Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Increasing the Effectiveness of Stunting Prevention Programs in Adolescent Girls Through Collaboration of Health Workers, Pharmacists and Midwives in Pandeglang Regency: Peningkatan Efektivitas Program Pencegahan Stunting pada Remaja Putri Melalui Kolaborasi Tenaga Kesehatan Apoteker dan Bidan di Kabupaten Pandeglang Yusransyah, Yusransyah; Stiani, Sofi Nurmay; Ashari, Elva Febri; Chairani, Farahdina; Adini, Syilvi; Perdi, Perdi; Ofsah, Olin Najilah; Udin, Baha; Yulistina, Isti; Ristiani, Yuanisa
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v9i3.25207

Abstract

Adolescent girls with anemia face increased risks during pregnancy and childbirth and are more likely to give birth to stunted children, perpetuating the cycle of intergenerational malnutrition. This community service program involved 150 adolescent girls divided into two groups: 75 in the control group and 75 in the intervention group. Only the intervention group received education using the CBIA (Cara Belajar Insan Aktif) method. Evaluation included hemoglobin level measurements, knowledge assessments on anemia and stunting, and adherence to iron tablet (TTD) consumption. The intervention group showed significant improvements in knowledge, Hb levels, and compliance compared to the control group. Educational interventions using the CBIA method, supported by health worker collaboration, proved effective in improving awareness and TTD adherence among adolescent girls. This approach is promising as a preventive strategy for anemia and stunting
Pemberian Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Nugget Lele-Tempe untuk Kader Posyandu Curug, Serang: Upaya Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dalam Pencegahan Stunting melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Yusransyah, Yusransyah; Stiani, Sofi Nurmay; Hasanah, Indah Ayu Nur; Fauzy, Adrian Maulana; Ofsah, Olin Najilah; Udin, Baha; Adini, Syilvi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2232

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih tinggi di Indonesia dan berdampak pada pertumbuhan fisik serta perkembangan kognitif anak. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui pemberdayaan kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu Curug dalam pencegahan stunting melalui edukasi dan pelatihan pembuatan nugget lele-tempe (Nulte) sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan dengan pendekatan CBIA (Cara Belajar Insan Aktif), pelatihan serta demonstrasi pembuatan Nulte, dan evaluasi menggunakan kuesioner pre-test serta post-test yang terdiri dari aspek manajemen (3 pernyataan) dan aspek sosial kemasyarakatan (11 pernyataan). Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan diuji secara statistik. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan, dimana aspek manajemen meningkat dari 23% menjadi 83% jawaban benar dan aspek sosial kemasyarakatan naik dari 34% menjadi 89%. Uji Wilcoxon memperlihatkan perbedaan bermakna antara pre-test dan post-test (p < 0,001), sementara latar belakang pendidikan dan jumlah anak tidak memengaruhi peningkatan skor. Kegiatan ini efektif meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam pencegahan stunting melalui pengolahan pangan lokal sebagai PMT bergizi.
FORMULATION AND ANTIBACTERIAL ACTIVITY OF LIQUID SOAP FROM KECOMBRANG STEM EXTRACT (Etlingera elatior) AGAINST Staphylococcus aureus Syilvi, Adini; Miftah, Miftah; Yusransyah, Yusransyah; Sofi Nurmay, Stiani
Pharmacoscript Vol. 9 No. 1 (2026): Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v9i1.2261

Abstract

Kecombrang (Etlingera elatior) is a plant used by the Baduy ethnic group as a substitute for soap to cleanse the skin and exhibit antibacterial activity. Staphylococcus aureus is the cause of skin infections. Liquid soap is a type of soap that can protect the skin against microorganisms, generally caused by S. aureus. This study aims to develop an antibacterial liquid soap containing kecombrang stem extract, in accordance with the quality requirements of liquid soap, and to determine its antibacterial activity against S. aureus. The extract is formulated into four liquid soap formulas, namely F0, F1, F2, and F3. Physical evaluations include organoleptic properties, homogeneity, pH, liquid soap foam height, viscosity, free alkali content, specific gravity, and antibacterial tests using the well diffusion method. In the organoleptic test, the liquid preparation is brown and has a distinctive odor, with a pH value of around 10.61 to 10.85. The foam height ranges from 33 to 93 mm, viscosity is 412 to 489 cP, specific gravity is 1.02 to 1.08, and free alkali content is 0.05 to 0.16%. Liquid soap with ethanol extract from kecombrang stem inhibits the growth of S. aureus bacteria, with inhibition zones of 9.2 mm for F1, 14.8 mm for F2, and 16 mm for F3, all with p-values <0.05. All formulas met the quality requirements for liquid soap, and F3 (17% extract) demonstrated the highest antibacterial activity.