Claim Missing Document
Check
Articles

PEMERIKSAAN SERUM GLUTAMIC PYRUVIC TRANSAMINASE (SGPT) PADA PENDERITA HEPATITIS B YANG MENGKONSUMSI OBAT LEBIH DARI 1 BULAN DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN TAHUN 2016 Jeni Ria Sihombing; Erdiana Gultom
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 1 No 2 (2016): JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.233 KB)

Abstract

Hepatitis adalah suatu peradangan pada jaringan hati. Diagnosa Hepatitis B dapat ditegakkan berdasarkan pemeriksaan Laboratorium. Pada Hepatitis B, kerusakan pada hepar yang menyebabkan meningkatnya kadar Serum Glutamic Pyruvic Transminase (SGPT). Serum Glutamic Pyruvic Transminase (SGPT) adalah suatu enzim yang ditemukan terutama pada sel-sel hati yang terdapat pada sitoplasma dan dinding sel. Penelitian ini dilakukan dengan metode Deskriptif Analitik. Telah dilakukan pemeriksaan SGPT pada 10 orang penderita Hepatitis B dengan metode IFCC (Internasional Federation of Clinical Chemistry). Penelitian ini dilakukan di laboratorium patalogi klinik bagian kimia Klinik laboratorium RSUP H.Adam Malik. Sampel yang digunakan adalah serum darah vena dengan kriteria HBsAg positif. Dari hasil penilitian diperoleh SGPT pada penderita Hepatitis B yang meningkat 3 orang (30 %) dan yang normal 7 orang (70%). Menunjukkan bahwa pada umumnya terjadi penurunan SGPT pada penderita Hepatitis B.
ANALISA TELUR CACING Ascaris lumbricoides PADA FAECES ANAK USIA 4-6 TAHUN DI TK NURUL HASANAH WALBAROKAH ¬(NHW) MARELAN TAHUN 2018 Jenny Ria Sihombing; Erdiana Gultom
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 3 No 1 (2018): JURNAL ANALISIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.628 KB)

Abstract

Ascaris lumbricoides adalah Nematoda usus atau cacing usus yang ditularkan melalui tanah yang menyebabkan penyakit Ascariasis, cacing ini disebut juga dengan cacing gelang. Hospes atau inang dari Ascariasis adalah manusia. Diantara Nematoda usus terdapat sejumlah spesies yang ditularkan melalui tanah (Soil Transmitted Helminths), Yang terdiri dari Ascaris lumbricoides (cacing gelang), Trichuris trichiura (cacing cambuk), Strongyloides stercoralis (cacing benang), dan Hookworm (cacing tambang). Dampak cacing Soil Transmitted Helminths dapat berupa hanya gatal-gatal, anoreksia, lemah, lesu, daya konsentrasi berkurang, tidur terganggu hingga anemia. Anemia dan malnutrisi yang berat pada usia pertumbuhan akan dapat menyebabkan gangguan perkembangan mental dan fisik anak. Telah dilakukan penelitian di Laboratorium Universitas Sari Mutiara Indonesia dengan metode pemeriksaan langsung menggunakan Eosin 1%. Penelitian bertujuan untuk menganalisa telur cacing Ascaris lumbricoides pada faeces anak usia 4-6 tahun di TK Nurul Hasanah Walbarokah Marelan Tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah bersifat kualitatif dengan cara crossectional disimpulkan bahwa dari 41 siswa siswi di TK NHW ditemukan 4 orang terinfeksi telur cacing Ascaris lumbricoides fertilized (9,8%), 1 orang terinfeksi telur cacing Ascaris lumbricoides fertilized, unfertilized dan decorticated (2.3%). Maka dapat disimpulkan penderita yang terinfeksi telur cacing Ascaris lumbricoides yaitu berjumlah 5 orang penderita (12,1%).
SINTESIS SENYAWA MONOGLISERIDA DARI PALM FATTY ACID DESTILATE DAN GLISEROL KARBONAT DENGAN MENGGUNAKAN KATALIS TRIETILAMIN Erdiana Gultom
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 3 No 2 (2018): JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.619 KB)

Abstract

Sintesis MONOGLYCERIDE oleh reaksi gliserol karbonat (4-hydroxymethyl-1, 3-dioxolan -2-on) dengan asam lemak sawit Distillate (PFAD) menggunakan Trietilamina (teh) sebagai katalis. Gliserol karbonat (4-hydroxymethyl-1, 3-dioxolan-2-on) disintesis oleh reaksi gliserol dengan dimetil Carbonate menggunakan K2CO3 sebagai katalis pada suhu 73-750c selama 3 jam. Hasil yang diperoleh berupa cairan kental kuning pucat sebanyak 12,012 gram (93,65%) dan dianalisis dengan Spektrofotometer FT-IR dan 1H-NMR. Hasil spektrum FT-IR menunjukkan bahwa penyerapan puncak pada gelombang nomor 1782,23 cm-1 adalah karakteristik getaran peregangan C = O kelompok pada lima cincin senyawa carbonte. MONOGLYCERIDE dianalisis oleh Spektrofotometer FT-IR dan kromatografi gas (GC). MONOGLYCERIDE memperoleh sebanyak 15,83%. Hasil yang diperoleh masih dalam bentuk amixture yang menunjukkan bahwa reaksi tidak berjalan dalam cara regiospecific.
IDENTIFIKASI PLASMODIUM PADA MASYARAKAT DI DESA BAGIAN DALAM KECAMATAN TANJUNG TIRAM KABUPATEN BATU BARA Mahyudi Mahyudi; Erdiana Gultom
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 4 No 1 (2019): JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.302 KB)

Abstract

Malaria adalah salah satu penyakit yang menjadi masalah di dalam bidang kesehatan terutama pada masyarakat dunia terutama Indonesia di Desa bagian dalam Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara. Penularan penyakit yang disebabkan oleh parasite dari genus Plasmodium, yang termasuk golongan protozoa melalui perantaraan tusukan (gigitan) serangga nyamuk Anopheles betina, dan penularan tidak alami bawaan lahir juga tranfusi darah. Bentuk parasite di dalam darah manusia di pemeriksaan laboratorium dengan mikroskop dapat ditentukan. Bentuk cincin, tropozoit, skizon, dan gametosit. Siklus hidup plasmodium mempunyai dua fase perkembangan yaitu satu fase pada tubuh nyamuk (fase seksual) dan fase pada tubuh manusia (fase aseksual). Parasite ini menyerang sel darah merah yang mengakibatkan demam, anemia dan splenomegaly. Telah dilakukan penelitian terhadap 100 sampel pada sampel masyarakat Desa bagian dalam Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara dengan metode deskriptif cross sectional, sediaan tetes dan apusan darah di periksa di Laboratorium Kesehatan Daerah Medan Sumatera Utara. Hasil penelitian secara mikroskopis dinyatakan tidak ditemukan plasmodium vivax dan Plasmodium falciparum karena suda ada berjalannya pengobatan bagi penderita positif malaria dan penyuluhan kesehatan juga kebersihan lingkungan.
Pengembangan Bahan Ajar Inovatif dan Interaktif Melalui Pendekatan Saintifik Pada Pengajaran Termokimia Erdiana Gultom; Manihar Situmorang; Ramlan Silaban
Jurnal Pendidikan Kimia (JPKim) Vol 7, No 2 (2015): Agustus
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.625 KB) | DOI: 10.24114/jpkim.v7i2.4275

Abstract

Abstract. This study aims to obtain innovative and interactive teaching materials integrated scientific approach and involves a web-based information technology. This type of research, including research and development (research and development). Subjects were subject thermochemical teaching materials. Meanwhile, the sample used in this study consisted of 20 students majoring in chemistry chemistry education courses of the Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Medan and 3 lecturers basic courses at the State University of Medan. Selection of the sample using purposive sampling technique. The results of chemical analysis of teaching materials common is that the teaching materials are quite valid, but need to be developed from various aspects. Teaching materials that have been developed validated by expert validator. Assessment is done based on a standard questionnaire BSNP (National Education Standards Agency). Based on research data obtained an average of 23 respondents think that consists of 3 professors and 20 students on the quality of teaching materials developed 3.49  belonging to the criteria of a very valid means of the development of teaching materials is very feasible for use in learning. Elaboration of the overall average respondent to the quality of teaching materials developed are the average results of the assessment of General Chemistry lecturers in the amount of 3.66 and an average student assessment results Chemistry education that is equal to 3.31. Keywords: research and development (R&D), thermochemical, scientific approach
Paper making and characterization from waste coconut and tofu dregs Erdiana Gultom; Hestina Hestina; Nova Florentina; Barita Aritonang
Jurnal Pendidikan Kimia (JPKim) Vol 13, No 2 (2021): August
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.878 KB) | DOI: 10.24114/jpkim.v13i2.27028

Abstract

Research on paper made from coconut and tofu waste has been carried out using the alkalization method of separation technique, with the optimum composition as follows: NaOH concentration used is 3.0% and cooking temperature is 100 0C and the time required is 90 minutes. The results of the catheterization test of paper made from coconut dregs and tofu have a water content of 3.2%; pH 6.9, pulp content 65.75%; cellulose content 80.22%; lignin content 18.27%. The results of the FT-IR spectrum analysis of coconut pulp and tofu pulp are suitable for use as raw materials for making paper because they contain cellulose fibers. This is indicated by the appearance of the O-H hydroxyl group which is observed at a wavenumber of 3312 cm-1. Based on the SEM results, the surface morphology of the coconut pulp and tofu combination paper shows that the surface structure is the denser the fiber bonds, the smaller the fiber diameter, the better the mechanical properties. The results of the research conclusions explain that, paper made from coconut and tofu waste has met the requirements set by SNI 14-0444-1989.Keywords: Paper, Cellulose, Coconut pulp, Tofu pulp, Lignin
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR INOVATIF MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK PADA PENGAJARAN TERMOKIMIA Erdiana Gultom
JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN Vol 1 No 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : Program Studi Kimia - Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.786 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bahan ajar inovatif dan interaktif yang terintegrasi dengan pendekatan ilmiah dan melibatkan teknologi informasi berbasis web. Jenis penelitian ini, termasuk penelitian dan pengembangan (penelitian dan pengembangan). Subyek adalah materi pengajaran termokimia. Sedangkan sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 20 siswa. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil analisis kimia bahan ajar umum adalah bahan ajar cukup valid, namun perlu dikembangkan dari berbagai aspek. Bahan ajar yang telah dikembangkan divalidasi oleh expert validator. Penilaian dilakukan berdasarkan kuesioner standar BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan). Berdasarkan data penelitian yang diperoleh rata-rata 23 responden berpendapat bahwa terdiri dari 3 dosen dan 20 siswa pada kualitas bahan ajar yang dikembangkan 3.49 yang menjadi kriteria penggunaan sarana pengajaran yang sangat valid sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Elaborasi rata-rata keseluruhan responden terhadap kualitas bahan ajar yang dikembangkan adalah rata-rata hasil penilaian dosen Kimia Umum sebesar 3,66 dan hasil penilaian rata-rata siswa Pendidikan kimia yaitu sebesar 3,31.
PEMBUATAN ARANG AKTIF DARI LIMBAH KULIT DURIAN SEBAGAI ADSORBEN PADA MINYAK GORENG BEKAS UNTUK MENURUNKAN KADAR ASAM LEMAK BEBAS DAN BILANGAN PEROKSIDA Cut Masyithah; Barita Aritonang; Erdiana Gultom
JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN Vol 2 No 2 (2018): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Program Studi Kimia - Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.914 KB)

Abstract

Kebutuhan akan konsumsi minyak goreng baik itu dalam skala rumah tangga maupun skala industri pangan seperti industri makanan (snack), kerupuk, mie instant semakin meningkat. Meningkatnya kebutuhan akan konsumsi minyak goreng mengakibatkan ketersediaan minyak di pasar kadang kala tidak mencukupi kebutuhan konsumen, sehingga kerap kali terjadi penggunaan minyak goreng yang berulang-ulang dengan pemanasan suhu yang tinggi mengakibatkan terbentuk senyawa aldehida, keton, serta bau tengik, yang mempengaruhi mutu dan gizi bahan pangan yang digoreng. Alternatif pengolahan minyak goreng bekas adalah melalui proses adsorpsi dengan karbon aktif dari kulit durian. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan kadar asam lemak bebas dan bilangan peroksida minyak goreng sebelum dan sesudah penggorengan secara berulang dengan dan tanpa pemberian arang aktif dari kulit durian. Penentuan kadar asam lemak bebas dengan metode Alkali-Asidimetri sedangkan penentuan kadar bilangan peroksida menggunakan titrasi iodometri. Hasil penelitian telah membuktikan bahwa pembuatan arang aktif dari kulit durian telah berhasil dilakukan hal ini dapat dibuktikan dari hasil karakterisasi arang aktif setelah diaktivasi dengan HCL 2N telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh SNI No. 06-3730-1995 dengan kadar air 8,0146 %, kadar abu 3,3674 %, kadar zat terbang 2,7442 %, kadar karbon 85,5370. Kadar bilangan peroksida tanpa pemberian arang aktif untuk sampel A kadarnya 0,1368 meq/kg, sampel B kadarnya 0,1431 meq/kg, sampel C kadarnya 0,1449 meq/kg, sampel D kadarnya 0,1497 meq/kg masih memenuhi persyaratan SNI 01-3741-2002 yaitu 10 meq/kg O2, Kadar bilangan peroksida pada minyak dengan pemberian arang aktif untuk sampel A kadarnya 0,0295 meq/kg, sampel B kadarnya 0,0303 meq/kg, sampel C kadarnya 0,0312 meq/kg, sampel D kadarnya 0,0318 meq/kg. Semua sampel masih memenuhi memenuhi persyaratan SNI 01-3741-2002 yaitu 10 meq/kg O2. Kadar Asam Lemak Bebas pada minyak tanpa pemberian arang aktif untuk sampel A kadarnya 0,2186 %, sampel B kadarnya 0,3571 %, sampel C kadarnya 0,4826 %, sampel D kadarnya 1,3845 %. Semua sampel masih memenuhi syarat SNI 01-3741-2002 yaitu Memenuhi syarat SNI 01-3741-2002 yaitu ≤ 0,3%. Kadar Asam Lemak Bebas pada minyak dengan pemberian arang aktif untuk sampel A kadarnya 0,1961%, sampel B kadarnya 0,2431 %, sampel C kadarnya 0,2601 %, sampel D kadarnya 0,2798 %. Semua sampel masih memenuhi memenuhi syarat SNI 01-3741-2002 yaitu ≤ 0,3%. Kata Kunci : Kulit Durian, Minyak Goreng Bekas, Karbon Aktif, Asam Lemak Bebas, Bilangan Peroksida.
PEMANFAATAN LIMBAH KALENG MINUMAN YANG MENGANDUNG ALUMINIUM (Al) MENJADI TAWAS BERNILAI EKONOMIS Erdiana Gultom; Hestina .
JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN Vol 3 No 1 (2019): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2019
Publisher : Program Studi Kimia - Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.672 KB)

Abstract

Peningkatan limbah setiap tahunnya sangat berpengaruh pada kelestarian lingkungan hidup. Untuk itu sangat dibutuhkan penanganan yang serius untuk masalah ini. Adapun usaha yang bisa dilakukan adalah dengan memanfaatkan limbah tersebut menjadi material yang bernilai ekonomis. Dalam hal ini dilakukan penelitian pemanfaatan limbah kaleng minuman sebagai bahan baku pembuatan tawas. Dalam penelitian sebelumnya diperoleh kadar aluminium dalam limbah kaleng minuman terdapat mencapai 83,98% Setelah dilakukan penelitian diperoleh bahwa kadar aluminium dalam tawas yang dibuat dari limbah kaleng minuman mengandung 4,57% lebih baik daripada tawas komersial yang hanya 0,37%. Abstract : Increased waste each year is very influential on environmental sustainability. For this reason, serious treatment is needed for this problem. The business that can be done is to utilize the waste into economically valuable material. In this case, a research was carried out on the utilization of beverage cans as raw material for alum production. In previous studies, aluminum content in beverage cans was found to reach 83.98%. After the study, it was found that aluminum content in alums made from beverage cans contained 4.57% better than commercial alums which were only 0.37%. Keywords : Alum, Aluminum, Canned Beverage Waste.
PEMBUATAN KERTAS DARI LIMBAH KULIT DURIAN DAN AMPAS TEBU DENGAN PERBEDAAN KONSENTRASI NaOH Cut Masyitah Thaib; Erdiana Gultom; Barita Aritonang
JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN Vol 4 No 1 (2020): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Program Studi Kimia - Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.573 KB)

Abstract

Kertas merupakan salah satu kebutuhan pokok yang sangat penting, hal ini dapat dilihat hampir semua aktivitas sehari-hari membutuhkan banyak kertas, seperti untuk surat kabar, majalah, buku, kemasan, kertas faks, fotokopi dan kertas cetak. Selama ini pembuatan kertas banyak menggunakan selulosa yang berasal dari pohon kayu, untuk mengurangi ketergantungan penggunaan bahan baku kayu, maka diperlukan bahan baku alternatif bagi industri kertas tersebut. Salah satu alternatif bahan baku pengganti kayu untuk industri kertas adalah limbah kulit durian dan ampas tebu. Pembuatan kertas dari limbah kulit durian dan ampas tebu dengan variasi konsentrasi NaOH, dengan tujuan untuk memperoleh bahan baku alternatif pengganti kayu . Kulit durian dan ampas tebu dimasak menggunakan larutan NaOH dengan konsentrasi 2,5; 3,0 dan 3,5% pada suhu 120 0C selama 90 menit, kemudian dilakukan proses pemutihan dengan H2O2 (Hidrogen peroksida). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kadar selulosa kertas dari kombinasi kulit durian dan ampas tebu sebesar 80,12%, pada konsentrasi NaOH 3,5 % dengan waktu pemasakan 90 menit dan suhu pemasakan 120 °C.