Claim Missing Document
Check
Articles

Rancang Bangun Sistem Pemilah Otomatis Jeruk Pontianak Berdasarkan Ukuran Buah Berbasis Mikrokontroler Arduino Andre, Hendrikus; Nirmala, Irma; Rismawan, Tedy
Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 13, No 2 (2025): Edisi September 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v13i2.91555

Abstract

Buah jeruk siam merupakan jeruk Pontianak yang memiliki banyak manfaat dengan permintaan tinggi dipasaran, namun pemilahan jeruk berdasarkan ukuran buahnya masih dilakukan secara konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem otomatis yang dapat memilah jeruk menjadi empat kategori ukuran yaitu grade A ukuran 70,1 sampai dengan 100,0 mm, grade B ukuran 60,1 sampai dengan 70,0 mm, grade C ukuran 50,1 sampai dengan 60,0 mm, dan grade D ukuran 10.0 sampai dengan 50,0 mm. Sistem ini dirancang menggunakan Arduino Uno sebagai pengendali keseluruhan sistem, sensor Ultrasonik HC-SR04 dapat membaca nilai pengukuran diameter berdasarkan tinggi dan lebar dari buah diperoleh nilai akurasi sensor sebesar 99,34%, sensor IR Proximity dapat mendeteksi keberadaan buah, menghitung jumlah buah pada setiap grade dan menghitung total keseluruhan buah diperoleh nilai akurasi sensor sebesar 99,03%, motor servo sebagai penggerak untuk pendorong buah menuju sensor pembacaan ukuran buah dan sebagai penggerak untuk pemilah buah kedalam wadah grade. Informasi hasil pemilahan ditampilkan pada LCD 20x4 dengan hasil pengujian sistem digunakan 40 sampel data diperoleh 34 data sesuai dan 6 data tidak sesuai menunjukan tingkat akurasi dalam pemilahan jeruk berdasarkan ukuran buahnya adalah 85,00%. Sistem ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengukuran buah dan mengurangi kesalahan selama proses pemilahan jeruk. Kata kunci: Buah Jeruk Siam, Pemilah, Arduino Uno, Sensor Ultrasonik HC-SR04, Sensor IR Proximity.
Implementasi Real Time Operating System (RTOS) Pada Sistem Pemantauan Kadar Alkohol Dan Suhu Dalam Proses Fermentasi Tape Ketan Marettania, Felisitas; Nirmala, Irma; Hidayati, Rahmi
Techno.Com Vol. 24 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/tc.v24i4.13975

Abstract

Tape ketan merupakan makanan tradisional Indonesia yang umumnya diproduksi secara manual dengan pengawasan berkelanjutan, sehingga memerlukan waktu lama dan tenaga kerja intensif. Proses manual yang mengharuskan membuka dan menutup wadah fermentasi secara berkala, berisiko menyebabkan kontaminasi dan menurunkan kualitas produk. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan Real Time Operating System (RTOS) pada sistem produksi tape ketan untuk merespons perubahan kondisi secara cepat dan memastikan parameter fermentasi tetap optimal. Perangkat keras yang digunakan terdiri dari sensor uap alkohol, sensor suhu, dan mikrokontroler ESP32, sedangkan perangkat lunak menggunakan firebase real time database dan antarmuka website. Pengujian dilakukan dengan membandingkan proses fermentasi tanpa RTOS dan dengan RTOS menggunakan waktu deadline 1000 ms dan interval pengambilan data setiap 1 jam. Komposisi tape ketan terdiri dari 100 gram beras ketan putih dan 1 gram ragi. Hasil pengujian menunjukkan persentase performa eksekusi dengan RTOS sebesar 98,53%, sedangkan tanpa RTOS sebesar 79,02%. Penerapan RTOS berhasil mempercepat proses fermentasi tape ketan hingga 12 jam lebih cepat. Implementasi RTOS terbukti efektif meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas tape ketan.   Kata Kunci - Real Time Operating System (RTOS), Fermentasi, Tape Ketan, Persentase Performa Eksekusi
Pengembangan dan Sosialisasi Website Sistem Informasi Desa Punggur Kecil Sebagai Media Informasi Desa Suhardi Suhardi; Hirzen Hasfani; Ikhwan Ruslianto; Rahmi Hidayati; Cucu Suhery; Tedy Rismawan; Dwi Marisa Midyanti; Syamsul Bahri; Irma Nirmala; Uray Ristian; Kasliono Kasliono; Karika Sari; Hafiz Muhardi
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1279

Abstract

Pengembangan dan sosialisasi website Sistem Informasi Desa Punggur Kecil bertujuan untuk menyediakan media informasi yang efektif bagi masyarakat Desa Punggur Kecil, Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan ini merupakan bagian dari Pengabdian Pada Masyarakat dengan berfokus pada pembangunan website yang berfungsi sebagai pusat informasi desa, mencakup berbagai aspek antar lain profile desa, informasi public, informasi kegiatan, dan transparansi dana desa. Kegiatan dimulai dengan pertemuan dengan kepala desa untuk membahas rencana pembuatan sistem informasi dan pelaksanaan sosialisasi. Setelah didapatkan kebutuhan menu website yang dibutuhkan, dibangun website sistem informasi Desa Punggur Kecil. Setelah itu, dilaksanakan sosialisasi penggunaan website di lingkungan desa Punggur Kecil. Sosialisasi yang dilaksanakan pada tanggal 10 Juli 2024 di Aula Kantor Desa Punggur Kecil dari jam 13.00 WIB. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk memperkenalkan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai penggunaan dan manfaat website. Peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 23 peserta, diantaranya pegawai kantor desa, ketua RT, BPD, dan masyarakat. Hasil dari kegiatan sosialisasi menunjukkan bahwa mayoritas peserta dapat memahami fungsi dan cara mengakses website dengan baik. Kegiatan PKM ini telah berhasil memperkenalkan teknologi informasi yang berguna untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan desa.
SISTEM NAVIGASI OTONOM ROBOT MOBIL BERBASIS ROS PADA ROBOT PENGGERAK DIFERENSIAL Irma Nirmala; Rahmi Hidayati
INFOTECH journal Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/infotech.v10i2.11219

Abstract

Penelitian ini mengembangkan simulasi navigasi otonom pada TurtleBot3 menggunakan Robot Operating System (ROS) dan Gazebo. Dua skenario diuji: lingkungan tanpa hambatan dan dengan hambatan. Algoritma SLAM digunakan untuk pemetaan lingkungan, sedangkan AMCL digunakan untuk melokalisasi posisi robot secara dinamis. Hasilnya menunjukkan bahwa TurtleBot3 dapat bernavigasi dengan baik, mendeteksi hambatan, serta merencanakan jalur secara efisien. Namun, beberapa kegagalan terjadi di area sempit, yang mengakibatkan robot terjebak. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan penyesuaian pada parameter kecepatan dan perencanaan jalur lokal, yang terbukti meningkatkan kinerja robot. Simulasi ini menunjukkan potensi besar penggunaan teknologi robot mobile dalam berbagai sektor, seperti industri dan layanan, dengan efisiensi yang lebih tinggi dan risiko yang lebih rendah dibandingkan pengujian fisik.
Sistem Penyiraman dan Pemupukan Otomatis pada Tanaman Pinang Menggunakan Metode Fuzzy Mamdani Bayti Widya Rezky; Nirmala, Irma; Sari, Kartika
The Indonesian Journal of Computer Science Vol. 13 No. 2 (2024): The Indonesian Journal of Computer Science
Publisher : AI Society & STMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33022/ijcs.v13i2.3703

Abstract

Tanaman pinang dapat tumbuh pada kelembapan tanah sekitar 60 - 80%, dengan pH tanah antara 4 – 8, dan suhu optimum 20 - 32℃. Tanaman pinang membutuhkan pasokan air dan pupuk dengan kadar yang sesuai dan pemberiannya dilakukan secara terjadwal untuk mendapatkan pertumbuhan yang optimal. Maka dari itu, dikembangkan sebuah sistem yang dapat mengambil keputusan durasi penyiraman dan pemupukan otomatis yang bekerja secara terjadwal. Penelitian ini menggunakan logika fuzzy mamdani yang diintegrasikan dengan Arduino Uno sebagai pengendali utama sistem. Sensor DHT11, capacitive soil moisture sensor, dan sensor pH tanah dijadikan parameter masukan fuzzy. Pengujian sistem dilakukan dengan jadwal penyiraman setiap hari pada pukul 08.00 dan 16.00, pemupukan jadwalkan setiap seminggu sekali pada pukul 10.00 menggunakan Real Time Clock (RTC). Sistem inferensi fuzzy yang dirancang telah berhasil mengatasi permasalahan yang ada. Hasil pengujian basis aturan fuzzy pada proses penyiraman didapatkan nilai akurasi sebesar 93% dan proses pemupukan diperoleh nilai akurasi sebesar 86%.
Rancang Bangun Sistem Kendali Kondisi Air Nutrisi Hidroponik Menggunakan Metode Forward Chaining Cani Cani; Irma Nirmala; Suhardi Suhardi
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 11, No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v11i1.13244

Abstract

Pertanian hidroponik membutuhkan pemantauan dan pengendalian kondisi air nutrisi secara konsisten agar tanaman dapat tumbuh dengan optimal. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem kendali otomatis kondisi air nutrisi pada instalasi hidroponik menggunakan metode forward chaining berbasis sistem pakar. Sistem memantau tiga parameter kondisi air secara serentak: kadar nutrisi (Total Dissolved Solids/TDS dalam satuan ppm), tingkat keasaman (pH), dan suhu air. Pengendalian dilakukan melalui tujuh aktuator yang diaktifkan berdasarkan 27 aturan forward chaining yang disusun melalui konsultasi dengan dua pakar hidroponik dan satu pakar pertanian. Arsitektur sistem menggunakan dua mikrokontroler dengan tugas terpisah: Arduino Uno menangani pembacaan sensor secara analog, sementara NodeMCU ESP32 menjalankan mesin inferensi forward chaining dan mengendalikan aktuator. Kontribusi utama penelitian ini adalah integrasi regulasi suhu aktif menggunakan modul peltier dan pemanas yang dikendalikan sepenuhnya oleh basis pengetahuan forward chaining—aspek yang belum ditangani pada sistem kendali hidroponik berbasis forward chaining sebelumnya. Pengujian akurasi sensor menghasilkan rata-rata 99,47% untuk sensor TDS, 96,85% untuk sensor pH, dan 97,35% untuk sensor suhu DS18B20. Validasi metode forward chaining terhadap seluruh 27 rule menghasilkan akurasi 100%.
IMPLEMENTASI FUSI DATA SENSOR IMU DENGAN COMPLEMENTARY FILTER PADA SISTEM PELACAKAN KENDARAAN BERBASIS IOT Romi Ardiansyah; Kartika Sari; Irma Nirmala
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 11, No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v11i1.13281

Abstract

Sistem pelacakan kendaraan berbasis Internet of Things (IoT) umumnya memanfaatkan Global Positioning System (GPS) untuk pemantauan posisi kendaraan, namun akurasinya dapat menurun pada kondisi lingkungan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pelacakan kendaraan berbasis IoT dengan mengintegrasikan sensor GPS Neo-6M dan sensor IMU MPU6050. Pada sistem ini, metode Complementary Filter diterapkan pada sensor IMU MPU6050 untuk menggabungkan data accelerometer dan gyroscope sehingga diperoleh estimasi arah pergerakan kendaraan yang lebih stabil. Sistem dibangun menggunakan mikrokontroler ESP32 dan dihubungkan dengan chatbot Telegram sebagai media penyampaian informasi posisi dan arah pergerakan kendaraan. Pengujian dilakukan pada berbagai kondisi lingkungan, meliputi area terbuka, antar gedung, di dalam gedung parkir, serta area menanjak dan menurun. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penerapan Complementary Filter mampu mengurangi rata-rata selisih pengukuran sudut, dari 16,57° menjadi 3,18° di area terbuka, dari 19,36° menjadi 5,22° di area antar gedung, dari 9,19° menjadi 3,65° di gedung parkir, dan dari 21,72° menjadi 9,38° di area menanjak dan menurun. Sistem juga berhasil mengirimkan notifikasi otomatis maupun berdasarkan permintaan pengguna melalui chatbot Telegram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Complementary Filter efektif dalam meningkatkan akurasi arah pergerakan kendaraan dan mendukung pelacakan yang andal diberbagai kondisi lingkungan.
Imbalance Handling Strategies for Predictive Maintenance Under Leakage-Free Factorial Evaluation Tedy Rismawan; Irma Nirmala
Journal of Fuzzy Systems and Control Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Peneliti Teknologi Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59247/jfsc.v4i1.399

Abstract

Predictive maintenance (PdM) in industrial manufacturing relies on machine learning classifiers trained on severely imbalanced sensor data, where failure events represent a small minority of observations. This study presents a controlled factorial experiment evaluating five algorithms (Decision Tree, Random Forest, SVM, XGBoost, and Logistic Regression) against four imbalance handling strategies (no handling, SMOTE, ADASYN, and class weighting) across binary and six-class failure mode identification tasks on the AI4I 2020 dataset (10,000 observations, 3.39% failure rate), yielding 40 experimental conditions. All oversampling steps were integrated within an ImbPipeline to prevent data leakage across cross-validation folds. Statistical comparisons were conducted via the Friedman test, post-hoc Nemenyi analysis, and one-tailed Wilcoxon signed-rank tests. XGBoost with no handling achieved the highest performance in both tasks (binary F1 = 0.8952; multiclass F1 = 0.6084). Contrary to common practice, no handling method outperformed SMOTE or ADASYN across four of five algorithms in the binary task (Wilcoxon, p = 0.0312), while class weighting improved macro recall from 0.8448 to 0.8908 without significant F1 degradation. Per-class analysis showed that heat dissipation, power, and overstrain failures were reliably detected (F1 > 0.82), while tool wear and random failures remained undetectable. In the multiclass task, ADASYN and XGBoost class weighting were replaced by SMOTE due to instability with extreme minority classes. These findings demonstrate that synthetic oversampling is not universally beneficial for imbalanced PdM data, and that leakage-free experimental design is essential for reliable performance estimation. Practitioners are advised to benchmark no handling and class weighting before applying synthetic oversampling in PdM deployments.
Implementasi mekanisme sleep-wake pada sistem pendeteksi kebocoran gas LPG Nanda Rizky Mahardika; Irma Nirmala; Kartika Sari
JITEL (Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Elektronika, dan Listrik Tenaga) Vol. 5 No. 3: September 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/jitel.v5.i3.2025.221-232

Abstract

Liquefied Petroleum Gas (LPG) merupakan salah satu sumber energi yang paling banyak digunakan di seluruh dunia, baik di sektor rumah tangga maupun industri. Pemanfaatannya memberikan manfaat besar dalam pemenuhan kebutuhan energi, peningkatan kualitas hidup, dan mendukung perkembangan industri. Namun demikian, kebocoran pada tabung, regulator, maupun selang penghubung LPG dapat menimbulkan risiko kebakaran. Penelitian ini mengimplementasikan mekanisme sleep-wake pada sistem pendeteksi kebocoran gas berbasis mikrokontroler ESP32 untuk mengoptimalkan konsumsi daya pada perangkat elektronik, khususnya mikrokontroler dan sensor. Sensor MQ-6 digunakan untuk membaca kadar LPG di udara sekitar dalam satuan ppm, sementara sensor suara FC-04 berfungsi mendeteksi bunyi desis kebocoran dan mengirimkan sinyal external interrupt untuk membangunkan ESP32 dari kondisi deep sleep . Data hasil pengukuran dikirim ke server ThingSpeak dan peringatan dikirimkan melalui Telegram sesuai dengan kondisi kadar gas yang terdeteksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi kadar LPG dengan akurasi sebesar 97%. Sistem juga berhasil mengirimkan data kadar gas ke ThingSpeak dan notifikasi Telegram secara bersamaan. Berdasarkan pengujian, sistem dengan mode deep sleep  dapat beroperasi selama 5 jam 47 menit (347 menit), sedangkan sistem tanpa deep sleep  hanya bertahan 4 jam 11 menit (251 menit), dengan tingkat optimisasi daya sebesar 27,7%.
Sistem Kendali Dan Pemantauan Gas Amoniak Pada Rumah Walet Berbasis Internet Of Things Putra, Bima; Hidayati, Rahmi; Nirmala, Irma
Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol. 14 No. 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v13i3.98053

Abstract

Tantangan yang dihadapi dalam budidaya burung walet terletak pada pemantauan kondisi lingkungan di dalam rumah walet. Kondisi yang ideal bagi burung walet dapat mempengaruhi kualitas sarang burung walet tersebut. Pemantauan diperlukan terutama pada kelembaban dan kadar gas amoniak yang berada di dalam rumah walet. Para pembudidaya biasanya melakukan pemantauan secara manual untuk mengetahui nilai kelembaban dan kadar zat amoniak di dalam rumah walet serta tidak memungkinkan dilakukan sepanjang waktu. Maka dari itu, permasalahan tersebut dapat diatasi dengan memadukan konsep Internet of Things yang dapat memantau dan melakukan kontrol agar kelembaban dan kadar zat amoniak berada dalam kondisi ideal bagi burung walet. Pemantauan tersebut dapat diketahui melalui aplikasi mobile berbasis android. Aplikasi ini membantu untuk mengetahui nilai suhu, kelembaban, dan gas amonik yang dikirim oleh setiap sensor secara realtime. Adapun pengontrolan terhadap kelembaban dan gas amoniak dilakukan dengan mengaktifkan exhaust fan dan mist maker. Adanya sistem ini memiliki pengaruh terhadap tercapainya kondisi ideal yang diperlukan rumah walet dengan rata-rata nilai kelembaban sebesar 80,03% sedangkan rata-rata kadar gas amoniak sebesar 15,36 ppm. Adapun pengujian pada pembacaan nilai pada masing-masing sensor memiliki akurasi sebesar 98,767% untuk suhu udara, 96,97% untuk akurasi pembacaan kelembaban udara, dan 82,91% untuk akurasi pembacaan gas amoniak. Kata kunci : Internet of Things, Walet, Android, Gas Amoniak.