Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA POLA HIDUP SEHAT TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA MAHASISWA Ilhamsyah, Aldi; Karepesina, Juliyanti; Mony, Sara; Sulistiyorini, Desy
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 2 No. 03 (2023): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v2i03.42

Abstract

Pola hidup sehat merupakan suatu gaya hidup yang memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan, seperti makanan dan olahraga. Gaya hidup ini bertujuan untuk menciptakan hidup yang sehat dengan mengadopsi kebiasaan baik dan menghindari kebiasaan buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara pola hidup sehat dan prestasi belajar mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat di Universitas Indonesia Maju (UIMA) tahun 2023.  Metode penelitian Kuantitatif dengan desain penelitian cross sectonal. Populasi dalam penelitian ini yaitu Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Idonesia Maju. Teknik Pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dan didapatkan sebanyak 45 sampel. Data yang digunakan adalah data primer yang disebar melalui kuesioner. Analisis data dilakukan secara unuvariat dan bivariate dengan uji chi-squar. Hasil penelitian menunjukan  nilai signifikasi sebesar 0,012 (p<0,05,) artinya ada hubungan antara pola hidup sehat prestasi belajar pada mahasiswa prodi kesehatan masyarakat tahun 2023.
PENILAIAN SARANA PRODUKSI PANGAN DI INDUSTRI RUMAH TANGGA DAPUR ENY KOTA DEPOK TAHUN 2021 Wahyuningsih, Sri; Sulistiyorini, Desy
Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 16 No. 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/rj.v16i1.2932

Abstract

Makanan dan minuman yang diproduksi dengan cara yang tidak memenuhi ketentuan dapat membahayakan kesehatan. Untuk menjamin keamanan pangan yang beredar, diperlukan penilaian dan pengawasan terhadap seluruh industri pangan, termasuk industri pangan rumah tangga. Penelitian bertujuan melakukan penilaian sarana produksi pangan rumah tangga berdasarkan Peraturan Kepala BPOM nomor HK.03.1.23.04.12.2207 tahun 2012. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2021, dengan observasi dan wawancara untuk menilai sarana produksi pangan di industri rumah tangga pangan (IRTP) Dapur Eny. Penilaian dilakukan terhadap 14 komponen, dan pemeriksaan kualitas mikrobiologi air. Berdasarkan hasil penilaian, selanjutnya dilakukan penentuan level IRTP. Hasil penelitian mendapatkan tiga kategori ketidak sesuaian, yaitu minor pada komponen pencatatan dan dokumentasi; mayor pada kesehatan dan higiene karyawan, dan pemeliharaan dan program higiene dan sanitasi; serta kategori serius adalah bangunan dan fasilitas, peralatan produksi, dan pengendalian proses. Berdasarkan hasil penilaian, maka IRTP Dapur Eny masuk dalam level III, sehingga harus dilakukan audit internal setiap dua minggu. Penilaian IRTP pada dasarnya untuk menjamin keamanan pangan yang beredar di masyarakat, serta meningkatkan kualitas produksi dan perusahaan.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, SIKAP, KETERSEDIAAN SARANA DAN PETUGAS KEBERSIHAN DENGAN PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK DI KECAMATAN PANCORAN MAS DEPOK TAHUN 2022 Mustopa, Bintang Alya Binurika; Sulistiyorini, Desy
Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 16 No. 2 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/rj.v16i2.3524

Abstract

Sampah plastik adalah masalah dunia yang belum terselesaikan hingga saat ini. Indonesia menghasilkan sampah nasional mencapai 68,5 juta ton pada tahun 2021, dan sekitar 11,6 juta ton (17%) merupakan sampah plastik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, ketersediaan sarana dan petugas kebersihan dengan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah plastik di Kecamatan Pancoran Mas Depok tahun 2022. Metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh masyarakat di Wilayah Kecamatan Pancoran Mas Depok. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara non-probability sampling dan didapatkan sebanyak 117 sampel yang terbagi dalam 6 kelurahan. Data yang digunakan adalah data primer yang disebar melalui kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan p value=0,094 (p>0,05), ada hubungan antara sikap dengan p value=0,020 dan OR=2,662, ada hubungan antara ketersediaan sarana p value= 0,000 (p
Kandungan Formalin dan Boraks pada Makanan Jajanan: Formalin and Borax Content in Snack Foods Santoso, Doni; Rahayu, Ade Ashar; Herawati, Asri; Salsabillah, Sausan; Damayanti, Siti; Sulistiyorini, Desy
Journal of Public Health Education Vol. 3 No. 3 (2024): Journal of Public Health Education
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jphe.v3i3.186

Abstract

Pendahuluan: Mengkonsumsi pangan yang tidak aman dapat membahayakan kesehatan dan jiwa konsumen,  baik  bagi  anak-anak  maupun  orang  dewasa. Bahan–bahan kimia berbahaya seperti formalin dan boraks sebagai bahan tambahan makanan mulai marak terjadi dan sering di temukan baik di jajanan maupun di bahan makanan. Menurut WHO, diperkirakan sebanyak 2 juta orang meninggal tiap tahunnya dan 1,5 juta diantaranya merupakan anak-anak Tujuan: Untuk mengetahui gambaran kandungan formalin dan boraks pada makanan jajanan melalui studi literatur. Metode: Metode penelitian ini adalah sebuah tinjauan pustaka yang bertujuan untuk menyusun, mentabulasi serta membandingkan hasil penelitian, kemudian merangkum keseluruhan penelitian. Pencarian studi dilakukan melalui situs jurnal terakreditasi melalui google scholar menggunakan kombinasi istilah pencarian “Formalin Dan Boraks pada Makanan Jajanan” dan kata kunci lainnya seperti “Boraks” dan “Formalin”. Penelaahan dilakukan pada 20 artikel kemudian peneliti menentukan artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi sehingga didapat 10 artikel yang sesuai kriteria. Kriteria inklusi jurnal dalam penelitian ini meliputi: akses terbuka, jurnal teks lengkap, waktu publikasi dalam kurun waktu 5 tahun terakhir (2017-2022), dan relevansi dengan topik penelitian. Hasil: Hasil dari telaah full teks artikel sebanyak 20 artikel yang telah didapatkan 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Banyak studi penelitian yang tidak dipilih karena tidak memenuhi kriteria inklusi penelitian, khususnya karena jurnal yang diterbitkan berusia lebih dari sepuluh tahun. Studi penelitian menggunakan pendekatan studi kualitatif serta terdapat 1 artikel yang menyatakan bahwa dari hasil penelitian mengandung formalin, 0 artikel yang menyatakan bahwa dari hasil penelitian tidak mengandung boraks, 4 artikel yang mengandung formalin dan boraks, 1 artikel yang tidak mengandung boraks dan formalin, 2 artikel menyatakan bahwa penelitian mengandung formalin tapi tidak mengandung boraks dan 2 artikel mengandung boraks tapi tidak mengandung formalin. Kesimpulan: Hasil studi kualitatif menunjukkan bahwa ada artikel yang menyatakan mengandung formalin dan boraks, serta ada artikel yang hanya mengandung formalin atau hanya mengandung boraks.
Qualitative Examination of the Borax and Formalin Content in Food Ingredients and Snack Food Sulistiyorini, Desy
International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science Том 2 № 02 (2024): International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/ijmars.v2i02.781

Abstract

The misuse of formalin and borax remains prevalent, particularly in the processing and preservation of fish. Hence, the primary objective of this research was to ascertain the presence of formalin and borax in food specimens originating from the Depok and East Jakarta locality. The specimens utilized for this investigation encompassed white tofu, yellow tofu, wet noodles, salted snakeskin gourami, salted rainbow sardines, salted fish bulu ayam, salted rebon freshwater shrimp, salted squid, Indonesian style rice crackers (kerupuk gendar), frozen meatballs, and meatballs procured from vendors along the roadside. Qualitative assessments were conducted on the specimens utilizing the formalin test kit for formalin detection, while borax presence was determined through both turmeric extract and turmeric paper. The outcomes derived from this study revealed that samples of wet noodles, Indonesian style rice crackers, and salted rebon freshwater shrimp exhibited positive indications for borax, as evidenced by a discernible alteration in color to red-brownish. In terms of formalin content analysis, the findings demonstrated that yellow tofu, white tofu, wet noodles, and salted rebon freshwater shrimp samples tested positive for formalin using the formalin test kit reagent. It is recommended that regulatory authorities implement regular inspections to monitor the improper use of food additives, particularly preservatives that are prevalent within the community. Furthermore, the general populace is advised to exercise caution when selecting food items to ensure their safety.
Hubungan Praktik Pengasuhan dan Perilaku Eliminasi, Terapan Model Promosi Kesehatan (HPM) pada Anak Prasekolah di JABODETABEK: Studi Cross-Sectional Purnamasari, Eka Rokhmiati Wahyu; Sulistiyorini, Desy
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 13 No 01 (2023): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (JIIKI) Volume 13 Number 01 March 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jiiki.v13i01.2176

Abstract

Background: The practice of parenting for preschool age children is not yet in demand by parents. The application of the health promotion model (HPM) is a commitment to changing elimination behavior in the process of urinating and defecating. Objectives: The objective of this study was to determine behavior health promotion model (HPM) is associated with toilet training in preschool children. Methods: Desain cross-sectional quantitative study used 70 respondents in the areas of Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, and Bekasi (JABODETABEK). Using a Google Form questionnaire from September 12 -17 September 2022 distributed online. Result: Of the 70 participants, There was no parenting practice, and the elimination behavior of preschool age children was low, 39 (75.5%). Practice parenting has been done already, and the elimination behavior of preschool, high 13 (72.2%). There was a relationship between practice parenting and elimination behavior using the applied health promotion model (HPM) in preschool children, P-value of 0.001. Participation in parenting practice was 7.8 more effective against high elimination behavior in preschool age children. Conclusion: Parenting practice activity supported the success of preschool children's elimination behavior. Implementation of the health promotion model (HPM) in stages according to the child's growth and development.
Analisis Faktor Pengetahuan, Sikap dan Ketersediaan Sarana Prasarana terhadap Penerapan PHBS di Kost Eksklusif Mara Juara Depok Santoso, Doni; Sulistiyorini, Desy; Sari, Agustina
Jurnal Kesehatan Lingkungan Mandiri Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Lingkungan Mandiri, Volume 3 No.1 November 2024
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jklm.v3i1.1717

Abstract

PHBS in the household setting is an effort to empower household members to be aware, willing and able to carry out PHBS to maintain and improve their health, prevent the risk of disease and protect themselves from the threat of disease and play an active role in the health movement in the community. The purpose of this research is to determine the relationship between knowledge, attitudes and availability of infrastructure and the implementation of PHBS at the Mara Juara Depok Exclusive Boarding House in 2023. This research uses a quantitative type of research with a descriptive analytical research design using a cross sectional approach and a sampling technique using total sampling with the number of sample of 36 respondents. The subjects of this research were residents of the Mara Juara Depok Exclusive Boarding House. Data analysis was carried out univariate and bivariate. Based on the results of statistical tests related to the availability of infrastructure, the p-value = 0.023 (p<0.05), while for the knowledge variable the p-value = 0.078 (p>0.05), the p-value = 0.346 (p>0.05). 0.05). It can be concluded that there is a variable relationship between the availability of infrastructure and the implementation of PHBS in the exclusive boarding house for the champions in Depok. It is recommended that boarding house managers provide explanations to boarding house residents regarding the use of existing infrastructure in the boarding house, so that the infrastructure provided can be used properly.
Pengetahuan, Sikap, Sarana, dan Petugas Kebersihan dengan Perilaku Dalam Pengelolaan Sampah Plastik Sulistiyorini, Desy
Lontara Journal of Health Science and Technology Vol. 5 No. 2 (2024): Ilmu dan Teknologi Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/lontarariset.v5i2.482

Abstract

Plastic waste is still a global problem that has not been resolved to date. Indonesia produces 68.5 million tons of waste in 2021. Of this amount, around 17% or around 11.6 million tons is plastic waste. This research aimed to determine the relationship between knowledge, attitudes, availability of infrastructure, and cleaning staff with plastic waste management behavior in Purwasari Village, Dramaga District, Bogor Regency. A quantitative research method with a cross-sectional research design was used. The sampling technique was carried out using purposive sampling with 37 respondents with a total eligible sample of 16 respondents. The research results show that there is relationship between knowledge (p-value=0.039), attitudes (p-value=0.007), the availability of infrastructure (p-value=0.012), cleaning staff (p-value=0.003), and plastic waste management behavior. Based on the findings from the results of this research, it is hoped that there will be initiation of improvements to waste management facilities and facilities. Apart from this, there is also a need for outreach and assistance activities for the community regarding plastic waste management to increase community knowledge and attitudes in managing plastic waste
Tingkat Kesesuaian Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam Pemeliharaan Gedung Menggunakan Gondola Br Sitepu, Lisa Dwianggraini; Sulistiyorini, Desy
Health Safety Environment Vol 3 No 1 (2024): Health Safety Environment Journal (Oktober 2024)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: High-rise building maintenance faces significant accident risks, particularly in gondola operations. Workers at Central Executive Board (DPP) of Party X perform routine building maintenance. Interview results indicate weather and wind conditions as primary work impediments that workers consistently face. This study evaluates Occupational Health and Safety (OHS) implementation at DPP Party X Building in East Jakarta and its importance for height workers Methods: The research employs qualitative methods through observation, in-depth interviews, and documentation. Researchers apply checklist forms to measure compliance percentages based on Minister of Manpower Regulations (Permenaker) Number 9/2016 and Number 8/2020. Four gondola operators at DPP Party X Building Jakarta participated as informants. Result: OHS standard compliance in height work reaches 95%. Compliance includes planning, work procedures, and Personal Protective Equipment (PPE) usage. Interview results show improved safety supervision and PPE usage consistency. Lifting equipment compliance reaches 83%. While PPE usage and equipment maintenance meet standards, equipment testing still requires certified technical personnel involvement. Conclusions: OHS implementation for working at height workers at DPP Party X Building meets field standards. However, equipment maintenance aspects and certified technical inspections need enhancement to ensure operational equipment safety. Management needs to strengthen cooperation with certified third parties and improve Human capacity through certification programs. Regular OHS evaluations are necessary to ensure effectiveness and continuous improvement Keywords: Implementation of K3; Height; Construction
Perilaku Konsumsi Suplemen dan Herbal untuk Pencegahan dan Pengobatan Infeksi COVID-19 pada Kelompok Dewasa Perkotaan Abdullah Syafei; Desy Sulistiyorini
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v12i01.2162

Abstract

Penggunaan produk alami dan ekstrak herbal dipercaya dapat meningkatkan kekebalan dan mengurangi risiko tertular COVID-19. Namun masih banyak masyarakat yang salah paham terhadap manfaat suplemen dan produk herbal sehingga menyebabkan perilaku konsumsi yang tidak tepat yang dapat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan, alih-alih mencegah penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis serta tingkat konsumsi suplemen serta herbal pada kelompok dewasa perkotaan dan juga akan melihat apakah terdapat perbedaan pola konsumsi sebelum dan selama pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain cross sectional berbasis survey online. Populasi penelitian ini adalah kelompok usia dewasa di DKI Jakarta berusia 25-45 tahun yang bertempat tinggal di DKI Jakarta dengan jumlah sampel sebanyak 150 orang. Hasil penelitian menunjukkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi suplemen vitamin dan mineral serta herbal selama pandemi COVID-19 secara signifikan lebih tinggi dibandingkan sebelum adanya pandemi (P-value = 0,000). Jenis suplemen dan herbal yang paling banyak dikonsumsi baik sebelum maupun selama pandemi COVID-19 adalah suplemen vitamin C (48,7%), suplemen mineral kalsium (16,7%) dan herbal madu/propolis (45,3%). Walaupun kesadaran masyarakat relatif meningkat dalam konsumsi suplemen vitamin, mineral dan herbal, namun tetap perlu diperhatikan dalam penggunaanya harus sesuai dengan anjuran dan kebutuhan.
Co-Authors Abdullah Syafei Agustina, Diah Lusi Fajar Al-Hamdy, Mizan Hafidh Aldi Ilhamsyah Alfarel, Muhammad Adny Annisa Syafitri Apriyani, Riyan Aranda, Rizky Azizah, Wafda Nur Baehaki, M Kiki Basoriyah, Taqiyatul Bintang Alya Binurika Mustopa Br Sitepu, Lisa Dwianggraini Cahya, Intan Dwi Cici Demiyati Damayanti, Siti Delli Yanti Demiyati, Cici Devi Dwi Rahayu Dheva Nurlita Sari Nurlita Sari Diah Agustina, Diah Didik Triwibowo Dina Ghassani Diponegoro, Amanda Putri Dwi Rahmanti Efendi, Yana Eka Rokhmiati Wahyu Purnamasari Eka Rokhmiati Wahyu Purnamasari Ekaningrum, Annisa Yuri Ekaputri, Sesharia Yenita Ervina Dyah Azrinindita Fadhillah Fathan Fajar Septywantoro Fathan, Fadhillah Firas Azizah Herawati, Asri Herlingga Zahra Nurul Adzidzah Hikmah Apriyanti Ikrila Ikrila Ilhamsyah, Aldi Indri Hapsari Susilowati Intan Tita Faradilla Jenal Abidin, Jenal Juliyanti Karepesina Karepesina, Juliyanti Khoerunnisa, Viki Laleda, Miranti Blandin Lesnasari Dalimunthe M kiki Baehaki Melizha Handayani Meti Septriani Miranti Blandin Laleda Mochamad Robi Hidayat Mochammad Imron Awalludin Mony, Sara Muhamad Riki Pratama Muhammad Gian Purnama Mustopa, Bintang Alya Binurika Nadhira Rashifanti Maherdyta Nathasya Echa Indriani Nyimas Syifa Maulidia Permana, Rafif Dhia Primiery Annisa Kejora Purnama, Muhammad Gian Purnamasari, Eka Rokhmiati Wahyu Putri Nur Annisa Putri, Nazwa Shakila Alisa Rahayu, Ade Ashar Rahma Awliahasanah Rahmadini, Tiara rika nurul azizah Rindu, Rindu Risma Nabilah Riyan Apriyani Rizkianto, Eko Rizky Aranda Robiana Modjo Salsabila Anura Zahrani Salsabillah, Sausan Santoso, Doni Sara Mony Sari, Agustina Sri Dewi Gulo Supriyatna, Rahmat Sutanto, Finka Reztya Syifa Pauziah Viki Khoerunnisa Wafda Nur Azizah Zahrani, Salsabila Anura Zakiah, Rofi'atun