Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

BIMBINGAN BAGI ANAK BERKESULITAN BELAJAR SD SWASTA MUHAMMADIYAH 43 KECAMATAN KABANJAHE KABUPATEN KARO Pelista, Pelista; Jainab, Jainab; Karo, Sringena Br.; Lisnasari, Srie Faizah
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat Vol 3, No 2 (2024): Edisi Maret
Publisher : Universitas Islam Sumatear Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jurpammas.v3i2.9282

Abstract

This research aims to assist students in developing their potential optimally through comprehensive learning guidance. This research aims to explore and develop an effective guidance program for children with learning difficulties in Elementary School (SD). This activity was carried out at SD Swasta Muhammadiyah 43 Kabanjahe, on May 5, 2024. Learning difficulties experienced by children can affect their academic achievement as well as their emotional and social development. This research uses a qualitative method, namely by conducting orientation to elementary school teachers and parents, providing learning support and mentoring services, as well as monitoring and evaluating program activities. The approach used is an individual technique that applies directive counseling, group guidance applies the home room outside of lesson hours. Data was collected through in-depth interviews with teachers, counselors, and parents, as well as direct observation of students with learning difficulties. The research results show that the guidance given to children with learning difficulties must be individual and tailored to the needs of each child. An effective guidance program involves collaboration between teachers, counselors, and parents, as well as the use of creative and diverse learning strategies. Some effective strategies found include a multisensory approach, project-based learning, and the use of educational technology. In addition, emotional support and motivation were also found to be key factors in helping children overcome their learning difficulties.This research concludes that structured and ongoing guidance is very important in supporting children with learning difficulties in elementary school. Recommendations for the implementation of guidance programs include training for teachers and counselors, increasing parental involvement, and developing school policies that support inclusion and diversity in teaching methods.
MENUMBUHKAN BERNALAR KRITIS DAN KEMANDIRIAN SISWA MELALUI PROJEK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA SISWA KELAS VI SD INPRES LINGGA TENGAH-KAB.DAIRI Sinulingga, Erdalina; Lisnasari, Srie Faizah; Jainab, Jainab; Datten, Datten
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Edisi Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i2.3347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan projek pembelajaran berbasis kearifan lokal dalam menumbuhkan karakter bernalar kritis dan kemandirian siswa sekolah dasar. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Gaya Hidup Berkelanjutan, yang dilaksanakan melalui pendekatan kontekstual yang memanfaatkan budaya lokal Batak sebagai sumber belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek siswa kelas 3 SD (Fase B) sejumlah 15 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, asesmen formatif dan sumatif berbasis rubrik P5, serta dokumentasi hasil karya siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa projek pembelajaran yang dirancang secara kontekstual dengan mengangkat budaya lokal mampu mendorong siswa untuk berpikir kritis dalam memahami informasi, menyusun langkah-langkah, dan menyelesaikan masalah sederhana. Selain itu, siswa menunjukkan perkembangan kemandirian yang terlihat dari tanggung jawab terhadap tugas dan keaktifan dalam kerja kelompok. Kegiatan ini juga memperkuat keterampilan kolaboratif dan rasa bangga terhadap budaya daerah. Dapat disimpulkan bahwa projek berbasis kearifan lokal efektif dalam menumbuhkan nilai-nilai karakter Profil Pelajar Pancasila pada siswa sejak dini.  
STRATEGI GAMIFIKASI BERBASIS LINGKUNGAN UNTUK PENGUATAN NUMERASI: PROYEK FASDA PERUBAHAN 2.0 DI KABUPATEN KARO Tarigan, Erniati Br.; Lisnasari, Srie Faizah; Jainab, Jainab; Sekali, Pelista Br. Karo
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Edisi Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i2.3350

Abstract

Numerasi merupakan keterampilan dasar yang penting untuk membantu siswa menganalisis dan menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari. Temuan dari Rapor Pendidikan 2024 menunjukkan penurunan capaian numerasi di Kabupaten Karo, sehingga diperlukan intervensi pembelajaran yang inovatif dan kontekstual. Penelitian ini mengkaji implementasi proyek FASDA Perubahan 2.0 yang mengintegrasikan strategi gamifikasi dengan pembelajaran berbasis lingkungan sekitar untuk memperkuat kemampuan numerasi siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan 27 sekolah dasar sasaran. Teknik pengumpulan data mencakup observasi terstruktur, asesmen formatif dan sumatif, dokumentasi karya siswa dan jurnal refleksi, serta wawancara terbatas dengan guru dan siswa. Hasil menunjukkan bahwa lebih dari 75% sekolah berhasil mengembangkan dan menerapkan modul numerasi berbasis gamifikasi dengan memanfaatkan konteks lingkungan lokal. Siswa menunjukkan peningkatan motivasi, partisipasi, kemampuan berpikir kritis, dan kemandirian dalam menyelesaikan tugas-tugas numerasi. Guru juga melaporkan peningkatan kreativitas dalam merancang pembelajaran yang relevan, menyenangkan, dan terhubung dengan budaya lokal. Pembelajaran numerasi berbasis gamifikasi lingkungan terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar sekaligus memperkuat identitas lokal dan relevansi konteks. Model ini berpotensi direplikasi secara luas di daerah pedesaan atau wilayah yang menghadapi tantangan serupa dalam meningkatkan kompetensi dasar siswa.  
PENGARUH POJOK BACA TERHADAP PERILAKU LITERASI KREATIF ANAK SEKOLAH DASAR Sitanggang, Rohayati; Lisnasari, Srie Faizah; Jainab
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Edisi Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i2.3803

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pojok baca terhadap minat baca dan kreativitas siswa kelas 5 SD Swasta Anugrah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik dokumentasi sebagai sumber data utama, yang mencatat frekuensi kunjungan membaca dan jenis bacaan yang dipilih siswa selama Februari hingga Juni 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata siswa melakukan kunjungan membaca sebanyak 15 kali, dengan preferensi bacaan dominan pada cerita fiksi anak. Siswa yang sering membaca menunjukkan variasi bacaan yang lebih tinggi dan terlibat dalam aktivitas kreatif seperti menggambar tokoh cerita, menulis ulang, dan menceritakan kembali isi bacaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pojok baca tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan kreativitas siswa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan koleksi bacaan dan pengembangan aktivitas literasi lanjutan sebagai strategi peningkatan kualitas pendidikan literasi dasar. Kata Kunci: Minat Baca, Kreativitas, Pojok Baca, Literasi Siswa, Pendidikan Dasar
Islamic Activity Management Of Housewives In A Multi-Ethnic Village Syafnan, Syafnan; Lisnasari, Srie Faizah; Lubis, Fitriani Surayya
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i01.4306

Abstract

This study aims to reveal the morals of housewives in multi-ethnic villages, and border areas of the Province, both in the event of grief, joy, and village government activities. The research methodology is a qualitative phenomenological model, with the key data source being 16 housewives aged 30 to 47 years, the instrument used is a structured interview guide and processing data starting from the collection, validation, analysis, triangulation, and making conclusions. Research results:  The morals of Batusondat village housewives outside the home towards bereavement activities, Islamic behavior of Batusondat village housewives outside the home in responding to joy is: visiting with polite clothes and not newly bought ones. While in Sukamaju village are: visiting with polite clothes but with newly bought clothes, Batu Sondat village housewives apply the Islamic leadership model in fostering their children's morals by prioritizing giving examples of behaving in an Islamic manner. While in Sukamaju village: prioritizing a simple lifestyle, The contribution shown by housewives of Batusondat village in participating in the youth moral development program in the village PKK/Jorong is by giving the energy to do activities in activities and also giving money to participate in activities according to sincerity.