Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Social Science and Multidisciplinary Analysis

Urgensi Ubudiyah Pada Konsep Religius Masyarakat Dalam Kehidupan Sehari-Hari A’yun, Qurrota; Mutrofin, Mutrofin
Journal of Social Science and Multidisciplinary Analysis Vol. 1 No. 3 (2024): Journal of Social Science and Multidisciplinary Analysis (Jossama), July 2024
Publisher : Noble Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Iman dan kufur adalah suatu dasar landasan pembahasan dalam aliran islam. Ubudiyah yakni kepasraan yang mutlak dan tidak bersyarat yang merupakan landasan konsep dari ibadah. Ubudiyah menjadi faktor yang sangat penting dalam ibadah. Hakikat ibadah yakni penghambaan dan perbudakan. Dalam arti terminologi yakni usaha mengikuti hukum-hukum serta aturan-aturan Allah dalam menjalankan kehidupan yang sesuai dengan perintah-perintah-Nya mulai akil baligh hingga meninggal dunia. Religiusitas adalah seberapa keluasan pengetahuan mengenai agama, kekuatan keyakinan seseorang, banyaknya ibadah dan aturan yang dianut, serta kedalaman penghayatan agama seseorang Tingkat religiusitas pada masyarakat merupakan ukuran yang menggambarkan seberapa tingkat baik masyarakat dalam mengetahui, memahami ajaran agama islam, meyakini, serta menghayati ajaran tersebut hingga akhirnya muncul implementasi didalam perilaku ibadah ritual dan ibadah sosial.
PENGARUH PENYESUAIAN DIRI TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASANTRI MA’HAD AL JAMI’AH UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG A’yun, Qurrota; Agustina, Mirna Wahyu
Journal of Social Science and Multidisciplinary Analysis Vol. 1 No. 3 (2024): Journal of Social Science and Multidisciplinary Analysis (Jossama), July 2024
Publisher : Noble Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ma’had al Jami’ah adalah suatu bentuk wadah edukasi berbasis keagamaan yang menjadi tempat bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) untuk belajar dan meningkatkan pemahaman agama. Yang merupakan bagian dari kebijakan pemerintah Kementerian Agama Republik Indonesia. Lembaga pendidikan ma’had al jami’ah memiliki tujuan sebagai wadah untuk terciptanya mahasiswa berkepribadian muslim, beriman kuat, berwawasan inklusif, moderat dan berakhlak mulia. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis bagaimana penyesuaian diri mempengaruhi motivasi belajar mahasantri. Teknik penelitian kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Mahasantri dari Ma’had Al Jami’ah Universitas Islam Negeri Ma'had Al Jami'ah Sayyid Ali Rahmatullah dijadikan sebagai responden dalam penelitian ini. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil uji hipotesis t memiliki nilai signifikansi sebesar 0,001 yang lebih kecil dari 0,05. Koefisien korelasi (R) adalah 0,456, dan Rsquare adalah 0,208 atau 20,8%, menunjukkan bahwa penyesuaian diri memiliki pengaruh 20,8% terhadap motivasi belajar. Terlihat jelas bahwa variabel penyesuaian diri dan variabel motivasi belajar dipengaruhi satu sama lain. Hal tersebut akhirnya membuat proses penyesuaian diri yang beragam dari masing-masing mahasantri. Artinya mahasantri lebih termotivasi untuk belajar ketika mereka memiliki tingkat penyesuaian diri yang lebih besar. Dan sebaliknya jika motivasi belajar semakin kecil maka semakin rendah pula penyesuaian diri
Pendekatan Psychological Well-Being dalam Mengatasi Masalah Fearing of Missing Out (FoMO) Pada Fase Dewasa Awal A’yun, Qurrota; Sokip, Sokip
Journal of Social Science and Multidisciplinary Analysis Vol. 1 No. 3 (2024): Journal of Social Science and Multidisciplinary Analysis (Jossama), July 2024
Publisher : Noble Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pendekatan psychological well-being dalam mengatasi masalah Fearing of Missing Out (FoMO) pada fase dewasa awal. FoMO adalah fenomena psikologis yang mengacu pada kekhawatiran atau kecemasan berlebihan karena merasa tertinggal atau kehilangan kesempatan penting yang dialami oleh individu. Fase dewasa awal merupakan periode krusial dalam kehidupan, di mana individu sering kali menghadapi tekanan sosial yang kuat serta perubahan signifikan dalam kehidupan pribadi dan profesional mereka. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah berdasarkan kajian literatur. Data dikumpulkan melalui penelusuran beberapa hasil dokumen, literatur, dan jurnal ilmiah yang terkait dengan konteks kajian ini. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk memahami bagaimana pendekatan psychological well-being dapat diterapkan dalam mengatasi FoMO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan psychological well-being dapat secara efektif mengurangi tingkat FoMO pada individu dewasa awal. Kajian literatur mengindikasikan bahwa intervensi yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan psikologis, seperti pengembangan aspek-aspek positif seperti penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, otonomi, penguasaan lingkungan, tujuan hidup, dan pertumbuhan pribadi, dapat membantu individu menghadapi FoMO. Temuan ini menyarankan bahwa intervensi psikologis yang berfokus pada peningkatan well-being dapat menjadi strategi yang efektif untuk mengatasi FoMO pada dewasa awal, serta mendorong adaptasi yang lebih sehat terhadap tekanan sosial dan perubahan dalam fase kehidupan ini.