Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Kopi Arabika menjadi Selai Cascara di Desa Mendale Aceh Kamarudin, Anna Permatasari; Budi, Hasiun; Efendi, Muhsin; Yuniara, Ridha; Ramadhan, Masri; Fadli, Fadli
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 4 (2025): Abdira, Oktober
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i4.928

Abstract

Arabica cofee is a major export commodity and a mainstay in Central Aceh. However, it leaves a lot of waste in areasr adjacent to coffee processing businesses. The increasing accumulation of cofee husk waste pollutes the soil, air, and water. One way to utilize this waste is by processing it onto jam. Jam processing is carried out by taking fresh red coffee husks from pulping. The purpose of this Community Service Program is to provide knowledge about the benefits and efficacy of coffee husk (cascara) and to process the husk into cascara jam. A total of 20 partners attended this program, consisting of village women and women from the Family Welfare Movement (PKK). The methods used were presentation by resource percons through lectures, demonstrations, and training. The results of this activity showed that partners were previously unaware that cascara husks are edible and have an acceptable organoleptic taste. Partners’ knowledge has increased after participating in this activity.
Effort to Increase Knowledge and Processing of Complimentary Foods for Handling Stunting in Gunung Bahgie Village Efendi, Muhsin; Kamarudin, Anna Permatasari; Budi, Hasiun; Yuniara, Ridha; Ramiati, Ramiati; Susanti, Zulida
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat telah dilaksanakan di Desa Gunung Bahgie, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa masalah masyarakat di desa tersebut adalah masyarakat masih kurang sadar atas kejadian stunting. Padahal stunting merupakan salah satu permasalahan yang perlu diselesaikan dengan cepat dan harus diselesaikan oleh semua pihak yang berwenang. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah upaya peningkatan pengetahuan dan pengolahan makanan pendamping untuk penanganan stunting. Mitra yang hadir sebanyak 18 orang yang terdiri dari ibu rumah tangga dan pada hari tersebut bersamaan dengan pemeriksaan anak (bayi dan balita) di Posyandu. Bertempat di Kantor Desa, program yang dilaksanakan diawali dengan Pre Test, Pemberian Materi berupa Ceramah, Demonstrasi, Sesi Tanya-Jawab, Post Test dan Penilaian Evaluasi pelaksanaan program yang dilakukan oleh Mitra. Hasil dari Pre Test dan Post Test menunjukkan bahwa masih terdapat Mitra yang belum memiliki pengetahuan yang lengkap mengenai stunting. Masih terdapat Mitra yang tidak tahu cara mengatasi stunting, yaitu sebanyak 7 orang (38,90%) dan Mitra sebanyak 8 orang (44,44%) menyatakan tidak tahu bahwa kebersihan rumah dan lingkungan mendorong kejadian stunting. Setelah dilakukan pembelajaran berupa ceramah, demonstrasi dan Tanya-Jawab menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan pengetahuan Mitra. Diantaranya pada soal nomor 2, telah meningkat menjadi 18 orang (100%) dan soal ke-9 telah yang telah menjawab menjadi Tahu sebanyak 17 orang (94,44%). Sementara untuk Penilaian Evaluasi secara umum telah terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman, yaitu materi yang diberikan runtut, program yang diberikan sangat bermanfaat dan apabila program diadakan lagi di tersebut, masing-masing menunjukkan kenaikan hingga 100% atau 18 orang bersetuju, Mitra mengikuti program dengan antusias dan gembira.
Sosialisasi Manfaat dan Khasiat Bunga Kecombrang (Etlingera elatior) menjadi Selai Bernilai Ekonomis di Kampus Universiti Pendidikan Sultan Idris, Perak Malaysia Kamarudin, Anna Permatasari; Susanti, Zulida; Purnama, Rizsky Wan; Fadli, Fadli; Jaya, Hanipan Iwan; Yuniara, Ridha; Ramiati, Ramiati; Budi, Hasiun; AS, Amru Bin; Asri, Rahmadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecombrang (Etlingera elatior) merupakan jenis tanaman berbunga yang biasa terdapat di Indonesia, Malaysia dan beberapa negara Asean. Biasanya kecombrang digunakan didalam masakan berbahan dasar ikan untuk mengurangi rasa amis. Kandungan kecombrang sangat berkhasiat bagi kesehatan. Tujuan program ini adalah Sosialisasi manfaat dan khasiat bunga kecombrang menjadi selai kecombrang yang bernilai ekonomis. Pengolahan kecombrang menjadi selai merupakan salah satu cara melakukan diversifikasi produk yang menyehatkan. Pengabdian kepada Masyarakat ini telah diadakan di Ruang Serba Guna Bitara Siswa, Kampus Sultan Abdul Jalil Shah, Universiti Pendidikan Sultan Idris, Tanjung Malim, Perak, Malaysia. Metode yang dilakukan adalah sosialisasi dengan ceramah dan melakukan Tanya-Jawab. Pengolahan bunga kecombrang menjadi selai merupakan salah satu cara menjadi sehat dengan membuat sendiri selai kecombrang dan dapat dikonsumsi dengan roti. Pengolahan ini juga dapat menjadi peluang usaha bagi siapapun karena bunga kecombrang mudah diperoleh. Berdasarkan hasil Pre-Test dan Post Test menunjukkan telah terjadi peningkatan pengetahuan Mitra terhadap program yang dilaksanakan. Banyak yang belum mengetahui bahwa kecombrang yang termasuk komoditas yang murah dapat diolah menjadi selai yang bernilai ekonomis. Penilaian evaluasi yang dilakukan Mitra menunjukkan Mitra antusias dalam mendapatkan sosialisasi tentang pengolahan kecombrang ini. Mitra juga berkeinginan mengikuti program yang sama dengan tema yang berbeda apabila diadakan lagi
Sosialisasi dan Pelatihan Diversifikasi Ikan Mujair Menjadi Nugget untuk Penanganan Stunting Kamarudin, Anna Permatasari; Rosalina, Olyfia; Asri, Rahmadi; Dewi, Ratna; Diana, Rahma; Fahmi, Rizkan; Fatma, Mawarni; Amna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 1 No. 3 (2023): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v1i3.48

Abstract

SStunting merupakan masalah yang sedang dibicarakan saat ini. Hal ini karena anak-anak sekarang ini akan menjadi bagian dari generasi yang akan datang. Anak yang mengalami prevalensi stunting akan mengalami dampak negatif. Oleh karena itu, tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat Desa Gunung Suku, Kecamatan Lut Tawar supaya dapat mengatasi masalah stunting melalui pengolahan ikan mujair menjadi nugget. Nugget ini menyediakan sumber protein yang diperlukan anak-anak untuk berkembang dan bertumbuh. Kelebihan nugget adalah mudah digenggam jari anak, tidak terdapat duri, praktis dan mudah disimpan. Jumlah mitra yang mengikuti acara adalah 10 orang ibu rumah tangga. Metode pengabdian yang digunakan adalah berupa difusi IPTEK, yaitu memperoleh produk nugget ikan mujair dan demonstrasi cara mengolah ikan mujair menjadi nugget ikan mujair. Kesimpulan dari pengabdian kepada masyarakat ini, masyarakat menjadi sadar bahwa stunting adalah hal serius yang harus ditangani. Namun stunting dapat ditangani apabila dilakukan intervensi terhadap anak-anak usia bayi, balita dan usia sekolah. Selain itu perlu mendapat perhatian juga bagi remaja putri, ibu hamil dan ibu menyusui. Hasil test menunjukkan, telah terjadi peningkatan pengetahuan pada mitra, di mana nilai pre test 52% menjadi 93% pada Post Test. Saran dari Tim Pengabdi, ke depannya dapat dilakukan program pengabdian ini di tempat yang sama tetapi dengan jenis program yang berbeda, melihat potensi wilayah yang dimiliki Desa Gunung Suku.
Upaya Pencegahan Stunting dengan Pembagian Bibit Bayam Brazil (Alternanthero sissoo) dan Pelatihan Mengolah Dimsum Fortifikasi Ikan Nila (Oreochromis niloticus) dan Tahu di Desa Timang Gajah Amna, Amna; Kamarudin, Anna Permatasari; Erna, Erna; Harahap, Viana Safrida; Asri, Rahmadi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.31448

Abstract

AbstrakTema Pencegahan Stunting telah diusung oleh kampus Universitas Gajah Putih pada KKN-T ke XV pada Awal November sampai akhir Desember 2025. Mahasiswa KKN-T yang bertugas telah melakukan survei. Perencanaan pelaksanaan program dilakukan sesuai dengan tema. Tujuan program ini adalah upaya pencegahan stunting. Kejadian stunting mempunyai dampak yang besar bukan hanya segi fisik tetapi juga mental, pemikiran hingga kesejahteraan seorang anak di masa depan. Maka Mahasiswa KKN-T dan beberapa dosen berkolaborasi dalam melaksanakan program ini. Upaya pencegahan stunting dilakukan dengan melakukan pembagian bibit bayam Brazil dan pelatihan mengolah dimsum fortifikasi ikan nila dan tahu. Menu makanan dan jajanan anak sekarang ini telah mengalami perubahan. Salah satu yang viral adalah dimsum. Dimsum yang diolah sendiri dengan bahan-bahan yang bergizi seperti fillet ikan nila, bayam brazil dan tahu yang semuanya dibalut dengan daun sawi memberikan pilihan menu yang menyehatkan. Ibu dapat membuat dalam jumlah banyak dan disimpan sebagai makanan frozen. Menu ini dapat dihidangkan dengan cepat saat diperlukan. Bahkan produk ini dapat dijadikan bisnis apabila dilakukan dengan serius. Sebanyak 15 orang Mitra hadir pada acara Pengabdian kepada Masyarakat ini, terdiri dari ibu-ibu Kader Posyandu dan ibu-ibu warga Desa Timang Gajah yang baru selesai melakukan pemeriksaan putra-putinya di Posyandu. Hasil Pre Test dan Post Test yang telah dilakukan menunjukkan telah terjadi peningkatan pengetahuan Mitra. Hasil Evaluasi yang diberikan Mitra terhadap tim Pengabdi juga telah diterima dan dianalisa. Hasil akhir menunjukkan bahwa secara keseluruhan Mitra bersetuju atas program yang telah dilaksanakan. Pernyataan tentang tema, waktu, materi yang runtut dan narasumber mendapat penilaian yang baik.Kata kunci: pencegahan stunting; dimsum; bayam brazil; ikan nila; tahu AbstractThe theme of Stunting Prevention has been carried by the Gajah Putih University campus in the XV KKN-T in early November to the end of December 2025. The KKN-T students on duty have conducted a survey. The planning of the program implementation is carried out in accordance with the theme. The purpose of this program is to prevent stunting. The occurrence of stunting has a major impact not only on the physical but also on the mental, thinking and welfare of a child in the future. So KKN-T students and several lecturers collaborated in implementing this program. Efforts to prevent stunting were carried out by distributing Brazilian spinach seeds and training in processing dim sum fortified with tilapia and tofu. The menu of children's food and snacks has now changed. One that has gone viral is dim sum. Dim sum which is processed by yourself with nutritious ingredients such as tilapia fillets, Brazilian spinach and tofu which are all wrapped in mustard greens provides a healthy menu choice. Mothers can make it in large quantities and store it as frozen food. This menu can be served quickly when needed. Even this product can be used as a business if done seriously. A total of 15 Partners attended this Community Service event, consisting of Posyandu Cadre mothers and mothers from Timang Gajah Village who had just finished checking their children at Posyandu. The results of the Pre-Test and Post-Test that had been carried out showed that there had been an increase in Partner knowledge. The results of the Evaluation given by Partners to the Community Service team have also been received and analyzed. The final results showed that overall Partners agreed with the program that had been implemented. Statements about the theme, time, coherent material and resource persons received good assessments. Keywords: stunting prevention; dimsum; brazillian spinach; tilapia; tofu