Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAN PROFIL PELAJAR PANCASILA UNTUK MENINGKATKAN ETIKA BERILMU DI SEKOLAH DASAR Randy, Mohammad Yusuf; Suciptaningsih, Oktaviani Adhi
EDUPEDIA Vol 8, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ed.v8i1.2455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari keenam dimensi profil pelajar pancasila terhadap etika berilmu peserta didik di sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Tahap-tahap yang digunakan pada jenis penelitian ini adalah fokus artikel ilmiah, pengumpulan data, analisis data, dan kesimpulan. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa profil pelajar pancasila berperan penting dalam membentuk etika berilmu peserta didik di sekolah dasar, antara lain: (1) Membentuk sikap tanggung jawab, rendah hati, jujur, dan saling menghormati dalam proses belajar dengan orang lain; (2) Membentuk sikap toleransi dan terbuka terhadap berbagai sudut pandang, serta memiliki ilmu yang bermanfaat bagi semua orang tanpa memandang perbedaan budaya; (3) Membentuk jiwa sosial dengan memiliki sikap saling membantu dan bekerja sama dengan orang lain; (4) Membentuk sikap bertanggung jawab, percaya diri, dan tidak mudah menyerah; (5) Membentuk sikap skeptis, tidak mudah percaya, dan bijaksana dalam menghadapi suatu permasalahan; dan (6) Membentuk sikap inovatif yang dapat menjadi agen perubahan positif bagi masyarakat. Oleh karena itu, guru harus menerapkan profil pelajar pancasila ini baik dalam proses pembelajaran, ekstrakurikuler, dan kegiatan P5 agar membentuk atau meningkatkan karakter dan etika dalam berilmu pada peserta didik di sekolah dasar.
The Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Articulate Storyline 3 Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Numerasi di SDN Kasembon 3 Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang Widiyanti, Widiyanti; Chisbiyah, Lismi Animatul; Ekawati, Ratna; Randy, Mohammad Yusuf; Fatiha, Dilla Alfi; Pramesti, Fikha Anggraini Asih; Rosyada, Nurrizka Arina; Dewi, Radeni Sukma Indra
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v10i2.23777

Abstract

Keterampilan matematika siswa sekolah dasar di Indonesia masih relatif di bawah tingkat yang diharapkan, khususnya pada materi pelajaran yang berhubungan dengan bilangan bulat. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran literasi numerasi berbasis Articulate Storyline sebagai solusi pemecahan masalah pada materi bilangan bulat yang dapat dianggap valid menurut ahli media dan materi serta praktis menurut pengguna. Penelitian ini mengaplikasikan model ADDIE yang meliputi lima tahapan sebagai berikut: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa SDN 1 Kasembon dan SDN 3 Kasembon. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan kuesioner. Hasil uji validasi media literasi numerasi berbasis Articulate Storyline yang dilakukan oleh ahli dan pengguna menunjukkan bahwa rata-rata hasil keseluruhan dinilai sangat valid dan sangat praktis, memotivasi guru dan siswa, serta layak digunakan dalam pembelajaran.
Pendampingan Penyusunan Media Pembelajaran Berbasis Articulate Storyline 3 (As-Three) dalam Rangka Mengoptimalkan Implementasi Kurikulum Merdeka Rufiana, Intan Sari; Arifin, Slamet; Ratna Ekawati, Ratna Ekawati; Mashfufah, Aynin; Randy, Mohammad Yusuf; Amaliya, Fierda Nursitasari
Participative Journal: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Journal Participative
Publisher : State Islamic University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55099/participative.v5i1.175

Abstract

The implementation of the independent curriculum in 2024 still leaves a number of problems, including the low ability of teachers to compile interactive learning media and teaching modules. For this reason, efforts are needed to assist teachers in compiling interactive learning media. The method used in this activity is Participatory Action Research (PAR). Participatory Action Research (PAR) is a collaborative approach that emphasizes the active involvement of participants. The participants involved in this activity were 20 teachers consisting of 6 men and 14 women at SDN Lesanpuro 1 Malang. The results showed that satisfaction was in the high category, with an average score ranging from 4.59 to 4.85; effectiveness was in the high category with an average score ranging from 4.59 to 4.85. This satisfaction and effectiveness consist of several aspects such as the usefulness of activities, mastery of knowledge, and implementation in learning.
PERAN PROFIL PELAJAR PANCASILA UNTUK MENINGKATKAN ETIKA BERILMU DI SEKOLAH DASAR Randy, Mohammad Yusuf; Suciptaningsih, Oktaviani Adhi
EDUPEDIA Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ed.v8i1.2455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari keenam dimensi profil pelajar pancasila terhadap etika berilmu peserta didik di sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Tahap-tahap yang digunakan pada jenis penelitian ini adalah fokus artikel ilmiah, pengumpulan data, analisis data, dan kesimpulan. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa profil pelajar pancasila berperan penting dalam membentuk etika berilmu peserta didik di sekolah dasar, antara lain: (1) Membentuk sikap tanggung jawab, rendah hati, jujur, dan saling menghormati dalam proses belajar dengan orang lain; (2) Membentuk sikap toleransi dan terbuka terhadap berbagai sudut pandang, serta memiliki ilmu yang bermanfaat bagi semua orang tanpa memandang perbedaan budaya; (3) Membentuk jiwa sosial dengan memiliki sikap saling membantu dan bekerja sama dengan orang lain; (4) Membentuk sikap bertanggung jawab, percaya diri, dan tidak mudah menyerah; (5) Membentuk sikap skeptis, tidak mudah percaya, dan bijaksana dalam menghadapi suatu permasalahan; dan (6) Membentuk sikap inovatif yang dapat menjadi agen perubahan positif bagi masyarakat. Oleh karena itu, guru harus menerapkan profil pelajar pancasila ini baik dalam proses pembelajaran, ekstrakurikuler, dan kegiatan P5 agar membentuk atau meningkatkan karakter dan etika dalam berilmu pada peserta didik di sekolah dasar.