Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Literature Review : Media Kultur Jaringan Tanaman Untuk Produksi Kuersetin Grace Ivana Clarissa; Himalaya Wana Kelana; Syarif Hamdani
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50825

Abstract

Kuersetin merupakan senyawa flavonoid dengan aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan antikanker yang tinggi, namun produksinya dari tanaman konvensional terbatas oleh faktor musim, iklim, dan rendahnya akumulasi alami. Kultur jaringan tanaman menawarkan alternatif produksi kuersetin yang berkelanjutan dengan kontrol lingkungan optimal dan biosintesis metabolit sekunder yang dapat diinduksi. Penetapan jenis dan komposisi media kultur menjadi krusial karena media menentukan ketersediaan nutrisi, keseimbangan hormon, dan kondisi fisiologis yang mempengaruhi jalur biosintesis. Artikel ini merupakan literature review dengan kerangka PICOC menggunakan data tahun 2015–2025 yang dianalisis secara sistematis mengikuti alur PRISMA. Kajian ini menganalisis 32 studi untuk mengevaluasi pengaruh media kultur terhadap produktivitas kuersetin pada berbagai sistem kultur in vitro. Media Murashige-Skoog (MS) mendominasi 90,6% penelitian, dengan modifikasi ½ MS pada kultur hairy roots menghasilkan produktivitas tertinggi (48,24 mg/g DW pada Raphanus sativus). Media B5 menunjukkan keunggulan untuk spesies leguminosa dengan peningkatan kuersetin 5,03 kali lipat. Manipulasi konsentrasi sukrosa (30-45 g/L) dan suplementasi biostimulator menghasilkan akumulasi hingga 64,9 mg/g. Kultur hairy roots dan suspensi sel menunjukkan responsivitas tertinggi dengan rentang produktivitas 0,34-209,93 mg/g DW. Optimalisasi media untuk produksi kuersetin memerlukan pendekatan spesifik berdasar pada jenis tanaman, metoda kultur, dan jenis ekspan yang dipakai.
Edukasi Label Pangan dan Informasi Nilai Gizi untuk UMKM: Studi Kasus, Seminar, dan Pelatihan di Kecamatan Pondoksalam Purwakarta Hamdani, Syarif; Sundalian, Melvia; Husein, Sri Gustini; Melianasari, Yunita
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1173

Abstract

Kegiatan ini merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepatuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap regulasi pelabelan pangan sesuai Peraturan BPOM No. 16 Tahun 2020 dan Undang-Undang No. 18 Tahun 2012 tentang pangan. Fokus kegiatan adalah UMKM di Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta, yang sebagian besar belum memiliki label sesuai regulasi, izin edar seperti PIRT, maupun sertifikasi halal. Kegiatan ini dilaksanakan melalui empat tahapan: survei awal, seminar, pelatihan teknis, dan evaluasi. Survei awal dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi UMKM terkait pemenuhan regulasi. Seminar memberikan pemahaman dasar mengenai informasi wajib pada label pangan, seperti nilai gizi, komposisi, dan sertifikasi halal. Pelatihan teknis mencakup simulasi pencantuman nilai gizi dan pembuatan label sesuai standar BPOM. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan post-test, yang menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 0% menjadi 100% terkait regulasi pelabelan pangan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis kebutuhan dan pendekatan praktis efektif dalam meningkatkan kapasitas UMKM untuk memenuhi standar legalitas. Program ini menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung daya saing UMKM melalui edukasi dan pendampingan berkelanjutan.