Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Strategi komunikasi dakwah oleh habib husein ja’far di platform youtube noice Rambe, Teddy Ardiansyah; Rambe, Ahmad Sampurna
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 9 No. 1 (2024): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30034565000

Abstract

Dakwah dikembangkan dengan ilmu komunikasi. Ilmu komunikasi juga mengalami perluasan area dan perkembangan melalui intensitas dakwah, yang selalu membutuhkan kreativitas dan pengembangan metode serta materinya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami retorika dalam dakwah Habib Ja’far melalui platform digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan observasi dan analisis data, khususnya analisis terhadap konten video Husain Jafar Alhadar di channel YouTube Noice. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pentingnya retorika sebagai bentuk berbicara dengan efektif yang bertujuan untuk mencapai tujuan tertentu melalui komunikasi yang jelas, singkat, dan berkesan. Dalam hal ini Habib Husein Ja’far menjadi contoh dalam beretorika di zaman sekarang, di mana Habib Husein Ja’far menyesuaikan gaya dan bahasa agar dapat diterima oleh khalayak muda dalam menyerap nilai-nilai keagamaan. Pendekatannya dalam berdakwah memiliki karakteristik tersendiri yaitu popularitas, rasionalitas, dan inklusivitas. Serta memberikan materi dakwah dengan bahasa yang mudah dicerna dan ringan.
Peran Komunikasi dalam Memahami Konflik Politik Rambe, Ahmad Sampurna; Mardiah, Ainun; Bahri, Filza Frilatia; Thariq, Muhammad Ibnu; Arsyad, Rifqi Qardhawi
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1294

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran komunikasi dalam memahami konflik politik, dengan fokus pada bagaimana komunikasi dapat membentuk, memperburuk, atau meredakan ketegangan politik. Konflik politik sering kali dipicu oleh miskomunikasi, penyebaran informasi yang salah, dan polarisasi yang semakin tajam di media sosial. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan wawancara, observasi media sosial, dan studi literatur untuk menggali dinamika komunikasi dalam konflik politik. Temuan menunjukkan bahwa media sosial, meskipun mempercepat penyebaran informasi, sering kali memperburuk konflik melalui hoaks, ujaran kebencian, dan fenomena ruang gema (echo chamber). Namun, komunikasi yang konstruktif juga dapat menciptakan ruang untuk dialog, rekonsiliasi, dan pemahaman bersama.