Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

REPRESENTATIVENESS BIAS IN SYLVIA TOWNSEND WARNER’S THE PHOENIX Pasopati, Rommel Utungga; Aulia, Annisa Deby; Kartiningsih, Rindrah; Andharu, Devito; Fadillah, Muhammad Reza Ishadi
JEELL (Journal of English Education, Linguistics and Literature) Vol. 12 No. 2 (2025): JEELL Volume 12 Number 2 June 2025
Publisher : LPPM Universitas PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/jeell.v12i2.51

Abstract

Representativeness bias occurs when possible similarity of an object shadows the real condition. This mental shortcut, as accentuated by Amos Tversky and Daniel Kahneman, is affiliated with Gambler’s Fallacy. The Phoenix is Sylvia Townsend Warner’s short story released in 1940. This story tells about a phoenix set on a display to the audience. The owner wanted to kill it since its death would show amusement of fire. The phoenix died as the fire came out and burned the place including the owner and the spectators. Then, how is representative bias illustrated on Sylvia Townsend Warner’s The Phoenix? Through qualitative methods on psychological and literary studies, this article asserts the owner’s misconception of the phoenix. The bird’s specialty was its rare exoticness and myth about being immortal. The owner was shadowed with greed by opposing the true state of nature. He then had to accept the bitter truth of death as the pyre burned all out including himself and other persons. In conclusion, the story shows how representative bias accompanied with greedy thought may ignore otherness by accentuating mere profit.
Mrs. Kearney’s Motherhood in James Joyce’s Dubliners: A Mother Short Story W, Yasmine Azzah Adillah; Hariyono, Hariyono; Kartiningsih, Rindrah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37222

Abstract

Studi ini menganalisis penggambaran peran ibu dalam cerita "A Mother" dari Dubliners karya James Joyce. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana peran ibu dikonstruksikan sebagai peran yang dibentuk secara sosial dan untuk mengidentifikasi pengaruhnya terhadap karakter-karakter dalam narasi tersebut. Studi ini menerapkan metode deskriptif kualitatif menggunakan teori peran ibu O’Reilly, yang mengkonseptualisasikan peran ibu sebagai institusi yang dikonstruksi secara sosial yang dibentuk oleh pengasuhan, kekuasaan dan otoritas, kerja emosional, ideologi gender, tanggung jawab sosial dan moral, pengorbanan dan penghapusan diri, transmisi, dan pengaruh peran ibu. Temuan menunjukkan bahwa peran ibu dalam cerita-cerita yang dipilih tidak hanya digambarkan sebagai ekspresi kasih sayang tetapi juga sebagai peran sosial yang kompleks yang tertanam dalam kontrol, regulasi moral, dan ambisi sosial. Mrs. Kearney menunjukkan berbagai dimensi identitas keibuan yang mencerminkan pengaruh harapan sosial dan nilai-nilai patriarki dalam masyarakat Irlandia awal abad ke-20. Lebih lanjut, studi ini menemukan bahwa peran ibu secara signifikan memengaruhi perkembangan dan keamanan emosional, pembentukan identitas dan sosialisasi gender, serta pembentukan moral dan otoritas internal di antara para karakter. Pada akhirnya, penelitian ini menyimpulkan bahwa peran ibu dalam Dubliners berfungsi sebagai kekuatan pengasuhan sekaligus mekanisme kontrol sosial, memperkuat norma-norma masyarakat sekaligus membentuk pengalaman psikologis individu.