p-Index From 2021 - 2026
5.249
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Al-Ijtimaiyyah The Indonesian Journal of Public Health Journal of Health Education Unnes Journal of Public Health WELFARE : Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial AVICENNA Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Journal of Islamic Law Journal of Nahdlatul Ulama Studies Jurnal Borneo Akcaya : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Publik Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Kajian Islam Modern Abdimas Indonesian Journal Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat (JURIBMAS) Revenue : Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Ekonomi Islam Jurnal Indonesia Sosial Sains Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Health Research Journal of Indonesia Jurnal Sahid Mengabdi Usada Nusantara: Jurnal Kesehatan Tradisional Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Jurnal An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan West Science Social and Humanities Studies Jurnal Kesehatan Kartika Jurnal As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Jurnal Keperawatan Medika Journal of Scientific Insights Jurnal Siti Rufaidah AL-MANSYUR JUKEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Essentia: Journal of Medical Practice and Research Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (JIKK)
Claim Missing Document
Check
Articles

SUMBANGSIH SERTIFIKAT HALAL DALAM KONTRIBUSI USAHA PADA WAROENG STEAK AND SHAKE DI LUMAJANG Saifuddin; Abrori; Bahrudin
AL-MANSYUR Vol 1 No 2 (2022): PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI ZAKAT PRODUKTIF
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah (ES) STAI Nahdlatul Ulama (STAINU) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negara Indonesia kini mengalami perkembangan bisnis dibidang kuliner, sehingga restoran atau rumah makan lokal bersaing memutar otak untuk memberikan pelayanan yang baik dan unik dalam meningkatkan minat pelanggannya masing-masing. Ditambah dengan perkembangan globalisasi yang semakin cepat banyak bermunculan restoran/rumah makan ala luar negeri yang sedang banyak digandrungi masyarakat lokal. Namun negara Indonesia yang penduduknya mayoritas muslim pastinya akan berhati-hati dalam memilih rumah makan, dikarenakan dalam Islam ada hukum halal dan haram yang mengatur mereka, sehingga sebuah rumah makan diharapkan dapat memiliki serifikat halal dari MUI selaku badan pemerintahan yang mengawasi ini, begitu juga pada waroeng steak and shake. Tujuan penelitian ini, bagaimana penting dan perannya menggunakan sertifikat halal pada usaha waroeng steak and shake. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan. Data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1). Sertifikat halal sangat penting kebaradaanya pada usaha rumah makan, hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian yang dilakukan peneliti pada usaha waroeng steak and shake. 2). Peran sertifikat halal pada usaha waroeng steak and shake dalam meningkatkan pelanggan sangatlah besar.
Hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertensi Kartika Fitri Diahastuti; Iskim Luthfa; Abrori
Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jumkes.v3i4.3331

Abstract

Hypertension is a chronic disease that requires long-term treatment. However, in reality, many patients remain non-adherent to their prescribed therapy. Non-adherence can lead to serious complications such as stroke, kidney failure, or heart disease. One of the crucial factors that can improve treatment adherence is family support. This support may include attention, supervision, motivation, and practical assistance such as reminding patients of their medication schedules. The aim of this study was to examine the relationship between family support and medication adherence among hypertensive patients at the Internal Medicine Specialist Polyclinic of RSSA Sangiang. This study employed a quantitative correlational design with a cross-sectional approach. A total of 189 respondents were recruited using consecutive sampling. The research instruments consisted of a family support questionnaire and the Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) to assess adherence. Data were analyzed using the Spearman Rank test to determine the relationship between the two variables. The results showed that most respondents received family support at a moderate level (55.0%). Meanwhile, medication adherence among hypertensive patients was categorized as moderate in 49.2% of respondents. The Spearman test revealed a highly significant relationship between family support and medication adherence, with p=0.000 and a correlation coefficient r=0.832. In conclusion, family support plays a vital role in improving medication adherence among hypertensive patients. Therefore, healthcare providers are encouraged to involve families in the treatment process and provide continuous education to ensure adherence and prevent complications.
Studi Deskriptif : Kepatuhan Minum Obat pada Anggota Polri yang Menjalani Pengobatan di Biddokkes Polda Papua Mega Agustiani Harsi; Iskim Lutfiana; Abrori Abrori
Jurnal Siti Rufaidah Vol. 3 No. 3 (2025): :Jurnal Siti Rufaidah
Publisher : PPNI UNIMMAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jasira.v3i3.238

Abstract

. Indonesian National Police (Polri) members are state officials who play a strategic role in maintaining security, order, law enforcement, and providing protection, care, and service to the community. As civil servants of the Indonesian National Police (POLRI), Polri members are required to be in excellent health to optimally carry out their duties and responsibilities. One of the challenges faced is adherence to medication, especially for Polri members undergoing medical treatment. Medication adherence is a crucial factor in successful treatment, and one determinant that can influence adherence is family support. This study aims to describe the relationship between medication adherence and family support among Polri members undergoing treatment at the Papua Regional Police Medical and Health Unit. The research method used is descriptive quantitative, namely research that focuses on describing social phenomena through numerical data obtained from measurements and analyzed statistically. This study does not aim to test hypotheses, but rather to explain the characteristics and trends that emerge from the data obtained. The results show that of the 24 respondents with high medication adherence, 17 (70.8%) received high family support. These findings confirm that family support significantly contributes to the level of compliance of Indonesian National Police (Polri) members with their medication. Therefore, the role of the family needs to be given greater attention in efforts to improve the success of treatment, particularly among Polri members. The study concluded that the better the family support received, the higher the level of medication compliance, which ultimately positively impacts the health of Polri members.  
DAKWAH TRANSFORMATIF MELALUI FILANTROPI: FILANTROPI ISLAM DALAM MENGENTAS KEMISKINAN DAN KETIDAKADILAN Abrori, Abrori; Kharis, Ahmad
JURNAL AL-IJTIMAIYYAH Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v8i1.13009

Abstract

Abstract: The condition of poverty and injustice that is felt, especially Muslims, will cause sustainable problems, it needs strategic and relevant efforts to unravel the deterioration through da'wah activities. That preaching is not just to spread religion and call for truth. Rather it's about how we can see what we can do for our surroundings. This study aims to know and analyze the potential, role and opportunities of Islamic philanthropy to alleviate poverty and injustice. This type of research is qualitative using descriptive-analytical approach. Data obtained from extracting information through interviews, observations and documentation. The results of the study explained that open transformative da'wah on the problems of poverty and injustice that occur in the community needs to be parsed through Islamic Da'wah. Islamic philanthropy is a manifestation of our love and care as fellow human beings elevates ethical values. The agenda of Islamic Da'wah through zakat, infaq, Sadaqah, and waqaf should be able to parse domestic issues. Effective communication channels, propaganda delivered on target, as well as support from government institutions and institutions, the implementation of Islamic philanthropy relies on solutions to address the problems of poverty and injustice in Indonesia.Keywords: Transformative Da'wah; Injustice; Poverty; Islamic Philanthropy. Abstrak: Kondisi kemiskinan dan ketidakadilan yang dirasakan khususnya umat Islam akan menimbulkan problematika berkelanjutan, maka perlu upaya strategis dan relevan mengurai keterpurukan melalui aktivitas dakwah. Bahwa dakwah bukan sekedar untuk menyebarkan agama dan menyerukan kebenaran. Melainkan dakwah itu tentang bagaimana kita dapat melihat apa yang bisa kita lakukan untuk sekitar kita. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis potensi, peran dan peluang filantropi Islam mengentaskan kemiskinan dan ketidakadilan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif menggunakan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh dari penggalian informasi melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menjelaskan dakwah transformatif yang terbuka mengenai permasalahan kemiskinan dan ketidakadilan yang terjadi di masyarakat perlu diurai melalui dakwah Islam. Filantropi Islam merupakan wujud cinta dan peduli kita sebagai sesama manusia mengangkat nilai etis. Agenda dakwah Islam melalui zakat, infaq, shadaqah, dan waqaf hendaknya mampu mengurai persoalan domestik. Saluran komunikasi yang terjalin dengan efektif, dakwah yang disampaikan tepat sasaran, serta dukungan dari lembaga dan institusi pemerintahan, implementasi filantropi Islam menyandarkan pada solusi untuk menangani masalah kemiskinan dan ketidakadilan di Indonesia.Kata Kunci: Dakwah Transformatif; Ketidakadilan; Kemiskinan; Filantropi Islam.
Implementasi Pembelajaran Aqidah Akhlak Pada Peserta Didik di Madrasah Tsanawiyah Mathla’ul Anwar Baros Cibadak Wahyuni, Siti; Abrori
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 3 No. 2 (2023): REVORMA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran (Edisi November 2023)
Publisher : MAN 1 Kota Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62825/revorma.v3i2.91

Abstract

Madrasah, as an Islamic educational institution, has a responsibility to equip students with a strong understanding of religion and good morals in accordance with Islamic values. However, the implementation of education in first-degree secondary schools is dominated by general lessons such as IPA and IPS compared to Islamic religious lessons in particular moral studies. Seeing the learning of ethics at the Tsanawiyah Mathla’ul Anwar Baros Cibadak Madrasah is an important step in shaping the character and morals of the pupils. This article aims to investigate how the teaching of equality has been applied in this madrasah with a focus on the pupils. The type of research used in this research is qualitative research that aims to find out how the implementation of Aqidah Akhlak learning at Mathla’ul Anwar Baros MTS Cibadak district of Lebak. The data collection method in this study uses the Observation, Interview, and Documentation methods used in ethical learning.   Kata Kunci  : Implementasi, Pembelajaran Aqidah Akhlak, Peserta didik.     Abstract: This study seeks to see the implementation of learning subjects Aqidah akhlak, the focus of research is how the implementation of learning aqidah akhlak on students at Madrasah Tsanawiyah Mathla'ul Anwar Baros Cibadak, how the results of implementation of learning aqidah akhlak on students at Madrasah Tsanawiyah Mathla'ul Anwar Baros cibadak data collection methods in this study using the method of observation, interview, and documentation methods used in learning aqidah akhlak is the method of lectures, discussions and questions and answers. From the results of interviews with aqidah akhlak teachers that students are so enthusiastic in following this aqidah akhlak learning that students are able to implement this aqidah akhlak learning in their daily lives both in the school environment and outside the school environment.   Keywords:Implementation, learning Aqidah morals, learners.
Legalitas Honorarium Advokat Dalam Hukum Positif dan Hukum Islam Abrori, Abrori
As-Syar i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga  Vol. 6 No. 1 (2024): As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/as.v6i1.425

Abstract

This article begins with the current legal aid phenomenon. Advocates as legal advisors and defenders of clients' interests in resolving legal cases. In an effort to resolve a legal case, advocates receive compensation/services for providing legal assistance in a case being faced by a client. This honorarium for advocates is certainly in the public spotlight nowadays, whether this honorarium has clear legality in positive law or Islamic law, because there are cases of advocates who do not comply with legal norms when defending several criminal cases. The research method is normative juridical, namely examining regulations and combining them with other theories as a tool in uncovering the problem of the legality of advocates' honorariums in the context of state law and Islamic law, especially with a statute approach. The findings in this research are that the legality of advocate honorariums is stated in the Compilation of Sharia Economic Law Article 307 and Law no. 18 Yr. 2003 concerning Advocates Articles 21 and 22 in terms of determining the costs of legal aid services. Because all of these legal bases stipulate that the determination of costs in the legal process with an advocate is based on an agreement between the client and the advocate. Keywords: Legality, Advocate Honorarium, Positive Law and Islamic Law.
Da'wah Expectations KH. Mahfud Ridwan in Developing Harmony Between Religious People in Semarang Regency 1984-2015 Abrori, Abrori; Kharis, Ahmad; Sa'adah, Kuni Barirotus
Journal of Nahdlatul Ulama Studies Vol. 3 No. 2 (2022): Journal of Nahdlatul Ulama Studies
Publisher : Lakpesdam PCNU Kota Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35672/jnus.v3i2.114-127

Abstract

The goal to be achieved in this study is to determine the condition of the people of Semarang Regency in the pre and post-dawa period of KH. Mahfud Ridwan, as well as knowing the da'wah of KH. Mahfud Ridwan in developing inter-religious harmony in 1984-2015. The research method used is descriptive qualitative with a historical approach. The data in this study were obtained through interviews, observation and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation and conclusion drawing. While the data validation technique in this study uses triangulation. The results showed that the condition of the district community before the preaching of KH. Mahfud Ridwan has started to be conducive and after his preaching he is getting better. KH. Mahfud Ridwan preached using the following methods: (1) Bil wisdom with a noble mind, wise, broad chested and a clean heart. The form of da'wah based on bil wisdom includes mobilizing the community through community and religious organizations including the NGO Desaku Maju Foundation, Gedangan Forum, FSUB and the SOBAT movement. Besides that, KH. Mahfud Ridwan also founded the Edi Mancoro Islamic Boarding School as an intermediary to spread benefits to the community by forming the character of students who have religious, national and community perspectives. (2) Bil mau'idzah hasanah by holding regular recitations, teaching in Islamic boarding schools and madrasas, cults and Islamic holidays. (3) Bil mujlah by holding discussion and dialogue activities that invite various interfaith figures.
Pelatihan Kerokan Berbasis Ilmu Medis untuk Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Desa Pacul, Kecamatan Talang Kabupaten Tegal Susanto, Wigyo; Abrori, Abrori; Hidayat, Firman; Waluyo Sejati
JUKEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): JUKEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jukemas.v2i4.1374

Abstract

Kerokan merupakan salah satu terapi komplementer yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Jawa, termasuk di Desa Pacul, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal. Meskipun dipercaya dapat meredakan keluhan kesehatan ringan, praktik kerokan umumnya dilakukan tanpa pemahaman medis yang memadai sehingga berpotensi menimbulkan risiko kesehatan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat dan bahaya kerokan berbasis ilmu medis melalui pelatihan yang terstruktur dan aplikatif. Metode program menggunakan pendekatan edukatif partisipatoris dengan melibatkan 68 warga yang terbiasa melakukan kerokan. Kegiatan meliputi pengukuran tingkat pengetahuan awal menggunakan kuesioner, pemberian materi edukasi tentang prinsip medis kerokan dan teknik yang aman, serta pengukuran ulang tingkat pengetahuan setelah pelatihan. Analisis perubahan pengetahuan peserta dilakukan menggunakan uji Marginal Homogeneity. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah pelatihan dengan nilai p 0,015 (p < 0,05). Proporsi peserta dengan tingkat pengetahuan baik atau memadai meningkat dari 48% sebelum intervensi menjadi 76%. Peningkatan pengetahuan terjadi pada seluruh kelompok profesi, termasuk ibu rumah tangga, pekerja swasta, PNS, petani, Polisi, dan TNI, dengan capaian akhir di atas 65%. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis ilmu kesehatan efektif meningkatkan literasi masyarakat serta mendukung praktik terapi komplementer yang lebih aman dan rasional melalui integrasi kearifan lokal dan prinsip medis.
EDUKASI PENCEGAHAN KENAKALAN REMAJA DAN PERUNDUNGAN BERBASIS HIFDZ AN-NAFS UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL SISWA SMP Abrori, Abrori; Praptawati, Destary; Haq, Baihaqi Izzul; Suudi, Ika Nur Aliffiyah
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.8617

Abstract

ABSTRACT Juvenile delinquency and bullying are serious problems at the junior high school level that adversely affect students’ mental health. Therefore, preventive approaches that emphasize moral values and the protection of life are essential for creating a safe and supportive school environment. This community service program aimed to improve students’ knowledge, attitudes, and awareness in preventing juvenile delinquency and bullying through value-based training preceded by a needs assessment at SMP Negeri 1 Sumowono. The program employed a participatory educational approach using a pretest–posttest design. A total of 62 students participated, comprising 22 male and 40 female students. The intervention was delivered through counseling sessions, group discussions, and value reflection activities integrating topics on juvenile delinquency, bullying, psychological impacts, mental health, and the principles of Hifdz An-Nafs. Data were collected using knowledge and attitude questionnaires and student participation observation sheets and were analyzed using descriptive quantitative methods. The results indicated a significant improvement in students’ knowledge and attitudes following the intervention. The average level of knowledge increased by 39.1%, with the greatest improvement observed in students’ understanding of Hifdz An-Nafs values. The proportion of students with a good level of knowledge increased from 35.5% to 79.0%. In addition, positive attitudes toward bullying prevention and responsibility for maintaining mental health also showed a meaningful increase. In conclusion, value-based training on the prevention of juvenile delinquency and bullying grounded in a needs assessment is effective in enhancing students’ knowledge, attitudes, and mental health awareness and is relevant for development as a sustainable preventive strategy in school settings. ABSTRAK Kenakalan remaja dan perundungan merupakan permasalahan serius pada tingkat Sekolah Menengah Pertama yang berdampak terhadap kesehatan mental siswa. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pencegahan yang menekankan nilai moral dan perlindungan jiwa untuk membangun lingkungan sekolah yang aman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kesadaran siswa dalam mencegah kenakalan remaja dan perundungan melalui pelatihan berbasis nilai yang didahului oleh Need assessment di SMP Negeri 1 Sumowono. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan edukatif partisipatoris dengan desain pretest–posttest. Peserta berjumlah 62 siswa, terdiri atas 22 siswa laki-laki dan 40 siswa perempuan. Intervensi diberikan melalui penyuluhan, diskusi kelompok, dan refleksi nilai yang mengintegrasikan materi kenakalan remaja, perundungan, dampak psikologis, kesehatan mental, serta prinsip Hifdz An-Nafs. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap serta lembar observasi partisipasi siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan sikap siswa setelah pelatihan. Rata-rata pengetahuan meningkat sebesar 39,1%, dengan peningkatan tertinggi pada pemahaman nilai Hifdz An-Nafs. Proporsi siswa dengan tingkat pengetahuan baik meningkat dari 35,5% menjadi 79,0%. Selain itu, sikap positif terhadap pencegahan perundungan dan tanggung jawab menjaga kesehatan mental juga mengalami peningkatan yang bermakna.Pelatihan pencegahan kenakalan remaja dan perundungan berbasis Need assessment efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kesadaran kesehatan mental siswa, serta relevan untuk dikembangkan sebagai strategi preventif berkelanjutan di lingkungan sekolah.
From Doctrinal Legitimacy to Child Protection: Mapping and Reconstructing Child Marriage Fiqh Studies in Indonesia Sriharini; Izudin, Ahmad; Suprianto, Agus; Abrori; Ridwan, Mohammad
Journal of Islamic Law Vol. 7 No. 1 (2026): Journal of Islamic Law
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/jil.v7i1.5678

Abstract

This article examines the evolution of child marriage fiqh (Islamic jurisprudence) scholarship in Indonesia and argues for a paradigmatic shift from doctrinal legitimacy toward substantive child protection. Although academic discussions on child marriage have expanded significantly over the past decade, much of the scholarship remains anchored in doctrinal–juridical frameworks that prioritize formal permissibility and legal validity over children’s welfare. This study aims to map the epistemological trajectory of child marriage fiqh critically and to reconstruct its normative orientation toward a preventive and child-centered paradigm. Employing a qualitative systematic desk review, the research analyzes 68 peer-reviewed articles published in 22 Scopus-indexed Islamic law journals between 2017 and 2026. The findings reveal methodological disparities, thematic fragmentation, and geographic concentration, alongside recurring critiques of classical fiqh doctrines that continue to legitimize marriage dispensation practices. Despite increasing references to the objectives of Islamic law (maqāṣid al-sharīʿah) and child protection principles, most studies remain confined to descriptive and doctrinal approaches, with limited socio-legal and interdisciplinary integration. Consequently, contemporary fiqh discourse reproduces a legality-centered approach rather than developing a preventive jurisprudence grounded in the best interests of the child. By providing the first systematic intellectual mapping of this field, the article advances a critical-progressive framework that integrates maqāṣid reasoning, socio-legal analysis, and judicial practice to strengthen child protection within Indonesia’s plural Islamic legal order. [Artikel ini mengkaji evolusi studi fikih perkawinan anak di Indonesia dan berargumen perlunya pergeseran paradigmatis dari legitimasi doktrinal menuju perlindungan anak secara substantif. Meskipun diskursus akademik mengenai perkawinan anak meningkat secara signifikan dalam satu dekade terakhir, sebagian besar kajian masih bertumpu pada kerangka doktrinal-yuridis yang memprioritaskan kebolehan formal dan keabsahan hukum dibandingkan kesejahteraan anak. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan secara kritis trajektori epistemologis kajian fikih perkawinan anak serta merekonstruksi orientasi normatifnya menuju paradigma preventif yang berpusat pada anak. Dengan menggunakan pendekatan desk review sistematis kualitatif, penelitian ini menganalisis 68 artikel terindeks Scopus yang diterbitkan dalam 22 jurnal hukum Islam pada periode 2017–2026. Temuan penelitian menunjukkan adanya disparitas metodologis, fragmentasi tematik, dan konsentrasi geografis, disertai kritik berulang terhadap doktrin fikih klasik yang masih melegitimasi praktik dispensasi perkawinan. Meskipun wacana maqāṣid al-sharīʿah dan perlindungan anak semakin menguat, mayoritas studi tetap berada dalam pendekatan deskriptif dan doktrinal, dengan integrasi sosio-legal dan interdisipliner yang terbatas. Akibatnya, diskursus fikih kontemporer cenderung mereproduksi legalitas normatif daripada mengembangkan yurisprudensi preventif berbasis kepentingan terbaik anak. Melalui pemetaan intelektual sistematis, artikel ini menawarkan kerangka kritis-progresif yang mengintegrasikan maqāṣid, analisis sosio-legal, dan praktik peradilan guna memperkuat perlindungan anak dalam tata hukum Islam Indonesia.]
Co-Authors Abduh Ridha Adiputra, Nugroho Akhmad Azmiardi Alnashr, M. Sofyan Andri Dwi Hernawan Arbi’ah, Siti Arianto, Yayu Sri Indra Aspihan, Moch. Bahrudin Bahrudin Bahrudin Bayu Purnama Cut Fadhlan Akhyar Darmawan, Indra Dhianisa, Sofy Mila Djaswadi Dasuki Dwi Astuti Elisa Elisa Elly Sapitri Ermulyadi, Ermulyadi Falah, Syihabuddin Rafid Alwan Firman Hidayat Fitriyatun, Elista Fitriyatun Gusti M Aidil Haq, Baihaqi Izzul Hardiansyah, Teddy Hartawati, A. Henny Saida Flora Hermawan, Andri Dwi Hidayati, Hanifia Ilma Hutagalung, Kiki Inayati, Sri Indah Ayu Pertama Indah Budiastutik Iskim Lutfha Iskim Lutfiana Iskim Luthfa Iskim Luthfa Iskim Luthfah Ismael Saleh Iwan Ardian Izudin, Ahmad Karin, Nurjanuarti Karin, Nurjanuarti Kartika Fitri Diahastuti Kharis, Ahmad Lendra, Minokta Linda Suwarni Listyanti, Desti Ananda Puteri M Taufik Mala, Ilhami Shofiatul Mardjan Mardjan Marlenywati Marlenywati Marsela, Novia Mega Agustiani Harsi Moh. Wardi Mohammad Ridwan Muhardiani, Muhardiani Mursyidah, Azizah Nada Darmawan Nadia Amalia Novita Rizkia Suswanti Putri Nugroho nunung nunung Nur M Satria Ilman Rifada Nutrisia Nu’im Haiya Pradana, Tedy Dian Pradana, Tedy Dian Praptawati, Destary Purnama Putra, Bayu Puspita, Marina Putri Maha Dewi, S.H., M.H Qurbaniah, Mahwar Ratna , Sa'adah, Kuni Barirotus Saifuddin Saifudin Saifudin Sari, Utin Siti Candra Seravina, Uce Setiyowati, Fenny Siti Rohmah Siti Wahyuni Sriharini Sunarti Suprianto Suprianto Susanto, Wigyo Suudi, Ika Nur Aliffiyah Syam, Aldo Redho Toti Rahmawati Ulinnuha Nur Riza Waluyo Sejati Widiarsih, Fitria Widyastutik, Otik Wiwit Prihatini Yayu Sri Indra Arianto Yeni Pratiwi Ziadatul Mukaromah Zompi