Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Implikasi Perubahan kurikulum terhadap Kompetensi Pedagogik Guru Pendidikan Agama Islam Muliya Maulidina; Nurfuadi
Jurnal Dirosah Islamiyah Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Dirosah Islamiyah
Publisher : Pascasarjana IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/jdi.v6i3.3098

Abstract

Indonesia has made several curriculum changes to date. Of course, this change did not happen suddenly, but went through several processes. There are several factors that cause curriculum changes, one of which is policy changes. This curriculum change was made of course with the hope that it would provide positive value for Indonesia's progress. This article will discuss the implications of changing the 2013 curriculum policy to the Merdeka curriculum. Especially the influence on PAI teachers' pedagogic competence
KETERAMPILAN GURU MENGELOLA KELAS DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Tunnisa, Haulah Nahwa; Nurfuadi
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i3.1892

Abstract

Pengelolaan kelas yang efektif dapat berdampak positif terhadap semangat belajar siswa. Artikel ini membahas tentang pentingnya pengelolaan kelas yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Artikel ini berisi tentang upaya guru dalam memotivasi belajar siswa. Artikel ini didasarkan pada tinjauan literatur dari sumber-sumber yang relevan. Hasil dari tinjauan literatur menunjukkan bahwa pengelolaan kelas yang efektif dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan menumbuhkan semangat belajar siswa. Artikel ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi guru dalam memotivasi belajar siswa melalui pengelolaan kelas.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK Sabrina, Firli Dina; Nurfuadi
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i1.3024

Abstract

Pendidikan agama memegang peran penting dalam membentuk kepribadian dan moralitas individu. Bagian penting dari pendidikan agama adalah pembelajaran mengenai akidah dan akhlak, yang meliputi pemahaman tentang keyakinan dan prinsip moral dalam Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menganalisis penerapan pembelajaran akidah akhlak dengan pendekatan inovatif di lembaga pendidikan formal. Penerapan pembelajaran akidah akhlak dengan pendekatan inovatif memberikan dampak positif terhadap pemahaman dan penerapan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari siswa. Guru-guru yang menggunakan metode inovatif, seperti pemanfaatan teknologi interaktif dan diskusi kelompok, berhasil meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa terhadap materi akidah akhlak. Penerapan pembelajaran akidah akhlak dengan pendekatan inovatif dapat menjadi model bagi lembaga pendidikan lain dalam meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai keagamaan di kalangan siswa. Selain itu, hasil penelitian ini juga memberikan arahan untuk pengembangan kurikulum agama yang lebih responsif terhadap kebutuhan dan minat siswa dalam memahami akidah dan akhlak dalam konteks kehidupan modern.
Adab atau Ilmu: Tinjauan Filosofis dalam Perspektif Pendidikan Islam Prayogo, Arif; Nurfuadi
Jurnal Nusantara Raya Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jnr.v4i1.15480

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara filosofis kedudukan adab dan ilmu dalam perspektif pendidikan Islam. Penelitian menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan menelaah literatur klasik dan kontemporer yang relevan. Dianalisis melalui pendekatan filsafat pendidikan meliputi aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara ontologis, ilmu dipandang sebagai karunia Ilahi yang memiliki nilai kebenaran dan petunjuk. Sedangkan adab berfungsi sebagai landasan normatif yang menempatkan ilmu sesuai kedudukannya. Secara epistemologis, proses perolehan ilmu tidak hanya bertumpu pada akal dan pengalaman empiris, tetapi juga pada wahyu. Adab sebagai prasyarat fundamental agar pencarian ilmu berlangsung secara benar dan bernilai keberkahan. Secara aksiologis, tujuan penggunaan ilmu diarahkan pada kemaslahatan, pengembangan akhlak, serta pengabdian kepada Allah Swt. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa integrasi antara adab dan ilmu merupakan keharusan dalam pendidikan Islam, karena adab menjadi fondasi moral bagi ilmu, sementara ilmu memperkaya pengamalan adab, sehingga keduanya menghasilkan pribadi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi kehidupan.
TRANSFORMASI PERILAKU SOSIAL MELALUI OPTIMALISASI MANAJEMEN PESERTA DIDIK DI LINGKUNGAN SEKOLAH Azizah, Ina; Nurfuadi
REKOGNISI : Jurnal Pendidikan dan Kependidikan (E-ISSN 2599-2260) Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the influence of student management on students' social behavior in schools. Student management encompasses various techniques and strategies implemented by educators to create a learning environment that supports positive social interactions. The research method utilized is library research, gathering information from various relevant books, journals, and scientific articles. Additionally, the study incorporates survey data involving 180 elementary school students to measure aspects of cooperation, empathy, and group participation. The analysis results indicate a significant positive relationship between effective student management and the improvement of students' social behavior. The implementation of good management is proven to enhance the quality of social interactions and shape students' character to be more conducive to the learning process. These findings suggest that student management serves as a vehicle for students to develop themselves optimally in individual, social, and academic dimensions. Consequently, the study recommends that schools continue to develop management practices focused on strengthening interpersonal relationships. Optimizing synergy between teachers, parents, and the community is the primary key to realizing students who are not only academically excellent but also possess high social integrity.
Evaluasi Pembelajaran PAI Berbasis Nilai- Nilai Islam Ibnu Fauzi; Nurfuadi
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i2.5491

Abstract

Pendidikan Agama Islam atau PAI merupakan mata pelajaran sangat krusial dan penting, dan harus terus dikembangkan dan ditingkatkan. Meningkatkan dan mengembangkan PAI adalah melalui evaluasi pembelajaran, evaluasi sendiri menajadi satu kesatuan dengan kurikulum yang berlaku, karena evaluasi sendiri bagaian dari kurikulum. Kemudian selaian evaluasi yang berlaku beriringan dengan kurikulum yang berlaku, peneliti mencoba menelaah jika evaluasi itu dengan sesuai nilai- nilai Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitataif deskriptif, dan peneliti menggunakan pendekatan studi pustaka atau libary scearch, dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur berupa artikel ilmiah dan buku. Peneliti mendapatkan hasil bawasannya evaluasi pembelajaran berbasis nilai- nilai Islam mengedepankan pada perkembengan spiritual, moral, dan sosial antara siswa dan guru, evaluasi dalam Islam di sebut dengan al-muhasabah(intropeksi). Dalam bermuhasabah terdapat tiga fungsi yakni sebagai kesadaran diri, sebagai menghitung sendiri, dan sebagai mengoreksi sendiri. Dan peneliti mencoba mengintegrasikan pada evaluasi pembelajaran PAI, dan diperoleh hasil : Guru bukan hanya mengajar tapi menjadi contoh suri tauldan bagi siswa, setiap siswa yang berperilaku buruk diberi hukuman mendidik untuk memberi kesadaran, dan guru merenungi apa yang membuat siswanya menjadi demikian, serta memberikan catatan kepada siswa setiap pembagian nilai apa yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan.
Strategi Guru dalam Mengembangkan Kreativitas Peserta Didik melalui Pendekatan Student Centered Learning di Sekolah Dasar: Penelitian Khabib Abdullah; Nurfuadi
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 3 Nomor 3, Januari-April 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v3i3.277

Abstract

Pengembangan kreativitas peserta didik dalam pendidikan di era modernisasi (abad 21) merupakan suatu tuntutan yang harus dipenuhi oleh setiap satuan pendidikan. Hal ini dikarenakan karena adanya kemajuan di bidang teknologi dan digitalisasi pendidikan sehingga menuntut setiap satuan pendidikan untuk mengadakan perubahan besar dalam prosen pengajaran dan pendidikannya. Guru tidak lagi menjadi sumber utama belajar (Teacher Centered Learning) tetapi kreativitas siswa yang diutamakan (Student Centered Learning). Strategi pembelajaran dalan Student Centerd Learning menekankan pada kemampuan deskripsi analisis dan decision. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan kreativitas peserta didik melalui pendekatan Student Centered Learning (SCL) di SD Negeri 1 Bojong. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru kelas dan kepala sekolah, serta dokumentasi RPP dan hasil karya siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam mengembangkan kreativitas melalui SCL meliputi tiga tahapan. Pertama, pada tahap perencanaan, guru merancang modul ajar yang berbasis proyek dan menyiapkan media pembelajaran dari lingkungan sekitar. Kedua, pada tahap pelaksanaan, guru menerapkan strategi bertanya terbuka, memberikan kebebasan berekspresi dalam diskusi kelompok, dan menggunakan metode project-based learning untuk menciptakan produk karya. Ketiga, pada tahap evaluasi, guru menggunakan penilaian portofolio dan observasi proses, bukan hanya hasil akhir. Kendala yang dihadapi adalah keterbatasan waktu dan perbedaan karakteristik siswa, namun guru mengatasinya dengan fleksibilitas jadwal dan pendekatan personal. Kesimpulannya, strategi guru yang variatif dan berpusat pada siswa efektif dalam memicu kelancaran, keluwesan, dan keaslian berpikir siswa.
Implementasi Teori Pengelolaan Kelas Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Pembelajaran: Penelitian Joko Mujianto; Nurfuadi
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 3 Nomor 3, Januari-April 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v3i3.278

Abstract

Pengelolaan kelas berfungsi sebagai variabel determinan dalam sistem pendidikan yang memiliki korelasi kuat dengan peningkatan kualitas pembelajaran. Penelitian ini berupaya mengevaluasi penerapan beragam teori pengelolaan kelas serta kaitannya dengan peningkatan mutu proses belajar mengajar. Dengan mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur, kajian ini mensintesis teori‑teori klasik, meliputi model Kounin, Glasser, Skinner, Canter, dan Dreikurs, kemudian mengintegrasikannya ke dalam kerangka konseptual kontemporer yang menekankan profesionalisme guru dan Total Quality Management (TQM). Temuan penelitian mengindikasikan bahwa praktik manajemen kelas yang berhasil tidak sekadar bersifat responsif terhadap perilaku siswa, melainkan menyusun suatu ekosistem proaktif yang berlandaskan pada kompetensi manajerial, pemahaman psikologis peserta didik, serta etika profesi pendidik. Selain itu, analisis terhadap pemikiran Nurfuadi mengenai profesionalisme guru menegaskan peran sentralnya sebagai faktor pendukung efektivitas pengelolaan kelas. Dengan demikian, studi ini menutup kesenjangan literatur dengan mengajukan sebuah sintesis konseptual integratif yang menghubungkan teori‑teori manajemen kelas secara global