Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pelatihan Digitalisasi UMKM dalam Pemasaran Produk Pada Masyarakat Kota Sorong Rahayu, Agilistya; Sofia, Susetyowati; Karfin; Ahdiyanti, Istika; Hasrun, Andi; Lewenussa, Ramli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Disiplin Ilmu Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Multi Disiplin ILmu Januari 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpmasdi.v3i1.5442

Abstract

Latar belakang: Dengan adanya kemajuan teknologi yang begitu pesat, telah mengubah banyak hal dalam kehidupan manusia. Adapun beberapa contoh pengaruh dari adanya teknologi yang berkembang sangat signifikan dalam kehidupan manusia diantaranya adalah kecerdasan buatan (AI), dimana teknologi ini dapat melakukan tugas tertentu dengan menggunakan kecerdasan buatan, dan Internet of Things (Iot), dimana teknologi ini dapat menghubungkan berbagai perangkat ke internet. Namun, dengan adanya kemajuan teknologi ini, sebagian masyarakat Papua Barat Daya khususnya di Kota Sorong, belum bisa memanfaatkan internet sebagai sarana promosi dalam pemasaran produk. Masyarakat Papua Barat Daya khususnya di Kota Sorong, masih mengandalkan metode lama atau offline dalam pemasaran produk. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dalam bentuk pelatihan pemasaran produk dengan memanfaatkan media sosial, terkhusus Marketplace pada Facebook. Karena Masyarakat Papua Barat Daya terkhusus di Kota Sorong mayoritas memiliki akun Facebook. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah masyarakat Papua Barat Daya yang berdomisili di Kota Sorong. Materi yang disampaikan adalah tentang digitalisasi UMKM dalam pemasaran produk. Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 hari dengan jumlah peserta 25 orang. Metode pengabdian: Metode pengabdian yang digunakan adalah ceramah dan pembagian materi dalam bentuk softfile. Gadget dan Wifi adalah media yang digunakan dalam menunjang pelaksanaan kegiatan pengabdian ini. Hasil pengabdian: Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan sosial media social dan fitur-fiturnya untuk mempromosikan produk sehingga mampu meningkatkan kuantitas penjualan. Membuat branding produk sendiri dan mampu mengidentifikasi kebutuhan konsumen/pasar. Kesimpulan: Setelah kegiatan pengabdian ini, pengetahuan pelaku UMKM mengenai digitalisasi UMKM dan pemasaran produk semakin bertambah. Selain itu, pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan ini dapat membuat branding produk mereka sendiri, serta mampu melakukan identifikasi dan observasi pada kebutuhan konsumen/pasar. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini diharapkan masyarakat Kota Sorong dapat lebih cerdas menggunakan media sosial beserta fitur-fiturnya dalam memasarkan produk mereka secara online.
Analysis of accountability and service quality of the national zakat amil agency on muzaki trust Hasrun, Andi; Rokhimah, Rokhimah; Karfin, Karfin; Abdullah Lawang, Karimuddin
Enrichment : Journal of Management Vol. 13 No. 5 (2023): December
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/enrichment.v13i5.1672

Abstract

This research aims to determine the partial and simultaneous influence of accountability and service quality on muzaki's trust in BAZNAS Sorong Regency. The data collection tool used questionnaires which were distributed to 72 respondents and 61 questionnaires were returned which were selected using non-probability sampling techniques. To answer research problems and test hypotheses, the Statistical Program for Social Science (SPSS) V.28 analysis technique was used. The results of this research show that partially accountability has no significant effect on muzaki's trust with a tcount value of 0.227 < ttable 2.001 and a significance value of 0.821 > 0.05, while service quality has a significant effect on muzaki trust in BAZNAS Sorong Regency with a tcount of 3.409 > ttable 2.001 and a significance value 0.001 < 0.05. Furthermore, accountability and service quality simultaneously influence the trust of muzaki in BAZNAS Sorong Regency with a Fcount value of 7.316 > Ftable 2.764 and a significance value of 0.001 < 0.05. Then the contribution of the muzaki trust variable is explained by the accountability and service quality variables with an R-Square value of 20.2%, while the remaining 79.8% is explained by other variables outside this research. Because the contribution of the independent variable has a low percentage, future researchers are expected to be able to increase the number of samples and the number of other independent variables that have an influence on muzaki beliefs, for example knowledge, religiosity, community culture.
Building Islamic Financial Literacy in Papua: Opportunities and Challenges Hasbiah, Hasbiah; Aisyah, Nanda Yuda Putri; Karfin, Karfin; Ladaku, Raihana Hasni; Awaluddin, Sri Prilmayanti
Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : PT Mattawang Mediatama Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.daengku4639

Abstract

Islamic financial literacy is a crucial foundation for promoting inclusive and equitable economic growth, particularly in Eastern Indonesia, including Papua. Low literacy levels, limited access to Islamic financial institutions, and insufficient understanding of Islamic economic principles present significant challenges for developing a robust Sharia-based financial system in the region. This study aims to analyze the current state of Islamic financial literacy in Papua, identify development opportunities, and evaluate challenges from social, cultural, infrastructural, and institutional perspectives. A descriptive qualitative approach was employed, reviewing literature, reports from the Financial Services Authority (OJK), Bank Indonesia, the Central Statistics Agency (BPS), and relevant academic studies. The analysis focused on socio-cultural, economic, institutional, and digital technology aspects. The results indicate that Islamic financial literacy in Papua remains low, especially in remote areas, but significant opportunities exist through digitalization, strengthening local financial institutions, leveraging educational institutions, and multi-stakeholder collaboration. Community-based approaches that integrate local wisdom, such as the values of mutual cooperation and deliberation, are effective in increasing understanding and acceptance of Sharia financial principles. In conclusion, enhancing Islamic financial literacy in Papua not only improves financial inclusion but also fosters an ethical, sustainable, and equitable economic ecosystem, supporting socio-economic transformation based on Islamic values.
PENGARUH STATUS SOSIAL EKONOMI TERHADAP PERILAKU KEUANGAN MELALUI SIKAP KEUANGAN PADA GURU SD DISTRIK SALAWATI Afandi, Ilham Nur; Karfin, Karfin; Rokhimah, Rokhimah
Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan (In Processs)
Publisher : Program Studi Manajemen Pemerintahan dan Keuangan Daerah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmk.v15i01.53635

Abstract

Perilaku keuangan yang baik ialah fondasi dasar untuk mewujudkan kesejahteraan finansial individu, termasuk bagi guru SD yang memiliki peran strategis dalam dunia pendidikan. Rendahnya tingkat pengelolaan keuangan guru SD khususnya di distrik Salawati menjadi topik penting untuk diteliti. Studi ini tujuannya mengukur pengaruh status sosial ekonomi terhadap perilaku keuangan melalui sikap keuangan sebagai variabel mediasi. Metode kuantitatif dengan jenis asosiatif digunakan dalam studi ini. Kuesioner disebarkan kepada 87 guru yang menjadi sampel dengan status ASN dan data yang terkumpul disusun dengan software SmartPLS versi 4. Hasil studi ini menunjukkan sikap keuangan mampu memediasi dampak tidak langsung antara status sosial ekonomi terhadap perilaku keuangan. Dapat disimpulkan bahwa peningkatan sikap keuangan menjadi kunci dalam memperbaiki perilaku keuangan guru SD, terlepas dari kondisi status sosial ekonomi yang dimiliki.