Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Peran Media Sosial Dalam Membangun Kesadaran Publik Pada Isu Demonstrasi 2025 Eva Belusi Simanjuntak; Evi Maulidia; Fitriana Selvia; Edward Melio Bertho
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5262

Abstract

Perkembangan media sosial di era digital telah mengubah pola komunikasi politik masyarakat, termasuk dalam memobilisasi opini publik dan partisipasi politik. Fenomena demonstrasi 17+8 pada Agustus 2025 di Indonesia menjadi bukti peran strategis media sosial dalam menyebarkan isu kebijakan DPR dan meningkatkan kesadaran publik, khususnya di kalangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Program Studi Administrasi Negara semester 5 di Palangka Raya sebanyak 108 orang yang diambil dari tabel penentuan sampel Krejcie dan Morgan (1970). Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang disusun berdasarkan indikator peran media sosial (teori Agenda Setting) dan kesadaran publik (teori Issue-Attention Cycle). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien regresi sebesar 0,633 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan ini menegaskan adanya hubungan positif yang signifikan antara peran media sosial dengan kesadaran publik mahasiswa, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H₀) ditolak. Media sosial berperan signifikan dalam membangun kesadaran publik mahasiswa administrasi negara mengenai isu demonstrasi 17+8. Semakin besar peran media sosial dalam menonjolkan isu publik, semakin tinggi pula tingkat kesadaran mahasiswa.
Pengaruh Kredibilitas Komunikator Terhadap Partisipasi Masyarakat Dalam Advokasi Kebijakan Penanggulangan Dampak Asap Karhutla Di Kota Palangka Raya Lasria Manik; Azaria Hexa Putri Aji; Fitriana Selvia; Edward Melio Bertho; Imanuel Jaya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh krdibilitas komunikator terhadap partisipasi Masyarakat dalam advokasi kebijakan penanggulangan dampak asap KARHUTLA di Kota Palangka Raya. Isu ini penting karena fenomena KARHUTLA di Kota Palangka Raya sering terjadi dan kabut asap yang dihasilkan sangat mengganggu aktivitas bahkan Kesehatan Masyarakat, sehingga efektivitas kebijakan sangat bergantung pada kredibilitas komunikator. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan populasi sebanyak 130 masyarakat Kota Palangka Raya yang ada di RT 06/RW XXV, dengan sampel 97 responden, yang dipilih melalui Teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala likert 1-4, dan dianalisis dengan regresi linear sederhana menggunakan SPSS versi 25. Berdasarkan hasil temuan dari uji t, kredibilitas komunikator terbukti mempunyai pengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap partisipasi Masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari t hitung 6.724 > t table 1.99, dengan kontribusi sebesar 32,2%, sedangkan 67,8% dipengaruhi oleh variable lain. Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi kredibilitas komunikator, semakin besar partisipasi Masyarakat dalam advokasi kebijakan penanggulangan asap KARHUTLA di Kota Palangka Raya.
Pengaruh Website Akademik Siuber terhadap Efektivitas Layanan Administrasi Mahasiswa di Universitas Palangka Raya Enjelika Manalu; Intan Trinita; Bhayu Rhama; Ridha Ramadhany; Gradila Apriani; Edward Melio Bertho
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh Situs Web Akademik SIUBER terhadap efektivitas layanan administrasi mahasiswa di Universitas Palangka Raya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya teknologi informasi dalam meningkatkan kualitas layanan akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelatif deskriptif dengan sampel 108 mahasiswa yang dipilih melalui sampling purposif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, heteroskedastisitas, linearitas, regresi linier sederhana, dan koefisien determinasi. Hasil menunjukkan bahwa SIUBER tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas layanan administrasi, dengan nilai signifikansi 0,606 (> 0,05) dan koefisien regresi -0,120. Nilai R² yang rendah menunjukkan bahwa SIUBER hanya sedikit berkontribusi dalam menjelaskan variasi efektivitas layanan. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas layanan masih dipengaruhi oleh faktor lain, seperti kualitas jaringan, stabilitas sistem, kemampuan pengguna, dan dukungan staf administratif. Optimasi fitur, peningkatan keandalan teknologi, dan pelatihan pengguna diperlukan agar SIUBER dapat memiliki dampak yang lebih signifikan.
Pengaruh Kredibilitas Komunikator Terhadap Partisipasi Masyarakat Dalam Advokasi Kebijakan Penanggulangan Dampak Asap Karhutla Di Kota Palangka Raya Lasria Manik; Azaria Hexa Putri Aji; Fitriana Selvia; Edward Melio Bertho; Imanuel Jaya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kredibilitas komunikator terhadap partisipasi masyarakat dalam advokasi kebijakan penanggulangan dampak asap KARHUTLA di Kota Palangka Raya. Isu ini penting karena fenomena KARHUTLA di Kota Palangka Raya sering terjadi dan kabut asap yang dihasilkan sangat mengganggu aktivitas bahkan kesehatan masyarakat, sehingga efektivitas kebijakan sangat bergantung pada kredibilitas komunikator. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan populasi sebanyak 130 masyarakat Kota Palangka Raya yang ada di RT 06/RW XXV, dengan sampel 97 responden, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala likert 1-4, dan dianalisis dengan regresi linear sederhana menggunakan SPSS versi 25. Berdasarkan hasil temuan dari uji t, kredibilitas komunikator terbukti mempunyai pengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap partisipasi masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari t hitung 6.724 > t table 1.99, dengan kontribusi sebesar 32,2%, sedangkan 67,8% dipengaruhi oleh variable lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi kredibilitas komunikator, semakin besar partisipasi masyarakat dalam advokasi kebijakan penanggulangan asap KARHUTLA di Kota Palangka Raya.
Model Desa Sehat Berbasis Sungai: Intervensi Terpadu Air Bersih, Sanitasi, dan Lingkungan di Pelabuhan Rambang, Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya Katriani Puspita Ayu; Imanuel Jaya; Edward Melio Bertho; Febriomico Griando Rasan; Dewi Klarita Fortuna
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1815

Abstract

Kawasan Pelabuhan Rambang di Kelurahan Pahandut merupakan permukiman padat penduduk di tepi Sungai Kahayan yang menghadapi permasalahan kompleks terkait kesehatan lingkungan, akses air bersih, dan sanitasi. Kondisi ini diperparah oleh budaya hidup di pinggiran sungai yang menciptakan kawasan kumuh dan meningkatkan risiko kesehatan masyarakat. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya air bersih, sanitasi, dan lingkungan sehat melalui pendekatan berbasis sungai. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyuluhan kesehatan, Focus Group Discussion (FGD), dan paparan materi tentang pembentukan Kelompok Desa Sehat Sungai (KDS-S). Kegiatan diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari masyarakat, aparatur RT, perwakilan pemerintah kelurahan, dan kader Posyandu. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 68% berdasarkan perbandingan pre-test dan post-test, teridentifikasinya permasalahan utama sanitasi dan air bersih di kawasan pelabuhan, serta kesepakatan pembentukan KDS-S sebagai motor penggerak perubahan perilaku hidup bersih dan sehat. Program ini berkontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tepian sungai sekaligus menjadi model replikasi untuk kawasan serupa di Kalimantan Tengah.
Analisis Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Masyarakat Pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Palangka Raya Edward Melio Bertho; Marvy Ferdian Agusta Sahay; Febriomico Griando Rasan; Vivi Friskila Angela; Meilianna Devita Christina
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2203-2211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengelolaan layanan pengaduan masyarakat di DPMPTSP Kota Palangka Raya menggunakan indikator-indikator dari teori pengelolaan pengaduan yakni facilitation, timeliness, redress, apology, credibility, dan attentiveness. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Kesimpulan yang didapatkan yakni dari dimensi facilitation, menunjukkan masih terbatasnya fasilitas fisik dan digital yang dapat mendukung proses pengaduan. Dimensi timeliness menunjukkan bahwa keterlambatan dalam penanganan aduan menandakan perlunya reformasi prosedural dan penggunaan sistem pemantauan berbasis teknologi. Dimensi redress memperlihatkan bahwa perbaikan yang dilakukan masih bersifat administratif dan belum menjadi bagian dari pembelajaran organisasi. Dari aspek apology, permintaan maaf dari aparatur kepada pengadu sudah dilakukan secara sopan dan empatik. Pada dimensi credibility, sistem pengawasan dan tanggung jawab belum berjalan secara sistemik. Dimensi terakhir, attentiveness, memperlihatkan bahwa empati dan keramahan petugas pelayanan mencerminkan kesadaran individu untuk menjaga citra lembaga. saran pengembangan diarahkan pada empat ranah strategis yaitu kebijakan, teknologi, sumber daya manusia, dan budaya organisasi
Self Censorship dalam Kritik Kebijakan: Studi Kasus pada Kalangan Generasi Milenial dan Zilenial di Kota Palangka Raya pada Media Sosial Instagram Elsa Novianti; Adithiya Wiradinatha Saputra; Febriomico Griando Rasan; Edward Melio Bertho; Selmai
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.2751

Abstract

Di era kontemporer, media sosial telah menjadi ruang utama masyarakat dalam memperoleh informasi, membangun opini, dan menyampaikan kritik terhadap kebijakan publik. Namun, tingginya penggunaan media sosial tidak selalu diikuti dengan keberanian masyarakat untuk menyampaikan pendapat secara terbuka. Banyak pengguna justru cenderung menjadi pengamat pasif karena adanya tekanan sosial, ketakutan terhadap respons negatif, serta kekhawatiran terhadap konsekuensi tertentu di ruang digital. Dalam laporan We Are Social dan Meltwater tahun 2025, jumlah pengguna media sosial di Indonesia mencapai lebih dari 180 juta pengguna atau sekitar 62,9% dari total populasi nasional, dengan Instagram menjadi salah satu platform yang paling banyak digunakan oleh generasi muda, khususnya generasi milenial dan zilenial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena self-censorship dalam kritik kebijakan pada generasi milenial dan zilenial di Kota Palangka Raya melalui media sosial Instagram. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi online dan wawancara mendalam terhadap 12 informan yang berdomisili di Kota Palangka Raya. Pemilihan informan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Wawancara dilakukan secara semi terstruktur dengan teknik open-ended interview sehingga informan dapat menjelaskan pengalaman dan pandangannya secara lebih mendalam. Analisis data menggunakan model Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram di Kota Palangka Raya tidak hanya digunakan sebagai sumber informasi terkait isu kebijakan, politik, dan persoalan sosial, tetapi juga menjadi ruang untuk mengamati opini publik. Meskipun demikian, mayoritas generasi milenial dan zilenial cenderung menjadi pengamat pasif karena takut terhadap hujatan, dominasi opini mayoritas, risiko kesalahpahaman, konsekuensi hukum, serta kebutuhan menjaga citra diri dan relasi sosial. Self-censorship dilakukan melalui berbagai strategi, seperti memilih diam, menggunakan bahasa simbolis, membatasi interaksi di ruang publik, serta memindahkan diskusi ke ruang privat seperti close friends, second account, direct message, dan grup kecil. Fenomena ini berdampak pada menurunnya kualitas diskusi publik dan munculnya keseragaman opini semu di media sosial.