Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENDAMPINGAN KETERAMPILAN PARENTING DALAM MENYEMAI KASIH SAYANG PADA PROGRAM PENDIDIKAN NONFORMAL DI INDRAGIRI HULU Afrida Yanis; Nasution, Juni Erpida; Suparman, Novri Susanti
Irfani Vol. 20 No. 2 (2024): Irfani
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v20i2.5866

Abstract

The Community Partnership Program (PKM) in Indragiri Hulu, Riau, aims to enhance parenting skills based on compassion through non-formal education programs. The primary issue addressed is the low quality of traditional parenting practices, which often lack emphasis on communication and emotional closeness between parents and children. This program aims to equip parents with effective parenting skills, foster harmonious family relationships, and support children’s optimal development. The method employed is a community-based training approach, including mentoring sessions and group discussions. The formation of Parenting Support Groups (PSG) is one of the key innovations, providing a platform for parents to share experiences and mutual support. Additionally, the use of digital technology enables sustained access to parenting information. The program successfully transformed traditional parenting patterns into practices rooted in compassion and emotional attentiveness. Parents gained a better understanding of their children’s needs, resulting in closer relationships and a supportive family environment. PSG strengthened social networks, enhanced community solidarity, and promoted the sustainability of positive parenting practices. This program significantly impacts the creation of harmonious families and communities more attentive to children's well-being. Through community-based and technology-supported approaches, the program contributes to sustainable social change and improved quality of life for the community.
Aksiologi dan Etika dalam Pendidikan Islam Afni Susan; Rahmat Khoirul Nst; Juni Erpida Nasution
Al-Afkar: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2026): Al-Afkar: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : PT. AKSARA AKADEMIA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0111/afkar.v2i1.120

Abstract

Aksiologi dan etika dalam pendidikan Islam merupakan diskursus yang sangat penting dan tetap relevan hingga saat ini. Seluruh proses pendidikan Islam, baik dalam aspek kurikulum, pembelajaran, tenaga kependidikan, kesiswaan, maupun manajemen kelembagaan, bermuara pada satu tujuan utama, yaitu membentuk nilai-nilai moral dan etika yang berlandaskan ajaran Islam. Aksiologi dalam pendidikan Islam tidak hanya menyoroti aspek tujuan dan manfaat pendidikan, tetapi juga menekankan pentingnya dimensi etis dalam setiap praktik kependidikan. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan membandingkan berbagai konsep dan teori dari literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan Islam di Indonesia masih menghadapi kelemahan dalam merumuskan tujuan dan nilai-nilai etika sebagai bagian integral dari teori pengetahuan. Banyak rumusan tujuan pendidikan Islam yang belum sepenuhnya aplikatif dan kurang mencerminkan penerapan nilai aksiologis dan etis dalam konteks praksis pendidikan nasional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendidikan Islam perlu memperkuat dimensi aksiologis dan etisnya agar mampu melahirkan sistem pendidikan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter dan bermoral sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Sejarah dan Perkembangan Filsafat Pendidikan Islam Sri Yudia Prapti Dina Putri; Ahmad Syaefullah; Juni Erpida Nasution
Al-Afkar: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2026): Al-Afkar: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : PT. AKSARA AKADEMIA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0111/afkar.v2i1.121

Abstract

Penelitian ini menganalisis perkembangan filsafat Islam dan implikasinya terhadap filsafat pendidikan Islam dari masa klasik hingga era kontemporer melalui studi literatur terhadap sumber-sumber primer dan sekunder. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses penerjemahan karya Yunani pada masa Abbasiyah menjadi fondasi penting bagi lahirnya sintesis antara akal dan wahyu dalam filsafat Islam. Perkembangan pemikiran pada periode klasik, pertengahan, dan modern menunjukkan dinamika yang dipengaruhi tokoh-tokoh seperti Al-Farabi, Ibnu Sina, Al-Ghazali, Ibnu Rushd, Al-Attas, Fazlur Rahman, dan Seyyed Hossein Nasr. Penelitian menemukan bahwa modernitas mendorong pergeseran orientasi pendidikan dari teosentris menuju antroposentris, sehingga memunculkan tantangan sekularisasi ilmu. Pendidikan Islam merespons melalui paradigma integratif yang menggabungkan rasionalitas modern dengan nilai-nilai tauhid, etika, dan spiritualitas. Penelitian ini menegaskan relevansi filsafat pendidikan Islam dalam menghadapi perubahan global.