Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPAS MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE TYPE GROUP INVESTIGATION PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 09 AIA JANIAH LOLO Yulia Fitriani; Esa Yulimarta; Desmaneni
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.118

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS. Salah satu solusi permasalahan tersebut menggunakan model cooperative type group investigation. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana proses peningkatan hasil belajar pada pembelajaran IPAS dengan menggunakan model cooperative type group investigation di kelas IV SD Negeri 09 Aia Janiah Lolo Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Solok. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini siswa kelas IV SD Negeri 09 Aia Janiah Lolo, pada semester II tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus, setiap siklus diadakan dua kali pertemuan. Setiap akhir pertemuan dilaksanakan tes tertulis dalam bentuk essay untuk melihat peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini berhasil dalam peningkatan hasil belajar IPAS siswa dan sejalan dengan proses pengamatan aktivitas guru siklus I dengan persentase 72% dan siklus II dengan persentase 91% terdapat peningkatan sebesar 19%. Hasil pengamatan aktivitas siswa siklus I dengan persentase 67% dan siklus II dengan persentase 90% terdapat peningkatan sebesar 23%. Hasil penelitian siklus I terdapat ketuntasan hasil belajar IPAS siswa dengan persentase71% dan pada siklus II dengan persentase 90% terdapat peningkatan sebesar 19%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran cooperative type group investigation ini dapat meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 09 Aia Janiah Lolo Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Solok.
PENERAPAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS III UPT SDN 04 SUNGAI ARO KABUPATEN SOLOK SELATAN Reni Sesmita; Afrimon; Yosi Lara Jenita; Yelly Martaliza; Esa Yulimarta
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.145

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa di kelas III SDN 04 Sungai Aro. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian siswa kelas III SDN 04 Sungai Aro pada semester 2 tahun ajaran 2024/2025. Penelitian dilakukan selama dua siklus, masing-masing siklus 2 pertemuan. Setiap pertemuan dilakukan dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil Penelitian Tidakan Kelas persentase aktivitas guru pada siklus I pertemuan 1 adalah 63,53% pertemuan 2 adalah 69,23% dan siklus II pertemuan 1 adalah 63,63% pertemuan 2 adalah 92,30%. Persentase akktivitas siswa pada siklus I pertemuan 1 adalah 61,11% pertemuan 2 adalah72,22% dan siklus II pertemuan 1 adalah 83,33% pertemuan 2 adalah 94,44%. Hasil belajar siswa meningkat dari pra-siklus menjadi 34,49% meningkat menjadi 41,38% pada siklus I , dengan peningkatan 10,35%. Hasil belajar siswa meningkat dari 41,38% pada siklus I menjadi 86,21% pada siklus II dengan peningkatan 44,83%. Dapat disimpulkan bahwa model Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan proses dan hasil belajar Pendidikan Pancasila di Kelas III SDN 04 Sungai Aro Kabupaten Solok Selatan.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KEGIATAN LITERASI PESERTA DIDIK KELAS IV SDN 25 KOTO KACIAK KECAMATAN SUNGAI PAGU KABUPATEN SOLOK SELATAN Wiwit Tri Nolya; Esa Yulimarta; Eka Puji Lestari
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru dalam meningkatkan kegiatan literasi peserta didik kelas IV di SDN 25 Koto Kaciak, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru sangat penting dalam kegiatan literasi, mencakup peran sebagai pendidik, pengajar, sumber belajar, fasilitator, pembimbing, dan motivator. Guru secara aktif memfasilitasi kegiatan literasi harian selama 15 hingga 20 menit sebelum pelajaran, dengan dukungan dari kepala sekolah. Tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan bahan bacaan dan kemampuan membaca peserta didik. Solusi yang diterapkan mencakup penyesuaian strategi pembelajaran, pelibatan orang tua, dan pelatihan guru. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa keberhasilan kegiatan literasi memerlukan sinergi antara guru, sekolah, dan orang tua.
Pengaruh Penggunaan Quizizz Fitur Paper Mode Berbasis Soal Latihan Dalam Meningkatkan Kemampuan Memahami Bacaan Peserta Didik Kelas V SD Negeri 001/VI bangko Dwi Ayu Sakapiranti; Esa Yulimarta; Rosma Diana
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JPWI-FEBRUARI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i1.163

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik dalam memahami bacaan yang disebabkan oleh metode soal latihan yang monoton serta kurangnya pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Quizizz fitur Paper Mode berbasis soal latihan dalam meningkatkan kemampuan memahami bacaan peserta didik kelas V SD Negeri 001/VI Bangko Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, dengan jenis quasi experimental disign dan desain posttest only control group. Sampel terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen menggunakan Quizizz fitur Paper Mode dan kelas kontrol menggunakan lembar soal latihan. Instrumen penelitian berupa tes objektif memahami bacaan, sedangkan teknik analisis data meliputi uji prasyarat terlebih dahulu yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Selanjutnya melakukan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen dan kontrol. Rata-rata nilai kelas eksperimen adalah 79,57, sedangkan kelas kontrol 67,56, dengan nilai signifikansi 0,035 < 0,05. Hal ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan Quizizz fitur Paper Mode berpengaruh positif dan efektif dalam meningkatkan kemampuan memahami bacaan peserta didik.
Pengaruh Media Video Animasi Terhadap Keterampilan Menyimak Pengumuman Siswa Kelas III SD negeri 26 pulakek Kabupaten solok selatan Fenika Nilza; Esa Yulimarta; Rosma Diana
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JPWI-FEBRUARI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i1.164

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar dalam keterampilan menyimak siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media video animasi terhadap keterampilan menyimak pengumuman siswa kelas III SD Negeri 26 Pulakek. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis true experimental. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah posttest only control design, di mana terdapat dua kelompok yang dipilih secara acak. Satu kelompok menerima perlakuan, sedangkan kelompok lainnya tidak. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan cara memberikan soal tes kepada siswa. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hal ini ditunjukkan dengan hasil nilai uji t menggunakan Uji saparated varian. Dari uji tersebut diperoleh nilai thitung > ttabel yaitu 6,75 > 2,131. Maka H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media video animasi terhadap keterampilan menyimak pengumuman siswa kelas III SD Negeri 26 Pulakek.
Analisis Kesulitan Belajar Membaca Dan Menulis Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Pada Kurikulum Merdeka Kelas III Roy Rahmadi Putra; Dian Sarmita; Peki Fitra Sandi; Esa Yulimarta; Desmaneni
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JPWI-FEBRUARI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i1.173

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran membaca dan menulis merupakan keterampilan dasar yang sangat penting dalam pendidikan dasar. Penerapan Kurikulum Merdeka diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, termasuk dalam pengembangan keterampilan literasi siswa. Penelitian ini dilakukan di SDN 12 Batang Lawe Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan untuk menganalisis kesulitan belajar membaca dan menulis siswa kelas III. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta analisis dokumen terkait pembelajaran. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai kesulitan siswa. Hasil penelitian dan pembahasan yang telah peneliti lakukan dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode yang beragam, seperti metode Struktural Analitik Sintetik (SAS), metode suku kata, metode kata, dan metode kalimat. Kesulitan membaca, terutama dalam mengingat dan mengenali huruf secara konsisten. Meskipun mereka sudah diperkenalkan dengan huruf-huruf, daya ingat yang lemah menyebabkan mereka cepat lupa. Kesulitan dalam menulis dengan rapi, tidak mampu mengatur tekanan tangan, serta belum mengenal dan menguasai bentuk huruf dengan baik. Kemampuan membaca siswa saat ini tergolong cukup, dengan nilai rata‑rata sebesar 62,2. Untuk kemampuan menulis siswa berada pada kategori cukup, dengan nilai rata‑rata 60. Faktor-faktor penyebab kesulitan belajar adalah kemampuan kognitif, gaya belajar, dan motivasi siswa memainkan peran penting dalam proses pembelajaran.
Analisis Proses Pembelajaran Seni Rupa Di Kelas V SD Negeri 07 Mudiak Lawe Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan Anggun Mayang Sari; Zulmi Aryani; Desmaneni; Esa Yulimarta; Yosi Lara Jenita
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.199

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan saat proses pembelajaran Seni Rupa di kelas V SD Negeri 07 Mudiak Lawe. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajaran Seni Rupa di kelas V SD Negeri 07 Mudiak Lawe, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami secara mendalam bagaimana pelaksanaan pembelajaran Seni Rupa berlangsung, serta faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas proses pembelajaran tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara kepala sekolah, guru, serta siswa, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas IV, guru kelas V, dan siswa kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran Seni Rupa di kelas V dilaksanakan dengan pendekatan yang cukup variatif, termasuk penggunaan media gambar, pewarnaan, serta eksplorasi bahan alam sederhana. Guru berperan aktif dalam membimbing dan memotivasi siswa, untuk mengekspresikan kreativitas mereka melalui karya seni. Keterlibatan siswa sangat tinggi, antusiasme dalam mengikuti pembelajaran, dan menghasilkan karya yang unik dan kreatif. Meskipun demikian, ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya waktu pembelajaran, serta minimnya pelatihan guru dalam bidang Seni Rupa. Peneliti menyimpulkan bahwa proses pembelajaran siswa di kelas V SD Negeri 07 Mudiak Lawe, telah berjalan cukup efektif dalam mendorong kreativitas siswa, meskipun memerlukan penguatan dari segi fasilitas, dan kompetensi guru. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pihak sekolah dan pemangku kebijakan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Seni Rupa di sekolah dasar.
Pengaruh Media Video Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV A di SD Negeri 05 Pasar Muara Labuh Kabupaten Solok Selatan Ramadhea Fanida Sukma; Esa Yulimarta; Fitriani
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video pembelajaran terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas IV SD Negeri 05 Pasar Muara Labuh, Kabupaten Solok Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian terdiri atas seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 87 siswa, dengan sampel sebanyak 50 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelas IV A sebagai kelas eksperimen dan kelas IV B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t (Independent Sample Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil posttest kelas eksperimen sebesar 82,76 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 70,20. Berdasarkan hasil uji-t diperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media video pembelajaran berpengaruh positif terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas IV di SD Negeri 05 Pasar Muara Labuh.
Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) Berbasis Media Flashcard Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Siswa Kelas V SD Negeri 05 Pasar Muara Labuh Kabupaten Solok Selatan Salsabila; Esa Yulimarta; Yunadil Husni; isnaniah; Lili Ratnasari
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.204

Abstract

Proses pembelajaran yang efektif menuntut keterlibatan aktif peserta didik agar hasil belajar dapat meningkat secara optimal. Tujuan penelitian untuk mengetahui implikasi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan metode True Experimental Design bentuk Posttest-Only Control Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V berjumlah 78 orang, dengan jumlah sampel 54 orang, terdiri dari 28 siswa kelas eksperimen dan 26 siswa kelas kontrol yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen berupa tes objektif pilihan ganda. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya beda, normalitas, homogenitas, dan uji-t. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, dengan rata-rata posttest kelas eksperimen 84,82 dan kelas kontrol 76,54. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa memberikan implikasi positif terhadap hasil belajar peserta didik, model pembelajaran TGT layak digunakan sebagai alternatif metode pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan, khususnya dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar.
Peningkatan Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT di Kelas III SD Negeri 24 Lundang Sandra Yoda; Esa Yulimarta; Lili Ratnasari
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JPWI-MEI
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.205

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Solusi dari pemecahan masalah tersebut menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament (TGT). Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dengan langkah, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas III pada semester II tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan dua siklus, masing-masing siklus 2 kali pertemuan. Hasil penelitian siklus I terdapat persentase ketuntasan hasil belajar IPAS siklus I yaitu: 14,26% dan Siklus II yaitu 71,42%. Dengan peningkatan sebesar 57,14%. Adapun pengamatan aktivitas guru siklus I pertemuan 1 dengan parsentase 59,21%. Pada pertemuan 2 dengan parsentase 66,44%. Pada siklus II pertemuan 1 dengan parsentase 80,92%. Pada pertemuan 2 dengan parsentase 88,81%. Hasil pengamatan pada aspek peserta didik pada siklus I pertemuan 1 dengan parsentase 59,86% pada pertemuan 2 dengan parsentase 65,13%. Pada siklus II pertemuan 1 dengan parsentase 80,92% pada pertemuan 2 dengan parsentase 86,18%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Kooperatif Team Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar IPAS di kelas III SD Negeri 24 Lundang Kabupaten Solok Selatan.