Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Hubungan Dukungan Orang Tua Dan Guru Bimbingan Konseling (BK) Dengan Kesiapan Remaja Menghadapi Pubertas Di SMPN 41 Konawe Selatan Pongdatu, Merry; Anggarini Rasyid, Sri; Fitriyana, Helen
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v2i2.575

Abstract

Kesiapan Remaja Menghadapi Pubertas menjadi salah satu masalah di SMPN 41 Konawe Selatan karena kurangnya dukungan Orang Tua dan Guru Bimbingan Konseling (BK) untuk mengembangkan rasa tanggung jawab pada remaja. Masih terdapat sebagian Dukungan Orang Tua yang masih terikat dengan kebudayaan dalam menghadapi masalah pubertas dan kurangnya tenaga Guru Bimbingan Konseling (BK) juga merupakan salah satu permasalah remaja dalam mendapatkann informasi mengenai pubertas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan orang tua dan guru Bimbingan Konseling (BK) dengan kesiapan remaja menghadapi pubertas di SMPN 41 Konawe Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study, populasi penelitian ini adalah siswi SMP 41 Konawe Selatan kelas VII sebanyak  46 siswi yang terdiri dari 4 kelas. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random samping. Metode analisis menggunakan Uji chi square dan uji phi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan dukungan sosial orang tua dengan kesiapan remaja menghadapi pubertas diperoleh X² hitung = 19.043, dengan nilai phi = 0,643. Hubungan dukungan sosial guru Bimbingan Konseling (BK) diperoleh X² hitung = 26.074, dengan nilai phi 0,753. Dari Penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan kuat antara dukungan orang tua dan guru Bimbingan Konseling (BK) dengan kesiapan remaja menghadapi pubertas di SMPN 41 Konawe Selatan. Saran dalam penelitian, diharapkan dapat menjadi masukan bagi Orang Tua, Guru Bimbingan Konselng (BK), dan remaja dalam menghadapi massalah pubertas sehingga dapat menumbuhkan kesadaran kepada orang tua dan guru bimbingan konseling untuk mau memberikan edukasi mengenai kesiapan remaja menghadapi pubertas.
Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial dengan Tingkat Harga Diri dan Kecemasan pada Remaja Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Wawotobi Pongdatu, Merry; Sunarsih, Sunarsih; Wahyuni Sinapoy, Sitti
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v2i2.577

Abstract

Intensitas  penggunaan media sosial secara berlebihan dapat memberikan efek buruk pada tingkat harga diri dan kecemasan pada remaja. Hasil survei lapangan di salah satu sekolah menengah atas di wawatobi ditemukan bahwa terdapat siswi yang mengaku mendapatkan perundungan berupa ejekan, singgungan, kata kasar oleh teman sekolah di media sosial. Situasi ini membuat siswi tersebut sulit kembali berbaur dengan lingkungan sosial, cemas terhadap komentar dan penilaian negatif lingkungannya, bahkan hampir putus sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat harga diri dan kecemasan pada remaja Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Wawotobi. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif pendekatan Crosss Sectional Study dengan teknik pengambilan sampel Sistematik Random Sampling. Populasi dalam penelitian ini siswa-siswi SMAN 1 Wawotobi sebanyak 315 orang dan jumlah sampel penelitian sebanyak 76 responden. Hasil penelitian menggunakan uji alternatif Fisher Excat dan menunjukan ada hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat harga diri dan kecemasan pada remaja dengan nilai hubungan 0,00. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara antara intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat harga diri dan kecemasan remaja di SMAN 1 Wawotobi.
Diskriminasi Pada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Sulawesi Tenggara Pongdatu, Merry
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v4i2.1113

Abstract

Diskriminasi pada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) merupakan sebuah sikap dan tindakan yang mencerminkan ketidakadilan yang dilakukan baik secara individu maupun kelompok terhadap individu atau kelompok yang mengalami gangguan jiwa. Diskriminasi dihasilkan dari stereotip yang diwujudkan dalam sebuah tindakan langsung atau tidak langsung dengan tujuan untuk menghindari atau menjauhkan diri dari ODGJ.  Angka gangguan jiwa tahun 2018 sebanyak 1.787 jiwa dan hanya sekitar 1.147 jiwa (64,19 %) yang mendapat pelayanan kesehatan. Data gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Poasia sebanyak 14 jiwa. Diskriminasi pada ODGJ menimbulkan harga diri rendah, penilaian negatif pada diri sendiri, ketakutan, diasingkan, dikucilkan, kehilangan kesempatan kerja karena diskriminasi, menambah depresi, dan meningkatnya kekambuhan, tidak berguna, terisolasi dari masyarakat luas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan Interpretative fenomenologis, dimana partisipan diberi kesempatan untuk mengeksplorasi informasi terkait diskriminasi terhadap ODGJ. Jumlah partisipan 7 orang yang terdiri dari: 3 orang kepala kelurahan,  3 orang warga, dan 1 orang informan kunci yakni programer kesehatan jiwa. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur dengan menggunakan pedoman wawancara. Ditemukan 3 informasi penting terkait bentuk diskriminasi  terhadap ODGJ yaitu tanggapan dan reaksi terhadap ODGJ, tanggapan dan bentuk tindakan pasung bagi ODGJ, dan diskriminasi Terhadap ODGJ di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia?. Implikasi penelitian ini bagi tenaga kesehatan yaitu dapat menjadi acuan untuk menyusun program kesehatan jiwa dalam mengadakan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat tentang kesehatan jiwa dan dampak diskriminasi pada ODGJ
Optimalisasi Peran Perawat Sebagai Edukator Dalam Upaya Pencegahan Akibat Dampak Limbah Kantin di Universitas Mandala Waluya Masriwati, Sitti; Pongdatu, Merry; Fety, Yulli; Heltty; Apriyanti; Lisnawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v2i2.630

Abstract

Kampus Universitas Mandala Waluya merupakan salah satu kampus di Sulawesi tenggara yang memiliki jumlah mahasiswa yang cukup besar sehingga ada beberapa kantin di dalamnnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mahasiswa dan kariawan dalam kampus. Kepadatan jumlah mahasiswa yang ada di universitas mandala waluya memberikan dampak positif dan negative. Dampak positif yang langsung dapat dirasakan adalah menggiatkan perekonomian masyarakat yang ada disekitar kampus sehingga banyak masyarakat yang memiliki kantin untuk berdagang, sedangkan dampak negative adalah sampah dan limbah kantin yang terus bertambah. Semakin bertambahnya sampah dan limbah kantin di lingkungan Universitas Mandala Waluya ini diakibatkan karena kurangnya kesadaran pemilik dan karyawan kantin dalam pengelolaan sampah dan limbah kantin. Tim melakukan melakukan pengabdian masyarakat dengan memberikan edukasi dan promosi kesehatan mengenai bahaya akibat dampak sampah dan limbah kantin terhadap kesehatan dilingkungan kampus UMW.
Hubungan Antara Prestasi Belajar Dan Tingkat Stres Terhadap Intensitas Penggunaan Game Online Pada Siswa Kelas XII Di SMA Negeri 05 Kendari Pongdatu, Merry; Masyithah Ayu Lestari, Sitti; Tasman
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v2i2.574

Abstract

Fenomena bermain game online ditemukan sebanyak 52,3% dilakukan oleh siswa/siswi di SMAN 05 Kendari, Berdasarkan hasil survei awal terhadap 21 pengguna aktif game online di SMA Negeri 05 Kendari. Dari hasil sebaran angket, 11 orang (52,3%) menjawab bahwa mereka bermain game online lebih dari 2 jam setiap hari. Selain itu, beberapa orang mengeluhkan kemampuan belajarnya menurun setelah bermain game online sehingga sulit untuk berhenti bermain game online. Kemudian, 10 (47,6%) siswa lainnya bermain Game kurang dari 2 jam Siswa yang bermain game online mengatakan mereka bermain game untuk kepuasan pribadi, 10 dari mereka mengatakan bahwa mereka bermain game untuk menghilangkan stres karena banyak tugas belajar dan sekolah yang harus mereka selesaikan. Selain itu, dari data yang tertera pada rapor siswa, terdapat 15 siswa (71,4%) yang nilainya turun dari 90 poin menjadi 80 poin, dan 6 siswa (28,6%) yang nilainya turun dari 77 poin menjadi 60 poin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan keberhasilan belajar dan tingkat stres terhadap intensitas penggunaan game online pada siswa Kelas XII SMA Negeri 05 Kendari. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi kelas XII di SMA Negeri 05 Kendari dengan jumlah 433 orang yang terdiri dari 13 Kelas. Sampel pada penelitian ini berjumlah 82 orang siswa. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan Proportional Stratified Random Sampling. Metode analisis menggunakan Uji Pearson Chi-Square dan Uji Phi. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan cukup kuat antara prestasi belajar siswa terhadap intensitas penggunaan game online pada siswa kelas XII di SMA Negeri 05 Kendari tahun 2023 dengan X2 hitung (19.799) ≥ X2 tabel (5.991) dengan nilai  φ = 0.491, dan ada hubungan lemah antara tingkat stress terhadap intensitas penggunaan game online pada siswa kelas XII di SMA Negeri 05 Kendari tahun 2023 dengan X2 hitung (10.016) ≥ X2 tabel ( 5.991) dengan nilai φ = 0.349.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Bullying Di SMP Negeri 10 Kendari Pongdatu, Merry; Hanafi, Ali; Nurwiasnyah Ode, Della; Noviati
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v2i2.576

Abstract

Bullying merupakan aktivitas, sadar, disengaja, dan bertujuan untuk melukai, menanamkan ketakutan melalui agresi lebih lanjut, dan menciptakan teror yang di dasari oleh ketidakseimbangan kekuatan, niat untuk menciderai, ancaman agresi lebih lanjut, teror, yang dapat terjadi jika penindasan meningkat tanpa henti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor- faktor yang berhubungan dengan perilaku bullying di  SMP Negeri 10 Kendari. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Neferi 10 Kendari dengan jumlah sampel sebanyak 56 responden yang dikumpulkan menggunakan teknik purposive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara perkembangan remaja dengan perilaku bullying di  SMP Negeri 10 Kendari dengan nilai x² hitung = 20,51 > x² tabel = 3,841 dengan nilai = 0,536,  ada hubungan teman sebaya dengan perilaku bullying di  SMP Negeri 10 Kendari dengan nilai x² hitung = 21,717 > x² tabel = 3,841 dengan nilai = 0,455. Diharapkan pihak terkait dalam hal ini remaja dengan hasil penelitian ini dapat memberikan informasi kepada seluruh remaja untuk tidak melakukan perilaku bullying kepada sesama agar keharmonisan tetap terjalin.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Mencuci Tangan Selama Pandemi Covid-19 Pada Siswa Di SDN 1 Mawah Kecamatan Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan Masriwati, Sitti; Armayani, Armayani; Pongdatu, Merry; Ismawati, Ismawati
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v2i2.618

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di SD Negeri 1 Mawah menunjukkan bahwa jumlah seluruh siswa kelas I-VI sebanyak 131 siswa. Pelaksanaan pendidikan kesehatan (perilaku mencuci tangan) masih jarang dilakukan oleh pendidik khususnya dalam menanamkan perilaku mencuci tangan yang benar.  Selain itu orang tua masih sering membiarkan anaknya tidak mencuci tangan sesudah bermain atau mengkomsumsi makanan ringan. Mencuci tangan pakai sabun adalah salah satu  proses yang  secara tepat dan benar merupakan cara termudah dan efektif untuk mencegah berjangkitnya penyakit. Mencuci tangan dengan air dan sabun dapat lebih efektif menghilangkan kotoran dan debu secara mekanis dari permukaan kulit dan secara bermakna mengurangi jumlah mikroorganisme penyebab penyakit seperti virus, bakteri dan parasit lainnya pada kedua tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan mencuci tangan selama pandemi Covid-19 pada siswa di SDN 1 Mawah Kecamatan Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre eksperimen dengan pendekatan “One Group Pre dan Post Test Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SDN 1 Mawah sebanyak 131 orang dengan jumlah sampel 57 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental sampling, Metode analisis menggunakan Uji Paired T test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan mencuci tangan selama pandemi Covid-19 pada siswa di SDN 1 Mawah Kecamatan Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan (p value = 0,000 < 0,05), dimana terdapat 35 responden (61,4%) yang memiliki pengetahuan mencuci tangan kategori cukup dan 22 responden (38,6%) yang memiliki pengetahuan mencuci tangan kategori kurang. Sedangkan untuk pemberian pendidikan kesehatan dari 57 responden, terdapat 50 responden (87,7%) yang memiliki pengetahuan mencuci tangan kategori cukup dan terdapat 7 responden (12,3%) yang memiliki pengetahuan mencuci tangan kategori kurang.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Peningkatan Kesehatan Psikologis Pada Penderita Gagal Ginjal Kronik Di Rumah Sakit Umum Bahteramas Nazar, Nazaruddin; Dina, Hasniah; Indriani, Cece; Krismiadi, Dedi; Pongdatu, Merry
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v3i1.656

Abstract

Gagal ginjal kronik terjadi karena ginjal mengalami penurunan fungsi dalam proses eritropoiesis sehingga menyebabkan beberapa komplikasi seperti anemia, hipertensi, dan edema. Dukungan keluarga menjadi salah satu aspek penting, berkaitan dengan kualitas hidup dan menjadi suatu persepsi yang hadir dalam kemampuan, keterbatasan, serta sifat psikososial hidup individu baik dalam lingkungan budaya maupun nilai yang dipercaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan peningkatan kesehatan psikologis pada penderita gagal ginjal kronik di Rumah Sakit Umum Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi dalam penelitian sebanyak 435 responden dengan jumlah sampel sebanyak 82 responden, dipilih menggunakan teknik purposive random sampling. Uji analisis statistik menggunakan uji chi square. Hasil analisis menunjukan nilai x² hitung: 19,122 > x² tabel: 3,841, dengan nilai = 0.516. Hasil uji statistik menunjukan nilai ρ Value = 0,000 < α 0,05, artinya ada hubungan kuat antara dukungan keluarga dengan peningkatan kesehatan psikologis pada penderita Gagal Ginjal Kronik di Rumah Sakit Umum Bahteramas. Pihak keluarga diharapkan memberikan dukungan kepada keluarga yang menderita gagal ginjal kronik khususnya yang menjalani hemodialisa untuk meningkatkan kesehatan psikologisnya
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Dukungan Keluarga Terhadap Kekambuhan Pasien Skizofrenia Di Poliklinik Psikiatri Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara Indriani, Cece; Nova Noviyanti, Wa Ode; Sasmita, Evi; Nazaruddin; Pongdatu, Merry
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v3i1.693

Abstract

Skizofrenia merupakan masalah utama gangguan jiwa di dunia dengan jumlah mencapai 20 juta jiwa. Sekitar 35% atau setara dengan tujuh juta jiwa mengalami kekambuhan, 20-40% atau empat sampai delapan juta jiwa yang diobati di rumah sakit jiwa, 20% atau setara dengan empat juta jiwa lainnya melakukan percobaan bunuh diri, dan 10% atau sekitar dua juta jiwa diantaranya meninggal disebabkan bunuh diri. Kekambuhan skizofrenia disebabkan karena kurangnya dukungan informasi dari keluarga sehingga berdampak terhadap sulitnya pasien skizofrenia keluar dari masalahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan keluarga, sikap keluarga, dan pendapatan keluarga terhadap kekambuhan pasien skizofrenia di Poliklinik Psikiatri Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional study dengan pendekatan observasional. Tehnik pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik simple random sampling yang berjumlah 76 responden. Metode analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil uji statistik pengetahuan keluarga menunjukkan bahwa nilai Fisher’s Exact Test = 0,000< α 0,05, pada sikap keluarga menunjukkan nilai Fisher’s Exact Test 0,000, dan hasil uji pendapatan keluarga menunjukkan nilai Fisher’s Exact Test = 0,000. Artinya ada hubungan bermakna antara pengetahuan keluarga dengan kekambuhan pasien skizofrenia, ada hubungan bermakna antara sikap keluarga dengan kekambuhan pasien skizofrenia, dan juga ada hubungan bermakna antara pendapatan keluarga dengan kekambuhan pasien skizofrenia. Diharapkan bagi tenaga kesehatan untuk memberikan promosi kesehatan terkait kekambuhan pasien skizofrenia kepada keluarga, sehingga keluarga pasien mendapatkan infomasi yang cukup terkait kekambuhan dan dapat meringankan beban ekonomi dari keluarga pasien skizofrenia dengan mencegah terjadinya kekambuhan dan menurunnya stigma dimasyarakat tentang penderita skizofrenia supaya keluarga merasakan kenyamanan dan berkurangnya perasaan terganggu yang berasal dari penghakiman masyarakat serta dapat meringankan beban yang dialami oleh keluarga dan mencapai kepada tingkat penerimaan keluarga yang baik.
Efektifitas Seks Edukasi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Seks Bebas Islamiyah, Islamiyah; Dwi Noviyanti, Asri; Rahmadania, Wa Ode; Wulandari Ningtias, Dwi; Pongdatu, Merry
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v3i2.891

Abstract

Seks bebas adalah hubungan seksual yang dilakukan oleh laki-laki dan perempuan tanpa adanya ikatan pernikahan. Upaya pencegahan seks bebas yaitu dengan mendekatkan diri  pada Tuhan Yang Maha Esa, menanamkan nilai-nilai moral dan agama sejak dini, menghindari perilaku yang akan merangsang seksual, dan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan seks pada remaja terhadap pengetahuan dan sikap tentang perilaku seks bebas di SMA Negeri 5 Kendari. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan Pre Eksperimental yang menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Dari 432 Populasi, di dapatkan 81 sampel melalui Simple Random Sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Metode analisis menggunakan uji Wilcoxson dan uji Mc-Nemar Test Pada hasil uji Wilcoxson di dapatkan  nilai pada pengetahuan dan sikap yaitu p = 0,000 atau Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan dan pada hasil uji Mc Nemar di dapatkan hasil bahwa kedua variabel tersebut memiliki pengaruh yang sama dengan nilai p = 0,000. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa ada pengaruh penyuluhan seks pada remaja terhadap pengetahuan dan sikap tentang perilaku seks bebas di SMA Negeri 5 Kendari. Hasil penelitian ini di harapkan dapat menambah pengetahuan tentang perilaku seks bebas dan berusaha mencari tahu informasi yang tepat dan bertanggung jawab.