Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

METODE PEMBELAJARAN INKUIRI PADA MATA PELAJARAN IPA TEMA ORGAN TUBUH MANUSIA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMAHAMAN SISWA SEKOLAH DASAR Hermansyah, Hermansyah; Ilham, Ilham; Dewi, Ni Nyoman Ayu Ratna; Ramadhan, Syahru; Mulyadi, Wahyu; Haris, Abdul
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v4i1.1140

Abstract

Dunia pendidikan sangat kompleks, baik tentang siswa, kebijakan, dan kemampuan guru terutama tentang kemampuan mendesain materi dan menggunakan metode pembelajaran yang tepat dan efektif pada saat pembelajaran. Dalam penelitian ini menggunakan peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun data diperoleh dari informan dalam bentuk lisan dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi, adapun pengambilan sampel dari berbagai sumber data dilakukan secara purposive dan snowball, teknik pengumpulan data, dan analisis data dilakukan secara induktif atau kualitatif. Temuan penelitian lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Penelitian ini bersifat deskriptif, yang memberikan gambaran tentang tujuan penelitian dan memberikan gambaran yang tepat tentang karakteristik, keadaan, dan gejala individu dalam kelompok tertentu, atau untuk menentukan frekuensi penyebaran gejala dalam masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran inkuiri sangat menarik bagi siswa sekolah dasar, karena anak didik dapat melakukan observasi langsung di laboratorium sekolah dengan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) atau pertanyaan. Guru melatih siswa untuk berpikir kritis dan kreatif, kegiatan belajar menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Hal ini membuat daya ingatan siswa menjadi kuat dan tidak cepat lupa. Ketika guru melakukan tanya jawab tentang tugas yang diberikan, siswa terlihat sangat aktif merespons pertanyaan dan diskusi dengan guru dalam kelas.
Optimalisasi Model Pembelajaran Konstruktivisme untuk Meningkatkan Pemahaman Shalat Siswa pada Pembelajaran PAI di SMPN 2 Kota Bima Sari, Nurmala; Ilham; Mulyadi, Wahyu
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i2.2872

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pemahaman shalat siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam di SMPN 2 Kota Bima, serta mengetahui penggunaan model konstruktivisme terhadap pemahaman shalat pada materi pendidikan agama Islam siswa di SMPN 2Kota Bima. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan konstruktivisme dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMPN 2 Kota Bima efektif meningkatkan pemahaman siswa tentang shalat. Dibanding metode konvensional yang berpusat pada guru dan hafalan, konstruktivisme mendorong pembelajaran student-centered melalui pengalaman langsung, diskusi, dan refleksi. Penerapan prinsip asimilasi dan akomodasi (Piaget) dalam aktivitas seperti proyek "Makna Shalat", simulasi kasus nyata, dan penilaian holistik membuat pembelajaran lebih interaktif dan bermakna. Hasilnya, siswa tidak hanya menguasai tata cara shalat tetapi juga memahami nilai spiritual dan aplikasinya dalam kehidupan. Kendala utama terletak pada kebutuhan persiapan yang lebih matang oleh guru. Namun, pendekatan ini sejalan dengan Kurikulum Merdeka, mendorong terbentuknya siswa yang kritis, kreatif, dan berkarakter religius.
ANALISIS KEMAMPUAN ANAK AUTISM SPECTRUM DISORDER (ASD) DI TK NEGERI 03 WOJA DOMPU Kartini, Kartini; Mulyadi, Wahyu; Retnoningsih, Retnoningsih; Salam, Agus; Ihlas, Ihlas
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i1.4067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) di TK Negeri 03 Woja Dompu serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perkembangannya. Penelitian ini didasari oleh pentingnya pemahaman terhadap perkembangan anak dengan ASD, khususnya dalam lingkungan pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan guru pendamping, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan anak dengan ASD di TK Negeri 03 Woja dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu metode pembelajaran yang diterapkan, peran aktif guru dan pendamping, serta dukungan lingkungan sekitar. Penerapan metode pembelajaran berbasis visual dan multisensori terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman anak terhadap materi ajar. Selain itu, keterlibatan guru dan pendamping dalam membimbing anak-anak dengan sabar dan menerapkan strategi pembelajaran yang adaptif juga berperan penting dalam meningkatkan keterampilan kognitif dan sosial mereka. Dukungan lingkungan sekolah yang inklusif memberikan dampak positif terhadap kemampuan adaptasi sosial anak. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa anak dengan ASD memiliki potensi untuk berkembang secara optimal jika diberikan metode pembelajaran yang sesuai, pendampingan yang tepat, serta lingkungan yang mendukung.
Peningkatan Literasi Melalui Program Study Tour di Sekolah Dasar Ahmad, Ahmad; Haris, Abdul; Hermansyah, Hermansyah; Mulyadi, Wahyu
Muróbbî: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/murobbi.v8i1.2513

Abstract

The purpose of this service activity is motivated by the low literacy culture of students which can be seen from the low interest in reading of children in Kalampa Village, the low interest in reading is caused by several factors including family, environment, peers, and mobile phones. As an effort to improve children's literacy in Kalampa Village, a programme called Study Tour was designed with an integrated learning concept and outclass learning activities were carried out. The parties involved in this service activity are elementary school children in Kalampa Village, and students of PGMI Study Programmes of IAI Muhammadiyah Bima. In this service, the PAR (Participatory Action Research) method is used, which consists of several implementation phases, such as observation, planning, implementation, and evaluation. The results of the implementation of the study tour are very influential on increasing children's literacy and can foster children's learning motivation. through Study Tour activities children can express themselves through several games applied in learning. With intense guidance and an individualised approach, it has made a difference in improving children's literacy.
Peran Lingkungan Keluarga Dalam Membentuk Sikap Moderasi Beragama Pada Anak Rosela, Dian; Mulyadi, Wahyu; Kusumawati, Yayuk
Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 8 No. 1 (2025): Islamic Primary Education based on Islamic values
Publisher : Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54069/attadrib.v8i1.847

Abstract

This study aims to examine the role of the family environment in shaping religious moderation attitudes in children in Nggeru Kopa Village, Palama, a multicultural area inhabited by communities of Islam, Catholicism, and Protestantism. In this context of diversity, the family plays a strategic role as the main agent in instilling values of tolerance, mutual respect, and peaceful coexistence. The study uses a qualitative approach with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation. The subjects of the research include parents, community leaders, and elementary school children residing in the village. The findings show that families instill religious moderation through familial approaches, role modeling, and value education from an early age. This moderation practice is reflected in daily life, such as respecting differences in beliefs, engaging in interfaith communication, and participating in social activities together. Universal values such as empathy, honesty, and justice are also taught as part of character education. However, there are challenges faced, such as economic limitations and the influence of a closed social environment, which may hinder the internalization of moderation values. This study concludes that families play a crucial role in shaping moderate character in children within a pluralistic society. The implications of these findings suggest the need for strengthening family capacity through support programs and collaboration with educational institutions and local religious leaders to create an inclusive and harmonious social ecosystem.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MENGENAI REDOKS DAN SEL ELEKTROKIMIA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN STEM (SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, AND MATHEMATICS): Penelitian Tindakan Kelas pada Pembelajaran Kimia di Kelas 12 MIPA-2 SMAN 1 Cikatomas Mulyadi, Wahyu
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jurinotep.v2i1.43

Abstract

The reality in the field that chemistry learning in Grade 12 MIPA-2 SMA Negeri 1 Cikatomas has not been solved. Students' difficulties in understanding chemistry learning are: 1) problem submission, 2) implementation of experiments for observation, and 3) conclusion making. This is evidenced by the achievement of chemistry learning results about Redox and Electrochemical Cells so far is still low.  The average score of Class 12 MIPA-2 previously only reached 74. The test results are still low when compared to the minimum completeness criterion, which is 77. Based on the fact that in Grade 12 MIPA-2 SMA Negeri 1 Cikatomas student learning outcomes are still low, an effort is needed to improve student learning outcomes. One alternative method to help improve learning outcomes is to use the STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) Learning Approach. The purpose of Classroom Action Research (PTK) is to find out and improve chemistry lessons about Redox and Electrochemical Cells using the STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) Learning Approach in Grade 12 MIPA-2 SMA Negeri 1 Cikatomas. The method used in this study is Classroom Action Research (PTK), which is a form of action research that is directly carried out in the classroom. Based on the results of the study that: Learning implementation plan through the application of STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) Learning Approach to increase student understanding in Redox and Electrochemical Cell learning in Grade 12 MIPA-2 SMA Negeri 1 Cikatomas, in cycle I by 77.5% and cycle II by 90%. The process of implementing learning through the application of the STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) Learning Approach to increase student understanding in Redox and Electrochemical Cell learning in Grade 12 MIPA-2 SMA Negeri 1 Cikatomas, in teacher activities in cycle I by 75%, in cycle II increased to 83.3%. In the first cycle student activities it was 70.8% and in the second cycle it increased to 81.3%. Student learning outcomes in learning Redox and Redox Electrochemical Cells and Electrochemical Cells in Grade 12 MIPA-2 SMA Negeri 1 Cikatomas through the application of the STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) Learning Approach have improved with very good criteria. This can be proven by student learning outcomes in cycle I of 76 while in cycle II increased by 82
STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI MEDIA DIGITAL DI TK YAA BUNAYYA Mutmainnah, Atri; Anhar, Ade S; Mulyadi, Wahyu
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Volume10 Nomor 2, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.25472

Abstract

This study aims to describe the strategies implemented by teachers in improving the quality of learning through the use of digital media at Yaa Bunayya Kindergarten. In today's digital era, the use of technology in early childhood education is an important step in creating an interesting and effective learning process. The method used in this study is descriptive qualitative with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The results of the study revealed that teachers at Yaa Bunayya Kindergarten implemented various strategies, such as the use of educational videos, interactive learning applications, and the use of digital platforms to communicate with parents. These strategies have been proven to be able to increase children's participation in learning activities and strengthen collaboration between teachers and parents. Thus, it can be concluded that the integration of digital media in the learning process has a positive impact on the quality of education at Yaa Bunayya Kindergarten.
AGAMA DAN DEMOKRASI DALAM PEMIKIRAN ABDUL KARIM SORUSH (Relevansi dalam Keberagaman dan Problematika di Abad 21) Mulyadi, Wahyu
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 21 No 1 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v21i1.2602

Abstract

Indonesia merupakan Negara yang mengadopsi sistim demokrasi, dan lebih populer dikenal dengan demokrasi pancasila. Yang di dalamnya terdapat berabagai keragaman suku bangsa dengan kekayaan sumber daya alam yang bervariasi. Suku bangsa dan agama terbesar di seluruh pelosok nusantara. Dan jika dilihat lebih teliti mulai dari Propinsi sampai Kabupaten/Kota, maka tidak ada satupun wilayah di Indonsia yang penduduknya homogen atau sama. Misalnya suku sama atau agama yang sama. Tetapi dengan keragaman suku bangsa dan agama yang berbeda, demokrasi mampu hadir untuk menyatukan diantara perbedan itu. Agama yang dipelopori sebagai suatu keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, pada masing-masing diantara peredaan yang seharusnya menjadi ujung tombak untuk mengikat perbedaan, kadangkala diabaikan karena kita menatap bahwa demokrasi saja sudah cukup. Aplikasi sistem demokrasi tidak akan berkembang di Negara yang mengadopsi sistem demokrasi apabila tidak ada penyesuaian antara nalar (‘aql) dan wahyu (syar’)/demokrasi agama (Abdul Karim Soroush) dan tidak adanya integrasi dan iterkoneksi nash dan ‘ilm/“demokrasi agama” (M. Amin Abdullah). Arikel ini akan menyajikan pemikran Sorousuh tentang wacana agama dan demokrasi secara konseptual dan rasional. Serta membantah sebagian pengkritik bahwa agama dan demokrasi tidak tepat posisinya untuk jalan beriringan. Penulis melakukan studi literatur terhadap pemikiran Soroush dan relevansinya serta problematikanya pada fenomena kehidupan di Abad 21 sekarang ini.
How Does Optimize Peer to Peer Lending Investment Mulyadi, Wahyu; Purwanto, Budi; Kusumaningrum Fadhilah, Nurhidayah
Journal of Economics and Business UBS Vol. 13 No. 1 (2024): Regular Issue
Publisher : Cv. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52644/joeb.v13i1.1489

Abstract

This research uses general data about loans in 5 Credit Grades A, B, C, D and E which can be obtained from the KoinWorks P2PL factsheet platform. The research results show that there are 4 combinations of funding assets in the calculation of the optimal portfolio of the Markowitz Model with the lowest risk preferences consisting of funding assets in Credit Grades A, B, D and E with an expected portfolio return of 24.29% for the year and 2.02. % for monthly and the best risk level in a year of 1.39% for annual and 0.11% for monthly. Meanwhile, in the optimal portfolio planning of the Markowitz model with sharpe ratio, there are 3 combinations of funding assets consisting of Credit Grades A, B and D which obtain an expected portfolio return of 18.29% in the current year and 1.52% in that month. and the level of risk. best in a year of 1.39% for this year and 0.48% for this month, and portfolio performance of 13.1.
Pengabdian Masyarakat Melalui Gerakan Masyarakat Sadar Stunting (Germasting) Kepada Masyarakat Desa Wangunsari Maharani, Melisa Antoineta; Algifari, Anfal; Puspitawati, Anenda; Nurbayiti, Anggi; Faris, Riyan Mirdan; Mulyadi, Wahyu; Yoedani, Yoedani; Juniansyah, M. Andri
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 05 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i05.1199

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan signifikan di Indonesia, yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dan tidak sesuai dengan kebutuhan gizi anak (Sugianto, 2021). Kondisi ini berdampak pada perkembangan fisik dan kognitif anak, mengakibatkan tinggi badan yang lebih rendah dari standar usianya (Utami et al., 2023). Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah stunting, karena berperan penting dalam memberikan layanan kesehatan dan edukasi gizi kepada masyarakat (Mubarak et al., 2017). Kader posyandu, yang merupakan petugas terlatih, memiliki peran vital dalam melaksanakan kegiatan ini, terutama dalam memantau status gizi balita dan memberikan penyuluhan gizi (Saeni & Irwan, 2022). Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok, difokuskan pada pencegahan stunting melalui berbagai langkah seperti observasi, wawancara, sosialisasi, dan pelatihan kader posyandu. Kegiatan ini melibatkan pemeriksaan kesehatan balita dan ibu hamil, serta pembagian sayur dan buah. Pelatihan yang diberikan kepada kader posyandu meliputi tiga tahap: pemaparan materi, praktek langsung, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman ibu hamil dan ibu balita tentang pentingnya pencegahan stunting dan peningkatan kunjungan ke posyandu, yang menjadi indikator keberhasilan program ini. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah stunting sejak dini, sehingga dapat mengurangi angka stunting di Indonesia.