Claim Missing Document
Check
Articles

Kesepian Digital pada Mahasiswa: Peran Problematic Internet Use dan Dukungan Sosial Digital Kurniawan, Yusak; Matulessy, Andik; Pratitis, Nindia
INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 10 No 2 (2025): INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpkm.v10i22025.238-252

Abstract

The high use of social media as a means of social interaction can lead to loneliness within digital contexts. This condition is known as digital loneliness, which is when a person still feels lonely despite being active online. The purpose of this study is to determine the relationship between Problematic Internet Use (PIU) and Digital Social Support (DSS) with Digital Loneliness (DL) in college students who are active users of social media. The subjects of this study were college students aged 18-34 years selected using purposive sampling (N=250). The instruments used included PIU scale (α=0.747), DSS scale (α=0.863), and DL scale (α=0.934). Data analysis was performed using multiple linear regression. The results of the analysis showed that PIU and DSS were significantly related to DL. PIU was positively related to DL, while DSS was negatively related to DL. These findings indicate that a balance between the intensity of internet use and meaningful social support is needed to prevent DL.
MENURUNKAN INSOMNIA DAN DEPRESI PADA LANSIA MELALUI RELAKSASI OTOT PROGRESIF UPAYA INTERVENSI PSIKOLOGIS MENUJU PENUAAN YANG SEHAT DAN BERMAKNA Rizki Dwi Bakhtiar Surin; Nindia Pratitis; Aliffia Ananta
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i3.17377

Abstract

Lansia rentan mengalami gangguan tidur, khususnya insomnia non-organik yang disebabkan oleh stres, kecemasan, dan depresi ringan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas tidur lansia melalui teknik relaksasi otot progresif. Intervensi dilakukan selama satu bulan kepada lansia berusia 65 tahun di Surabaya. Hasil pengukuran menggunakan KSPBJ-IRS menunjukkan penurunan skor dari 27 menjadi 23, mengindikasikan adanya perbaikan gejala insomnia meskipun masih dalam kategori ringan. Klien juga melaporkan peningkatan kenyamanan dan rasa tenang sebelum tidur. Temuan ini diperkuat oleh penelitian sebelumnya dan menunjukkan bahwa relaksasi otot progresif efektif sebagai intervensi psikologis non-farmakologis dalam mendukung penuaan yang sehat dan bermakna. Kata kunci :Lansia, Insomnia non-organik, Relaksasi otot progresif, Intervensi psikologis
Fear of missing out (fomo) pada konsumen fast fashion yang menggunakan aplikasi tiktok: Bagaimana peran konsep diri dan peer pressure? Yulianto, Fransiska Putri; Matulessy, Andik; Pratitis, Nindia
SUKMA : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No 2 Desember 2025
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The development of social media, particularly TikTok, has a significant influence on the fast fashion consumption behavior of Generation Z, which is associated with Fear of Missing Out (FoMO), defined as anxiety arising from feeling left behind in information or trends. This study aims to analyze the relationship between self-concept and peer pressure and FoMO among Generation Z fast fashion consumers who use TikTok in Surabaya. The study employed a quantitative correlational approach with 152 respondents selected through purposive sampling based on specific criteria and analyzed using multiple regression analysis. The results indicate that self-concept and peer pressure simultaneously have a significant relationship with FoMO (F = 109.270; p < 0.05). Partially, self-concept shows a significant negative relationship with FoMO (t = −3.911; p < 0.05), while peer pressure shows a significant positive relationship with FoMO (t = 6.761; p < 0.05). These findings emphasize the important role of self-concept and peer pressure in efforts to prevent FoMO among Generation Z TikTok users. Abstrak Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, berpengaruh besar terhadap perilaku konsumsi fast fashion Generasi Z yang berkaitan dengan Fear of Missing Out (FoMO), yaitu kecemasan akibat merasa tertinggal informasi atau tren. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan konsep diri dan peer pressure terhadap FoMO pada konsumen fast fashion Generasi Z pengguna TikTok di Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan 152 responden yang dipilih melalui purposive sampling sesuai kriteria tertentu dan dianalisis menggunakan regresi berganda. Hasil menunjukkan bahwa konsep diri dan peer pressure secara simultan berhubungan signifikan dengan FoMO (F = 109,270; p < 0,05). Secara parsial, konsep diri berhubungan negatif signifikan dengan FoMO (t = −3,911; p < 0,05), sedangkan peer pressure berhubungan positif signifikan dengan FoMO (t = 6,761; p < 0,05). Temuan ini menegaskan pentingnya peran konsep diri dan peer pressure dalam upaya pencegahan FoMO pada Generasi Z pengguna TikTok.
Fanatisme, konformitas dan perilaku agresi pada suporter persebaya di benowo Ayunda, Ajeng; Matulessy, Andik; Pratitis, Nindia
SUKMA : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No 2 Desember 2025
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to examine the relationship between fanaticism and conformity and aggressive behavior among Persebaya supporters in Surabaya City. The study employed a quantitative approach with a correlational design. The participants consisted of 262 Persebaya supporters residing in Benowo District, aged 13–18 years, who were selected using purposive sampling. Data were collected using Likert-scale questionnaires measuring fanaticism, conformity, and aggressive behavior. Data analysis was conducted using multiple linear regression with the assistance of IBM SPSS version 25.0. The results showed that fanaticism and conformity simultaneously had a significant relationship with aggressive behavior, with an R Square value of 0.735 and a significance level of 0.000 (p < 0.01). Partially, fanaticism had a positive and significant relationship with aggressive behavior (β = 0.319; p < 0.01), while conformity demonstrated a more dominant relationship (β = 1.041; p < 0.01). These findings indicate that higher levels of fanaticism and conformity are associated with a higher tendency toward aggressive behavior among supporters. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fanatisme dan konformitas dengan perilaku agresi di kalangan penggemar persebaya dalam wilayah Surabaya. Studi ini dirancang dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan desain korelasinal. Sebanyak 262 penggemar persebaya yang tinggal di kecamatan Benoeo dengan usia antara 13 hingga 18 tahun menjadi subjek dalam penelitian ini , yang dipilih melalui Teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuisioner dengan skala likerts yang dirancang untuk mengukur fanatisme, konformitas dan perilaku agresi. analisis data dilakukan menggunakan regresi berganda dengan dukungan dari perangkat lunak IBM SPSS versi 25.0. hasil penelitian mengungkapkan bahwa fanatisme dan konformitas memiliki hubungan yang signifikan secara bersamaan terhadap perilaku agresi, dengan nilai R square mencapai 0,735 dan Tingkat signifikan si 0,000 (p<0,01). Jika dianalisis secara terpisah, fanatisme berkolerasi positif secara signifikan dengan perilaku agresi (β = 0,319; p < 0,01), sedangkan konformitas menunjukkan pengaruh yang lebih kuat (β = 1,041; p < 0,01). Temuan ini memperlihatkan bahwa semakin tinggi fanatisme dan konformitas yang dimiliki oleh para pendukung, maka semakin besar pula kecenderungan mereka untuk berperilaku agresi.
Hubungan Efikasi Diri dan Dukungan Sosial dengan Kecemasan dalam Menghadapi Dunia Kerja pada Mahasiswa Tingkat Akhir Vincensius Kardinal; Andik Matulessy; Nindia Pratitis
Journal of Medical Practice and Research Vol 1 No 2 (2025): December: Essentia: Journal of Medical Practice and Research
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/g1ygze66

Abstract

This study aimed to examine the relationship between self-efficacy and social support with anxiety in facing the world of work among final-year university students. A quantitative approach with a correlational design was employed. The participants consisted of 107 final-year students in Surabaya who were selected using incidental sampling. Data were collected using three psychological scales measuring anxiety toward the world of work, self-efficacy, and social support, all of which demonstrated satisfactory validity and reliability. Data analysis was conducted using multiple linear regression to examine both simultaneous and partial relationships among variables. The results indicated that self-efficacy was significantly and negatively associated with anxiety, suggesting that students with higher confidence in their abilities experienced lower levels of anxiety when facing employment challenges. Social support was also found to have a significant negative relationship with anxiety, indicating its protective role in reducing psychological distress. Simultaneously, self-efficacy and social support significantly contributed to the prediction of anxiety, with self-efficacy showing a stronger influence. These findings highlight the importance of strengthening internal beliefs and external support systems to reduce anxiety related to career transitions among final-year students.
Peran Kematangan Emosi dan Budaya Organisasi ’Humanis Solution’ terhadap Perilaku Agresi Verbal Anggota Satpol PP Kota Surabaya Mulyadi, Aryo Nata; Pratitis, Nindia; Rini, Amanda Pasca
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36531

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi dan budaya organisasi ‘humanis solution’ dengan perilaku agresi verbal pada anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 168 anggota Satpol PP Kota Surabaya yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan terdiri dari skala perilaku agresi verbal, budaya organisasi dan kematangan emosi yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kematangan emosi dengan perilaku agresi verbal, dan antara budaya organisasi dengan perilaku agresi verbal. Secara simultan, kedua variabel bebas tersebut berkontribusi sebesar 70,6% terhadap perilaku agresi verbal anggota Satpol PP Kota Surabaya. Temuan ini mengindikasikan bahwa kematangan emosi dan budaya organisasi ‘humanis solution’ merupakan dua faktor penting yang dapat menurukan kecenderungan melakukan perilaku agresi verbal pada anggota Satpol PP.
Hubungan Fanatisme dan Konformitas terhadap Perilaku Konsumtif pada Penggemar JKT48 di Surabaya Aditya, Maulana Akbar; Rini, Amanda Pasca; Pratitis, Nindia
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 03 (2025): September
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study was conducted to determine the relationship of fanaticism and conformity to consumptive behavior in jkt48 fans in Surabaya. This study uses quantitative methods using correlational methods. Sampe in this study were 270 participants with the criteria of men and women aged 12-30 years and fans of JKT48. The sampling technique used purposive sampling. Measurement of consumptive behavior data using a scale proposed by Lina & Rosyid (1997). Measurement of conformity scale data using a scale from aspects of Baron & Bryne (2005). Measurement of fanaticism scale data Ismail (2008). The results of multiple regression analysis show that there is a relationship between fanaticism and conformity to consumptive behavior (f value = 3.604 with a significance of 0.000) which means that there is a significant positive relationship, meaning that the three hypotheses of this study are accepted. Based on the results of the study, the authors hope that the research subjects will be able to minimize consumptive behavior by being able to distinguish between needs and desires, and prioritize more important needs so as not to be tempted to buy unnecessary items. Keywords: Fanaticism, Conformity, Consumptive Behavior Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan fanatisme dan konformitas terhadap perilaku konsumtif pada penggemar jkt48 di Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan metode korelasional. Sampe pada penelitian ini sebanyak 270 partisipan dengan kriteria Pria dan wanita yang berusia 12-30 tahun serta menggemari JKT48. Teknik pengambilan sampe menggunakan purposive sampling. Pengukuran data perilaku konsumtif menggunakan skala yang dikemukakan oleh Lina & Rosyid (1997). Pengukuran data skala konformitas menggunakan skala dari aspek Baron & Bryne (2005). Pengukuran data skala fanatisme Ismail (2008). Hasil analisis regresi bergamda menunjukkan terdapat hubungan antara fanatisme dan konformitas terhadap perilaku konsumtif (nilai f=3.604 dengan signifikasi 0,000) yang berarti terdapat hubungan positif yang signifikan, artinya ketiga hipotesis penelitian ini diterima. Berdasarkan hasil penelitian, penulis berharap subjek penelitian mampu meminimalisir perilaku konsumtif dengan mammpu membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta memprioritaskan kebutuhan yang lebih penting agar tidak tergoda membeli barang yang tidak perlu. Kata kunci: Fanatisme, Konformitas, Perilaku Konsumtif
Dinamika Psikologis Remaja dalam Konflik antara Minat Pribadi dan Harapan Keluarga: Studi Kasus melalui Pendekatan Dialectical Behavioral Therapy Ilham Nor Huda; Nindia Pratitis; Basilia Subiyanti Wilujeng
Journal of Psychology and Social Sciences Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Psychology and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jpss.v4i1.1576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika psikologis remaja yang mengalami konflik antara minat pribadi dan harapan keluarga dalam menentukan arah pendidikan. Subjek penelitian, seorang siswa SMP berusia 15 tahun bernama Aa, menunjukkan minat kuat di bidang otomotif namun menghadapi penolakan dari orang tua yang menginginkan ia melanjutkan pendidikan ke SMA dan menjadi dokter. Konflik ini menimbulkan tekanan emosional yang berdampak pada perubahan perilaku, penurunan motivasi belajar, serta kesulitan dalam mengekspresikan diri. Penelitian ini menggunakan lima alat asesmen psikologis, yaitu Intelligence Structure Test (IST), Sixteen Personality Factors (16PF), Tes Grafis, Wartegg Test, dan Rothwell-Miller Interest Blank (RMIB), untuk memperoleh gambaran komprehensif tentang kondisi kognitif, kepribadian, dan minat klien. Hasil asesmen menunjukkan bahwa Aa memiliki kemampuan intelektual di atas rata-rata, daya imajinasi tinggi, serta minat kuat pada bidang kreatif dan teknis. Namun, ia mengalami ketegangan emosional akibat tekanan orang tua dan rendahnya kontrol diri. Intervensi dilakukan melalui pendekatan psikoedukasi dengan teknik Dialectical Behavioral Therapy (DBT) untuk meningkatkan regulasi emosi, kesadaran diri, dan kemampuan pengambilan keputusan secara mandiri. Hasil intervensi menunjukkan peningkatan pemahaman diri pada klien serta hubungan yang lebih harmonis antara anak dan orang tua.