Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Perbandingan Kualitas Hasil Pewarnaan Jaringan Menggunakan Larutan Sabun Cuci Piring Sebagai Agen Deparafinisasi Alternatif Alfaiz, Akhdaan Aqil Sidqi; Nailufar, Yuyun; Irfani, Farida Noor
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2025): ANAKES: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v11i1.2772

Abstract

Deparafinisasi merupakan tahap penting dalam pembuatan preparat histologi sebelum pewarnaan Hematoksilin Eosin (HE), dengan tujuan menghilangkan parafin agar pewarnaan jaringan optimal. Xylol adalah agen deparafinisasi yang umum digunakan, namun bersifat karsinogenik, mudah terbakar, dan mahal, sehingga diperlukan alternatif yang lebih aman dan ekonomis. Sabun cuci piring mengandung surfaktan yang mampu melarutkan parafin, sehingga berpotensi digunakan sebagai agen alternatif. Penelitian ini bertujuan membandingkan kualitas pewarnaan jaringan menggunakan sabun cuci piring konsentrasi 1,5%, 3%, dan 4,5% terhadap xylol sebagai kontrol. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain post-test only control group. Sampel jaringan diproses menggunakan teknik histologi standar dan dilakukan deparafinisasi menggunakan xylol maupun sabun cuci piring. Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi 4,5% menghasilkan kualitas preparat terbaik setelah xylol, dengan skor 94,4%, sedangkan konsentrasi 1,5% dan 3% masing-masing memperoleh skor 88,9%. Semakin tinggi konsentrasi sabun cuci piring, semakin baik pula kualitas hasil pewarnaan. Oleh karena itu, sabun cuci piring konsentrasi 4,5% berpotensi sebagai agen deparafinisasi alternatif yang lebih aman dan efektif.