Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Meningkatkan Proses dan Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Menggunakan Model Contextual Teaching and Learning Kelas IV SDN 296/VI Rantau Panjang Mutiroh, Mutiroh; Megawati, Megawati; Agrita, Tri Wera
Master of Pedagogy and Elementary School Learning OnlineFirst
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v21.197

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas pada peserta didik kelas IV SDN 296/VI Rantau Panjang yang dilatarbelakangi observasi awal yang menunjukan rendahnya hasil belajar IPAS peserta didik, dapat dilihat berdasarkan nilai ratarata hasil tes uji kompetensi peserta didik pada pokok bahasan Bab 3 “Gaya di Sekitar Kita” yaitu 67. Rata-rata nilai tersebut masih di bawah Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan sekolah yaitu 70. Hal ini menunjukan masih rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Oleh karena itu model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik adalah model Contextual Teaching and Learning. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keterlaksanaan model Contextual Teaching and Learning dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model Contextual Teaching and Learning pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS).  Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan Tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas IV SDN 296/VI Rantau Panjang yang berjumlah 15 peserta didik. Pengumpulan data yang digunakan penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa lembar observasi keterlaksanaan model Contextual Teaching and Learning dan lembar tes belajar peserta didik. Sedangkan data kuantitatif berupa data yang diperoleh dari jumlah persentase keterlaksanaan model Contextual Teaching and Learning pada skor penilaian indikator lembar observasi dan nilai maupun persentase hasil tes belajar peserta didik menggunakan model Contextual Teaching and Learning. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini antara lain, keterlaksanaan model Contextual Teaching and Learning pada mata pelajaran IPAS berkategori sangat baik dan hasil tes belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS mengalami peningkatan di atas KKTP yaitu 70, setelah diterapkan model Contextual Teaching and Learning. Hasil tes belajar rata-rata peserta didik pada siklus 1 adalah 67,3 dengan peserta didik yang tuntas sebanyak 8 peserta didik (53,3%) dan pada siklus 2 adalah 75,3 dengan peserta didik yang tuntas sebanyak 14 peserta didik (93,3%). Hal ini menunjukan adanya peningkatan dari siklus 1 dan 2 hasil belajar peserta didik melalui penerapan model Contextual Teaching and Learning pada mata pelajaran IPAS. Penerapan model CTL dapat meningkatkan keaktifan peserta didik dalam belajar dan dapat membantu peserta didik agar tetap fokus dalam berbagai situasi pembelajaran yang sedang terjadi sehingga terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar
Improvement of Learning Process and Outcomes Using an Open-Ended Approach in Mathematics Education in Elementary Schools Utama, Refli Surya; Wahyu Hidayat, Puput; Agrita, Tri Wera
Master of Civic Innovation and Education Technology Vol. 1 No. 1 (2025): Master of Civic Innovation and Education Technology (Civic-Edutech)
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/civic-edutech.v11.121

Abstract

This classroom action research was conducted in grade IV of SDN 04//II Jaya Setia with the background of low mathematics learning outcomes of students. The average daily test score was only 50, still below the school's Target Learning Completion Criteria (KKTP) of 70. This condition prompted the research to be conducted with the aim of improving the learning process and outcomes through the application of the Open Ended approach. The research was conducted in two cycles, each covering the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects consisted of 22 students, while the data collection techniques used observation and learning outcome tests. The research results showed that the application of the Open Ended approach was very effective and significantly improved students' learning outcomes. In Cycle I, learning achievement reached only 59.09%, then increased to 86.36% in Cycle II. This improvement indicates that the Open-Ended approach encourages students' activity, creativity, and understanding, particularly in the material on multiplication and division of decimal numbers. Since the success indicators were achieved, the research was terminated in Cycle II. The implications of this study are that the Open-Ended approach can serve as an alternative strategy for mathematics instruction in elementary schools. Teachers can utilize it not only for decimal number topics but also for other materials that require idea exploration and problem-solving.