preliminary design specifications for the worksheet. The findings provide a contextual foundation for product design and subsequent validation, practicality, and effectiveness testing; they do not establish product effectiveness and should not be generalised beyond the study setting.