Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

The School of Educational Progressivism Philosophy and Its Implementation in the 2013 Curriculum Faelasup
COMPETITIVE: Journal of Education Vol. 3 No. 2 (2024): Transformative Education and Learning
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/competitive.v3i2.84

Abstract

One of the schools in educational philosophy is the philosophy of progressivism. namely a movement and association founded in 1918 by John Dewey who argued that knowledge that is true today may not be true in the future. Education must be child-centered rather than focused on teachers or specific content areas. According to Progressivism, the curriculum should not be universal but should vary according to the conditions that exist in the child and his environment; adapted to the characteristics of students (interests, talents and needs of each student) or chil centered; community-based; and is flexible and subject to change or revision. This research aims to describe the implementation of the educational progressivism philosophy in the 2013 curriculum. This type of research is qualitative research, the approach is library research. where the data and data sources are taken from the literature, namely by reading, comparing, and concluding from several figures' opinions. The analysis used in this research is content analysis. Based on the results and analysis, it is concluded that the implementation of the philosophy of educational progressivism in the 2013 curriculum, namely learning achievement, pays attention to the cognitive, affective and psychomotor domains. The philosophy of progressivism in its learning uses a scientific approach, namely the process of observing, asking, reasoning, trying, and creating networks.
Amar Ma’ruf Nahi Munkar Perspektif Al-Qur’an Faelasup
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 1 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v1i3.594

Abstract

Penelitian dengan judul Amar Ma’ruf Nahi Munkar Perspektif Al-Qur’an ini dilatarbelakangi oleh kondisi masyarakat yang semakin dipenuhi dengan perbuatan-oerbuatan maksiat serta sedikitnya orang-orang yang menyeru untuk amar ma’ruf nahi munkar. Dari kemungkaran dan kemaksiatan tersebut menimbulkan bencana di mana-mana. Adapun focus penelitiannya adalah: 1) amar ma’ruf nahi munkar perspektif al-Qur’an 2). Aspek-aspek amar ma’ruf nahi munkar, 3) bentuk-bentuk amar ma’ruf nahi munkar dalam al-Qur’an. Metode penelitian yaitu jenis penelitian kepustakaan dengan studi literatur, artikel, jurnal ilmiah, dan penelusuran pada tafsir al-Qur’an yang berkaitan dengan amar ma’ruf nahi munkar. Hasil penelitian 1).   Ayat-ayat yang berkenaan dengan Amar ma’ruf nahi munkar dalam al-Qur’an cukup banyak, yaitu QS. Ali Imran 104-107, At-Taubah 71-72, Thaha 132, Fusilat 33, Yuusuf 108, An-Nahl 125, At-taubah 122, Asy-Syuaraa 214-215, Al-Maidah 78-79, dan Al-anfal 25. 2). aspek-aspek yang ada pada amar ma’ruf nahi munkar adalah aspek social dan aspek politik. 3). Bentuk amar ma’ruf nahi munkar di dalam al-Qur’an terdapat dalam surat al-A’raf 28, An-Nahl 90, Maryam 55, dan nisaa 37 yang mana bentuk amar ma’ruf nahi munkar seperti tidak melakukan perbuatan keji, berbuat adil, melaksanakan salat, membayar zakat, tidak menebar kebencian serta melakukan kebajikan.
Pendidikan Politik Dalam Perspektif Qur`An: Implementasi Pembentukan Budaya Politik Masyarakat Beradab Faelasup
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2023): September (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v2i1.286

Abstract

Research with the title political education in the perspective of the Qur'an: The implementation of the political culture of a civilized society is motivated by the increasingly sharp political conditions in Indonesia, so that the political aspirations conveyed by the community have seen the capacity of political channels (political parties) in society. The focus of his research is 1) The perspective of the Qur'an, 2) Channels of political education in society, 3) Building a political culture of a civilized society . The research method is library research with literature study, articles, scientific journals, and searches on qur`an interpretations related to political issues. The results of research 1) The perspective of the qur`an, that is, in tracing the Qur'an, verses that reveal political problems are found. In Islam it is known as fiqih siyasah, which is legal knowledge derived from the Al-Qur`an and Sunnah. 2) Channels of political education have two things, firstly formal education, namely political education through formal schools, the second is community education carried out by political parties towards the community. 3) Building a political culture of a civilized society, there are many verses that lead to the formation of a political culture of a civilized society through party cadre and party socialization
Integrasi Sejarah Masuknya Islam ke Nusantara dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Kajian Studi Literatur Mei Nuri Hafidha Sari; Siti Aminah W Tukan; Faelasup
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.4907

Abstract

Integrasi sejarah masuknya Islam ke Nusantara dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan pendekatan yang penting untuk memperkuat pemahaman keagamaan dan identitas kultural peserta didik. Sejarah Islam di Indonesia sarat akan nilai dakwah, akulturasi budaya, dan pendidikan karakter, yang jika diintegrasikan dalam pembelajaran dapat memperkaya materi ajar serta menanamkan nilai-nilai moderasi beragama. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana integrasi sejarah Islam ke dalam pembelajaran PAI dapat mendukung penguatan kompetensi spiritual, sosial, dan kebangsaan peserta didik. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap karya-karya akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi sejarah Islam ke dalam pembelajaran PAI tidak hanya memperluas wawasan siswa tentang sejarah peradaban Islam di Indonesia, tetapi juga menanamkan nilai toleransi, kebhinekaan, dan semangat kebangsaan.
Desain Pendidikan Berteknologi untuk Pembelajaran Modern Nurjannah Eka Fitriani; Dian Nur Azikin; Faelasup
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5043

Abstract

Pada abad ke-21, teknologi informasi dan komunikasi telah merevolusi proses pendidikan. Penggunaan video pembelajaran, Sistem Manajemen Pembelajaran (LMS), e-learning, dan pembelajaran campuran menjadi inti dalam desain pendidikan modern. Artikel ini menyoroti bagaimana teknologi digunakan sebagai alat utama dalam menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan adaptif. Guru tidak lagi sekadar pengajar, tetapi berperan sebagai fasilitator dan perancang pembelajaran. Kurikulum yang fleksibel, seperti Kurikulum Merdeka, menjadi solusi untuk menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan dan kondisi peserta didik. Namun, implementasi teknologi menghadapi tantangan, terutama terkait kompetensi guru dan keterbatasan infrastruktur digital. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan analisis tematik terhadap berbagai literatur akademik, artikel ini menekankan pentingnya sinergi antara teknologi, guru, dan kurikulum. Pendidikan digital yang efektif memerlukan peningkatan kompetensi digital guru, ketersediaan infrastruktur yang merata, dan kolaborasi aktif antar pemangku kepentingan. Rekomendasi strategis meliputi pelatihan berkelanjutan bagi guru, penguatan infrastruktur TIK di seluruh wilayah, serta pengembangan kebijakan yang mendukung integrasi teknologi dalam pendidikan. Hasil studi ini menegaskan bahwa transformasi digital pendidikan hanya akan berhasil jika didukung oleh kolaborasi yang kuat dan visi bersama.
DESAIN PROGRAM TAHUNAN DALAM PEMBELAJARAN PAI Haeril Kurniawan Wardhana; M. Rozak Hidayat; Faelasup
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5124

Abstract

Program Tahunan (Prota) adalah perencanaan jangka panjang yang disusun guru sebelum tahun ajaran dimulai dan menjadi pedoman utama dalam pelaksanaan pembelajaran selama satu tahun. Dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), Prota berperan penting dalam mengatur alokasi waktu agar seluruh Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) dapat dicapai secara sistematis dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan menjelaskan pengertian, tujuan, manfaat, serta langkah-langkah praktis dalam penyusunan Prota PAI. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi pustaka dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyusunan Prota dimulai dengan analisis kalender pendidikan, identifikasi minggu efektif, penelaahan SK dan KD, serta pengalokasian waktu secara proporsional sesuai dengan beban materi. Prota yang disusun dengan tepat dapat membantu guru dalam merancang pembelajaran yang terarah dan efisien, memudahkan dalam evaluasi pencapaian kurikulum, serta mendukung pengembangan karakter religius peserta didik. Selain itu, Prota menjadi dasar dalam penyusunan program pembelajaran lainnya seperti Program Semester (Promes) dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Dengan demikian, keberadaan Prota sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di sekolah dasar.
Peran Pendidikan Sejarah Kebudayaan Islam dalam Memperkuat Identitas Budaya Umat Islam: Studi Literatur Ewiniarti Hawa; Silva Cahlia; Faelasup
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5131

Abstract

Di era globalisasi, identitas budaya umat Islam menghadapi tantangan serius akibat arus informasi global dan dominasi budaya populer yang sering bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Fenomena ini berpotensi memicu krisis identitas, terutama di kalangan generasi muda Muslim. Pendidikan, khususnya Pendidikan Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), memiliki peran strategis dalam memperkuat identitas budaya melalui transmisi nilai, pemahaman sejarah, dan internalisasi warisan peradaban Islam. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi secara kritis peran pendidikan SKI dalam memperkuat identitas budaya umat Islam melalui kajian literatur yang komprehensif. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan menganalisis sumber-sumber akademik terkini, termasuk buku, jurnal ilmiah, prosiding konferensi, dan dokumen kebijakan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan SKI berkontribusi dalam memperkuat pemahaman historis, membangun rasa bangga terhadap peradaban Islam, serta menginternalisasikan nilai-nilai luhur ke dalam perilaku siswa. Namun, implementasi pendidikan SKI masih menghadapi tantangan, antara lain keterbatasan kurikulum kontekstual, kompetensi pedagogik guru, dan dukungan kelembagaan. Optimalisasi pendidikan SKI melalui pengembangan kurikulum yang komprehensif, peningkatan kompetensi guru, dan pemanfaatan teknologi pendidikan diharapkan dapat memperkuat identitas budaya umat Islam secara berkelanjutan di tengah dinamika global.
lmplementasi Pendidikan Karakter dalam Menumbuhkan Kepedulian Sosial Siswa Madrasah Tsanawiyah Faelasup; Rizky Handayani
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i3.1298

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggali makna dan pemahaman mendalam mengenai implementasi pendidikan karakter, khususnya dalam menumbuhkan kepedulian sosial siswa sekolah menengah pertama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus dan pisau analisis fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif siswa, guru, dan pihak sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data dijaga melalui triangulasi sumber dan metode. Temuan menunjukkan pendidikan karakter diterapkan secara menyeluruh melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler yang tidak hanya menyentuh aspek kognitif, tetapi juga afektif dan psikomotorik siswa. Sekolah secara aktif mengembangkan kegiatan penumbuh kepedulian sosial, seperti bakti sosial, Jumat Berkah, kunjungan panti asuhan, dan gotong royong yang berperan dalam membentuk karakter dan kepekaan sosial siswa. Pendidikan karakter ini berdampak pada pembentukan pribadi siswa yang berakhlak mulia, empati tinggi, dan bertanggung jawab sosial, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan dan berintegritas
Pengaruh Penerapan Metode Think Pair Share Terhadap Minat Belajar Siswa Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Pada Kelas VI di SD Muhammadiyah 2 Sangatta Utara Marsela Yulianti; Faelasup; Miftakhul Rizal Mubaidilla
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 1 (2025): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i1.822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penerapan metode think pair share terhadap minat belajar siswa mata pelajaran Bahasa Indonesia pada kelas VI di SD Muhammadiyah 2 Sangatta Utara. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kuantitatif. Dalam Teknik pengumpulan data peneliti menggunakan Teknik observasi, koesioner (angket), serta dokumentasi. Sedangkan dalam analisis data yang digunakan yaitu persamaan regresi linear sederhana, yang dilengkapi dengan uji validitas dan realibilitas menggunakan bantuan alat program Microsoft Excel dan SPSS. Penelitian ini memiliki populasi sebesar 77 responden merupakan siswa mata Pelajaran Bahasa Indonesia di kelas VI di SD Muhammadiyah 2 Sangatta Utara yang menggunakan penerapan metode think pair share pada kegiatan pembelajarannya. Dari hasil perhitungan dengan analisis yang telah ditentukan menghasilkan korelasi penerapan metode think pair share terhadap minat belajar sebesar 0,825 dengan kategori diantara 0,800-1,000 yang memiliki korelasi sangat kuat atau sangat tinggi sehingga dapat membentuk persamaan regresi Y=9,964 + 0,842X, persamaan tersebut digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh metode think pair share terhadap minat siswa. Dengan demikian pengaruh penerapan metode think pair share terhadap minat belajar siswa mata pelajaran Bahasa Indonesia pada kelas VI di SD Muhammadiyah 2 Sangatta Utara bernilai positif dengan nilai koefisien determinan 68% dan 32% lainnya dipengaruhi oleh faktor lainnya yaitu kurangnya kepercayaan diri, kondisi fisik dan Kesehatan maupun lingkungan keluarga dan sekolah siswa, serta ketidaktertarikan pada materi ajar. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji t diperoleh nilai thitung 12,620 dengan tingkat signifikan 5% ttabel sebesar 1,665. Karena hasil perbandingan menunjukkan thitung > ttabel dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan pada variabel X penerapan metode think pair share terhadap variabel Y minat belajar.
Peran Keterampilan Menjelaskan Dalam Meningkatkan Pemahaman Keagamaan Siswa Khoiriyah, Binti Fatimatul; Putri, Apriliany; Faelasup
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas pentingnya keterampilan menjelaskan dalam pembelajaran pendidikan agama sebagai faktor krusial dalam meningkatkan pemahaman keagamaan siswa. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, penelitian ini mengkaji bagaimana guru yang mampu menjelaskan secara efektif dapat menyederhanakan konsep-konsep agama yang abstrak, mengaitkan materi dengan kehidupan nyata siswa, serta menyentuh aspek afektif dan spiritual mereka. Teori konstruktivisme dan humanistik menjadi landasan teori utama yang menunjukkan bahwa proses pembelajaran agama tidak hanya meliputi transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan kesadaran, karakter, dan spiritualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menjelaskan yang baik dapat meningkatkan motivasi belajar, literasi agama, berpikir reflektif, dan internalisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan siswa. Namun, tantangan dalam implementasinya seperti keterbatasan waktu, literasi digital guru, dan keberagaman latar belakang siswa menuntut pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan. Studi ini merekomendasikan peningkatan kapasitas pedagogis guru, pengembangan materi yang komunikatif, dan pengintegrasian teknologi pembelajaran sebagai strategi utama untuk memperkuat peran keterampilan menjelaskan dalam pembelajaran agama yang transformatif.